Loading
4

1

5

Genre : Inspirasi
Penulis : Ayu Maidiyanti
Bab : 30
Pembaca : 0
Nama : Ayu Maidiyanti
Buku : 3

Bertumbuh VS Menyerah

Sinopsis

Fenomena bisnis online saat ini sangat menjamur, dengan terbukanya Emak pada perubahan dunia terutama digital. Banyak yang sudah melek berbisnis dari rumah dengan bermodalkan handphone di tangan. Tak terkecuali saya. Saya memulai semua itu dari nol. Tanpa ilmu bisnis karena saya bukan lulusan bisnis, dan tanpa pengalaman membangun tim sekalipun. Namun atas izin Allah, saya kemudian bisa mendapatkan Umroh, Trip ke Luar Negeri, penghasilan jutaan dari rumah, dan beragam kenikmatan Allah yang lain. Semua itu saya dapatkan lewat berbisnis online. Kisah perjalanan bisnis saya, saya tuangkan dalam buku ini. TIdak hanya itu, tips dan trik saya dalam membangun bisnis pun saya bocorkan sebocor-bocornya kepada Anda lewat buku ini.
Tags :
#inspirasi #bertumbuh #menyerah #ayumaidi

SEMUA PASTI BERAWAL

2 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 Ruang Makna
- Jumlah Kata 607
- Sarkat Jadi Buku

Bab 1 : SEMUA PASTI BERAWAL

Sarapan Kata KMO Club Batch 35
Kelompok 9 (Ruang Makna)
Jumlah kata 607

SEMUA PASTI BERAWAL

Layaknya seorang yang memulai kehidupan bisnisnya, saya pun mengalami hal yang sama. Setiap kisah pasti ada awalnya, setiap cerita pasti ada paragraf mulanya. Begitu juga saya. Saya memulai aktifitas ini dari menjadi reseller. Awalnya saya memang aktif menjual sebagai reseller buku-buku dan mainan edukasi anak. Cukup lama saya menjadi reseller, satu tahun lebih. Sebenarnya ini kurang bagus untuk dicontoh yaa, karena bagi Anda yang mau memulai bisnis, bolehlah dimulai dari menjadi reseller, namun jangan kelamaan jadi resellernya. Maksimal satu tahun saja, lebih bagus lagi kalau hanya dua atau tiga bulan saja lamanya. Setelah itu, naik kelas jadi agen atau distributor.

Karena belum punya ilmunya, saya akhirnya lama bergelut sebagai reseller dan akhirnya naik kelas juga sabagai agen. Dalam PT Tigaraksa Satria, disebutnya sebagai Educational Product Consultant. Saat saya jadi reseller, segala pemesanan dan keuangan itu diatur oleh EPC saya. Tapi setelah saya menjadi EPC, maka tugas saya bukan hanya menjual tapi juga membina para pasukan yang ada di bawah saya. Tugas pembinaan inilah yang saya rasa sebagai tugas utama dari EPC.

Kembali lagi, saya ingin mengingatkan Anda. Jangan kelamaan jadi reseller. Cukup 2-3 bulan aja ya.. Yah paling lama satu tahun lah.. Gimana biar Anda bisa cepat naik kelas? Caranya jelas dengan ilmu dan action. Saya akui, saya minim sekali ilmu saat menjadi reseller. Dan sayangnya tidak saya imbangi sebagai pembelajar yang cepat. Saya lama belajarnya. Saya harap tidak begitu ya untuk Anda, saya ingin Anda menjadi pembelajar yang cepat, cepat nyantolnya cepat juga actionnya. Kalo hanya belajar aja tanpa action, itu juga kurang. Karena ilmu tanpa amal, ibaratnya kita hanya sebagai pengepul ilmu aja. Iya mending kalo ilmunya gak ilang, lah kalo ilang gimana?

Jadi, pesan saya untuk Anda, saya ulangi. Boleh memulai bisnis dari nol dengan cara menjadi reseller, namun jangan kelamaan. Cukup dua atau tiga bulan aja, lalu naik kelas ke level agen atau distributor. Cara yang paling cepat untuk mewujudkannya tentunya pake ilmu dan amal. Pertanyaannya, Anda sudah siap belajar dan mempraktikkanya belum?

 

10 JUTA OMZET PERTAMA

Bagi sebagian reseller tentu tidak mudah untuk menggapai 10 juta pertama dalam bisnisnya. Tapi saya yakin, 10 juta pertama itu bukan nilai yang besar. Bagaimana dengan Anda?

Tentu ada beragam pendapat, ada yang bilang 10 juta itu kecil, ada juga yang berpendapat 10 juta itu besar. Itu bergantung pada pengalaman bisnis Anda masing-masing. Di awal bisnis, saya orang yang merasa bahwa 10 juta pertama itu sangat susyaahhh, pake “syin” yaa susahnya hehehe. Tapi Alhamdulillah, dengan izin Allah saya berhasil juga mendapatkan 10 juta pertama saya di bulan ke-11 saya bergabung reseller Tigaraksa. Yaa Allah, lama juga yaa.

Saya berharapnya Anda tidak seperti saya ya. Yang merasa susah sekali mendapatkan 10 juta pertama dalam perjalanan bisnisnya. Saya berharap Anda bisa speed-up dan bisa menjual dengan pesat. Saya menyesal kenapa saya baru belajarnya setelah gagal dulu. Kenapa gak dari dulu saya belajar. Mungkin kalau saya tahu kuncinya dari dulu, bisa-bisa saya dalam bulan-bulan awal gabung reseller sudah bisa mendulang omzet minimal 10 juta perbulan. Anda mau tau kuncinya?

Saya mendengar pesan dari seorang guru bahwa “Kemenangan yang besar itu dibentuk oleh kemenangan-kemenangan kecil yang Anda dapatkan setiap hari. Kesuksesan yang besar itu adalah akumulasi dari kesuksesan-kesuksesan kecil harian Anda. So, kuncinya adalah menciptakan kemenangan-kemenangan kecil harian Anda. Mulai dari mengalahkan diri Anda sendiri. Mulai dari mengalahkan kemalasan diri.

It’s Habit. Untuk sukses tidak dipengaruhi oleh goal. Sukses dipengaruhi oleh habit Anda. Kalahkan kemalasan Anda hari ini, insyaaAllah itu yang akan membentuk Anda di masa depan. Kalau hari ini Anda sudah menang, maka kemenangan besar dalam bisnis Anda itu bukan hal yang mustahil. Cepat ataukah lambat, itu pasti terjadi.

SEMUA PASTI BERAWAL

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 506
- Sarkat Jadi Buku

 

MEREKRUT RESELLER DI TENGAH KETERBATASAN

“Saya tuh gak jago jualan lho”, ujar saya menjawab pertanyaan teman, yang cukup penasaran dengan unit dan omzet saya di Tigaraksa.

“Iya, gak jago jualan tapi jago rekrut,” timpalnya sambil tertawa.

Saya kemudian berpikir, iya juga yaa. Kayaknya betul juga apa yang dikatakan teman saya itu. Memang salah satu kunci bisnis itu adalah jago rekrut reseller. Kita bukan superman atau superwoman yang bisa mengerjakan semuanya sendiri. No !

Kita berbisnis butuh tim. Dua hal yang diperlukan dalam bisnis yaitu leadership dan organisasi. Untuk membangun bisnis yang besar seorang pengusaha perlu membangun organisasinya, ia tak mungkin mengerjakannya sendiri. Jika semua Anda dipegang sendiri dan merasa mampu mengerjakan semuanya, catat baik-baik.. maka saat itulah Anda sedang menahan laju bisnis Anda.

Setelah organisasinya dibangun, leadershipnya juga perlu bagus. Cara Anda memimpin bisnis, cara Anda membina pasukan di bawah Anda itu perlu bagus. Mungkin saat ini Anda masih belum tahu, gimana ya caranya? Saat Anda berpikir demikian, maka yang perlu dilakukan adalah belajar. Datangi mentor yang Anda anggap kompeten dan sudah sukses duluan daripada Anda. Anda juga perlu membaca buku-buku yang menunjang bisnis Anda. Sebagaimana habit seorang pebisnis yang perlu dibangun yaitu membaca satu buku perhari. Nah, gimana Anda mau bisa baca buku, kalo bukunya aja gak ada, ya nggak?

Kembali ke topik, bahwa berbisnis itu gak bisa sendirian. Anda perlu punya pasukan penjualan. Misalnya Anda target menjual 1000 pcs produk per bulan. Rasanya itu lumayan menguras energi jika dilakukan sendirian. Maka Anda perlu merekrut para reseller untuk membantu menjual produk Anda. Tugas Anda kini berubah, dari tadinya menjual produk, kini bertugas untuk membina skill para reseller. Itulah peran dari leadership Anda.

Lalu, setelah Anda punya organisasi yaitu tim dan reseller Anda, dan ditunjang dengan leadership yang keren.. Maka bersiaplah, kesuksesan pun ada di depan mata Anda. Cukup bertahan lebih lama. Yakini, Allah bersama kita.

 

PUNYA BABY TAPI FOKUS JUALAN, BISA BANGET

Saya mengawali karir berbisnis, yaitu fokus di bisnis yakni ketika saya sedang hamil muda. Trimester pertama kehamilan saya sudah bergabung menjadi reseller produk Tigaraksa. Ada rasa minder juga sih kala itu, karena saya menjual produk edukasi anak sedangkan saya sendiri belum punya anak. Ada rasa kurang percaya diri saat menjual produk. Namun, ditengah keterbatasan itu saya tetap melangkah, saya yakin langkah kecil saya ini pasti akan mencapai puncaknya juga. Suatu saat nanti. Ya.

Tahun berikutnya anak pertama saya lahir dan betapa kagetnya saya ternyata tidak seperti yang saya bayangkan sebelumnya. Saya pikir dengan memiliki anak artinya saya bisa punya kesempatan untuk menjual lebih banyak produk.

 “Kan udah punya baby, jadi bisa foto produk bareng baby,” begitu pikir saya.

Loh, ternyata tidak semudah itu. Banyak tantangan yang dihadapi apalagi saya minim ilmu kala itu tentang merawat dan mengasuh bayi. Saya tetap berjalan dan melangkah menapaki bisnis saya. Meskipun saya harus akui saya belum bisa 100% fokus di bisnis. Saat itu pencapaian saya menurun. Hal ini dikarenakan saya belum bisa memanajemen waktu dengan baik. Ketiadaan ART di rumah tentu membuat semua pekerjaan rumah menjadi tugas saya. Dari mandiin anak sampai dengan masak menu hari itu.

SEMUA PASTI BERAWAL

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 502
- Sarkat Jadi Buku

 

Saya mencoba berdamai dan menikmati karunia Allah itu, sambil terus berafirmasi dan menjaga mindset agar tetap positif. Guru saya bilang, semua tindakan itu berasal dari mindset. Jadi sebelum kesuksesan terjadi, seseorang perlu punya mindset yang positif akan bisnisnya. Saya yakin, suatu saat saya pasti bisa menjalankan bisnis ini dengan maksimal.

Saya berpesan kepada Anda, siapapun yang baru memulai karir bisnisnya dan mungkin masih berstatus ibu muda yang masih punya baby, setidaknya Anda perlu memahami dulu bahwa bisnis itu perlu fokus. Artinya, Anda perlu manajemen waktu yang baik untuk bisnis Anda. Buat skala prioritas apa dulu yang perlu Anda kerjakan, dan sisanya mungkin bisa Anda delegasikan. Jangan korbankan anak karena bisnis, jangan pula sebaliknya.. tidak mengerjakan bisnis dengan alasan karena ngurusin anak. Banyak qo pengusaha yang sukses bisnisnya walaupun punya banyak anak yang masih kecil. Kalau mereka bisa, kenapa kita nggak?

Yang terpenting adalah leadership kita harus baik, kita mampu me-lead diri kita sendiri. Nggak perlu semua pekerjaan dikerjakan sendiri. Karena itu akan bikin Anda capek, lelah dan akhirnya mundur dari bisnis. Semua ujian pasti ada jawabannya. Dan carilah jawaban itu. Saya doakan Anda dan kita semua menjadi pebisnis yang sukses dan sekaligus orangtua yang sholih/sholihah. Aamin.

 

MERAIH RIDHO SUAMI DALAM BISNIS

Dalam beberapa kesempatan program Training Naik Kelas di RKTIM, saya diminta oleh Founder Ndarin untuk menyampaikan materi baru yang belum ada kisi-kisinya yaitu tentang ridho suami. “Wah, materinya menantang Nda,” ujar saya ketika diminta untuk menyampaikan materi tersebut.

.

Namun, karena amanah adalah tanggung jawab, maka saya tidak mau menyiakan amanah tersebut. Langsung saya cari referensi dan mulai mengetik naskah materinya. Tiba waktunya menyampaikan materi via kelas grup whatsapp. Tanpa disangka, materi saya pun mendapatkan respon yang luar biasa dari para peserta. Saya sampai kerepotan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang meluncur dari mereka.

Setelah selesai memberikan materi di kelas, saya pun meminta feed back dari Ndarin. “Nda, gimana tadi materinya?” tanya saya. Nda pun berkomentar singkat, “Udah bagus ituuu,” wah makin senang saya jadinya karena ternyata hasilnya tidak mengecewakan.

Dalam berbisnis, jangan pernah sia-siakan malaikat yang ada di samping Anda ya. Malaikat tak bersayap itu bernama suami. Hai, suami.. aku meminta ridhomu.

Ridho suami, tentu tidak sama kisah satu dengan yang lainnya. Ada yang berbisnis bersama dengan suami yang tentunya ridho suami full ditangan 100%. Tapi banyak juga yang suami tidak passion dalam berbisnis dan memilih untuk bekerja. Nah, saat itu jika sang istri memilih untuk beraktifitas terutama berbisnis, istri harus meminta ridho dari suaminya. Jangan sampai, sang istri lanjut jalan terus tanpa meminta persetujuan dari suami.

Suami ibarat SIM B bagi istrinya, Surat Izin Menjalankan Bisnis. Nah, jangan harap bisnis istri akan melejit omzet ataupun profitnya jika suami tidak memberikan izin. Atau jika ternyata bisnis istri memang sudah besar tapi tanpa izin suami, jangan kaget kalau ternyata bisnis besar itu tidak memberikan dampak positif dalam kehidupan rumah tangganya. Pertengkarann atau sakit-sakitan misalnya, naudzubillah. Tentu kita gak mau hal yang seperti itu terjadi dalam rumah tangga dan bisnis kita.

Maka, sebelum berbisnis kantongi dulu SIM B dari suami. Sudah punya SIM B semuanya?

 

SEMUA PASTI BERAWAL

1 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 502
- Sarkat Jadi Buku

 

TRIP DALAM NEGERI PERTAMA KALI

Dulu ketika awal memulai bisnis di Tigaraksa pertama kali, saya begitu kagum dengan para reseller yang berhasil mendapatkan trip atau jalan-jalan bersama keluarga, baik itu dalam ataupun luar negeri. Tak bisa dipungkiri dalam hati kecil saya pun berkeinginan untuk juga bisa mendapat trip tersebut. Ya, suatu saat saya pasti bisa. Yang terpenting saya sudah mengeset mindset “kalo orang lain bisa, saya juga pasti bisa”. Dan saya yakin cepat ataukah lambat semua itu pasti Allah kabulkan. Enggak tahu gimana caranya, yang penting saya jalani dulu.

Singkat cerita enam belas bulan kemudian saya naik kelas menjadi EPC Tigaraksa. Setiap tahunnya, selalu ada pertemuan tahunan. Pertemuan tahunan itu biasanya diselenggarakan di tempat berbeda tiap tahunnya. Dan tahun itu, tepatnya tahun 2018 Tigaraksa akan menyelenggarakannya di Bali. Saya tak menaruh harapan banyak saat itu. Karena sadar diri dengan pencapaian seadaanya karena baru mulai membangun tim. Waktu itu tampaknya menjadi suatu yang abstrak bagi saya untuk mencapai hadiah trip ke Bali.

Akhir tahun 2018 adalah penentuannya. Saya bersyukur ternyata di RKTIM leadernya super care, tidak segan mengulurkan tangan kepada para pasukannya yang sedang kesulitan. Kondisi sulit saat itulah yang saya alami. Kondisi yang membuat saya hampir enggak makan seharian, dan hampir konflik dengan suami. Bayangkan Anda tidak punya harapan bisa mencapai suatu hal, tetapi orang di luar Anda mengatakan Anda BISA. Saya pun mencoba berpikir jernih dan menyerahkan semuanya kepada Allah. Ya, kekuatan terbesar justru berasal dari Allah bukan?

Dalam kondisi yang lebih tenang (namun waktu sudah hampir limit) saya menghitung dan mengukur kekuatan saya, jika begini maka begini. Dan dibersamai oleh leader saat itu, saya beranikan diri untuk mengambil keputusan penting. Saya meminta keridhoan suami untuk menggulung momentum yang tak akan terulang ini. Walau bukan meminta ridhonya saja siiih.. saya juga meminjam rekeningnya dan kemudian menarik sejumlah uang untuk menggenapkan impian trip tersebut. Dan suami pun setuju.

Bisakah Anda bayangkan betapa kalutnya kondisi saat itu? Dalam waktu terjepit Anda diminta untuk berpikir dan bertindak cepat? Terlambat sedetik saja maka kesempatan itu akan hilang, dan perlu menunggu satu tahun lagi untuk menciptakannya kembali. Orang bijak berkata, “kesempatan tak akan datang dua kali”. Hal itu memang benar adanya. Dan saya itu saya memilih untuk mengambil kesempatan pertama. Menggulung momentumnya.

Akhirnya, biidznillah saya mendapatkan tiket trip ke Bali dari Tigaraksa. MaasyaaAllah tabarakallah.. Cucuran keringat dan air mata itu rasanya terbalaskan saat melihat keceriaan anak kala traveling, melihat dunia yang baru yang belum pernah dilihatnya langsung. Dan betapa terharunya saya, karena after traveling, ridho suami meningkat hampir 100x lipat. Jika dulu dia masih memandang sebelah mata aktifitas berbisnis saya, setelah “disogok” trip ke Bali.. akhirnya beliau bisa semakin mengerti akan aktifitas bisnis saya serta membantu saya untuk terus bertumbuh.

Semoga Anda bisa mengambil insight dari kisah saya di atas. Saya doakan Anda yang belum pernah mendapatkan hadiah trip, segera mendapatkan hadiah trip yang Anda impikan. Yakinlah segala cita dan asa bisa kita wujudkan dengan doa, upaya dan kesungguhan yang optimal. Semoga Anda bisa menggapai cita-cita Anda di dunia dan di akhirat. Aamiin yaa Robbal ‘Alamin.

SEMUA PASTI BERAWAL

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 514
- Sarkat Jadi Buku

PERTAMA KALI KE LUAR NEGERI BARENG ANAK DAN SUAMI

Saya enggak tau, Anda yang sedang membaca tulisan ini sudah pernah traveling ke luar negeri atau belum. Bagi yang pecinta traveling, pastilah salah satu destinasi yang masuk daftarnya yaitu jalan-jalan ke luar negeri. Tentu banyak tujuan dari traveling yang dilakukan, seperti; ingin menapaki bumi Allah yang lain, melihat kebesaran Allah, belajar tentang kehidupan, dan seterusnya.

Bagi saya, trip kemanapun tujuannya itu sangat berarti apalagi bila ditemani keluarga tersayang. Setelah menikah, hampir setiap trip yang saya lakukan, selalu didampingi suami dan anak. Sepertinya terlihat sepele, namun saya tahu tidak banyak orang yang bisa menikmati travelingnya bersama keluarga, walaupun ia telah berkeluarga. Disanalah saya merasakan ada keberkahan, ketika saya bisa pergi bersama keluarga.

Saya dulu hanya bisa bermimpi, tepatnya lebih sering menghayal.. pingin ke sini dan kesana. Saya bersama gadis kecil saya yang belum genap dua tahun, membuat dreambook berisi tempat-tempat yang sangat ingin kami kunjungi. Beberapa destinasi itu adalah destinasi internasional. Kami bermimpi pergi ke Jepang melihat hamparan indah rumput hijau dan bunga-bunga sakuranya. Juga pergi ke Jerman melihat gedung-gedung estetik indah berusia ratusan tahun. Hanya bermimpi yang kami bisa tapi kami punya Allah Yang Maha Mengabulkan permintaan hamba-Nya.

Akhir tahun 2019, kejutan dari Allah datang. Atas izin Allah, saya mendapatkan tiket trip gratis ke Singapura dan Malaysia sebanyak empat tiket. MaasyaAllah, nikmat mana lagi yang saya dustakan. Saya hanya bisa bermimpi dan Allah yang mengabulkan. Impian bagi saya adalah sebuah doa pengharapan kepada Allah. Tidak hanya menuliskan impian itu saja, tentunya harus dibarengi dengan ikhtiar yang optimal untuk menggapainya. Iringi dengan doa dan keyakinan kepada Allah, niscaya jika Allah mau maka dengan mudahnya impian kita itu akan terjadi. Kun fayakun.

Empat tiket gratis itu bukan dengan ‘Cuma-Cuma’ diantarkan langsung ke depan pintu rumah saya. Tidak, tentu tidak semudah itu. Ada perjuangan, ada air mata, ada kesungguhan, ada kantuk yang tertahan, ada lapar yang tak terasa lagi. Semua ada harganya, seperti pepatah mengatakan ‘tidak ada makan siang gratis’, seperti itu pula kiranya kisah empat tiket yang saya dapatkan itu.

Lalu insight apa yang bisa Anda dapatkan dari kisah saya di atas? Tentu Anda sudah bisa menyimpulkan sendiri. Saya pernah mendengar kalimat “jangan berikan kesimpulan kepada orang dewasa”, jadi saya cukup hati-hati untuk menyampaikan kesimpulan kepada Anda, wahai pembaca.

“Bermimpilah, maka Allah akan memeluk impianmu itu,” begitulah kata Andrea Hirata dalam bukunya yang terkenal itu. Berani bermimpi, berani mewujudkannya. Saya tau Anda yang punya impian besar. Anda pasti bisa menggapainya. Ippho Santosa mengingatkan, “Impian yang besar akan lebih mudah dikabulkan oleh Allah, daripada impian yang kecil.” Maksudnya apa?

Ketika saya bermimpi mau trip ke luar negeri, maka hanya saya, suami, dan orangtua saya saja mungkin yang akan berjuang. Beda halnya jika saya punya impian untuk membangun desa Qur’an di daerah saya, maka yang bekerja bukan hanya saya, suami dan orangtua saya saja yang bekerja, melainkan seluruh kampung, donatur dan mungkin jajaran pemerintahan pun akan turut serta membantu. Dan yang akan mudah diwujudkan tentunya adalah yang lebih banyak orang yang berjuang. Itulah kekuatan meluaskan impian. Semakin luas impian Anda, semakin mudah impian itu terwujud. So, apa impian Anda?

SEMUA PASTI BERAWAL

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 501
- Sarkat Jadi Buku


BISA PENUHIN RAK BUKU ANAK

Ketika menuliskan judul ini, saya jadi teringat saat saya berjalan panas-panasan sambil menggendong anak untuk pergi mencari toko yang menjual rak buku di daerah saya. Saya enggak mengerti benar, dimana tepatnya toko yang menjual rak buku seperti yang saya inginkan. Sempat memasuki beberapa toko dikawasan pasar, namun belum juga ketemu yang saya mau. Akhirnya setelah mendapat rekomendasi dari penjaga toko sebelumnya, saya menemukan rak buku yang saya inginkan di sebuah toko furniture.

Setelah negosiasi harga, akhirnya klik dan terjadilah transaksi. Petugas toko mengantarkan rak buku tersebut kerumah menggunkan mobil angkutan, sementara saya pulang kembali menggendong anak sambil panas-panasan.

Alhamdulillah, rak buku pun bertengger cantik di kamar kami. Sepertinya itulah satu-satunya harta berharga yang ada di rumah. Rak dengan tumpukan buku di dalamnya. Saya ingat benar, saat itu adalah hari lahir saya. Saya menghadiahi diri saya sendiri dengan sebuah rak buku untuk anak saya. Saya merasa itulah barang yang saya butuhkan saat itu. Mengingat, buku-buku anak saya sudah bercecer tak ada tempatnya. Maka membeli rak buku adalah investasi yang cerdas sekaligus menggembirakan.

Siapa sangka, selang dari saya membeli rak buku tersebut ternyata semakin hari semakin banyak saja isinya. Entah itu pemberian teman, ataupun memang buku-buku yang sudah saya invest sebelumnya dengan cara arisan. Hem, perlu diketahui meskipun saya berjualan buku namun tetap saya juga ikut arisan buku-buku premium untuk anak saya. Saya berpikir, kalau ada uang cash saat itu juga pasti dibelikan buku untuk anak, namun saat sedang tidak memiliki dana anggaran untuk buku anak, alangkah baiknya jika memanfaatkan fasilitas arisan yang disediakan. Toh, berhutang itu boleh asalkan dibayar. Akadnya pun jelas, tidak ada tipu menipu di dalamnya. Akan tetapi, jika memiliki dana lebih tentu pilihan untuk membeli cash buku-buku anak adalah pilihan yang baik. Hal ini berkaitan dengan kisah DP impian.

Saya ingin menukil nasihat dari salah seorang teman saya, beliau berpesan “DP lah impianmu dengan buku.” Ya, Anda tahu DP bukan? Down payment, pembayaran uang muka di awal sebanyak jumlah tertentu dari total harga barang. Teman saya lalu melanjutkan dengan banyaknya kisah orang-orang yang berhasil mendapatkan impiannya dengan cara ‘DP impian’. Aha, Anda jadi penasaran ya gimana caranya? Baik, saya coba bocorkan khusus untuk Anda. Simak baik-baik.

Ada kisah seorang sahabat yang ingin mendapatkan buah hati, setelah kehilangan anak pertamanya. Lalu sahabat ini men-DP impian dengan membeli buku dan diniatkan untuk investasi, dan siapa sangka tidak lama setelah itu, ia langsung kembali hamil dan sekarang anaknya sudah menginjak usia balita. Ada lagi kisah yang langsung masuk ke saya, seorang adik tingkat yang dia juga men-DP impian jodohnya dengan investasi buku. Saat itu ia memang belum ada yang melamar, namun setelah ia ikut arisan buku dan meniatkan itu adalah DP impiannya dalam menjemput jodoh, akhirnya selang beberapa bulan kemudian, ia dilamar dan saat ia bercerita kepada saya, kala itu ia sudah di khitbah. MaasyaAllah. Saya jadi mengamini juga kekuatan DP impian ini.

Down Payment impian mengajarkan kepada kita tentang kesungguhan untuk menggapai impian. Dan salah satunya adalah dengan cara men-DP-nya. Anda mau ikut juga men-DP impian?

SEMUA PASTI BERAWAL

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 553
- Sarkat Jadi Buku

TIPS SUKSES BANGUNIN TIM

“Mi, agenda di grupnya tiap hari apa aja?”

“Mi, boleh liat agenda bulanan di grupnya?”

“Mi, boleh nyontek SOP buat admin?”

“Mi, gimana biar grupnya rame?”

Saya sering disodorkan berbagai pertanyaan sejenis oleh teman-teman sesama EPC di Tigaraksa. Saya sendiri bukannya merasa terganggu mendapat pertanyaan seperti itu, melainkan merasa senang dan bahagia karena ternyata saya sedikit banyak bisa menjadi rujukan teman sesama EPC untuk membangun timnya. Julukan mereka untuk saya yaitu “GUDANGNYA IDE”. Haha, tampak sedikit berlebihan jika gelar itu disematkan kepada saya. Karena saya merasa, saya bukan murni menelurkan ide-ide itu langsung dari otak, melainkan berasal dari pengamatan saya terhadap lingkungan sekitar. Istilahnya mungkin bisa disebut modifikasi, haha.

Saya juga pernah sempat heran pada diri sendiri, maasyaAllah kenapa ide saya begitu mudahnya mengalir ya. Namun perlu Anda tahu, meskipun saya banyak ide dalam hal teknis dalam grup bisnis, namun pada praktiknya saya cukup kewalahan alias keteteran dalam menjalankan ide tersebut. Untuk itu saya butuh tim. Karena saya tahu, diri saya punya kelemahan dan perlu ada orang lain yang mengeksekusi ide-ide saya.

Kembali lagi kepada topik, bagaimana cara membangun tim? Saya mendefinisikan tim disini adalah tim penjualan alias reseller. Mengenai cerita saya tentang reseller, Anda bisa menengoknya pada tulisan “Semua Pasti Berawal”. Reseller adalah tim penjualan saya, selain reseller juga ada tim internal (admin) yang bertugas untuk meng-handle teknis di lapangan.

Sebagaimana yang pernah saya ceritakan sebelumnya, bahwa saya memulai ini dari 0. Kemudian saya merekrut beberapa reseller sehingga kemudian akhirnya menjadi seperti sekarang. Saya tidak mengatakan bahwa saat ini bisnis saya sudah autopilot atau berjalan tanpa adanya saya. Saya masih terjun di dalamnya, doakan segera bisa mandiri ya tim internal saya.

Cara saya membangun tim adalah dengan memperbanyak pasukan reseller, setelah itu tentu saja dengan membina mereka. Ohya sebelum saya lanjutkan, saya ingin bertanya kepada Anda. Anda yang berjualan online dan mempunyai grup online yang berisi para reseller Anda, apakah Anda pernah mengalami fase dimana reseller Anda hanya menjadi silent reader? Apakah Anda sering dicuekin reseller saat sharing di grup? Apakah ide Anda mentok, gimana lagi ya untuk bangunin para reseller yang lagi tidur ini? Apakah Anda pernah mengalaminya?

Ketahuilah, saya pun pernah mengalami hal yang seperti itu. Bahkan hingga sekarang saya pun masih mencari formula yang tepat untuk membuat para reseller hadir utuh di grup dan merasakan bahwa grup itu juga adalah grup miliknya. Ada ‘sense of belonging’ di dalamnya. Untuk Anda yang juga mengalami hal serupa, jangan bersedih. Semua ada solusinya. Guru saya pernah berkata, “hidup ini adalah ujian dan agar kita berhasil dalam ujian itu maka kita perlu belajar (mencari ilmu).” Setiap masalah pasti ada solusinya, sebagaimana kita muslim meyakini bahwa bersama satu kesulitan ada dua kemudahan. Yakinlah Allah bersama kita.

            Guru saya bilang, “ide itu mahal”. Iya benar, ide itu memang mahal maka ketika Anda mendapatkan ide, segeralah bungkus ide itu agar ide Anda tidak hilang. Segera tuliskan di buku khusus, bank ide Anda. Setelah Anda tulis, jangan lupa untuk segera mengeksekusi ide tersebut. Karena bila tidak, ide hanya akan menjadi sekedar ide bukan menjadi suatu program yang akan meramaikan grup Anda. Ramainya grup itu kembali pada diri owner atau leader grupnya. Jika sang leader mau membuat grup ramai, niscaya grup akan ramai. Dengan begitu leader perlu meramu ide segar apa saja yang bisa dilakukan sehingga grup akan menjadi ramai. Find your idea, leader !

SEMUA PASTI BERAWAL

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 521
- Sarkat Jadi Buku

 

MEMBUAT RESELLER NYAMAN DI BISNIS

Kenyamanan menjadi kunci dalam membangun tim. Kita akan mendapati tim yang loyal dan hangat ketika mereka sudah nyaman di dalam grup. Tetapi untuk mewujudkannya bukan perkara mudah. Tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu upaya kuat dari seorang leader tim, agar timnya merasakan kenyamanan. Lalu apa saja yang perlu dilakukan oleh para leader?

Pertama, bangun kedekatan kepada tim.

Saya memiliki tim reseller dari berbagai rentang usia, ada yang seusia, diatas, atau dibawah usia saya. Sebagian dari mereka memang beririsan dengan saya di suatu komunitas atau bahkan satu kampus, namun lebih banyak dari mereka yang saya tidak pernah mengenal mereka sebelumnya. Begitulah, kegiatan berbisnis online memudahkan para pebisnisnya membangun bisnis tanpa perlu saling kenal terlebih dahulu.

Ada plus minus-nya juga dari hal itu. Sebenarnya, bonding atau kelekatan saya dengan para reseller itu akan lebih terjalin ketika kami saling bertemu. Namun keadaan pandemi sekarang ini membuat kami tentu belum bisa bertemu atau berkumpul. Sehingga kami hanya bisa bertemu online via aplikasi zoom. Interaksi yang lebih intens juga saya lakukan di grup, agar mereka lebih nyaman dan merasa diperhatikan.

Hal lain yang saya lakukan adalah menyentuh hatinya secara personal, misalnya dengan cara mengucapkan selamat milad ketika tim berulang tahun, menanyakan kabarnya, ikut berbela sungkawa ketika ada keluarga atau kerabat tim yang tertimpa musibah ataupun meninggal. Seorang leader tentu perlu turut merasakan apa yang dirasakan oleh timnya.

Memberikan perhatian dengan mengirimkan hadiah kepada reseller pun sering saya lakukan. Ketika mereka mencapai target penjualan ataupun reward untuk reseller yang lulus program-program pembinaan di grup. Hadiah tidak melulu berbentuk barang, seringkali saya memberikan voucher belanja, uang tunai, pulsa atau bahkan sekedar sertifikat atau flyer penghargaan. Itu semua saya lakukan agar tim merasa dekat dan diperhatikan oleh saya.

Kedua, memberikan stimulus agar tim semakin bertumbuh.

Biasanya setiap hari, saya akan memberikan hasil pencapaian para reseller di grup. Pencapaian itu berupa grafik berisi berapa omzet dan unit yang sudah diperoleh reseller di bulan tersebut. Setiap hari reseller akan melihat pencapaian bulanannya dan mereka akan mengatur strategi agar lolos dari target penjualan yang telah ditetapkan. Tim reseller akan bersemangat karena akan mendapatkan reward ketika lolos target tertentu. Reward berupa uang tunai setiap bulan dan hadiah produk untuk pencapaian per tiga bulan.

Selain itu, saya rutin memberikan pembinaan harian kepada reseller berupa materi seputar motivasi dan skill berbisnis dan tak lupa materi self-development serta parenting sering saya berikan kepada tim. Dengan materi tersebut biasanya tim akan langsung menuliskan insight yang mereka dapatkan. Imbasnya, tim akan semakin bersemangat dalam melakukan aktivitas bisnis. Acapkali pembinaan ini saya lakukan di pagi hari, agar tim menerimanya dalam keadaan otak yang masih fresh.

Pemberian materi iklan atau promosi setiap harinya pun saya rutinkan di grup. Promo berupa gambar dan juga caption iklan akan segera mereka eksekusi. Yaitu dengan membagikannya di medsos mereka, baik di facebook, instagram ataupun whatsapp story. Saya mengingatkan mereka agar tidak bosan belajar dan promo, sehingga orang lain akan tahu bahwa mereka berjualan produk. Efeknya tentulah penjualan semakin meningkat dan omzet pun akan meledak.

Demikian dua poin yang bisa saya berikan terkait membuat tim nyaman di grup. Silahkan Anda kreasikan hal-hal yang tepat sesuai kebutuhan grup Anda. Selamat berkreasi !

SEMUA PASTI BERAWAL

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 641
- Sarkat Jadi Buku

 

PDKT KE RESELLER

            Kapan terakhir kali Anda personal chating ke reseller? Apa yang Anda bicarakan dalam percakapan tersebut? Reseller adalah manusia juga, sama seperti Anda. Sudah seharusnya Anda memperlakukannya selayaknya manusia. Memanusiakan manusia. Eits, tunggu jangan marah dulu. Saya tidak bilang bahwa Anda selama ini tidak memanusiakan mereka, melainkan saya ingin mengajak Anda untuk lebih dalam mendekat kepada para reseller Anda. Lalu bagaimana caranya? Yuk simak terus pembahasan kita kali ini.

            Memanusiakan reseller artinya adalah mengubah mindset yang selama ini salah. Mindset dalam kepala sebagian leader yang agak melenceng dari kaidah leadership. Bahwa reseller bukan sapi perah agar Anda mendapatkan omzet ataupun penghasilan bulanan. Reseller butuh uluran tangan Anda agar ia mampu mencapai impian-impian yang selama ini ia tuliskan. Di situlah peran seorang leader, membina dan menumbuhkan reseller dan tim yang ada di bawahnya.

            Ingatlah, tidak ada reseller yang loyal kepada Anda. Mereka hanya loyal kepada impian-impian mereka saja. Maka, bantu mereka untuk menggapai impian-impian mereka itu, hingga akhirnya mereka bertumbuh. Kabar menariknya, saat reseller Anda bertumbuh maka Anda pun ikut bertumbuh. Automatically. Otomatis.

            Jadi, jangan pernah malas untuk membina. Lakukan pembinaan rutin kepada reseller. Biar pun Anda belum memiliki ribuan atau ratusan reseller, tetap lakukan pembinaan itu. Meskipun hanya satu dua orang yang menyimak pembinaan yang Anda lakukan, tetap semangat membina. Siapkan materi pembinaan yang dibutuhkan oleh reseller Anda, buat grup pembinaannya, ajak mereka untuk join di grup tersebut, lalu mulailah untuk melakukan pembinaan. Setiap hari, jangan tunggu momen-momen tahun baru atau tanggal cantik untuk memulai. Kelamaan. Lakukan saat ini juga. Buat reseller Anda bertumbuh.

            Memanusiakan reseller juga artinya adalah mengenali pribadi mereka, mengetahui kabar dirinya, tahu  kebahagiaan atau kesedihan apa yang sedang dialami olehnya, cari tahu itu. Tujuannya bukan modus. Justru karena kita perhatian dan kita ingin mencurahkan kasih sayang kepada mereka, maka kita kepo tentang latar belakang mereka. Caranya gampang, Anda cukup stalking saja di media sosial mereka dan mulai catat hal-hal penting tentang dirinya. Tanggal lahirnya, anaknya, keluarganya, tempat tinggalnya dan seterusnya. Lebih bagus lagi ketika calon reseller mendaftar kepada Anda untuk menjadi reseller, Anda ajukan formulir berisi pertanyaan dasar yang bisa Anda jadikan pegangan untuk mengetahui profil mereka.

            Lalu setelah Anda kepo, kini saatnya lakukan pendekatan via chat agar lebih terkesan hangat dan lekat. Jika Anda masih bingung, bagaimana kata-kata untuk memulai percakapan bersama reseller, contoh berikut ini mungkin bisa menjadi referensi Anda. Anda cukup membuka percakapan dengan gaya hangat khas Anda. Contoh :

            “Assalamu’alaykum mbak, apa kabar? Mohon maaf ya saya baru menghubungi mbak lagi. Gimana kabar keluarga di rumah mbak, sehat kan?”

            Cukup dimulai dari tanya kabar dulu, jangan singgung tentang jualan apalagi tentang target omzet. Jika Anda buru-buru menanyakan hal ini, dijamin reseller akan malas menjawab pertanyaan Anda. Karena yang dibutuhkan oleh mereka adalah bonding dengan Anda sebagai leader terlebih dahulu.

            Ini Anda lakukan khusus untuk reseller baru di grup Anda, reseller yang lama bergabung dan sudah aktif melakukan penjualan tentu beda lagi pendekatannya. Kepada mereka yang sudah aktif ini, Anda tidak perlu basa-basi untuk memberikannya target. Karena mereka memang sangat membutuhkan targetan dari Anda. Bantu reseller yang aktif ini dengan cara menjadikan mereka kaki tangan Anda. Contohnya untuk meramaikan grup reseller, menjadi moderator acara, membuat flyer, ataupun menjadi PJ (penanggung jawab) administrasi di grup Anda. Sehingga mereka merasa diberdayakan, dan akhirnya tambah bedah berbisnis bersama Anda.

            Jika kondisi pandemi sudah berlalu, Anda perlu juga untuk melakukan kopdar bersama pasukan reseller Anda. Saya merasakan sekali perbedaan bonding sebelum dan setelah melakukan kopdar. Setelah kopdar, sekat-sekat ‘gak enakan’ itu mulai putus diantara saya dan reseller. Walaupun kami belum pernah bertemu sebelumnya, namun melalui kopdar kami merasakan kehangatan seperti sedang bertemu dengan teman-teman lama. Dampaknya, grup reseller pun semakin hangat dan tidak jaim lagi.

            Bagaimana dengan Anda? Apakah contoh yang saya berikan di atas tentang cara PDKT reseller cukup bermanfaat untuk Anda dalam membangun kehangatan bersama reseller? Saya berharap iya. Semoga tips di atas bermanfaat ya.

SEMUA PASTI BERAWAL

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 584
- Sarkat Jadi Buku

JADI LEADER YANG DIRINDUKAN

Saya pernah ditanya, tentang value diri apa yang saya miliki sehingga bertahan hingga sekarang di bisnis? Pertanyaan yang susah-susah gampang untuk dijawab. Mengingat memang sudah banyak masa saya lewati di bisnis ini. Tahn 2017 adalah awal saya memutuskan untuk menjadi reseller dan kemudian bergelut dalam dunia bisnis yang sama sekali tidak saya pahami sebelumnya. Artinya sudah empat tahun lebih saya bertahan di bisnis ini. Lalu apa yang membuat saya bertahan? Value apa yang saya miliki.

            Saat belajar tentang value diri bersama Kang Zein Permana, saya dibantu untuk menemukan nilai diri. Dan setelah melewati dialog yang lama bersama diri sendiri, saya mendapati bahwa value diri saya adalah kreatif dan tekun. Benar, seorang Ayu adalah orang yang tidak bisa dipisahkan dari kreatifitas dan ketekunan. Kembali ke pertanyaan di atas, yang kemudian membawa saya untuk mundur beberapa tahun ke belakang. Saya sadar betul bahwa tiada daya dan kuasa yang saya miliki melainkan berasal dari sumber Maha Dahsyat. Saya tidak punya basic sama sekali di bidang bisnis melainkan memang saya pernah belajar di Sekolah Menengah Kejuruan yang didalamnya diajarkan tentang kewirausahaan. Sudah itu saja. Tidak ada tambahan kuliah ataupun kursus yang saya ambil dalam bidang bisnis.

            Allah Yang Maha Kuasa yang selalu meridhoi dan menguatkan saya di dalam bisnis, tanpa-Nya apalah daya saya. Saya sangat menyadari itu. Maka, sedari awal saya selalu menyandarkan bisnis ini kepada Allah. Saya yakin, ketika seorang hamba berada di jalan yang benar, maka Allah pasti akan menolongnya. Itu yang saya yakini sejak dulu hingga kini, pun ketika menjalani bisnis. Saya sadar segala hal yang sudah diizinkan oleh Allah pasti akan terjadi, namun bukan hanya izin yang kita cari melainkan keridhoan Allah. Oleh karena itu, saya berdoa kepada Allah agar selalu diridhoi dalam menjalani bisnis ini.

            Selanjutnya, setelah percaya Dia saya selalu menyadari bahwa saya perlu mempercayai diri sendiri, percaya diri atau dalam istilah psikologi disebut dengan self esteem ataupun self confidence. Tanpa kepercayaan diri, tentu tidak akan ada saya yang berdiri sekarang. Mustahil seseorang bisa bertahan dalam bisnis tanpa didukung oleh self esteem yang baik. Maka saya selalu memupuk kepercayaan diri ini dengan dua cara. Pertama, saya mencoba mengenali diri. Apa kelebihan saya dan apa kekurangan yang saya miliki. Setelah itu, cara yang kedua adalah saya sejenak melupakan kekurangan diri dan berfokus pada kelebihan diri apa yang saya miliki sehingga bisa saya gunakan untuk menumbuhkan tim saya. Saat memulai bisnis, saya hanya bermodalkan tim yang masih sangat kecil. Tidak lebih dari dua puluh orang total pasukan reseller saya. Dan yang aktif pun hanya seperempatnya saja. Lalu, pencapaian tim pun selalu paling bontot, tidak seperti teman-teman leader yang lain yang omzetnya sudah masuk ke ratusan juta. Sedangkan saya saat itu masih terseok-seok menjalani bisnis. Bisakah Anda membayangkan, apa yang terjadi ketika saya hanya berfokus pada kekurangan diri?

            Ketika itu saya memilih untuk tidak banyak mengeluh dan tidak berfokus pada kelebihan teman-teman leader yang lain. Biarlah mereka memimpin tim dengan kelebihannya. Sedangkan saya, fokus pada apa yang menjadi kelebihan saya juga. Singkatnya, saya tidak menghabiskan energi untuk memikirkan orang lain, namun saya berfokus pada kekuatan diri.

            Apa yang terjadi setelah itu? Alhamdulillah, dengan ridho Allah saya dan tim perlahan tumbuh secara eksponensial. Naik dan terus naik. Meskipun pernah mengalami stagnan dalam pencapian namun tim kami bisa berada di jajaran atas leaderboard bulanan. Allahu Akbar.

            Poinnya adalah jangan pernah mengeluhkan kekurangan diri Anda sebagai leader, namun berfokuslah pada kekuatan diri apa yang bisa Anda munculkan dan kembangkan sehingga bermanfaat untuk bertumbuhnya tim Anda. Selamat berdialog dengan diri untuk menemukan value diri Anda.

SAATNYA ACTION

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 514
- Sarkat Jadi Buku

LEADER MENUMBUHKAN LEADER LAIN

            Dengan semangat menggebu-gebu, kala itu Teh Indari Mastuti menyampaikan kepada peserta Zoom Breakfast for Your Heart bahwa seorang leader harus menumbuhkan leader lainnya. “Leader create leader,” begitu pesannya. Saya jadi ingat juga penyampaian dari Coach Beben Wahyudi, bahwa ketika kita ingin bertumbuh maka tumbuhkanlah tim kita terlebih dahulu maka kita pun akan bertumbuh karenanya. Wah, ternyata simpel sekali ya resepnya. Anda hanya cukup menumbuhkan tim di bawah Anda, maka Anda pun akan bertumbuh juga.

            Sejak dulu saya sebenarnya sudah menerapkan resep ini dalam bisnis yang saya geluti. Walaupun di awal saya berbisnis hanya memiliki lima orang tim yang aktif, namun atas izin Allah dari lima orang reseller kini sudah bertumbuh menjadi delapan agen atau dalam bisnis Tigaraksa disebut dengan Educational Product Consultant. Sejak awal saya memang sudah yakin bahwa tim saya akan berkembang menjadi tim yang besar, walau saya tak tahu kapan tepatnya. Saya tetap berkeyakinan seperti itu.

            Saya sudah memiliki banyak tim reseller namun saya belum juga bisa menumbuhkan mereka menjadi agen, bagaimana caranya? Oke, saya paham posisi Anda. Memang tidak mudah menumbuhkan tim, ada upaya keras dan ikhlas di baliknya. Anda tidak bisa mendapatkan pasukan reseller Anda tumbuh begitu saja, tanpa Anda pupuk dan rawat mereka. Selayaknya merawat tanaman, yang perlu disemai, disiram, dipupuk, dan dirawat dari hama penyakit. Anda pun perlu melakukan hal yang sama kepada pasukan reseller Anda. Bedanya, ada pada inputan untuk mereka. Yaiyalah, masa mereka mau Anda kasih pupuk kandang. Hehehe.

            Tentunya pembinaan secara rutin yang perlu Anda berikan. Mulai beri perhatian kepada para reseller Anda. Satu persatu, jangan bedakan satu dengan yang lain. Karena mereka semua punya potensi yang sama untuk bertumbuh. Berikut ini, tahapan yang bisa Anda terapkan dalam membina pasukan reseller Anda hingga mereka siap naik kelas:

1. Memberikan perhatian sejak sebelum mereka bergabung menjadi reseller

Ada fakta menarik di balik para agen saya saat ini. Dari delapan agen saya, 50% nya adalah mereka yang kenal saya melalui media sosial. Artinya saya tidak pernah bertemu dengan mereka sebelumnya, begitupun sebaliknya mereka tak mengenal saya. Lho kok bisa gitu jadi agennya sekarang? Saya juga penasaran, kenapa mereka bisa kepincut sama saya. Hehe. Setelah saya tanyakan, ternyata mereka banyak tertarik untuk bergabung bersama tim saya adalah karena baper, postingan mereka sering saya like dan comment. Sederhana sekali, saya tak pernah menyangka bahwa optimasi medsos yang saya lakukan berdampak sedemikian besarnya. Saya hanya melakukan apa yang saya pelajari, yaitu ketika kita berjualan di media sosial jangan lupa bangun interaksi dengan teman-teman kita. Dan hasilnya, wow! Omzet mereka bahkan kerap kali jauh di atas saya. So, berikan perhatian kepada

 siapa pun mereka yang menjadi teman Anda di media sosial. Caranya adalah dengan membangun interaksi dengan mereka. Jangan lupakan juga orang-orang terdekat Anda, rekrut pula mereka untuk menjadi reseller Anda. Niatkan untuk membantu orang lain dalam rangka mencari keridhoan Allah. Jika kita menyanyangi orang lain dengan membantunya, insyaallah kita pun akan mendapatkan cinta dari-Nya.

2. Memberikan profiling kepada pasukan reseller Anda

Kerap kali, kita belum mengenal reseller yang bergabung dalam tim kita. Bisa jadi, mereka bergabung melalui reseller kita juga. Reseller get reseller.

SAATNYA ACTION

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 598
- Sarkat Jadi Buku

 

Di sinilah peran kita sebagai leader. Jangan cuek bebek tak peduli pada tim reseller Anda. Anggap mereka sebagai adik atau sebagai anak Anda. Kenalan, pendekatan, hingga Anda dan mereka saling dekat. Tanda mereka merasa dekat dengan Anda adalah ketika mereka mau curhat kepada Anda. Mereka tidak malu lagi menceritakan kisah hidup atau keseharian mereka kepada Anda. Caranya Anda bisa japri satu persatu, paling tidak ada satu orang reseller yang Anda japri setiap harinya. Untuk melakukan profiling; profil mereka, strong why hingga dream mereka. Duh, saya kan orangnya pendiam, bingung mau mulainya gimana? Stop ngeluh. Sependiam-pendiamnya Anda, saya yakin Anda tetap butuh ngomong. Nah, tim Anda butuh Anda buka obrolan kepada mereka. Maka lakukan, Anda pasti bisa. Misalnya saja Anda bisa memulai dengan tanya kabar, kenalkan diri Anda, selanjutnya ngobrol tentang apa pun, santai saja.

  1. Berikan jadwal pembinaan rutin

Teh Indari Mastuti selalu menyampaikan kepada peserta kelasnya bahwa jangan malas ngebina. Jangan tunggu momen untuk membina reseller Anda, lakukan tiap hari tanpa bosan. Lakukan sekarang juga, jangan tunggu mood Anda bagus. Karena tidak ada mood bagus tanpa diupayakan. Mau bersemangat ya diupayakan. Setting pikiran dan hati Anda untuk positif terus, maka Anda akan mudah bersemangat melakukan apa yang Anda rencanakan.

Buat kurikulum pembinaan Anda. Coach Fitra Jaya Saleh menyampaikan bahwa setidaknya ada tiga hal penting yang perlu kita sampaikan dalam pembinaan reseller.

  1. Motivasi; spiritual, strong why, dream, goals, self development, dll.
  2. Skill bisnis; optimasi media sosial, cara menjawab chat pelanggan, copywriting, covert selling,
  3. Product Knowledge; pengetahuan seputar produk yang kita pasarkan.

Buat jadwal rutin pembinaan harian Anda, tentukan waktunya. Waktu yang Anda bisa hadir penuh saat membina, tidak disambi dengan masak ataupun menggangu waktu Anda bersama anak. Berikan pengumuman kepada reseller Anda bahwa Anda akan masuk di grup pukul sekian. Kalau bisa, rencana yang Anda buat itu harus konsisten Anda jalankan. Jangan berpindah-pindah waktu pelaksanaan sehingga membuat bingung reseller Anda.

  1. Evaluasi rutin pembinaan yang telah Anda lakukan

Anda bisa melakukan evaluasi dengan cara meminta reseller Anda menuliskan insight yang mereka dapatkan dari materi Anda. Ataupun Anda bisa memberikan tugas selepas Anda memberikan materi. Tugas yang Anda pilih sebaiknya yang tidak menyulitkan reseller, karena biasanya para reseller akan enggan mengerjakan tugas yang bertele-tele ataupun ribet dalam pengerjaannya. Berikan satu poin tugas saja untuk setiap materi.

Anda dapat mengkreasikan tugas, misalnya dengan meminta mereka posting insight di media sosial, praktik sesuai materi Anda, menulis catatan, melakukan satu kebiasaan baru, mencari literatur dari buku, menjapri calon konsumen, melakukan after sales service dan lain-lain. Sebaiknya tugasnya memang tidak melenceng dari materi yang Anda sampaikan. Sehingga mudah dalam mengukur pemahaman mereka akan materi Anda.

  1. Beri kesempatan reseller untuk naik kelas

Ketika ada reseller Anda yang pertumbuhannya bagus baik dari segi pengetahuan, skill ataupun performa, sudah waktunya bagi Anda untuk menaikkan mereka ke level yang lebih tinggi lagi. Tidak ada alasan bagi Anda untuk menahan mereka. Ingat prinsipnya, ketika Anda mampu menumbuhkan tim di bawah Anda, maka sebenarnya Anda pun sedang bertumbuh.

Jangan takut kehilangan reseller terbaik dalam tim Anda. Sadarlah, reseller hanya titipan. Allah memilih mereka untuk masuk ke dalam tim Anda. Anda diberikan amanah oleh Allah untuk menumbuhkan mereka. Laksanakan amanah itu dengan baik, niscaya keberkahan terjadi pada bisnis Anda. Berkah artinya Anda melakukan pekerjaan sesuai dengan rambu-rambu-Nya. Dengan mereka naik kelas, itu artinya Anda sudah menjalankan perintah Allah. Yaitu membantu dan memudahkan urusan orang lain. Lebih jauh lagi, Anda sudah menjadi kran rezeki untuk mereka. Allah Yang Maha Memberikan Rezeki, dan Anda lah salurannya. Betapa besar pahala bagai orang yang memudahkan urusan orang lain. Allah akan menolong Anda, jika Anda menolong orang lain. Buat tim Anda bertumbuh, maka Anda akan bertumbuh pula.

SAATNYA ACTION

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 563
- Sarkat Jadi Buku

LEADER SEMANGAT TIM MELESAT

            Jika Anda seorang leader di tim Anda, Anda perlu menjaga daya tahan agar terus bersemangat. Bagaimana pun tim Anda adalah cerminan dari diri Anda. Leader yang bersemangat akan membuat tim semakin melesat. Sebaliknya leader malas akan membuat tim lemas. Pilihan ada di tangan Anda.

            Banyak keuntungan yang akan diperoleh jika menjadi seorang yang bersemangat. Pertumbuhan diri dan tim akan mudah dicapai dengan semangat untuk mencapainya. Namun nyatanya tidak mudah untuk selalu on fire setiap harinya, banyak hal yang membuat semangat itu menurun baik yang berasal dari dalam maupun dari luar diri. Tantangan seperti itu sebaiknya dikelola dengan baik oleh seorang leader karena jika tidak maka bisa-bisa leader akan stuck dan akan semakin tidak mudah untuk memulainya kembali. Lalu bagaimana caranya agar selalu bersemangat?

Saya memiliki resep yang biasa saya terapkan agar daya tahan selalu terjaga. Pertama, memahami diri sendiri. Saya perlu mengetahui apa kelebihan dan kekurangan diri sehingga tidak mudah baper ketika ada suatu masalah terjadi pada saya. Saat kita sudah mengenali diri sendiri maka kita tidak akan rendah diri melihat pencapaian orang lain di atas kita. Ataupun kita tidak akan sombong ketika kita memiliki pencapaian yang lebih tinggi dari orang lain. Kita paham semua orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Setelah kita paham apa kelebihan kita, maka fokuslah pada kelebihan itu. Sejenak kesampingkan dulu kelemahan kita. Fokus kembangkan kelebihan, sehingga kita lebih mudah bergerak dengan modal yang sudah kita miliki.

Kedua, memahami bahwa bukan kecepatan yang diutamakan dalam bisnis melainkan daya tahan. Sukses adalah tentang bertahan lebih lama. Anda tidak akan sukses jika mudah menyerah pada kenyataan. Mungkin kadang kala Anda akan bertemu masalah yang sungguh berat Anda jalani, jika Anda tidak bangkit dari masalah itu maka Anda akan kalah. Anda akan menjadi orang yang gagal ketika Anda tidak bangkit dari masalah tersebut. Ambil peluang untuk bangkit setelah jatuh. Jatuh dua kali bangkit tiga kali dan seterusnya. Belajar dari masalah, ambil hikmah lalu terapkan inovasi lain sehingga Anda bisa bangkit melesat. Ingatlah bahwa gagal berpola sukses juga ada polanya. Pelajari pola sukses dari orang yang sudah sukses duluan. Terapkan dalam bisnis Anda.

Ketiga, buat lingkungan yang mendukung agar Anda terus bersemangat. Mulai sekarang, ubah bacaan Anda, ubah tontonan Anda, ubah teman-teman Anda yang tidak mendukung pertumbuhan Anda. Misalnya di media sosial banyak orang yang nyinyir, maka hapus dan ganti dengan teman-teman lain yang lebih positif dan mendukung Anda. Ubah pula kebiasaan Anda, pilih kebiasaan apa yang perlu Anda buang, kebiasaan apa yang perlu Anda tumbuhkan, kebiasaan apa yang perlu Anda pertahankan. Dengan mengubah kebiasaan maka Anda akan mengubah nasib Anda. Ingatlah prinsip bahwa pikiran akan mempengaruhi perasaan, perasaan akan mempengaruhi tindakan, tindakan yang diulang akan menjadi kebiasaan, kebiasaan akan menjadi karakter, dan karakter akan mengubah nasib Anda. Maka pilihlah kebiasaan-kebiasaan yang menumbuhkan, sehingga hasil akhir pun akan terlihat sebelum Anda tiba di garis finish. Bagaimana nasib Anda nanti adalah dipengaruhi oleh kebiasaan Anda saat ini.

Terakhir, selalu libatkan Allah dalam setiap aktifitas harian Anda. InsyaAllah akan lebih mudah bagi Anda melakukan aktifitas tersebut. Jangan semua mau Anda ambil, jangan pernah merasa bisa melakukannya sendirian. Anda tidak akan sanggup. Manusia memang tidak pernah bisa mengatur dirinya sendiri. Mengatur kapan (maaf) buang air saja manusia tidak bisa. Apalagi mau mengatur seluruh aktifitas di hari itu. Manusia tidak akan pernah kuasa untuk selalu bersemangat dalam beramal ataupun beribadah. Maka mintalah taufik dari Allah, agar selalu diberikan kemudahan untuk melakukan aktifitas kebaikan.

SAATNYA ACTION

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 600
- Sarkat Jadi Buku

 

*RESELLER NEWBIE, MUSTI NGAPAIN?*

 

“Saya reseller baru.. tapi bingung mau ngapain.”


“Udah masuk grupnya, tapi gak tau mau ngetik apa di sana.”


“Percakapannya pun saya kurang paham, itu bahas apa.”


“Mau mulai jualan tapi masih bingung sama produknya.”


“Mau SKSD sama leader, tapi maluuu.”

 

((dan lain-lain silahkan tambahkan sendiri))



Kira-kira begitulah curahan ataupun suara hati yang tak terungkapkan dari para reseller baru di Tigaraksa. Banyak yang masih bingung, MAU MULAI DARI MANA YAA?


Mungkin Anda sendiri pernah mengalami, atau bahkan sedang mengalami hal seperti itu?


Tenanggg.. Anda tidak sendiri. Karena bisa dipastikan hampir keseluruhan reseller baru pernah mengalami hal itu. Saya pun demikian. Saya pernah merasa “Aduh, jualan produk ini tuh gimana caranya? Siapa ya pasarnya? Kayaknya produknya semuanya mahal? Saya kudu mulai dari mana?”


Daaaannnnn..
Saya pun segera TERSADARRRR..


Saya berpikir;

“Eh, itu dia bisa lho jualan sampe omzetnya jutaan gitu. Padahal khan dia juga IRT, masih punya baby juga. Duh, MASA DIA BISA TAPI SAYA GAK BISA SIIH?”

 

-----

Berbekal keberanian itu, saya mulai KEPO-KEPO. Saya mulai “NGINTIP” keseharian teman reseller yang omzetnya jutaan itu. Dan saya pun akhirnya mendapat suatu formulanya.

 

Katanya khan. KALO MAU SUKSES, IKUTIN AJA POLA ORANG YANG UDAH SUKSES DULUAN.

 

Ternyata, saya mendapatkan rahasianya, bahwa para reseller yang JAGO JUALAN DAN OMZET JUTAAN ITU, PUNYA POLA YANG SAMA. Polanya ialah:

  1. Mengalokasikan waktu untuk belajar tentang produk yang dijual.

Wah.. gimana mau jualan coba? Kalo produknya aja gak dikenalin. Dari situ saya mulai persering lagi buka channel Telegram RKTIM untuk tau tentang deskripsi produk, spesifikasinya, fitur, benefit, dan harganya. Ealahhhh.. saking mendalaminya, sampe-sampe saya yang MUPENG duluan sama produk tersebut. Hihihi. Tapi enggak apa-apa, dengan begitu saya jadi punya tambahan motivasi. Suatu saat saya bakal punya produk ini. Dan saya berdoa supaya dapetnya GRATIS.. Allah Maha Menjawab doa hamba-Nya, siapa sangka berbulan-bulan kemudian saya beneran mendapatkan produk itu GRATISSSS TIS TISSS..

 

Di sinilah letak pentingnya mempelajari product knowledge yaa. Dari sini kita bisa paham apa sih keunggulan produk yang kita jual. Untuk siapa sih produk ini ditujukan. Dan apa manfaat dari produk ini, yang bisa kita edukasikan kepada calon konsumen kita. Dari situ, kita bisa dapet modal dan senjata kita untuk bertempur. Hehe. Untuk mengedukasi maksudnyaaa.

Semangat belajar product knowledge yaaa, Hai Manteman Reseller Newbie.

 

  1. Enggak Malu untuk Memulai

 

Terkadang ini nih yang jadi toxic kita para seller. Malu. Malu untuk mulai. Merasa insecure duluan.

 

“Nggak ah, aku mau memantaskan diri dulu. Menyempurnakan diri dulu baru mau mulai jualan.”

 

“Aku mau belajar dulu lah, gimana cara menjual yang baik dan benar. Baru deh aku mulai jualan.”

 

Hellowwww..

Sampe Lebaran Monyet juga diri kita manusia ini gak akan pernah sempurna. Dan enggak usah menunggu sempurna dulu untuk memulai. “Mulai Aja Dulu.”

Ketika Anda memulai suatu, maka sempurna itu bisa diupayakan. Mulai aja dulu dengan apa yang Anda punya. Gak punya HP buat edit-edit gambar marketing kit sendiri, ambil aja langsung bahan iklannya di channel telegram. Atau bisa ambil juga di Instagram. Atau di Facebook. Atau di grup pun sangat sering sekali ditebar-tebar bahan iklannya. Tinggal pilihan di tangan Anda, MAU atau TIDAK mencarinya.

 

Setelah Anda dapatkan marketing kit atau bahan iklan itu, maka tugas selanjutnya adalah dengan memposting gambar tersebut. Udah deh jangan lagi pake alasan,  “Aku nggak bisa bikin captionnya. Aku malu takut dikatain ini itu.”

Dah ah, buang jauh-jauh perasaan malu dan takut itu. Sekarang tugas Anda adalah MEMULAI. Jika Anda tidak pernah mencoba untuk memulai, maka Omzet Jutaan yang Anda impikan itu ya hanya impian saja. Anda cuma NGIMPI ajaaa. Iya kan bener? Orang yang punya impian tapi gak pernah mau action, itu namanya PENGHAYAL. Semoga bukan Anda yaa.

SAATNYA ACTION

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35

- Kelompok 9 Ruang Makna

- Jumlah Kata 502

- Sarkat Jadi Buku

 

3. FOKUS PADA STRONG WHY DAN IMPIAN MASA DEPAN

 

Pernahkah Anda bermimpi suatu saat Anda akan pergi Umroh, family trip ke Luar Negeri, napak tilas sejarah para Nabi.. atau Anda ingin membeli barang yang Anda impikan misalnya, rumah cash tanpa riba, mobil baru cash, bisnis baru dengan beberapa cabang.. Pernahkah Anda berharap demikian? Saya pernah bermimpi semisal itu. Dan memang benar kata pakar bisnis, bahwa apa yang menjadi impian kita di masa depan.. itu akan menjadi penggerak atau bahan bakar agar kita selalu bertumbuh.

Saat kita memiliki impian dan impian itu sudah mengakar ke dalam jiwa raga kita, maka insyaallah tubuh Anda pun akan mengantarkan Anda untuk mencapai apa yang Anda impikan. Tidak percaya? Silahkan perhatikan orang-orang besar yang memiliki impian. Pasti dia akan bertindak menjadi layaknya pejuang yang selalu bersemangat untuk menggapai impiannya.

Begitu pula dengan strongwhy, atau the big why. Suatu alasan terbesar yang perlu Anda miliki sebelum Anda menjalankan bisnis. Jangan sampai, Anda gabung reseller.. hanya karena diajak teman dan perasaan tidak enak untuk menolak ajakannya. Atau Anda memilih gabung reseller hanya untuk ikut-ikutan trend saja. Saya harap tidak demikian yaah.. karena setiap pilihan hidup Anda adalah amanah yang perlu dilaksanakan dengan sepenuh jiwa.

Anda pasti pernah mendengar bukan, pepatah ini “Apa yang dilakukan dari hati, akan sampai ke hati?” Pepatah itu sangat dalam maknanya. Karena apa yang Anda lakukan selalu berimbas kepada kualitas hidup Anda.

---------

Saya mengajak Anda untuk yoookk.. kita bareng-bareng ikuti ketiga pola sukses orang-orang dalam profesinya sebagai reseller. Jadi reseller tidak hina, jadi reseller ini mulia. Dengan aktifitas menjual ini, kita sudah menjalankan salah satu sunnah Rosul.

Silahkan Anda baca ulang lagi tulisan saya di atas, dan langsung actionkan. Jangan siakan kesempatan ini. Allah telah memilih Anda untuk membaca ini, artinya Allah meminta Anda untuk mengambil tanggung jawab atas apa yang telah Anda baca. Saatnya action dan action. Tidak ada sesuatu yang berat setelah kita mencobanya.

Suatu hal hanya terlihat berat, oleh karena kita belum terjun mencoba dan akhirnya menikmatinya. Selamat berproses menjadi reseller dengan omzet ratusan juta. Saya yakin, jika Anda telah melakukan ketiga pola di atas, Anda pun tidak lama lagi akan memetik hasil dari apa yang telah Anda upayakan.

 

THE POWER OF PENOLAKAN

 

“Belum laku, tapi udah ditolak duluan. Kapok!”

 

“Ogah ah jualan lagi, kemaren aja ditolak.”

 

“Susah banget sih jualan produk Tigaraksa ini, selalu aja ditolak.”

 

“Ditolak lagiii, di PHP lagiiii, sebel.”

 

“Udah, cukup.. cukupp.. aku nggak mau ditolak lagii.”

 

Pernah mendengar reseller mengeluh seperti itu? Atau jangan-jangan malah Anda sendiri yang mengalaminya? Hiks. Penolakan demi penolakan yang Anda alami sebagai reseller, ternyata bikin mood down dan akhirnya males buat bergerak. Betul begitu?

 

Jika Anda sedang di fase tersebut, sadarilah..

Bahwa di dunia ini tidak ada yang namanya sekali jualan langsung laris. Pastiii... ada yang namanya ditolak dulu, enggak laku dulu, enggak dilirik dulu.. daaaan berbagai jenis hal menyakitkan lainnya.

 

Jika Anda sedang merasakan itu, alangkah baiknya Anda bersyukur. Lho, qo bersyukur? Iya dooong, karena Anda tahu engggak bahwa ternyata saat Anda ditolak, Anda sedang berada di jalur yang benar.

 

SAATNYA ACTION

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 503
- Sarkat Jadi Buku
- PR

 

Wait, wait..

Maksudnya gimana nih jalur yang benar?

 

Pertanyaan saya, apakah selama ini Anda merasa bahwa sukses dan gagal itu berada di dua jalur yang berbeda? Jika jawaban Anda YA, Anda pasti menyangka bahwa ‘sukses dan gagal itu memanglah dua jalur yang berseberangan’.

 

Jika Anda masih bermindset demikian, segera hapus mindset itu dari pikiran Anda. Ya, Anda tidak salah baca. Saya ulangi, hapus mindset seperti itu. Karena perlu Anda ketahui bahwa sukses dan gagal itu ada di JALUR YANG SAMA. Untuk menggapai sukses, maka seseorang harus melewati gagal, gagal, gagal dan gagal. Lho qo gagal terus, suksesnya kapan? Suksesnya nanti, SETELAH JATAH GAGAL ANDA HABIS. Habiskan jatah gagalnya, untuk segera mencapai titik kesuksesan Anda.

 

Sekarang, coba cek kondisi Anda.

 

Apakah Anda sekarang di posisi yang “mutung” karena baru satu kali ditolak? Apakah Anda malas untuk bangkit bergerak lagi karena habis di PHP calon konsumen? Apakah sekarang Anda malu posting-posting jualan karena gak ada yang nge-like status jualan Anda?

 

Jika itu yang Anda rasakan. Segera bangkit sekarang juga. Tutup artikel ini, segera ambil HP Anda dan posting jualan Anda sekarang juga. Anda sekarang bukan lagi pecundang yang takut ditolak calon konsumen, melainkan Anda sekarang adalah orang yang mencari-cari penolakan. Setiap ada penolakan terjadi, disitu ada Anda yang kuat melewati fase gagal Anda.

 

Bangkit dan berjuanglah. Perjuangan Anda masih panjang. Jangan mundur walau selangkah, apalagi jika alasannya hanya karena ditolak.

 

Pernahkah Anda mendengar nasehat bijak, “JUALAN ADALAH AKTIFITAS MEMBANTU ORANG LAIN YANG DIBAYAR.”

 

Wah.. siapa yang enggak mau dapet uang, alias dibayar? Jika Anda seorang seller, saya yakin pasti Anda senang kalo mendapatkan omzet atau profit yang banyak. Betul kan? Enggak munafik dong, kalo kita pingin untung. Kan kita jualan. Kalo enggak mau cari untung yaudah enggak usah jualan. Sedekah aja yang banyak. Bener?

 

Jualan adalah aktifitas membantu orang yang dibayar. Wah seru banget yaa.. sudah berbuat baik, eh dibayar lagi udahnya. Itu namanya rezeki nomplok. Asalkan diimbangi dengan niat yang benar, tentu pekerjaan menjual bukanlah hal yang sulit dilakukan.

 

Anda perlu menjadwal, berapa kali dalam sehari Anda perlu posting status alias jualan di media sosial Anda. Perlu dipahami, ada banyak media yang bisa kita manfaatkan untuk jualan. Katakanlah ‘Whatsapp, Instagram, Facebook, Shopee, Tokopedia’. Jika Anda gempur dari segala lini, saya yakin sekali bahwa anda pasti akan sukses menjual. Yang penting kuncinya satu, SABAAAR. Bertahan lebih lama lagi.. jika Anda merasa jualan belum laris, kuncinya sabaarrr.. perbaiki lagi caranya, ikutin lagi polanya orang-orang yang sudah sukses duluan, dan move up lagi.

 

Udah ah, jangan kelamaan yaa sedihnya, jangan kelamaan nangis di pojokan. Karena Anda hanya akan kehabisan waktu aja. Malah bisa-bisa Anda makin nangis, saat orang lain yang sekarang sama-sama ditolak ternyata di masa depan sudah mentereng asetnya karena dia sudah berhasil melewati beribu penolakan sebelumnya. Lah Anda, baru sekali aja ditolak udah ‘mutung’ dan menyalahkan banyak pihak. Duh !

 

Yuk, bangkit bergeraaaakkk. Kerahkan semua potensi Anda. Anda tuh bisa omzetnya lebih besar dari teman-teman seperjuangan Anda. Percayalah sama kemampuan diri Anda. Yakin bahwa Anda bisa. Jangan lupa pelajari polanya. Dan segera action sekarang juga.

SAATNYA ACTION

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 549
- Sarkat Jadi Buku

 

LINGKUNGAN MEMPENGARUHI KESUKSESAN KITA

“Gimana bisa move up, yang ditonton filem sedih teroooos.”

“Gimana bisa semangat, lha wong kerjaannya rumpi teroooos.”

“Gimana bisa pinter jualan, lha wong sukanya nyinyir teroooos.”

Dan, gimana gimana yang lain.. silahkan Anda isi sendiri.

Pernahkah Anda mendengar? Cerita tentang pemuda yang sudah membunuh 99 orang yang ingin bertaubat. Saat ia bertanya kepada seorang yang sholeh maka orang sholeh ini menganjurkan ia untuk berhijrah ke sebuah desa yang baru. Lingkungan baru yang lebih baik dan positif.

Begitulah kala kita ingin sukses, untuk menjadi pribadi lebih baik kita perlu lingkungan. Cari dan ciptakan lingkungan positif. Silahkan cek akun Facebook Anda, jika Anda masih berteman dengan teman yang nyinyir silahkan di unfriend. Jika Anda masih berteman dengan orang yang sukanya ngeluh, silahkan erase dan ganti dengan teman baru yang lebih optimis. Cek teman-teman Whatsapp Anda, apakah masih ada yang suka spam status nyinyir? Apakah masih ada  yang suka marah-marah di Whatsapp? Kalau masih ada, silahkan ganti saja dengan teman yang baru.

Anda boleh berteman dengan banyak orang, siapapun orangnya Anda tidak boleh pilah-pilih dalam berteman, di sanalah tempat Anda bersosialisasi. Namun Anda perlu selektif memilih teman bergaul. Lho kok beda, katanya harus berteman dengan banyak orang? Iya betul, Anda harus punya banyak relasi. Namun, teman bergaul tempat Anda berdiskusi dan banyak bertukar pikiran dengan mereka haruslah selektif dipilih. Anda perlu mencari orang-orang yang positif dan mampu membawa Anda kepada kebaikan, itulah yang Anda jadikan teman bergaul.

Unfollow semua orang yang negatif, ciptakan lingkungan baru yang lebih positif. Ibarat algoritma instagram, lingkungan kita itu seperti algoritma. Ketika kita sering menonton video atau melihat postingan IG tentang artis, maka yang keluar adalah berita tentang artis-artis. Beda halnya jika kita sering membuka postingan ustadz, maka yang keluar adalah berita tentang ustadz dan keislaman. Sama saja saat kita memilih pergaulan, pergaulan itu akan menarik kita kepada kolam yang sama. Jika biasanya bicara tentang bisnis dan kebermanfaatan, maka selanjutnya kita akan senantiasa dikelilingi oleh orang-orang positif yang peduli kepada kebaikan orang banyak.

Sterilkan dulu lingkungan kita. Agar semakin nyaman dan indah saat kita berada di lingkungan yang baik. Pepatah Inggris mengatakan : Penghasilan kita adalah rata-rata dari tujuh teman kita. Coba deh sekarang list siapa saja tujuh teman Anda. Satu, dua, tiga sampai tujuh siapa saja orangnya. Setelah itu, list juga penghasilan mereka. Maka total semua penghasilan ke-tujuh orang itu lalu dibagi tujuh, maka itulah penghasilan kita.

Kalau kita pingin berpenghasilan 10 milyar per bulan, maka pilihlah teman yang berpenghasilan 10 milyar per bulan. Karena kalau tujuh teman kita penghasilannya 10 milyar, enggak mungkin kita gak sama penghasilannya dengan mereka. Kalau ke-tujuh teman kita punya mobil BMW, bisa dipastikan kita juga akan punya mobil BMW. Right?

Bergaul dengan tukang besi maka akan kecipratan bau besi. Beda kalau kita bergaul dengan tukang minyak wangi, maka akan kecipratan wanginya. Tinggal pilih mau yang mana? Jadilah orang positif, bergaullah dengan orang yang positif, lingkungan sukses maka kita akan sukses.

Dan RKTIM merupakan tempat yang tepat untuk pertumbuhan Anda. Yuk, rapatkan barisan. Perbanyak silaturahim lagi di grup kita. Anggap grup adalah rumah sendiri. Tidak perlu menunggu grup ramai, barulah kita muncul. Tapi buatlah ramai, agar kita makin dikenal dan kita akan menjadi penyemangat agar orang lain muncul juga di grup. Grup adalah tanggung jawab kita bersama  untuk membuatnya nyaman agar orang-orang didalamnya pun merasa semakin betah.

FROM A-Z EPC STORY

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 541
- Sarkat Jadi Buku

 

Ini kisah dimulai agak jauh ya. Yaitu di bulan Februari 2017. Itu kali kedua saya gabung di RKTIM. Sebelumnya, sudah pernah join, tapi kala itu karena masih sibuk di sekolah dan gak tau pasarnya siapa, jadi minta izin left dulu dari grup RKTIM.


Setelah itu, karena saya sudah ikut suami mutasi ke Baturaja OKU Sumsel, dan gak ada banyak kegiatan kecuali dirumah dan jualan kecil-kecilan (pakaian dll). Saat itu kandungan saya semakin membesar, dan saya mulai terpikir buat investasi buku (lagi) sebelumnya saya pernah invest buku Muhammad Teladanku dari Sygma dan kembali tertarik untuk invest lagi buku bayi. Saat itu jatuh hati pada buku Halo Balita, saya cari-cari buku HB dan akhirnya beli dari seorang seller yang di kemudian hari menjadi perekrut saya di Mandira Dian Semesta (MDS). Saya mulai masuk grup Facebook MDS dan mulai aktif sebagai Book Advisor. Setelahnya, karena saya dilihat sering iklan produk akhirnya diajak join juga ke Sygma dan Tigaraksa oleh orang-orang yang berbeda. Jadi, waktunya hampir berbarengan untuk saya join ketiga perusahaan itu.

 

Seiring berjalannya waktu, saya mulai rajin ngiklan. Dan masuk di ketiga grup reseller perusahaan tsb. Tapi, saya punya feel tersendiri di RKTIM. Karena bukan melulu jualan yang dibahas, tapi banyak ilmu lain yang dibahas terutama parenting, design dan bisnis yang semuanya adalah passion saya. Penjualan saya pun banyak didominasi produk dari Tira. Pasar lebih menyukai mainan anak dan masih sedikit yang teredukasi dengan buku-buku edukasi. Ohya, selain ketiga perusahaan itu saya juga join di reseller buku ecer. Saya bergabung dengan agen dari Magelang. Saat berjualan produk edukasi, pantang bagi saya bilang ‘gak ada’ ketika ada yang tanya produk. Misal : mbak ada buku bantal gak? Saya langsung jawab : ada. Walau saya gak jual buku bantal, tapi saya cari dari agennya lewat shopee. Dulu kan orang-orang belum booming banget sama belanja online ya. Dan penjualan saya di buku ecer juga lumayan melesat, seperti busy book dari flanel yang tinggi sekali peminatnya saat itu. Pernah saya dapet buyer busy book yang sekali beli sampe 1jt. Dan itu amazing buat saya. Kesalahan terbesar saya yang sangat saya sesali adalah, database pembeli kurang saya catat dengan rapih. Sehingga ketika hape rusak, hilang juga chat dan nomer pembeli. Sehingga saya lost contact juga dengan mereka. Sebaiknya memang kala itu, saya catat nomer dan medsosnya di buku atau di excel. Saya memang sempat catat di buku, tapi karena catetnya asal asal, jadi gak tau lagi di mana bukunya. Singkatnya : pencatatan saya kurang baik. Dan itu perlu dibenahi.

 

Di Rktim saya di rekrut oleh Ambu Dina (sekarang EPD). Beliau adalah teman dekat saya di kampus. Kami sekelas dan sering pergi kemana-mana bareng. Komunikasi terus berlanjut, hingga beliau menjadi kran rezeki saya di RKTIM. Februari 2017 saya di RKTIM under reseller Ambu Dina (saat itu beliau masih reseller). Kami masih satu grup under EPC Ririn (founder RKTIM). Gak lama dari itu, kalo gak salah di Oktober 2017 kami pindah ke grup baru yaitu RKTIM EPC Ambu. Di sana, ada beragam challenge untuk reseller. Saya yang juga reseller awwalun nya ambu Dina sempat dapat beberapa challenge diantaranya :
1. Perekrut terbanyak Oktober
2. Omzet tertinggi Oktober
3. Top Five omzet di bulan November&Desember
4. Tembus challenge Closingan dan Omzet > 10 jt Desember

FROM A- Z EPC STORY

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 519
- Sarkat Jadi Buku

RUMAH SERASA GUDANG DAN TRANSFER ORANG TUA

Pada awal menikah dan sampai sekarang pun saya masih menempati rumah sewa alias ngontrak. Tidak ingin terikat hutang ataupun bermain riba, saya bersama suami cari aman dengan menjadi ‘kontraktor’. Kami sama sekali tidak merasakan tidak pede ataupun terhina karena masih tinggal di rumah sewa. Malah bersyukur karena dengan pola hidup sederhana yang kami pilih, kami terbebas dari beban hutang dan deg-degan karena dikejar-kejar debt collector.

Tinggal di rumah kontrakan dan menjadikannya sebagai kantor dalam bisnis yang saya rintis membuat rumah seakan penuh dan menjadi layaknya gudang. Rumah yang kami huni memang tidaklah besar, hanya dua kamar, ruang tamu, ruang makan dan sisanya dapur. Kamar dibagian tengah saya jadikan gudang karena keterbutuhan ruang untuk menyimpan barang (stock). Ruangan depan juga saya jadikan tempat untuk menumpuk barang dan ruang kerja admin. Bersyukur saya mendapatkan admin yang menerima kondisi saya, dan mau bekerja walau ruangannya sederhana.

Saya yakin walaupun saya bekerja dari rumah, saya bisa menghasilkan dan bisa bermanfaat minimal untuk keluarga kecil saya. Alhamdulillah terbukti sekali, dari awal saya berbisnis, saya bisa mengirimkan uang secara rutin kepada ibu di Lampung. Ketika memberikan uang walaupun jumlahnya tidak seberapa, ada kebahagiaan tersendiri dari dalam diri saya. Kebahagiaan yang sama saya rasakan ketika bisa membantu memperbaiki dapur ibu yang sering bocor. Alhamdulillah, saya merasakan keberkahan yang Allah beri saat berbisnis dari rumah ini.

Meskipun rumah seperti gudang, saya harus merelakan karena dengan begitu artinya bisnis saya sedang berjalan. Berantakan sedikit tidak mengapa, yang penting orderan lancar dan omzet semakin naik. Bersyukur, suami saya tipe yang cuek dengan kerapihan rumah. Sehingga saya tidak makan hati ataupun terbebani dengan kondisi rumah yang seperti gudang. Namun, tetap saja dibagian yang penting selain tempat penyimpanan barang, tentunya harus rapi dan bersih. Bagaimanapun tugas seorang ibu rumah tangga tetap dikerjakan setiap harinya, karena itulah yang menjadi tugas utama dan mulia bagi para istri.

Saya memiliki beberapa admin online untuk menopang bisnis ini. Namun kadang kala saya juga perlu bongkar pasang admin. Banyak hal yang mendasarinya, contoh saja seperti admin yang diterima bekerja di tempat lain, dan banyak contoh lainnya. Bagi saya, memiliki tim admin memang diperlukan tetapi yang paling utama sebelum merekrut admin adalah bersiap mentransfer pekerjaan dan ilmu yang kita miliki kepada admin. Harapan kita, admin bisa menjadi duplikasi kita saat bekerja. Sehingga setiap printilan pekerjaan bisa diselesaikan dengan baik.

Walaupun memiliki admin, bukan berarti saya menjadi lepas tangan dalam meng-handle bisnis. Tentu pembinaan dan mengajari reseller dan tim menjadi tugas utama saya. Reseller dan tim internal perlu dibina agar mengerti dan semakin pandai dalam bisnis yang sedang digeluti.

Ohya, kembali kepada cerita transferan kepada orang tua, saya merasakan banyak kebarokahan dalam bisnis karena doa orang tua. Mereka selalu men-support saya dalam bisnis. Mereka mendoakan dan terus memotivasi saya. Mereka membantu apa yang mereka bisa. Walau jauh, mereka tak henti mengirimkan doa untuk keberhasilan saya di bisnis. Saya bersyukur ada di dalam kondisi ini. Saya ber-azzam  untuk menjadi lebih baik dan menggapai impian yang lebih besar lagi. Tujuan utama adalah untuk kebahagiaan orang-orang di sekitar saya. Terutama keluarga kecil yang selalu mendukung saya.

 

FROM A-Z EPC STORY

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 519
- Sarkat Jadi Buku

 

SUKA DUKA BISNIS ONLINE DI RUMAH

Dalam menjalani bisnis online  dari rumah tentunya tidak terlepas dari cerita suka dan duka. Jika Anda mungkin sering melihat kegembiraan dan keceriaan dari pebisnis online bisa umroh, jalan-jalan ke luar negeri, bikin rumah, beli mobil dan setumpuk kebahagiaan yang lain, sadarlah. Sadarlah bahwa yang Anda lihat itu hanya gunung es dibagian atas yang terlihat saja. Sedangkan perjuangan, rasa sakit, penolakan, complain-an, semua itu adalah bagian gunung es yang tak terlihat yang ukurannya jauh lebih besar dari gunung es yang terlihat.

Saya pernah mengundang seorang leader untuk sharing di grup saya. Ia mengakui bahwa sewaktu menargetkan omzet 250 juta per bulan, itu seperti wow, apakah bisa? Namun setelah ia berhasil menggapai target itu, apa respon pertama kali yang keluar dari mulutnya selain rasa syukur? Ia berkata, “Oh, jadi gini ya rasanya dapet omzet 250 juta per bulan?” Tok. Rasanya tidak lebih dari sekedar ‘biasa aja’. Di luar itu sebenarnya rasa yang jauh lebih powerfull yaitu ketika perjuangan menuju omzet 250 juta tersebut. Poinnya adalah pencapaian itu akan lebih berkesan ketika dilalui dengan perjuangan penuh yang dilakukan dengan tangan kita sendiri.

Saya pun merasakan hal yang sama. Contohnya saja ketika saya mendapatkan beberapa complain  terkait pengiriman barang. Baik karena lamanya pengiriman ataupun karena salah kirim orderan. Sebagai bisnis dropshipper tentunya saya tidak bisa berbuat banyak demi kenyamanan pengiriman. Salah satu ikhitar yang bisa saya lakukan hanyalah melakukan order awal waktu dan selalu mengontrol pengiriman barang dari distributor utama kepada para konsumen saya. Caranya adalah dengan mengecek pengirimannya sudah dilakukan atau belum, memberikan nomer resi kepada konsumen, mengontrol barang sudah sampai dimana, dan juga melakukan after sales service kepada para konsumen. Itu adalah ikhtiar yang coba saya bersama tim lakukan demi kenyamanan dalam hal pengiriman barang kepada konsumen.

Suka duka bisnis online di rumah pasti kerap dirasakan oleh sebagian besar pebisnis online. Namun jangan sampai masalah itu malah membuat diri kita mundur. Jadikan masalah itu sebagai koreksi diri agar menjadi pebisnis yang lebih profesional lagi. Saya pun mencoba untuk lebih mindfull ketika berbisnis dari rumah. Sebisa mungkin saya mematuhi jam-jam kerja yang telah saya buat. Tidak mencampurkan masalah pribadi dengan bisnis ataupun sebaliknya. Saya berharap dengan begitu saya bisa seimbang menjalankan amanah baik sebagai ibu, istri, ataupun leader dalam bisnis saya.

Contohnya ketika membersamai putri saya tercinta. Saya pribadi memiliki jadwal khusus untuk membacakannya buku. Saya tidak mau bisnis  yang saya lakukan malah melalaikan saya dari tugas utama sebagai ibu. Saya juga tidak mau melewatkan masa emas pertumbuhan anak saya. Saya rutin membacakan buku kepada anak saya sejak dalam kandungan. Apa manfaat membacakan buku ini? Saya merasakan hal yang amazing terjadi kepada anak saya. Misalnya ketika usianya dua belas bulan, ia sudah bisa menyebutkan banyak kosakata walaupun dengan pengucapan yang belum pas. Di usia enam belas bulan ia sudah mampu mengambil buku yang saya sebutkan. Ketika saya menyebutkan judul bukunya, ia akan menunjuk buku yang saya maksud. Di usia dua tahun ketika ia sudah mulai lancar berbicara, ia sudah mampu menyuarakan tulisan. Saya sebut ‘menyuarakan’ karena memang benar-benar mengulang apa yang didengarnya. Bukan karena ia sudah pandai membaca, melainkan karena ia hafal apa isi buku tersebut. Saya merasa ini salah satu kebahagiaan saya karena berbisnis dari rumah, tidak perlu meninggalkan anak saya yang masih kecil.

Itulah suka duka yang bisa saya ceritakan, masih banyak sebenarnya. Namun akan sangat panjang bila diketik. Bolehlah kapan-kapan kita ngeteh bareng sambil bercerita lebih lanjut tentang kisah saya. Ditunggu undangan kopdarnya. Hehe.

FROM A - Z EPC STORY

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 592
- Sarkat Jadi Buku

 

Di bulan Januari-Mei, penjualan saya gak seberapa tinggi. Biasa biasa aja. Bahkan gak closingpun pernah. Tapi saya tetap ada di grup dan sudah nyaman di grup. Saat itu saya tetap ngiklan dan terus belajar. Saya juga ingin seperti teman-teman yang lain yang penjualanya tinggi dan selalu tembus omzet 10 jt per bulan. Saya juga pingin. Rekrutan saya saat itu terhitung banyak. Sehingga di bulan April 2018, saya terpilih bersama 5 orang reseller lain untuk naik kelas. Saat itu butuh banyak penyesuaian dan effort tinggi dalam meniti jalan Naik Kelas. Dan di bulan Juni akhir, kami bersama mengikuti Online Digital Training selama 2 hari. Di grup ini ada ...  reseller awwalun saya dan tau perjuangan detik-detik ODT untuk berubah status menjadi EPC. Alhamdulillah, saya pun lulus ODT dan resmi menjadi EPC.

                                                                                                                     

Pindah ke grup sendiri, cukup sedih yaa.. perpisahan dengan grup lama tempat kita belajar dan ukhuwahnya sudah terasa di sana. Akhirnya, bersama kurang lebih 20an reseller.. saya memulai grup RKTIM by Ummu Maryam.

 

Bukan hal mudah bagi saya untuk memulai sebuah grup. Saat itu pun saya sedang memiliki Balita yang pasti butuh banyak perhatian dan menyita waktu istirahat yang lebih. Membangun tim itu ibarat juga seperti merawat bayi. Butuh perhatian, butuh sentuhan sayang, butuh keceriaan, tentunya butuh waktu lebih dari kita. Dengan 20 reseller yang terhitung sedikit sekali untuk ukuran sebuah grup, bismillah saya mulai. Dengan beragam challenge dan sedikit ide kreatif saya create untuk grup RKUM.
Tantangan terbesar saat itu adalah menambah kuantitas reseller. Karena sebagian besar reseller belum tau pentingnya merekrut dan untuk apa merekrut. Sehingga cukup lama grup RKTIM by Ummu Maryam, hampir tidak pernah full hingga 257 peserta. Kala itu masih banyak reseller yang silent reader, dan saya gak pernah mau cari-cari tau siapa yang udah baca tapi gak respon. Saya cuek aja tetep sharing, tetep berupaya meramaikan dan menghidupkan grup. Saya terus dan terus berupaya. Permainan belum selesai, Never Give Up.

 

Unit RKUM ketika itu termasuk perolehan yang keempat di RKTIM under EPC Ambu. Perolehan unitnya gak bisa di bilang wow, tapi alhamdulillah selalu lebih dari 100 unit. Di awal menjadi EPC, ada namanya program EFA. Jadi ada challenge-challenge nya. Alhamdulillah saat itu saya berhasil mendapatkan hadiah Hafiz Junior. Itu termasuk hadiah yang terkecil nilainya. Alhamdulillah, di syukuri apapun pemberiannya.

 

Tantangan menjadi EPC ternyata juga berasal orang terkasih. Suami saya kala itu belum 100% mendukung. Mungkin dilihatnya, ngapain sih selalu pegang hape?. Dia merasa cemburu tapi gak mau menegur. Intinya masalah komunikasi yang belum klop saat itu. Hingga pernah saya lock arisan sambil nangis. Sambil sembunyiin air mata dari anak dan suami. Saat itu Maryam masih baru bisa jalan. Setiap tahun, Tigaraksa mengadakan Annual Conference atau sering di sebut Grand Night / malam penganugerahan. Dan juga setelah AC biasanya ada Family Trip. 2019 Family tripnya ke Bali. Saat itu oleh EPD Ririn saya diminta untuk penuhi syarat unit. Padahal saat itu unit saya sangat jauh untuk bisa dapet satu tiket Family Trip. Saya sedih banget waktu itu. Suami gak mendukung.. suami bilang “Ya kalo begitu, bilang sama NdaRirin biar bisa bantu”. Suami mungkin kasian lihat saya saat itu udah kusut, sehingga beliau bilang “udah lepasin aja (gak usah ikut trip)”.  Satu sisi EPD minta banget biar bisa lolos FamTrip. NdaRirin bilang “Trust Me, pasti bisa”. Dari kalimat yang meluncur itu, saya bulatkan tekad. Bismillah yaa Allah, kalau memang ini terbaik, ridhoilah dan kuatkanlah. Saya lalu minta izin suami. Saya pinjem uang tabungan buat nutupin unit biar bisa berangkat Famtrip. Alhamdulillah suami setuju, saat itu saya pinjem uang 30jt.

 

FROM A-Z EPC STORY

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 570
- Sarkat Jadi Buku

Tiga puluh juta itu bukan uang yang sedikit dan saya gak mau gegabah mengorbankan uang tabungan demi bisnis. Tapi saya punya keyakinan bahwa saya bisa balikin lagi uang itu paling lama dua atau tiga bulan. Saya bilang ke suami “insyaAllah cepet qo ini kembalinya Bi”. Saat suami sudah percaya maka saya gak mau sia-siakan kepercayaan itu. Benar saja, bukan tiga bulan tapi dalam sebulan kemudian uang itu sudah bisa saya kembalikan lagi ke tabungan. Allahu Akbar.

Family Trip kali itu saya ajak juga anak dan suami. Karena Maryam gak mungkin di tinggal dan suami juga setuju untuk ikut. Kami membeli tiket tambahan ke Tigaraksa dan terbanglah kami ke Bali bersama rombongan EPC yang berangkat dari Lampung. Kala itu saya hanya mendapatkan tiket family trip saja, benar-benar hanya tiket family trip tanpa tiket masuk grand night. Padahal grand night adalah acara inti dan sangat sayang jika dilewatkan. Ambu - Aba sebagai leader mengajak saya masuk ke grand night, ambu bilang “nanti ikut dibelakang kami”. Saya masuk ngintilin Aba-Ambu, dan disitu degdegan bangettt.. Aba Ambu sudah diarahkan panitia untuk duduk di kursi mereka. Sedangkan saya? Saya gak punya kursi. Saya gak punya nomer duduk, di situ saya merinding banget. Khawatir ketauan panita dan di suruh keluar ruangan. Pas saya lihat di meja bundar yang dikelilingi beberapa kursi itu, ada kursi yang kosong. Barangkali pemiliknya belum datang. Saya izin pada mbak yang di sebelah kursi itu untuk duduk disitu. Saya duduk sambil berdoa pada Allah agar pemilik kursi itu beneran gak hadir. Wkwkwk. Degdegan banget. Aba miscall, mungkin khawatir saya gak dapet tempat duduk. Saya chat, “sudah duduk di dalam Ba”.

 

Kemeriahan dan kemegahan grand night itu benar-benar suatu energi luar biasa. Campur aduk antara haru dan bahagia. Apalagi ketika melihat Ambu Dina dan NdaRin bolak balik dipanggil ke panggung, untuk menerima berbagai piala anugrah. Saya sebagai tamu selundupan di situ, hampir menangis karena harunya. Dan saya berdoa semua saya juga bisa sama seperti mereka yang naik panggung. Ketika di akhir acara biasanya semua yang mendapatkan bonus loyalty tahunan dari Tigaraksa, naik ke panggung untuk menerima simbolis bonus dan foto bersama. Hanya ada beberapa EPC yang tidak naik panggung, dan salah satunya pastilah saya. Jangankan naik panggung, dapet nomer kursinya aja nggak. Hehehe.

Esoknya kami trip di Bali. Ohya, pelayanan Tira untuk family trip memang patut diacungi jempol yaa. Tira selalu berupaya memberikan terbaik untuk para EPC dan keluarga. Kami menginap di hotel yang termasuk luxury, yaitu Hotel Anvaya Bali. Dan untuk Trip, ke beberapa tempat seperti Uluwatu, Bali Safari, GWK, dan diajak ke pusat oleh-oleh di Bali. Berawal dari Trip ini, saya merasakan aura 1000% dukungan suami. Entah apa yang membuatnya semakin mendukung saya di RKTIM, mungkin karena udah jalan-jalan bareng Tira jadi merasakan juga aura bahagianya. Hehehe.

 

Itu trip pertama saya yang diperoleh gratis dari Tira, setelahnya Trip juga ke Singapore dan Malaysia. Dan amazingnya saya mendapat empat tiket dan bisa mengajak anak, suami juga adik untuk trip bersama. Untuk Family Trip 2019 seharusnya ke Bangkok, tapi karena ada pandemi.. sehingga trip dibatalkan dan digantikan dengan sejumlah uang. Di tahun 2019 juga, saya mendapatkan satu tiket gratis Umroh dari Tira. Dan menambah dua tiket untuk suami serta anak untuk Umroh bareng. Ohya, di RKTIM sendiri sering ada trip ya. 2019 juga saya mendapat tiket gratis untuk ikut Etos (Publik Speaking Training) yang harga normalnya sekitar 3jt-an dan ini dikasih free dari RKTIM. Yang setelahnya, RKTIM trip bareng di beberapa tempat wisata Lembang-Bandung.

FROM A-Z EPC STORY

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 561
- Sarkat Jadi Buku

 

Ada suatu keajaiban dan saya berdoa ini adalah kebarokahan ya. Kami menambah tiket umroh untuk suami dan anak dari uang tabungan, saya paham itu uang tabungan keluarga yang dikumpulkan sedikit demi sedikit. Bismillah semoga Allah Ridho uang ini dipakai untuk Ibadah. Bener-bener waktu itu uang tabungan kosong jadinya.. Kami berangkat umroh bulan Januari 2020, dan maasyaaALlah di Februari 2020 kami bisa daftar Haji berdua. Allahu Akbar.. Allah akan mengganti berlipat-lipat uang yang dibelanjakan dijalan-Nya.

 

Salah satu impian saya adalah memiliki mini libarary sendiri untuk anak di rumah. Maniac buku saya tularkan ke anak. Saya pingin anak saya gak kekurangan bacaan di rumah. Karena inget dulu saat kecil, saya gak punya buku sehingga sering pinjem buku perpus sekolah. Saya pingin sediakan libary sendiri di rumah. Dan atas izin Allah, kini impian itu sudah tercoret. Dan percaya gak percaya, gak pernah sepeserpun minta uang suami untuk beli buku-buku ini. Ini murni dari komisi. Dan bahkan beberapa saya hadirkan saat masih reseller. Pernah saya dan suami iseng hitung berapa nominal buku ini, dan gak menyangka bisa tembus nominal 55jt. Nikmat manakah yang kau dustakan?

 

Saya pernah ditanya oleh seorang reseller. Isi pertanyaannya kurang lebih tentang apakah keuntungan saya sebagai EPC? Karena komisi penjualan sudah diberikan ke reseller. Saya menjawab, “sudah ada dari Tira”. EPC juga seperti karyawan di Tigaraksa. Setiap bulan mendapatkan SL atau insentif penjualan. Belum lagi hadiah hadiah top spender yang disediakan. Beberapa hadiah yang pernah saya dapatkan dari top spender:

-Mainan Lego (kalo gak salah 3 kali dapet mainan lego) dan kalau diuangkan itu sampe 3-4 jt.

-Magicom (pas banget magicom di rumah lagi rusak)

-Handphone dan voucher belanja (saya belikan sepatu dan celana-celana untuk suami, 2 boneka beruang besar – 2 boneka mickey/mini mouse untuk anak)

-Logam Mulia (saya gak pernah simpen rinciannya, kalo gak salah sampe hampir 4 atau 5 gram totalnya).

-Laptop yang saya pake sekarang merk Lenovo ideapad.

-Uang senilai LM 5 gr dan saya belikan kamera canon DSLR.

-Paket lengkap Almaira

-Klik lock set

-Double pan

-Smart lamp

-Hafiz show

-Jam ka’bah

-Food Processor

-Smart Cooker

-Blue Shappire Swiden

-Super Hafiz

-Uang tunai

Itu yang saya inget..

Dan dari uang SL alhamdulillah bisa kasih ortu setiap bulannya, bisa juga berinfaq lebih dari sebelumnya. Alhamdulillah.

 

Wah enak dong jadi EPC, reseller yang susah-susah dia yang dapet enaknya !
Stop berfikir demikian. Memetik kalimat NdaRin, “Jangan pernah menggantungkan impian kepada orang lain. Anda punya impian apa? Yuk sama-sama kita wujudkan”. Saya juga memulai dari 0 sebagai reseller. Gak punya produknya, nekat jualan. Sepiiiiii gak ada yang lirik, sampe berbulan bulan.. barulah bisa closing hafizdoll. Naik turun pencapaian, tapi  tetap berusaha untuk bisa eksis jualan. Sebagi EPC tidur kurang, hadapi komplenan, return, kendala pengiriman, orderan, adaptasi kebijakan Tira, packing, pernah hutang uang puluhan juta, sampai konsumen arisan beberapa yang hilang padahal produk udah dikirim sedangkan pembayaran belum selesai total jutaan. Semua itu saya anggap resiko bisnis yang perlu dihadapi dan dicari solusi agar tidak terulang kembali.

 

So, gak salah kalau berfikir ENAK YA JADI EPC.
iya memang enak, maka ayoook.. jangan kelamaan jadi reseller. Move up, Naik Kelas. Saya sangat welcome untuk temen-temen yang mau naik kelas. Saya bukakan pintu selebar-lebarnya. Tahun 2019 sudah 2 reseller RKUM yang jadi EPC, tahun 2020 sudah 3 reseller, dan masih ada 2 yang sedang program naik kelas. So, kapan giliran Anda? Pastikan segera ya.

 

FROM A-Z EPC STORY

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 526
- Sarkat Jadi Buku

 

Saya buka tentang gaji yang diperoleh EPC.
Untuk EPC Qualified (3 bulan 300 unit) maka basic insentif nya adalah 16%, jika dibulan tersebut ia mampu mengumpulkan 100-249 unit maka SL nya sebesar 1% dari total cv penjualan. Jika lebih dari 250 unit SL yang diperolah adalah 3% dari cv penjualan dan jangan lupa dikurangi pajak 3%. Sehingga jika EPC di bulan tersebut memperoleh 250 unit, SL atau gaji yang diperoleh sekitar 1,8jt. Jangan tanya kalo unitnya luber sampe 2000 unit ya. Itu bisa sampe 15jt gajinya perbulan. Nah, ini bisa jadi penghasilan tambahan disamping profesi utama temen-temen.

 

Alhamdulillah, selesai EPC Story nya.

Ketika kita sudah meluaskan niat dan menyempurnakan ikhtiar, tinggal tunggu EPISODE ALLAH yang terbaik dan terindah untuk kita. Luruskan niat karena Allah, luaskan niat untuk kebermanfaatan yang lebih banyak.

Tugas kita hanya berupaya terus, sa'i terus.. sampai Allah bilang “sudah cukup ikhtiarnya, sekarang giliran Aku berikan miracle untukmu”.

Semangat terus teman-teman,
Perbesar niat impian, perbesar kapasitas diri. Closing dan hadiah hanya bonus.

Mohon maaf bila banyak khilaf, cerita ini sungguh bukan untuk riya tapi untuk saling menyemangati diantara kita. Semoga bisa diambil hikmahnya.


Kenapa sharing siang ini saya awali dengan kisah perjalanan saya?

Agar menjadi penyemangat teman-teman dalam meraih impian. Memang mudah menuliskan impian, tetapi mewujudkannya tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Kalau Anda punya impian, ayo langsung praktek untuk mewujudkan jangan kelamaan bengong tanpa tindakan !!

Kapan saya perlu mewujudkan?

Jawabannya adalah SEKARANG.
Bangun dan segera wujudkan impian itu.

Lalu apa yang perlu dilakukan untuk menggapai impian di RKTIM?

Pertama paham akan jenjang di Tigaraksa RKTIM.

1. Reseller ; Upayakan untuk menjadi reseller qualified dengan Unit minimal 100 per 3 bulan

  1. Naik Kelas ; Yaitu program pembinaan untuk naik sebagai EPC
  2. EPC; ada 2 yaitu EPC Qualified dan Freelancer
  3. EPD
  4. GEPD

Dimana posisi teman-teman sekarang?

Saya Masih jadi reseller Mik..

Oke gak papa, sekarang masih jadi reseller tapi targetkan kapan Anda siap Naik Kelas. 3 bln lagi kah? Setengah tahun lagi? Atau 1 tahun lagi?

Seharusnya tidak perlu lama-lama berada di posisi reseller.. Sepengamatan saya, 1 tahun menjadi reseller itu sudah cukup lama. Sudah banyak ilmu yang dilahap tentu juga sudah banyak praktek yang dilakukan. Beda cerita kalo ditambah jadi silent reader dulu yaa.. tentunya waktu satu tahun masih kurang buat persiapan naik kelas. Makanya, jangan nyaman jadi Silent Reader yaah.

Oke, sekarang masih jadi reseller.
Lalu reseller yang bagaimana ?
Jika prestasi seorang reseller dilihat dari Unit.
Berapa unit Anda sekarang?

20 Unit itu udah cukup lho untuk dapet fee perekrut, yaitu jika rekrutan Anda closing di bulan yang sama dengan saat Anda mendapat 20 unit.. otomatis Anda pun akan dapat fee perekrut.

Lalu apakah Anda sekarang sudah 40 Unit perbulan?
40 Unit itu sudah dapat Bonus Bulanan lho, Rp100.000 bisa dibelikan kitab atau mainan baru buat anak.

Atau Anda sudah mampu 100 Unit per bulan?
Yang artinya Anda sudah bisa direkomendasikan Naik Kelas.

Saya cuma mau sampaikan begini,
kita disini memang basicnya adalah grup bisnis.

Meskipun memang banyak ilmu parenting, self development, motivasi yang kita peroleh.. tapi di sisi lain.. kita adalah grup bisnis yang pasti tujuannya adalah memperoleh keuntungan.


FROM A-Z EPC STORY

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 599
- Sarkat Jadi Buku

 

Ada tipe reseller yang..
Ah saya mah gini aja lah..
Dapet closingan Alhamdulillah.. gak dapet ya gak papa. Kan gak ada targetan di sini mah.

Iya. Oke.
Memang kita gak ada target tertulis yang HARUS dicapai oleh reseller. Dan kalo gak tercapai reseller akan di kick begitu. Di kita gak ada. Sekali lagi, di RKTIM gak saklek memberi target kepada resellernya.

Tapiiiiii..
Kabar buruknya adalah.. jika Anda mau bertumbuh maka Anda perlu membuat target sendiri dan penuhi target itu.

Sebelumnya mungkin Anda adalah reseller dengan rata-rata unit <10 per bulan.
Silahkan Anda buat impian, bulan ini saya MAU DAPETIN 20 UNIT.

Lalu setelah buat impian, Anda hitung..
20 unit itu apa aja yaa produknya.
20 Unit itu kecil, hanya perlu closing 2 Smart hafiz ditambah 3 Unit lagi biar bisa genap 20. Bisa Hafiz junior, bisa javara, bisa medina, bisa swiden.

Karena sekarang produknya udah variatif banget.. Sehingga target pasar kita juga semakin lebar. Yang artinya, kita akan makin mudah closing.

Selesai target 20 unit tercapai.

Naikkan lagi targetnya, 40 Unit perbulan. Lalu pecah-pecah lagi, mau produk apa aja yang di closing. Gali kekuatan Anda, gali kebutuhan calon konsumen Anda, dan mulailah untuk share produk yang menjadi jagoan Anda.

Setelah 40 Unit tercapai, naikkan lagi targetnya menjadi Qualified per quartal. Sesudah semuanya tercapai, pertahankan agar terus istiqomah.

Kembali lagi..
Untuk memulai semuanya kita memang perlu STRONG WHY.
Alasan apa yang membuat Anda benar-benar pingin mewujudkannya.

Saya dulu strong why gabung di RKTIM adalah:
Ingin menghadirkan produk edukasi untuk anak.

Alhamdulillah itu sudah tercapai.

Sekarang strong why saya tetap bertahan adalah :
Ingin menebarkan banyak manfaat untuk orang lain.
Karena banyak miracle yang sudah Allah berikan ketika saya memutuskan untuk tetap bertahan, diantaranya;

1. Bisa kirim uang bulanan kepada Emak di kampung

  1. Bisa perbaiki dapur Emak yang bocor
  2. Bisa kasih produk alat masak buat Emak dan Emak mertua
  3. Bisa infaq ke Palestina tiap bulan
  4. Bisa wakaf buku rutin kepada sekolah, TPA dan panti asuhan
  5. Bisa infaq ke anak yatim tiap bulan
  6. Bisa beli kitab dan buku tiap bulan tanpa minta suami
  7. Bisa belikan anak mainan edukasi tanpa ganggu uang dapur
  8. Bisa membantu saudara yang sedang kesulitan
  9. dll..

    Semakin besar kebermanfaatan diri yang saya rasakan ketika bergabung dan bertahan di RKTIM. Itulah yang menjadi STRONG WHY saya sekarang.

Selain itu..
ada amanah besar yang tidak saya miliki di luar, selain di RKTIM.
Yaitu Allah memberikan amanah *saudara reseller dan konsumen.*

Saya bilang sama Allah.. “Yaa Allah, grup RKTIM by Ummu Maryam ini adalah grup-Mu, grup milik-Mu, saya adalah karyawan-Mu. Yang bekerja di perusahaan RKUM milikmu”.

Iya, saya berazzam untuk menjadi *karyawannya Allah*. Meskipun sekarang belum bisa dikategorikan karyawan yang sholihah.. tapi terus berupaya untuk selalu istiqomah menjadi karyawan Allah yang taat. Doakan yaah J

Sebagai karyawan Allah, saya punya amanah.
Para reseller yang perlu dibantu untuk orderan produknya. Para reseller yang perlu dibantu untuk info resinya. Perlu dibantu untuk data penjualannya. Perlu dibantu untuk bagaimana cara berjualan hingga mahir jualannya. Perlu dibantu untuk memanage waktunya, memanage hatinya, juga memanage gadgetnya. Perlu dibantu finansialnya, dengan membayarkan komisi sesuai haknya. Perlu diberikan hadiah yang bermanfaat untuk keluarganya. Perlu dikelola mindsetnya. Perlu dipandu untuk semakin bertumbuh dan menumbuhkan.

Ada amanah konsumen yang perlu saya tunaikan haknya. Orderan yang tepat waktu, kondisi produk yang baik / tidak cacat, perlu dibantu klaim servis dan return jika rusak misalnya. Juga perlu diedukasi tentang pengetahuan parenting dan kerumahtanggaan.

Semua itu saya anggap amanah besar dari Allah, yang sedang dititipkan ke saya. Tidak saya dapatkan di tempat lain, alhamdulillah di RKTIM Allah berikan amanah itu. Doakan istiqomah yaah.

FROM A-Z EPC STORY

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 508
- Sarkat Jadi Buku

Itulah teman-teman,
sedikit kisah tentang perjalanan saya di RKTIM.
Setidaknya ada lima poin yang perlu di highlight:

  1. Mulai Action tapaki tangga suksesmu, tanpa tunggu nanti tanpa bilang tapi.
    Hadapi masalah apapun yang akan terjadi, yakinlah bersama kesulitan ada kemudahan. Anda sudah dipilih Allah untuk berada di RKTIM, jangan sia-siakan. Terus perjuangkan sampai naik-naik dan naik terus. Percaya atau tidak, salah satu perusahaan yang gak berimbas oleh pandemi adalah Tigaraksa. Artinya walau dalam kondisi pandemi pun, pendapatan tigaraksa tidak turun malahan BREAKTROUGHT pecah telor lagi penjualannya hingga kalau tidak salah 1,5 M per bulan. Maksud saya, mau Anda singlelillah, mau Anda Wanita Karir, mau Anda full time Mom di rumah, semua bisa melakukan bisnis ini. Semua bisa sukses di bisnis ini. Jangan siakan kesempatan.

 

  1. Doakan apa yang Anda Impikan dan Lakukan yang Anda doakan.

Anda boleh menuliskan impian, tapi jangan lupa untuk melakukan apa yang Anda tuliskan. Tetapkan target lalu lampaui target itu. Doing Extra Miles, lakukan lebih dari apa yang diminta.

 

  1. Bersama tim pasti akan lebih mudah

Kenapa Anda perlu tim?
Karena dengan tim penjualan pasti langkah bisnis Anda akan lebih mudah dilakukan. Itulah perlunya Anda merekrut reseller. Meskipun sekarang statusnya masih reseller, tetap PERLU rekrut reseller. Selain untuk menjadi kran rezeki orang lain.. juga berguna untuk bisnis Anda kedepannya. Bisnis yang besar ditopang oleh tim yang solid. Tidak ada bisnis besar yang dilakukan sendirian. So, reseller must get reseller.

 

  1. Sukses itu berpola, ikuti pola leadermu. Follow your leader
    Apa yang baik, yang dicontohkan oleh leader RKTIM ; GEPD, EPD, EPC, Reseller Perekrutmu silahkan tiru.. ATM amati tirukan dan modifikasi.. tiru pola suksesnya, tiru kebiasaan baiknya, tiru akhlak dan amalnya. Dan yang pasti, kita perlu manut ya sama leader kita GEPD, EPD kita.. ibaratnya sama orang tua.. kalo di RKTIM orangtua kita adalah GEPD & EPD.

 

  1. Jangan silent reader, dan cicil baca grup biar gak manjat
    Gak ada ruginya ya kalo kita baca grup, meskipun dengan cara skimming atau baca cepat.. Kita jadi gak ketinggalan info juga kita gak akan ketinggalan bahan ngiklan kalo kita rajin buka grup, baca lalu komen di grup. InsyaaAllah, closingan juga akan mudah dicapai kalau kita aktif di grup. Coba deh perhatikan reseller yang sering closing, itu yang silent reader apa yang aktif baca dan komen di grup?

 

---

Jangan sungkan untuk wapri atau tanya di grup jika ada kesulitan.. Saya membuka tangan lebar lebar bagi yang mau belajar & bertumbuh.

Alhamdulillah semenjak diamanahkan jadi EPC di Juli 2018, hingga saat ini sudah ada 6 EPC Under Ummu Maryam.. artinya dari grup kita (RKUM) sudah ada 6 orang yang menjadi EPC. Dan 2 Orang diantaranya juga sudah ada yang lahiran EPC juga. Total ada 9 orang dari rahim RKTIM by Ummu Maryam.

Saat ini ada mbak Reni Puspasari yang sedang menjalani Perpanjangan Naik Kelas.
Dan disini ada Ummida yang sedang menjalani proses naik kelas juga.

Doakan Ummida, semoga bisa lulus dan next be EPC juga.
InsyaaAllah, jika Mida sudah jadi EPC.. selanjutnya giliran teman-teman Under Mida akan semakin dekat untuk menjadi EPC juga.

Bismillah.. kita sama-sama bertumbuh yaah.

FROM A-Z EPC STORY

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 519
- Sarkat Jadi Buku

HABITS

“Anda adalah hasil bentukan kebiasaan Anda di masa lalu dan kebiasaan-kebiasaan yang Anda lakukan hari ini adalah cerminan Anda di masa depan.” Seringkali kita mendengar kalimat semacam itu, saat mendengarkan seolah diri ini ingin segera menyelesaikan segala pekerjaan yang belum selesai. Ingin segera bebenah dan beberes, dan melakukan apapun yang sempat tertunda. Namun kenyataannya tidak mudah untuk membentuk kebiasaan, ada suara-suara aneh dalam diri yang menghambat diri kita untuk berbuat dan akhirnya kita menunda pekerjaan tersebut.

Penundaan adalah lawan dari kebiasaan. Sangat mudah bagi kita untuk menunda sebuah pekerjaan. Banyak alasan yang keluar dari mulut kita atau bahkan hanya di benak kita saja. Hingga akhirnya mudah sekali bagi kita untuk mengambil cara-cara lain yang membuat kita nyaman, semacam menonton TV, berselancar di media sosial, ataupun menonton YouTube. Kita lupa ada hal yang lebih penting untuk diselesaikan. Pada akhirnya, waktu yang kita punya terbuang sia-sia. Padahal waktu adalah hal yang paling berharga. Jika ada ungkapan waktu adalah uang, itu tidak benar. Yang benar adalah waktu lebih berharga daripada uang. Uang bisa dicari, sedangkan waktu tidak bisa terulang kembali. Maka waktu lebih berharga daripada uang. Bijaklah menggunakan waktu, agar apa yang kita lakukan selalu bermanfaat.

 

LIMA KONDISI KEUANGAN

  1. Financial Defisit

Dimana gaji kita < biaya hidup kita. Saat di kondisi ini Anda perlu menghemat pengeluaran sehingga tidak berhutang.

  1. Financial Subvision

Gaji kita = biaya hidup. Kondisi yang banyak dimiliki oleh orang-orang. Dalam kondisi gaji yang selalu pas-pasan.

  1. Financial Saving

Gaji > biaya hidup. Kondisi yang lebih baik karena gaji lebih besar dari biaya hidup. Sehingga bisa menabung walau sedikit.

  1. Financial Harvesting

Gaji kita bisa lebih untuk investasi dan saving. Kondisi dimana tidak lagi hanya menabung namun juga bisa berinvestasi.

  1. Financial Freedom

Orang-orang yang punya banyak uang dan banyak waktu.

Jadilah pribadi nomer lima, dimana Anda sudah bebas karena tidak lagi memikirkan keuangan Anda. Anda pun punya banyak waktu yang bisa digunakan untuk diri Anda, keluarga dan orang banyak.

---

BROKEN WINDOWS THEORY

            Pernahkah Anda memperhatikan kaca jendela rumah Anda? Apabila di rumah, kaca kita pecah kecil dan kita biarkan, maka itu akan memudahkan pencuri untuk masuk ke dalam rumah. Karena pecah kecil itu akan membuat jendela menjadi hancur berantakan. Begitu juga dengan masalah, jika kita biarkan saja maka akan menjadi masalah lebih besar.

            Contoh bila leadership Anda kurang bagus untuk memutuskan menegur karyawan yang telat lima menit, maka jangan kaget bila karyawan Anda akan mudah terlambat masuk kantor bahkan lebih dari lima menit. Jangan pernah membiarkan masalah menjadi berlarut-larut. Identifikasi masalah, langsung cut off, langsung selesaikan. Karena masalah kecil itu pasti akan Anda temui lagi ke depannya bila belum selesai. Tinggalkan rasa tidak tega, kasihan dan lain-lain. Putuskan, jika Anda ingin bisnis Anda berkembang.

SUPAYA BISA MENABUNG

            Ada orang yang mudah menabung, ada yang tidak mudah menabung. Bisa atau tidak menabung adalah bukan ditentukan dari besar kecilnya gaji. Tapi ditentukan dari niat dan kemauan serta tujuan yang jelas. Pertanyaanya :

  1. Apa tujuan kita mempunyai uangyang banyak ?
  2. Kapan deadline-nya ?
  3. Berapa banyak untuk menggapai tujuan itu ?

 

FROM A-Z EPC STORY

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 511
- Sarkat Jadi Buku

 

DOA DAN CARA BEBAS HUTANG

            Hutang itu boleh yang penting dibayar. Jika hati kita galau maka kita tidak bisa melunasi hutang. Maka bersihkan dulu hati kita, dengan cara dzikirullah. Hati tenang, lihat peluang, lakukan sesuatu. Urusan kita adalah do something, berjuang. Jangan bakhil, jangan pelit, kita sedekah agar Allah bantu hajat dan urusan kita. Doa agar lunas hutang Anda, dan doa itu selain dibaca juga dipraktekkan. Kita lakukan maka Allah berikan hasilnya.

 

PIGMALION EFFECT

            Pigmalion adalah seorang pemahat yang selalu berpositif thinking, masalahnya dia jomblo, lalu dia membuat patung wanita. Akhirnya ia jatuh cinta pada patung yang ia buat sendiri. Ternyata patung itu menjadi manusia. Akhirnya menjadi istrinya. Hikmahnya : jadilah orang yang positif thinking.

            Segala sesuatu yang kita pikirkan akan menjadi kenyataan. Kejadian akan sesuai dengan apa yang kita pikirkan. Senantiasalah bekerja dengan sempurna. Naikkan standar kita pada pekerjaan kita. Semua yang kita jual harus yang terbaik. Jangan pernah berhenti berdoa kepada Allah.

 

APA YANG MEMBUAT KITA SEMANGAT              

Pahami terlebih dahulu darimana motivasi itu datang. Motivasi ada karena keinginan dimasa depan dan menghindari suatu hal dimasa depan. Buat apa saya melakukannya ? ngapain sih kita bisnis. Carilah alasan itu, karena alasan itu yang membuat kita bergerak. Jika kita belum punya alasan mengapa kita berada di bisnis ini, maka kedepannya pasti kita akan mudah goyah. Pasti kita akan mudah menyerah pada kondisi, karena kita tidak punya alasan yang menguatkan kita untuk berbuat sesuatu. So, temukan alasan terbesarmu. Cari darimana motivasi itu datang.

 

CARA PALING CEPAT UNTUK SUKSES                                                                               Masalah besar bagi kita mungkin bagi kita orang lain itu adalah masalah kecil. Tidak ada masalah yang besar, yang ada adalah kita yang belum punya ilmunya. Maka perbesarlah kapasitas diri, agar masalah yang ada menjadi mudah bagi kita. Ibarat sekolah, soal ujian SD tentu akan mudah dikerjakan oleh anak SMA, tidak berlaku sebaliknya, soal ujian SMA tentu akan sulit dikerjakan oleh anak SD. Maka perbesar kapasitas keilmuan dan pengalaman kita, agar kita bisa menyelesaikan masalah dengan mudah.

 

KENAPA  BERBISNIS

            Banyak orang bingung, alasan kenapa harus berbisnis. Menjawab pertanyaan itu ada dua alasan kenapa kita berbisnis:

  1. Ingin kaya

Kaya adalah ketika passive income > gaya hidup Anda. Ingat, gaya hidup lho yaa. Bukan biaya hidup. Kaya bukan karena berapa banyaknya, tapi bagaimana keadaannya. Ketika gaya hidup Anda hanya 4 juta sebulan, sedangkan passive income Anda hanya 20 juta, maka Anda sudah disebut kaya. Lain halnya jika passive income Anda 100 juta per bulan, namun gaya hidup Anda melebihi 100 juta. Itu bukan kaya namanya.

  1. Menghasilkan passive pahala

Berbisnis karena ingin berinvestasi akhirat, konversikan bisnis Anda menjadi passive pahala. Banyak sedekah, banyak bangun masjid dan pesantren, banyak bantu orang lain. Maka bisnis Anda akan menjadi passive pahala, yang akan Anda temui lagi kelak di syurga.

 

BIAR ANDA KAYA

            Coba Anda bandikan ilustrasi berikut ini : A meninggal berhutang 100 dolar, sedangkan B meninggal dengan meninggalkan 100 dolar. Sama-sama 100 dolar, namun A berhutang sedangkan B mewariskan. Ingatlah, kaya itu ketika passive income lebih besar dari gaya hidup Anda. Kaya itu berinvestasi dengan aset. Misalnya Anda berinvestasi dengan kontrakan, ruko, rental mobil, dan lainnya.

FROM A-Z EPC STORY

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 500
- Sarkat Jadi Buku

 

HARUSKAN MENABUNG

            Pengusaha itu tidak menabung, pengusaha itu berinvestasi. Kenapa kita tidak boleh menabung?

  1. Menabung itu mengurangi nilai uang
  2. Menabung itu mengurangi nominalnya uang
  3. Menabung itu membuat kita kena pajak

Penjelasan:

  1. Nilai Rp8.000 tahun ini tidak sama dengan Rp8.000 tahun depan
  2. Nilai Rp8.000 tahun ini tidak bisa diambil Rp8.000 tahun depan
  3. Tabungan itu dikenai pajak

Jadi, menabunglah untuk investasi. Misal, uang kita ditabung untuk beli investasi. Nabung emas akan tidak mudah turun. Jadi kalau punya uang, jangan tabung tapi belikanlah emas, kalau sudah cukup maka investasikan (beli franchise indomaret, 212 mart, KFC dan lain-lain. Rata-rata orang sukses punya tujuh passive income. Bisnis boleh Cuma satu, tapi investasi harus banyak. Penghasilan harus banyak.

 

SUPAYA BISA MENABUNG

            Jika Anda punya gaji Rp1.500.000, berusahalah untuk menabung Rp200.000-Rp300.000. Ada juga orang yang tidak mudah menabung. Bisa atau tidak menabung, bukan tergantung dari besar atau kecil penghasilan. Yang penting adalah niat menabung. Orang bisa naik haji dari menabung, walau penghasilannya kecil. Pertanyaannya:

  1. Apa niat Anda?
  2. Kapan?
  3. Berapa?

Jawaban dalam hati masing-masing.

 

APAKAH KAYA ITU SUDAH SUKSES

            Salah satu indikator sukses adalah kaya. Kaya definisinya adalah tidak dilihat dari penghasilannya. Kaya adalah ketika passive income lebih besar dari gaya hidup. Kaya tidak dilihat dari seberapa besar penghasilan kita. Passive income itulah kaya. Buatlah passive income  yang banyak.

 

RASA TAKUT

            Rrasa takut yang tidak kita hadapi adalah batas pertumbuhan kita. Contoh, takut merekrut karyawan karena takut tidak bisa menggajinya. Lawan dan taklukkan rasa takut itu. Orang sukses adalah orang yang melalui rasa takutnya, lawan, maju. Jangan takut Allah bersama kita.

 

LIMA FASE KEHIDUPAN

Contoh dari HONDA, 1% yang dilihat adalah kesuksesan, 99%nya adalah kegagalan. Lima pola yang perlu dilalui orang sukses adalah:

  1. Fase inocent

Dulunya mereka adalah orang biasa.

  1. Fase the call

Mulai menemukan titik balik/passionnya. 87% manuisa di dunia mati dalam keadaan inocent.

  1. Fase Fight

Semua orang ingin sukses, diuji. Contoh Rasullullah, diuji dengan berbagai tantangan. Temukan tim.

  1. Fase accompany

Temukan tim dan teman.

  1. Fase Celebration

Saat kita merayakan kesuksesan.

 

MASALAH DALAM BISNIS KELUARGA

Contoh, Raden Arya, microfinancing Indonesia. Ditakuti oleh Belanda. Ujian kesuksean perusahaan adalah melewati lima tahun pertama. Perusahaan keluarga hanya 3% yang bisa bertahan kepada penerusnya. 9% perusahaan yang dimiliki generasi ketiga. 7 Wilayah konflik bisnis keluarga :

  1. Konflik pada nilai
  2. Succesion, pembagian bisnis keluarga
  3. Struktur organisasi
  4. Keselarasan
  5. Komepensasi/gaji
  6. Kompetensi
  7. Revenue distribution

Apa yang dilakukan, salah satunya adalah kelola berbasis data.

 

SPESIALIS ATAU GENERALIS

            Kalau ingin sukses, fokus pada keunggulan. Jangan lihat kekurangan. Perhebat pada kekuatan fokus perbaiki dan pertajam. Semua orang sukses hanya fokus satu atau dua bidang. Dalam pekerjaan jadilah spesialis. Knowledge harus generalis, skill jadilah spesialis.

 

TIPS BISNIS KIYAI FJS

            Mulai dari mana? Anda sudah punya GPS belum? GPS artinya penunjuk arah. GPS singkatan dari GOALS – PURPOSE – STRATEGY. Goals : Target, visi, harus terukur, harus SMARTER, energize, radikal. Purpose itu adalah tujuannya. Sedangkan strategy adalah model bisnis, sesuatu jalan untuk bisa sampai goals. Apakah sudah punya GPS? Pikirkan !

BIODATA

0 0

- Sarapan Kata KMO Club Batch 35 
- Kelompok 9 (Ruang Makna)
- Jumlah Kata 611
- Sarkat Jadi Buku

 

BIODATAKU

 

Nama : Ayu Maidiyanti

Nama Panggilan : Wo Ayu / Ummu Maryam

TTL : Gebang, 09 Mei 1991

Passion : Parenting &  Self Development

 

Peran : Anak, Istri, Ibu, Leader yang insyaaAllah ingin selalu memperbaiki diri.

 

Suami : Dian Angga Varista

Anak : Maryam Hasna’ Albasilah Hafidzhoh (hampir 4 th)

 

*Alumni Training :*

 

  1. STIFIn WSL 1 & 2 Licenced Promotor STIFIn | Solver Agung
  2. 2. Program Sekolah Pengasuhan Anak ( PSPA ) | Abah Ihsan
  3. 3. High Class Response | Harri Firmansyah
  4. 4. Easy To Speak ( ETOS ) | Kang Nugie Al Afghany
  5. 5. Nikah Barokah | Fufu Elmart & Canun Kamil
  6. 6. Kelas Reproduksi Istri | Fufu Elmart
  7. Training Online Magnet Rezeki 1 & 2 | Ustadz Nasrullah
  8. Muslimpreneuship| PPA Institute Reza Rendy
  9. Sekolah Reseller, Sekolah Leader & Reparasi Bisnis | Indari Mastuti
  10. Superteam LVB | Novita Ariestianty
  11. Jannah Family Week 1 &2 | Jannah Family Camp
  12. Workshop Membasuh Luka Pengasuhan | Dandiah Centre
  13. Siapakah Aku | Hei Academy Zein Permana

 

*Riwayat Tigaraksa*

Join Reseller : Februari 2017

Join EPC : Juli 2018

 

*Prestasi di Tigaraksa :*


*Periode Awal 2017*
-------------------------
- Top One Omzet Oktober 2017 :Rp 9.938.000

- Top Recruiter Oktober 2017

- Top Five November 2017 : Rp 4.492.000

- Top Three Desember 2017 : Rp 11.135.000

- Reseller Qualified Q4 2017

- Challenge Omzet Des 2017 > 10 jt

- Challenge Closing Des 2017 > 5 Closing

 

*Periode Kedua 2018*
-------------------------

- Unit team 1.356 Unit

- EPC Qualified Tigaraksa  Quartal 3 & 4 2018

- Peraih Reward EFA : Hafiz Junior Hero

- Awardee City Tour di Bali

- Reward Top Spender Tokopedia : Laptop Lenovo Ideapad 330

- Reward Top Spender Blibli : Handphone, Magicom.

- Bonus Konsistensi Tigaraksa : Rp 1jt

 

*Periode Ketiga 2019*
-------------------------
- Unit team 6.453 Unit

- Awardee EPC With the Most Customer in Tira Poin Tigaraksa Nasional

- Achieve Annual Conference Jakarta

- Achieve Bonus Loyalty : Rp 10jt

- Bonus Konsistensi Tigaraksa : Rp 2,5jt

- EPC Qualified Quartal 1 – Quartal 4 2019

- Reward Leader RKTIM : 2,5 Gram Logam Mulia

- Reward KAE : 5 Gram Logam Mulia

- Top Spender Tigaraksa : Voucher Belanja Produk Tira (Almaira full pack)

- Reward Top Spender Blibli : 2 Gram Logam Mulia, WWP 3 Slipcase, Silicon Lamp, Lego.

- Reward Top Seller MEDINA : Free Klik Lock Set Hijau

- Reward Smart Seller Alqolam : Free 1 Voucher  Hafiz Show

- Reward Toserba Cordoba : Free Food Processor

- Reward 4 Tiket Trip Legoland Malaysia dan Singapore

- Reward 1 Tiket Trip Thailand, Bangkok

- Reward 1 Tiket UMROH Alqolam Tigaraksa

- Top 16 EPC Nasional kategori Cordoba

- Bonus Konsistensi Tigaraksa : Rp 2,5jt

 

 

*Periode Keempat 2020*
-------------------------

- Unit team 6.926 Unit

- Achieve Virtual Annual Conference

- Achieve Bonus Loyalty : Rp 10jt

- Bonus Konsistensi Tigaraksa : Rp 2,5jt

- EPC Qualified Quartal 1 – Quartal 4 2020

- Top Spender Tigaraksa : Voucher Belanja Produk Tira Senilai Rp 1.385.000

- Top Realisasi Arisan EPC : Free Oilum Brightening Care, Almaira Beauty Package dan Super Hafiz

- Top Spender Cordoba : Swiden Blue Sapphire,  Jam Ka’bah, Super Hafiz

- Top Spender ETL : Food Processor, New Smart Cooker

- Challenge KAE Q4 2020 : Chopping Board

- 1 Tiket Trip Turki

- 1 Tiket UMROH

- Top 13 EPC Nasional Kategori ETL

*Periode Kelima 2021*
-------------------------

- EPC Qualified Q1-Q2 2021

- Achieve Challenge EPD Februari : Reward Super Hafiz

- Diamanahi 8 EPC Under (6 diantaranya EPC Qualified)

 

Monggo perpanjang ukhuwah juga melalui medsos saya :

 

Instagram : https://www.instagram.com/ayu.maidi

 

Facebook : https://www.facebook.com/ayumaidiyanti

Mungkin saja kamu suka

Nana_Nugroho87
Kopiah untuk Bapak
Natalia Wanodyo...
Sahabat Terbaik
Nona Icha
Love Me More
Fatma Emalia
Pelangi yang Kurindu
Fatmawati
Mimpi Alea

Home

Baca Yuk

Tulis

Beli Yuk

Profil