Loading
0

0

0

Genre : Misteri
Penulis : Ridho Almadani
Bab : 1
Pembaca : 2
Nama : Ridho Almadani
Buku : 2

Hadiah Ulang Tahun

Sinopsis

Berawal dari sebuah perayaan ulang tahun seseorang yang bernama Yando Mizwar. Ketika itu keanehan tiba - tiba terjadi, lampu padam membuat seisi perayaan ulang tahunnya menjadi ricuh kegembiraan seketika berubah menjadi malapetaka bagi siapapun yang datang ke perayaan itu. Lalu bagaimana nasib Yando ketika orang - orang yang dikasihinya dibunuh ? Bagaimana setelah kejadian itu ? Mungkin akan tahu jawabannya setelah membaca . Yuk baca !
Tags :
#Mimpi #Ulang Tahun #Perayaan

Pesta Maut Bagiku

0 0

Hai, apa kabarmu hari ini ?, berapa umurmu ? aku disini ingin bercerita sejenak tentang kejadianku yang tidak tahu akan aku tulis dimana, ini seperti mimpi namun juga seperti kenyataan. Namaku Yando, yah tepatnya Yando Mizwar aku saat ini sedang duduk di bangku sekolah SMA kelas dua dengan dua temanku Haikal dan Yunus, mereka memang tidak terlalu asyik namun bagiku mereka bukan pengkhianat.

Haikal denganku berteman sejak SMP waktu itu kami ada belajar kelompok, kemudian kami sepertinya nyambung dalam berteman, lambat laun menjadi dekat sampai saat ini dibangku SMA, kemudian Yunus ia merupakan seorang yang jago olahraga tubuhnya lumayan atletis sehingga kalau ada acara perlombaan antar kelas, ia sering menjadi perwakilan kelas untuk menjadi tim sepak bola. Sedangkan aku mungkin tidak begitu pandai. Namun aku selalu memberikan contek’an kepada mereka hahahaha....

Sekarang aku ingin bertanya , apa kau pernah merasa tidak diperdulikan oleh orang - orang terdekatmu, apa rasanya ?,dan apa rasanya ketika mereka orang - terdekatmu selalu memperhatikanmu dan selalu memberikan acara yang meriah dihari ualng tahunmu ?, atau sebaliknya yaitu mereka tidak perduli dan mengabaikan kehadiranmu, bahkan di hari kelahiranmu mereka diam saja seakan tak perduli ?. Jika kau tidak bisa menjelaskan rasanya aku ingin bercerita sedikit rasa itu kepadamu, rasa dimana ketika ulang tahunmu menjadi kenangan terindah yang tak terlupakan.

Hari itu tepat pada hari ulang tahun ku, hari yang teristimewa bagi mereka yang menunggunya. Sepertiku yang menunggu setiap tahun pada tanggal 12 april. Begitulah kisah ini dimulai.

“Yan, iyan....” panggil mama dengan lantang meberitahu seorang gadis anggun datang yang tak lain adalah pacarku.

  “ Apa ma...?, oooohh ada Azalea, udah lama aze ?. “ baru datang “ jawab azalea dengan lembut. Azalea adalah pacarku yang setia selama 6 bulan ini belum pernah aku melihatnya melirik seorang laki - laki lain,dan aku pun percaya padanya.

Azalea juga adalah seorang siswi yang pintar ia juara satu di kelas yang sama denganku. Pada malam ini ia datang dengan teman – teman ku haikal dan yunus. Tapi anehnya mengapa mereka yang datang memakai topeng ? apa ini pesta topeng ?, pikirku begitu. Namun aku tidak menghiraukannya selang beberapa menit pesta dimulai musik dihidupkan dan lagu ulang tahun yang legendaris pun dibunyikan.

Namun tiba – tiba lampu padam seakan membuat seisi rumah dalam pesta ulang tahunku menjadi runyam, dan seketika terdengar tembakan di rumah. Di hari itu mereka semua tertembak mati oleh seseorang yang tidak ku ketahui menerobos masuk. Harus kuakui ini sangatlah tidak menyenangkan bagiku ini adalah bencana yang seharusnya tidak terjadi padaku, aku harus apa ...? kemudian aku tak sadarkan diri karena seseorang menyuntikkan ku dengan obat bius. Entahlah aku hanya bisa pasrah dan aku juga tidak tahu harus apa, teman – teman, orang tua, serta orang yang kukasihi azalea pergi untuk selamanya. Ya sudah mungkin ini takdirku dan aku harus mengikhlaskannya

Entah hari keberapa sudah berlalu aku pun tidak tahu, aku membuka mata dan sesaat itu juga suster melihatku ia langsung memanggil dokter untuk mengecekku.

“ Dok, apa yang terjadi dengan saya dok ?”. dan bagaimana keluarga dan teman – teman saya ?

“ maaf sekali teman-teman dan keluargamu sudah tiada “

“ Dokter, saya ingin tahu apa yang saya ingat bahwa mereka ditembaki ketika hari ulang tahunku apa itu benar dok ?, atau itu hanya bermimpi ?”

“ maaf sekali lagi, itu bukan bermimpi dan polisi sedang melakukan pemeriksaan terkait pembunuhan massal yang terjadi di hari ulang tahunmu”

Gundah gulana memikirkan kejadian itu satu persatu, apa yang harus aku lakukan, orang tua sahabat bahkan orang – orang di sekeliling yang ku cintai telah tiada.Berpikir selama berjam – jam mengingat kejadian ini membuat Yando sangat terpukul namun anehnya. Entah kenapa lorong waktu seperti menarik dirinya keluar seakan memanggil dari alam luar.

“ Yando......., Yando....., Yandooo..... suara itu semakin keras dan keras namun ku tidak bisa ke alam itu “

Dari kejauhan pendengaranku, Ku mendengar ucapan nyanyian ulang tahun . Tapi itu dimana...? aku bingung dan sedikit membuka mata dan anehnya ku terbangun dari mimpi.

Ternyata kejadian yang menyedihkan yang ku ketahui dari sejak awal hanyalah mimpi dan ketika terbangun orang – orang yang menyayngiku datang dan hadir di hari ulang tahun ku, namun aku tetap merasa sedih karena aku selalu merasa kesepian, kesepian ini disebabkan karenaku tidak dapat menghargai apapun yang ku miliki, oleh karena itu setiap kali ,Ku bermimpi selau saja bermimpi buruk. Dan itu terjadi terus menerus semenjak ulang tahunku yang berumur ke – 17 lambat laun yang terjadi aku menyadari, semua itu hanyalah dikarenakan kekurangan rasa syukur atas apa yang ku miliki. Kemudian ku menjalani kehidupan dengan penuh kebahagiaan seperti sedia kala....

Dan aku mulai mengetahui satu hal bahwa kebahagiaan datang dari rasa syukur atas apa yang kita miliki, bukan yang kita miliki yang membawa kita kepada kebahagiaan yang sejati. Karena sejatinya kebahagiaan adalah hal yang sangat sederhana untuk didapatkan.

 

Mungkin saja kamu suka

Hendri Wijayats...
No Mud No Lotus
Erni Endang
PESANTREN IDAMAN
Rinda Tiara
Takaluf
Amanda Munandar
Answering Time
fitriadoris15@g...
Pejuang Literasi
Dwi Ridho Aulia...
Paku Payung & Sepasang Sepatu

Home

Baca Yuk

Tulis

Beli Yuk

Profil