Loading
4

0

33

Genre : Romance
Penulis : RAULIATY
Bab : 30
Dibuat : 19 Mei 2022
Pembaca : 8
Nama : Rahmi Auliaty
Buku : 1

Love Studies

Sinopsis

Ternyata, kita tak bisa memilih akan jatuh cinta kepada siapa saat perasaan itu datang. Perasaan yang hadir tanpa aba-aba ini memang harus diwaspadai bukan dihindari. Jika salah dalam mengartikan dan mengendalikannya, nanti bisa membuat hati terluka. Buku ini hadir khusus untuk Anda yang telah melalui, sedang mengalami atau mungkin baru saja akan memulai kisah cinta. Dibedah secara tuntas mulai dari arti cinta dari ilmu pengetahuan, mengendalikan cinta, hingga mengkaji berbagai kisah cinta dari zaman ke zaman.
Tags :
#Sarapankata

1.1.1 Mengenal Cinta

1 1

Sarapan Kata
KMO Club Batch 45
Kelompok 12 Yokina
Jumlah Kata : 420
Day 1
*****

Maukah kamu belajar bersamaku mengenal cinta? Cinta terdiri dari satu kata yang memiliki sejuta makna, lima rangkaian huruf yang bisa membuatmu bahagia atau terluka. Aku yakin, banyak diantara kita yang telah merasakan cinta. Cinta pertama, siapa yang belum merasakannya?


Pengalaman cinta pertama ini memang selalu mengejutkan, membuat kagum dan terpukau. Setiap kenangan yang telah dilalui, jalan yang dilewati, tempat yang dikunjungi akan sulit dilupakan dan terus diingat seumur hidup. Ya, katanya cinta memang seperti itu.


Ada penelitian menarik mengenai alasan ilmiah yang mengatakan bahwa pengalaman jatuh cinta pertama itu sulit untuk dilupakan. Dalam jurnal Neuron disebutkan bukti bahwa rasa berdebar saat jatuh cinta untuk pertama kali merupakan ingatan emosional yang dapat memberikan pengaruh lebih banyak pada sejumlah bagian otak, termasuk hippocampus. Hippocambus ialah bagian pada otak yang memiliki kemampuan unik yaitu dapat mendeteksi pengalaman yang langka dan bertanggung jawab atas ingatan dan pengalaman baru.


Cinta pertama yang mewakili masa muda selalu memberikan kesan mendalam. Pengalaman yang mengenalmu, mengubah, dan mengajarkan pada banyak hal. Tak perlu merasa bersalah jika belum bisa melupakan cinta pertama yang belum tentu berakhir indah. Rasa bersalah yang muncul itu dapat segera diperbaiki keadaannya dengan berbagai cara.


Beragam kisah cinta yang telah dilalui atau mungkin saja baru akan dimulai. Ada ketakutan, kekuatan, kekecewaan, bahkan kebahagian yang bisa dijadikan pelajaran kehidupan. Tak hanya itu, mengkaji berbagai kisah cinta dari sekitarnya juga dapat merasa lebih bersyukur dalam memaknai kehidupan dan mencintai kebesaran Tuhan.

            

Ada banyak ayat dalam kitab suci umat Islam yang menjelaskan tentang cinta. Baik itu cinta kepada Allah SWT, cinta kepada makhlukNya, maupun cinta secara umum. Ayat-ayat dalam al-Quran menyampaikan pesan mendalam yang bisa menguatkan hati orang yang membacanya.


Ketika seseorang merasa putus asa, getirnya cinta akan mampu menyayat hati menjadi tak berdaya, tenaga habis terkuras, dan hidup seperti zombie. Tanpa arah dan tujuan, makan terasa tidak enak dan tidur pun tidak nyenyak, hidup segan mati tak mau. Oleh sebab itu, agar terhindar dan tidak terjerat dengan cinta yang merugikan, jalanilah cinta dengan rasa sewajarnya.


Mencintai sewajarnya itu seperti apa? Menurut hadis yang disampaikan  At-Tirmidzi mencintai seseorang sewajarnya saja, karena suatu saat nanti bisa jadi ia menjadi orang yang kamu benci. Bencilah sewajarnya, karena bisa saja suatu saat nanti ia menjadi kekasihmu. Jadi, sudah ada aturannya ya untuk tidak berlebih-lebihan mencintai seseorang apalagi memendam rasa benci.


Supaya lebih memahami arti cinta yang sesungguhnya yang merupakan sebuah anugerah terindah pemberian Tuhan untuk umatnya. Bagaimana bisa cinta tumbuh dalam diri manusia? Langkah apa yang harus dilakuan dan tidak boleh dilakukan agar terhindar dari cinta yang salah? Yuk dibaca kelanjutannya.

user

19 May 2022 08:42 Asri Susila Ningrum Semangat ya Kak

1.2.2 Cinta dalam Pandangan Psikologis

1 1

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 448

Day 2

*****

Kata cinta bukanlah suatu hal yang asing dan sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Namun masih banyak dari kita yang belum bisa memahami definisi dan memaknai kata cinta. Lantas, apakah arti cinta? Bagaimana cinta dari sudut pandang psikologis?


Arti dari kata cinta itu memang sangat sulit untuk dibedakan, baik dari pengertian ataupun batasannya. Hal ini dikarenakan cinta merupakan salah satu bentuk dari emosi dan perasaan yang dimiliki setiap manusia. Sifatnya lebih subjektif, sehingga makna dan arti cinta dari setiap orang akan berbeda satu sama lainnya tergantung dari pengalaman serta penghayatan yang dimilikinya.


Dalam kamus psikologi James Drever, Cinta (love) ialah perasaan khusus yang erat kaitannya dengan kesenangan dan menyangkut sebuah objek. Menurut Ashley Montagu, cinta adalah perasaan menyukai, memperhatikan, menyayangi secara mendalam, dan disertai dengan rasa rindu kepada sebuah objek yang dituju.


Pendapatnya Abraham Maslow mengenai cinta yaitu proses aktualisasi diri yang dapat membuat seseorang melakukan beragam tindakan-tindakan yang kreatif dan produktif. Dengan cinta, seseorang mendapatkan kebahagiaan jika mampu membahagiakan orang lain yang dicintainya.


Dari cinta, kita juga belajar bahwa cinta adalah sesuatu yang aktif dan dapat memecahkan tembok yang menjadi pemisah dari manusia dengan teman-temannya dan dapat menyatukan seseorang dengan orang lain. Ada beberapa unsur dalam konsep cinta, yaitu care (perhatian), responbility (tanggung jawab), respect (hormat), dan knowledge (pengetahuan). Unsur-unsur konsep cinta ini bersumber dari buku The Art of Loving: Memaknai Hakikat Cinta karya Erich Framm.


Tidak bisa dikatakan mencintai jika tidak memiliki perhatian terhadap apa yang dicintai. Misalnya jika kamu mencintai Allah, pastilah kamu akan sangat perhatian terhadap perintahNya, menjauhi seluruh laranganNya. Hal lain yang terlihat jelas adalah perhatian aktif seorang ibu kepada kehidupan dan pertumbuhan buah hatinya.


Tidak bisa pula dikatakan mencintai apabila tidak memiliki tanggung jawab atas apa yang dicintainya. Jika kamu mengatakan mencintai Allah, maka cinta itu menuntutmu untuk memiliki tanggung jawab atas pembelaan terhadap Allah SWT ketika agama yang dianutnya dihina dan dilecehkan. Sama hal nya dengan mengaku mencintai Indonesia, maka tanggung jawab itu berupa siap berkorban secara penuh dan sukarela dalam menjaga keutuhan negara.


Bagaimana mengatakan cinta ketika masih terus mengejek, menghina, bahkan melecehkan apa yang dicintai? Saat respect atau rasa hormat telah tertanam dalam diri seseorang, maka itulah tandanya cinta. Bentuk rasa hormat dalam mencintai Allah adalah pengagungan, mengangungkan Allah SWT. Mampu melihat keunikan tumbuh dan berkembangnya seseorang yang mungkin saja berbeda dari kebanyakan orang juga termasuk bentuk mencintai sesama manusia.


Benar adanya bahwa cinta itu memiliki unsur ilmu pengetahuan yang menyertainya. Kecintaan kepada Allah SWT harus berlandaskan pada ilmu yang benar, “fa’lam annahu laa ilaha illallah”. Fa’lam yang artinya mengerti sebagai perintah untuk menuntut ilmu. Dalam segi kemanusiaan, cinta juga perlu dibangun dengan ilmu, tidak buta karena cinta sampai membedakan yang benar dan yang salah pun tak bisa.

user

20 May 2022 08:26 Asri Susila Ningrum Semangat terus ya Kak Rahmi. Tulisannya bagus

1.2.3 Pujian

1 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 437

Day 3

*****

Semua unsur dari konsep cinta mulai dari care (perhatian), responbility (tanggung jawab), respect (hormat), dan knowledge (pengetahuan) memiliki keterkaitan satu sama lain. Ini semua merupakan sindrom perilaku yang terdapat dalam tiap pribadi yang dewasa, yaitu pribadi yang mampu dan terus mengembangkan potensi  yang ada dalam dirinya.


Secara psikologis, jatuh cinta tidak hanya dapat membuat suasana hati menjadi senang dan bahagia saja, tetapi terdapat juga beberapa manfaat yang bisa diperoleh. Manfaat pertama ialah merasakan kegembiraan.


Saat jatuh cinta, awalnya seseorang merasakan euforia. Bahkan ada penelitian yang menujukkan hubungan perasaan cinta dengan peningkatan dari kadar neurotransmitter dopamine yang ada di otak manusia. Zat tersebut inilah yang membuat kita merasakan sebuah kenikmatan jatuh cinta.


Manfaat kedua dari jatuh cinta adalah bisa mengurangi despresi. Ada penelitian yang menjelaskan bahwa saat jatuh cinta tubuh akan memproduksi hormon kebahagiaan. Hormon inilah yang mendorong tingkat depresi dan stress menjadi berkurang.  


Manfaat lainnya cinta adalah cinta dapat memengaruhi hidup menjadi lebih baik secara emosional maupun fisik. Orang yang sedang mengalami jatuh cinta akan menunjukkan rasa kepeduliannya. Hal ini yang menyebabkan mengapa seseorang yang sedang jatuh cinta dapat mudah terlihat dari tatapan, obrolan, sikap, serta perhatiannya. Secara langsung, sikap tersebut bisa memicu kinerja dari seseorang menjadi lebih baik lagi.


Konsep populer yang dikenal luas mengenai cinta adalah gagasan yang dikemukakan oleh Chapman mengenai lima bahasa cinta atau Five Love Languages (FLL). Beliau menyatakan bahwa ada lima tipe bahasa cinta yang menjadi indikator hal-hal yang membuat seseorang merasa dicintai.


Saat seseorang merasa dicintai, Chapman meyakini adanya kualitas hubungan antara diri sendiri dan orang yang dicintai akan meningkat. Ia juga akan berkontribusi kepada pengalaman yang positif. Konsep Chapman ini tidak terbatas hanya kepada hubungan antara pasangan secara romantik, namun juga terdapat pada bentuk relasi lain yaitu orang tua dan anak.


Ada lima faktor yang membuat seseorang merasa dicintai yaitu:

1.   Mendapatkan pujian (words of affirmation)

2.   Memperoleh hadiah (receiving gift)

3.   Mendapatkan bantuan dari pasangan (acts of service)

4.   Menghabiskan waktu bersama pasangan (quality time)

5.   Menerima sentuhan fisik (physical touch).


Konsep Chapman ini memang berbeda jika dibandingkan dengan teori-teori cinta yang telah dipaparkan sebelumnya. Oleh sebab itu, kajian bahasa cinta menjadi pembahasan yang menarik.


Apa itu Word of Affirmation?

Bahasa cinta Word of Affirmation diartikan sebagai ungkapan ekspresi yang ditunjukkan melalui perkataan lisan atau tulisan. Biasanya, orang yang memiliki bahasa cinta seperti ini merasa pujian atau dukungan dari orang lain dapat memberikan kepuasan tersendiri untuknya.


Selain itu, orang yang memiliki bahasa cinta Word of Affirmation akan menyampaikan rasa cintanya dengan cara yang serupa. Mereka beranggapan mengapresiasi satu sama lain bisa membuat lebih istimewa dan bahagia. Walau hanya sakadar kata pujian, rasanya seperti hubungan yang terjalin semakin erat.


1.2.4 Hadiah

0 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 420

Day 4

*****

Beberapa contoh bahasa cinta Word of Affirmation dalam kehidupan sehari-hari ialah:

§  Memuji penampilan

§ Mendukung dikala sedih

§ Mengucapkan kata cinta

§ Menghargai usaha yang dilakukan

§ Memberi pujian ketika berhasil dalam mencapai sesuatu


Seringkali orang dibuat bingung ketika pasangan hidupnya memiliki bahasa cinta words of affirmation (Ingat, pasangan hidup bukan dalam status pacaran sebelum menikah ya! Karena dalam Islam memang tidak dibenarkan pacaran sebelum menikah). Pada umumnya kebingungan ini akan terjadi saat bahasa cinta mereka berbeda dengan bahasa cinta yang dimiliki pasangan.


Mengungkapkan apa yang dirasakan merupakan salah satu tindakan yang bisa dilakukan untuk membuatnya merasa dicintai. Cobalah berkata manis yang memberi kesan sangat berarti untuk pasangan. Pengungkapan ini juga bisa dilakukan melalui tulisan dengan mengirimkan pesan atau surat untuknya. Dengan begitu, pasangan hidupmu akan merasa lebih istimewa dan dicintai karena yang tertulis disampaikan dari hati.


Hati-hati dalam pemilihan kata yang akan disampaikan melalui lisan ataupun tulisan. Sebab, orang dengan bahasa cinta words of affirmation menganggap bahwa kata-kata adalah segalanya. Maka alangkah lebih baik jika memilih kata dengan bijak. Apabila ingin memberikan kritik kepada pasangan, pilihlah kritik yang konstruktif. Dengan memberikan kritik yang melibatkan komentar positif dan negatif dalam penyampaian yang lebih bersahabat, bisa memperbaiki kesalahan yang sama di lain waktu.


Apabila ingin pasanganmu semakin jatuh cinta, cari tahu kata-kata yang paling ia sukai. Sebagai contoh, pasangan hidupmu akan memerah pipinya ketika mendengar kata I Love You darimu. Bisa saja ia akan merasa berbunga-bunga karena bahagia. Maka sampaikanlah ucapan itu secara rutin untuk membuatnya merasa dicintai setiap harinya.


Jika bahasa cinta words of affirmation adalah bahasa cintamu sendiri, komunikasikanlah dengan pasangan hidupmu. Dengan begitu, pasanganmu akan lebih mengerti apa yang harus dilakukan untuk mengungkapkan cintanya. Jangan lupa untuk memberikan apresiasi ketika pasangan mencoba untuk mengungkapkan cintanya melalui kata-kata. Apresiasi ini akan berdampak baik terhadap hubungan karena pasanganmu merasa dihargai usahanya membuatmu senang.

 

Apa itu Receiving Gifts Love Language?

Sebenarmya, konsep receiving gift dalam bahasa cinta itu sangat sederhana. Orang dengan bahasa cinta receiving gift merasa bahwa hadiah digunakan sebagai bentuk kasih sayang. Walau hadiah yang diberikan tidak hanya tentang pemberian hadiah yang mahal, baginya yang terpenting adalah pemberian dan makna hadiah tersebut dari pasangan.


Contoh ide yang menarik penuh makna untuk memberikan pasangan hadiah adalah dengan memberikan bunga dan cokelat. Memang terdengar klise, tapi bunga dan cokelat merupakan kombinasi yang tidak pernah bisa dipisahkan untuk sesuatu hal yang romantis. Sepatu olahraga juga bisa menjadi pilihan tepat jika pasanganmu hobi olahraga. Selain bermanfaat, ia akan merasa senang karena hal itu sama dengan menunjukkan bahwa kamu peduli dengan hobi pasanganmu.


1.2.5 Aksi

1 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata: 410

Day 5

*****

Hadiah bisa menjadi kenangan atau perasaan yang berbentuk fisik. Dengan memberikan hadiah, ia akan selalu mengingat dirimu saat melihat hadiah tersebut, walau jarak diantara kamu dan dia terpaut jauh. Tindakan memberi dan menerima hadiah ini menggambarkan adanya tindakan yang penuh afeksi dan peduli kepada pasangan. Hal ini dapat menunjukkan bukti nyata kedekatan hubungan yang meningkat.


Mempelajari bagaimana cara membahagiakan bahasa cinta receiving gift sama hal nya mempelajari pelajaran di sekolah. Artinya harus ada proses persiapan dengan matang untuk menemukan hadiah yang tepat. Catat reaksi ketika ia menerima hadiah juga dapat mempermudah dalam pencarian hadiah yang tepat. Jangan lupa untuk memperhatikan makna dari hadiah yang akan diberi. Memberikan hadiah di hari istimewa atau ketika ia bersedih akan membuat ia semakin terpukau.


 

Apa sih Act of Service itu?

Act of Service ialah suatu cara atau tindakan nyata yang dilakukan dalam mengungkapkan cinta ketika seseorang sulit menyampaikannya dalam bentuk kata-kata. Kalimat yang tak asing di dengar dari bahasa cinta ini adalah “Jika kamu mencintaiku, maka buktikanlah! Kata tanpa bukti rasanya percuma saja” . Lalu, bagaimanakah cara membuktikannya? Mari mencari jawabannya.


Membuktikan cinta dengan tindakan ini tidak hanya sekadar melakukan sesuatu kepada pasangan. Tindakan ini harus sejalan dengan pemahaman yang mendalam untuk membuat pasangan merasa senang dan mempercayaimu. Lakukanlah dengan penuh kesadaran dan kesabaran. Sebab, setiap tindakan nyata yang dilakukan untuk membuat senang pasanganmu tidaklah semudah berkata-kata atau memberi perhatian.


Beberapa contoh bahasa cinta atc of service adalah:

§ Membawakan tas pasangan

§ Mendengarkan lagu favorit bersama

§ Membawakan obat ketika pasangan sakit

§ Membantu mengikatkan tali sepatu yang terlepas

§ Mengajaknya jalan-jalan bersama


Selain contoh tersebut, bahasa cinta atc of service juga mengantisipasi kebutuhan emosional pasangan. Misalnya, saat pasanganmu sudah lama tidak bertemu dengan sahabatnya, jadwalkanlah waktu pertemuan ia bersama dengan sahabatnya melalui zoom atau di cafe tertentu. Dengan demikian, ia akan merasa diperhatikan dan dicintai.


Ketika hubungan sudah berjalan cukup lama, pastikan untuk selalu bersyukur atas kehadirannya. Ucapkanlah terima kasih atas segala hadiah yang telah kamu terima atau bisa juga dengan mengucapkan rasa senang karena ia telah melakukannya demi dirimu. Cara termudah dengan menunjukkan bahwa kamu menghargai apa yang telah ia berikan untukmu.


Pada intinya, komunikasi menjadi kunci utama keberhasilan dalam setiap hubungan. Bersikaplah terbuka kepada pasangan dan jelaskan dengan spesifik apa hal yang terpentng bagimu agar pasanganmu mengerti apa yang harus dilakukannya untuk membahagiakanmu. Tentunya, kamu juga harus memahami pasanganmu dan bersikap terbuka satu sama lain. Sehingga jika terjadi suatu pemasalahan, kamu dan pasangan bisa berkompromi untuk menjadi lebih baik lagi.

1.2.6 Menyentuh

0 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata: 439

Day 6

*****

What is the Physical Touch Love Language?

Bahasa cinta yang diekspresikan melalui sentuhan, kedekatan fisik, dan bentuk lain dari sentuhan fisik merupakan pengertian dari bahasa cinta physical touch love. Tak bisa dipungkiri bahwa sentuhan fisik memang cara tercepat dalam mengkomunikasikan perasaan cinta. Selama dilakukan dengan penuh perasaan dan tidak memaksa.


Namun, banyak yang mengira bahwa physical touch ini sama dengan clingy. Faktanya, physical touch dan clingy adalah dua hal yang berbeda. Secara umum, clingy ialah sifat atau karakter seseorang yang terlalu bergantung pada orang lain. Dalam sebuah hubungan, sifat clingy identik dengan sifat manja dan selalu ingin berada bersama orang yang dicintainya.


Membiarkan pasangan bersikap clingy bisa berdampak negatif bagi sebuah hubungan. Pasalnya, clingy bukanlah bentuk ekspresi dari rasa cinta. Pasangan yang clingy akan menjadi posesif karena cintanya yang berlebihan sehingga terobsesi dan selalu ingin menempel pada pasangan.


Sifat clingy hadir karena adanya rasa kurang percaya diri atau bahkan rasa cemas yang berlebihan kepada pasangan. Ingin selalu tahu apa saja aktivitas yang dilakukan pasangan, bersikap manja dan selalu ingin berdekatan. Maka tak heran sifat ini bisa membahayakan hubungan atau bahkan merusak suatu hubungan yang sudah terjalin lama.


Sedangkan physical touch merupakan salah satu bentuk bahasa cinta yang akhir-akhir ini sering dibicarakan di tengah masyarakat. Saat seseorang melakukan kontak antar kulit, hormon bahagia seperti oksitosin, serotin, dan dopamin terlepas. Hormon-hormon itulah yang dapat membantu memperbaiki suasana hati seseorang menjadi lebih bahagia. Hal tersebut juga telah dijelaskan oleh terapis pernikahan dan keluarga berlesensi yaitu Kiaundra Jackson, LMFT, dari KW Couples Therapy.


Hormon oksitosin dikenal sebagai hormon ikatan. Hormon yang sama dapat dijumpai antara bayi yang baru lahir dengan ibunya. Oleh sebab itulah, setelah melahirkan penting untuk ibu dan anaknya melakukan skin-to-skin untuk meningkatkan ikatan antara ibu dan sang anak.


Berbeda dengan clingy, seseorang yang mempunyai bahasa cinta physical touch ini menandakan gerakan fisik yang kecil seperti mengusap kepala, merangkul sambil menonton tv bersama menjadi hal yang lebih penting daripada sekadar mengatakan I Love You. Bahasa cinta physical touch juga tidak ada keberatan ketika harus berjauhan dengan pasangan.


Ketika sifat clingy  yang tidak ingin berjauhan dengan pasangannya, bahasa cinta physical touch justru tidak keberatan berjauhan dengan pasangannya. Mereka akan tetap melakukan kontak fisik jika telah bertemu kembali. Ingat, physical touch dilakukan dasar persetujuan atau diinginkan oleh pasangan. Penting sekali dilakukan oleh pasangan hidup atau yang sudah menikah.


Apabila sulit memahami bahasa cintamu. Ada beberapa web yang menyediakan test untuk mengetahui bahaca cinta yang kamu miliki. Namun pada dasarnya, setiap hubungan harus bersifat dua arah dalam prakteknya. Relationships are all about take and give. Jadi, jika salah satu pihak saja yang berjuang dalam suatu hubungan, maka hubungan tersebut tidak akan bertahan dengan lama.

1.2.8 Q-Time

0 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 421

Day 8

*****

Mengenal Quality Time Love Language

Pada dasarnya, quality time mengacu pada cara seseorang menunjukan cintanya dengan menciptakan waktu berkualitas dan menghabiskan waktu bersama tanpa adanya gangguan. Seseorang dengan bahasa cinta quality time ini melakukan aktivitas yang sangat berarti bersama. Tujuannya, agar terasa istimewa dan sakral dengan kebersamaannya sehingga hubungan yang terjalin makin erat.


Kelebihan dari bahasa cinta quality time ini adalah pertemuan yang berkualitas. Ketika banyak orang sibuk dengan ponsel yang ada ditangannya saat menghadiri sebuah pertemuan, seorang dengan quality time cenderung rela mematikan ponselnya dan menaruh perhatiannya pada pertemuan itu. Sebab, waktu tersebut adalah waktu yang sangat berharga.


Namun, kekurangannya juga terletak pada cara menghabiskan waktu bersama. Ketika pertemuan yang dihadirinya tidak berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan, mereka akan dengan mudah merasa sedih dan kecewa. Terkadang, bahasa cinta quality time ini sulit memahami keadaan. Pasalnya, tak jarang seseorang telah berusaha untuk fokus tapi ada hal yang lebih mendesak dan penting sehingga menyita pikiran.


Bagaimana cara mengekspresikan quality time? Cara pertama adalah kontak mata. Mempertahankan kontak mata akan menjalin koneksi dengan pasangan dan membuatnya merasa dicintai. Cara kedua dengan mendengarkan. Fokus pada apa yang dikatakan dan hindari untuk memberikan nasehat apabila tidah diminta.


Menyimpan ponsel dan membuat batasan pada teknologi juga menjadi salah satu cara untuk mengekspresikan quality time. Memang, teknologi sangat memudahkan dalam berkomunikasi, tetapi itu tidak lebih berkualitas daripada sebuah pertemuan di kehidupan nyata. Jadi, alangkah baiknya mencoba untuk memprioritaskan waktu yang berkualitas dengan menyimpan ponsel ketika bertemu.


Waktu yang berkualitas itu tidak hanya tentang waktu yang dihabiskan bersama. Kualitas interaksi juga sangat diperlukan dalam mencapai komunikasi yang bermakna. Ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian. Kuncinya, luangkan waktu untuk bersama walau hanya dengan duduk di sofa sambil menikmati secangkir kopi di pagi hari.


Jika bosan karena hanya melakukan bertemu di dalam ruangan saja, rencanakanlah waktu bersama di luar ruangan. Rencanakanlah sesuatu yang berbeda. Cari cara-cara kecil sebagai penghubung dengan pasanganmu untuk mengembangkan rasa cinta dan kasih sayang. Misalnya, olahraga bersama, dinner di restoran, atau hanya sekadar jalan-jalan santai di taman.


Semua hal dapat dilakukan untuk memenuhi kekosongan bahasa cinta quality time ini ketika ia merasa sendirian dalam menjalin hubungan. Ia merasa dicintai, istimewa ketika dengan sengaja kamu menyisihkan waktu untuknya. Jikalau memang bahasa cinta quality time ini adalah bahasa cintamu, apa yang sudah dijelaskan bisa menjadi referensi.


Namun, perlu diingat kembali bahwa semua ini hanya boleh dilakukan jika pasanganmu adalah teman hidupmu atau dalam artian kamu dan dia telah menikah. Sehingga, upaya sekecil apapun yang kamu lakukan dengan maksud untuk membahagiakan pasanganmu akan berbuah pahala dan kenikmatan yang manis.

1.3.7 Hakikat Cinta

0 0

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 421

Day 7

*****

Hakikat Cinta

"Ya Allah, aku mencintai seorang hamba-Mu ya Allah," ucap seorang wanita yang telah meninggal beberapa hari lalu.


Wanita itu jatuh cinta  kepada seorang lelaki tanpa diungkapkan. Ia memendam rasa cintanya, tidak diceritakan kepada siapa-siapa dan hanya mengadu kepada Allah SWT. Sampai kemudian ia mati, maka wanita itu mati syahid.


Ternyata ada alasan kenapa wanita itu mati dalam keadaan syahid. Alasannya karena dengan cintanya, ia tidak melakukan keharaman. Berbeda dari kebanyakan orang lain. Umumnya ketika jatuh cinta, kita cenderung mencari cara untuk menyatakan apa yang dirasakannya. Berkirim kabar melalui whatsapp, kirim makanan, atau dengan berbagai alasan yang bisa membuatnya merasa diistimewakan. Awas hati-hati, cinta itu memang indah.


Disebutkan oleh salah ustad Buya Yahya, wanita itu mati dalam keadaan syahid karena memerangi hawa napsunya. Sebab, kebanyakan orang yang sudah gandrung dengan orang yang disukainya akan melanggar Allah. Mulai dari chatting, telepon, video call hingga melakukan zina kehinaan. Akan tetapi, wanita itu menahan cinta dalam hatinya dan tidak diungkapkan. Ia hanya mengadu kepada Allah SWT.


“Ya Allah, ya tuhanku, semakin hari aku semakin mencintainya, Ya Allah” Wanita itu ngadunya kepada Allah dalam tiap tasbih di malam sunyi penuh doa.


“Bagaimanakah cara terbaik untuk menyikapi rasa cinta yang Engkau tumbuhka, ya Allah?” Doa ini selalu dipanjatkan pada tiap malam agar ia yakin bahwa yang dilakukannya ini adalah hal yang terbaik untuknya.


Menurutnya, perasaan jatuh cinta yang ia rasakan sebaiknya disimpan dan jangan ikuti dengan kemaksiatan. Mengikuti kemaksiatan itu ada macam-macam. Meski orang lain tidak mengetahuia, namun Allah pasti tahu apa yang dilakukan oleh seorang hambaNya.


Tiba-tiba malam menghayal bersama orang yang dicintai, ambil fotonya dari dalam dompet, diperhatikan, dilihat-lihat, ya, itu masuk termasuk dosa. Memang, cinta itu hakikatnya pemberian dari Allah, dan datang secara tiba-tiba. Lalu, kalau cinta sudah datang di dalam dada manusia, tumbuh dalam sanubari gimana? Jika cinta sudah datang singgah di hatimu, maka renungkan.


Pantas kah orang tersebut kamu cintai? Agar kamu tidak masuk ke wilayah cinta yang membutakan oleh rasa cinta yang merupakan karunia dari Allah. Jika kamu tak punya orang yang dicintai, bisa saja orang itu punya cacat mentalnya. Setidaknya, orang tua dan sanak keluarga adalah orang yang kamu cinta.


Seorang wanita dan laki-laki yang saling mencintai itu kesempurnaan manusia. Namun yang tidak boleh adalah mengutamakan syahwatnya dengan cara yang haram. Jika cinta itu dapat menjauhkan diri dari Allah SWT dan cintanya berlebihan, maka cinta itu merupakan cinta yang dilarang.


1.3.9 Pembagian Cinta

0 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 416

Day 9

*****


Imam Al-Ghazali, seorang filsuf Islam yang terkemuka memposisikan cinta sebagai sesuatu yang memaksa. Tidak mengherankan jika para pecinta membahasakannya sebagai sesuatu yang datang tanpa diundang. Imam Al-Ghazali menyatakan bahwa sesungguhnya kecintaan hati orang yang berbuat baik ialah sesuatu yang bersifat pasti, tidak bisa ditolak. Kecintaan hati ini merupakan watak dan naluri yang tidak bisa diubah.


Imam Al-Ghazali membagi cinta menjadi lima bagian, yaitu:

1. Cinta kepada diri sendiri, kesempurnaan dan keberadaannya.

2. Cinta kepada orang-orang yang berbuat baik kepadanya.

3. Cinta kepada orang-orang yang selalu berbuat baik kepada orang lain, meski kebaikannya itu tidak dibuat untuknya.

4. Cinta pada segala sesuatu secara materi, seperti kecantikan, ketampanan, etika baik, ucapan lemah lembut dan lainnya.

5. Cinta yang disebabkan satu frekuensi yang terjalin dalam diri masing-masing orang yang saling mencinta.  


Lima pembagian tersebut berdasarkan alasan cinta yang sering terjadi pada manusia. Jika ke lima alasan atau sebab itu dimiliki oleh seseorang, maka secara pasti ia akan menjadi orang yang sangat dicinta. Contohnya, jika seorang ibu mempunyai anak dengan wajah tampan/cantik, baik perangainya, sempurna ilmunya, sudah tentu ia akan menjadi anak yang dicinta oleh kedua orang tuanya.


Tidak ada yang berhak untuk dicintai kecuali hanya Allah Ta’ala. Itulah pendapat yang disampaikan oleh Imam Al-Ghazali. Jika seorang hambaNya meletakkan cintanya kepada selain Allah, itu sama saja dengan menunjukkan bahwa cintanya muncul karena kebodohan dan sempitnya pengetahuan terhadap Allah. Jika benar ia mengetahui sifat-sifat Allah, tentu ia tidak akan memperdulikan manusia dan fokus mencintai.


Sebab, jika mencintai Allah berarti juga harus mencintai Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam, ulama, orang-orang bertakwa dan para kekasih Allah. Kenapa demikian? Karena pada hakikatnya tidak ada kekasih kecuali Allah. Hanya Allah yang paling layak dan paling sempurna memenuhi lima bagian cinta yang telah dijelaskan di atas, bukan lainnya. Jika selain Allah, dapat dipastikan hanya memiliki salah satu bagian dari kelima bagian tersebut.


Dalam buku yang berjudul Taman Para Pecinta karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah menyebutkan bahwa cinta itu memiliki banyak nama, salah satunya yaitu mahabbah. Mahabbah memiliki beberapa arti dan makna yang berbeda sekaligus. Selain dapat diartikan sebagai luapan dan gejolak hati yang berkobar karena ingin bertemu dengan kekasih yang ia cintai.


Ada yang berpendapat bahwa arti mahabbah adalah air yang meninggi saat hujan turun karena berasal dari kata ‘habab’. Ada juga yang mengatakan bahwa mahabbah berasal dari kata ‘hubb’ yang berarti tonggak kayu yang dipancang untuk menopang sesuatu yang ada di atasnya. Begitu pula dengan cinta yang dapat dikatakan sebagai ‘hubb’, sebab jika seseorang yang sedang merasakan jatuh cinta akan sanggup menanggung beban bagi orang yang dicintainya.


1.3.10 Cinta Kepada Allah SWT

0 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 455

Day 10

*****

Cinta yang merupakan media dari sang pencipta dalam menebarkan kebaikan di muka bumi. Ketika Allah menciptakan Adam di surga dari tanah dan ia merasa kesepian karena tidak ada lagi manusia selainnya. Maka, Allah menghadirkan cinta dengan menciptakan Hawa untuk menemaninya. Mereka diizinkan menempati surga dengan syarat tidak mendekati pohon khuldi


Setan yang perlahan merayu akhirnya berhasil membujuk Adam dan Hawa untuk memetik dan memakan buah tersebut. Sebagai hukuman, Allah memberi perintah kepada mereka untuk turun ke Bumi. Selama empat puluh tahun mereka terpisah, akhirnya bertemu di Padang Arafah atau Jabal Rahmah.


Dengan cinta yang telah bersemayang dalam hati, anugerah sang illahi, mereka pun beranak pinak. Imam Abu Ja’far Ibn at Thabari dalam Tarikh-nya menyebutkan bahwa Hawa melahirkan anak-anak keturunan Adam sebanyak 40 dengan 20 kali kehamilan. Kemudian, anak-anaknya saling menikah hingga melahirkan keturunan yang sanadnya sampailah kepada kita.


Dari kisah tersebut, dapat diambil ibrohnya bahwa cinta itu vertikal dan horizontal. Poin utamanya ialah Allah SWT, sang Pencipta langit dan bumi, pencipta manusia untuk mencintainya. Cinta secara vertikal memiliki makna bahwa sumber cinta itu harus dipahami secara mendalam agar manusia bisa mencintai Tuhannya, Allah SWT. Kemudian cinta tersebut terpantul kepada cinta secara horizontal yaitu mencintai keluarga dan sesama manusia.

 

 

Cinta kepada Allah SWT

Tidak akan sempurna tauhid seorang hamba kepada Allah SWT jika hamba tersebut tidak mencintai tuhannya secara sempurna. Bagaimanakah cara mencintai tuhan dengan sempurna? Cinta yang sempurna ialah cinta yang bukan sembarang cinta. Dalam hatinya tidak ada suatu apapun yang lebih dicintai dari segala sisi selain Allah, tidak ada penyembahan, ketundukan dan kepatuhan yang sempurna kecuali hanya kepada Allah SWT.


Cinta kepada Allah artinya dengan sadar dan ikhlas mengutamakan segala sesuatu yang disenangi Allah di atas dirinya sendiri. Secara totalitas mencurahkan jiwa dan raga dalam pengembaraan hati dalam upaya mendekat kepada sang pencipta hati, dengan lisan yang selalu bergerak untuk menyebut nama-Nya.


Kadar kecintaan sseorang hamba kepada Rabbnya adalah bertingkat-tingkat. Dalam Qs Al-Baqarah ayat 165 menyebutkan bahwa orang-orang yang beriman sangat mendalam cintanya kepada Allah. Kata ‘sangat mendalam’ menjadi bukti adanya tingkatan cinta di dalam hatinya. Maksudnya adalah ada cinta yang lebiih tinggi dan ada lgi yang lebih tinggi dari itu.


Kecintaan yang telah melekat dan memuncak di hati seorang hamba akan berubah menjadi al-walah yang artinya tunduk atau patuh. Ketika itulah dirinya akan memusatkan perhatiannya kepada Allah. Melaksanakan segala kewajiban dan meninggalkan semua larangan menjadi hal yang tidaklah sulit dilakukan. Hal ini karena telah timbul rasa nikmat dalam kepatuhan tersebut.


Semakin kuat cinta yang ada di hatinya, maka akan semakin kuat pula keinginannya selalu melaksanakan ketaatan dan menghindari kemaksiatan. Puncak dari kecintaan kepada Allah ialah taqwa. Taqwa yang merupakan cerminan dari cinta sejati yang akan membuat seorang hamba merasa dikawal oleh pengawasan sang Kekasih untuk membimbing hati dan orang-organ dalam tubuhnya dalam ketaatan.

1.3.11 Cinta Kepada Orang Tua

0 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 449

Day 11

*****

Cinta kepada Orang Tua

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun dan berbuat baiklah kepada orang tua” (Q.S. An Nisa : 36)


Bentuk taqwa kepada Allah ialah dengan melaksanakan hak Allah dan hak hamba-Nya termasuk dalam hak orang tua. Allah telah meletakkan kedua orang tua pada kedudukan yang mulia. Oleh sebab itu, Allah juga memberi perintah untuk senantiasa berbuat baik kepada orang tua karena orang tua adalah pembawa berkah untuk anaknya.


Bahkan raslullah s.a.w telah menegaskan bahwa keridhoan Allah SWT bersama dengan keridhoan orang tuanya dan kemurkaan Allah SWT bersama dengan murkanya orang tua. Maksudnya adalah Allah akan meridhoi seseorang apabila orang tua meridhoinya dan Allah juga akan murka apabila orang tua nya murka kepadanya. Maka, banyak sekali ayat dalam al-quran yang memberi peringatan untuk berbuat baik kepada orang tuanya.


Hampir setiap perintah menyembah kepada Allah SWT diiringi dengan perintah untuk berbakti kepada kedua orang tuanya. Kebaktian seorang anak kepada orang tua pada hakekatya tidak hanya untuk orang tuanya semata atau bukan untuk membalas jasa orang tuanya karena sudah membesarkan dan merawat anaknya. Melainkan untuk dirinya sendiri, karena mustahil seorang anak dapat membalas semua kebaikan orang tua dalam bentuk apapun.


Dalam hadist riwayat Thabrani, rasulullah pernah bersabda: Berbaktilah kepada orang tuamu, niscaya anak-anakmu kelak akan berbakti kepadamu.


Sedangkan dalam kitab Tanbihul Ghofilin mempaparkan sepuluh tugas yang seharusnya dilaksanakan oleh seorang anak kepada orang tuanya yang meliputi memberi makan, memberi pakaian yang layak untuknya, memberi pelayanan terbaik, menyahut panggilannya, menaati semua perintahnya apabila tidak ada unsur maksiat, berbicara yang sopan dan lemah lembut, tidak mendahului ketika berjalan bersamanya, rela dengan sesuatu yang direlakan, menjauhi sesuatu yang dijauhi, dan selalu mendoakannya aar mendapat ampunan dari Allah SWT.


Tugas-tugas ini merupakan tugas utama sebelum melaksanakan tugas-tugas duniawi lainnya. Islam juga memberikan pengajaran dalam quran surah Al-Isra’ ayat 23 yang artinya: Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu tidak menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara ibu bapakmu atau keduanya berumur lanjut dalam perawatanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapknlah kepada mereka perkataan yang mulia.


Jangan lupakan berdoa untuk orang tua karena ini sangat dianjurkan di dalam Islam, baik ketikaorang tua masih hidup apalagi ketika orang tua sudah kembali ke rahmatullah. Allah SWT memperingati dalam firman-Nya : “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”. (Q.S. Al Isra’ : 24)


Rasulullah SAW pun juga telah mengajarkan satu do’a yang sebaiknya dibaca setelah melaksanakan shalat 5 waktu: “Ya Allah, Ampunilah dosaku dan dosa kedua ibu bapakku dan sayangilah mereka sebagaimana mereka telah menyayangiku dan mendidikku di waktu kecil”.


1.3.12 Cinta sesama Muslim

0 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 412

Day 12

*****

Mencintai Sesama Muslim

Abu Hurairah radhiyallahu ‘Anhu berkata bahwa Rasulullah bersabda: Tidak akan masuk surga diantara kalian hingga kalian beriman. Dan tidak pula sempurna iman-iman kalian hingga kalian saling mencintai. Maukah kalian tahu, aku akan tunjukkan satu amal perbuatan yang jika kalian mengerjakannya niscayakalian mudah untuk saling mencintai? Tebarkanlah salam di antara kamu sekalian.” (HR. Muslim)


Ustadz Mubarak Bamualim Lc menjelaskan tentang urgensinya iman yang terdapat dalam hadist yang agung itu. Sebab, iman merupakan keyakinan dalam diri seorang hambaNya yang berupaya untuk mendapatkan ridha Allah SWT. Dan Allah meridhai sebuah keimanan serta murka terhadap kekufuran.


Menurut Ustadz Mubarak Bamualim Lc dalam ceramahnya di kanal dakwah Islam, menjelaskan bahwa rasulullah pernah mengatakan tentang syarat seseorang ingin masuk surga. Syarat utamanya ialah beriman kepada Allah SWT dengan mengerjakan kewajiban yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.


Diantara iman yang sebenar-benarnya iman adalah iman kepada rukun-rukun iman. Inilah yang menjadikan seorang hamba terpenuhi syaratnya sebagai seorang mukmin. Rukun iman dalam bahasa Jawa dikenal dengan sebutan “sokoguru” yang artinya tiang dari iman seseorang.


Tiang tersebut memiliki enam perkara, yaitu: Iman kepada Allah, iman kepada para malaikat, iman kepada kitab-kitab Allah, iman kepada para Rasul Allah, iman kepada hari kebangkitan, beriman kepada takdir (ketentuan) baik ataupun yang buruk. Semua itu adalah ketetapan dari Allah, ‘Dzat yang Maha Kuasa, Dzat yang secara mutlak bisa berbuat apa yang dikehendakiNya dengan tidak mendzalimi hamba-hambaNya.


Tentunya, ketika seseorang ingin masuk ke dalam surgaNya haruslah ia beriman kepada hal-hal yang wajib ia imani. Bahkan tidak hanya cukup sampai beriman saja, melainkan iman itu  harus dipertahankan hingga akhir hayatnya. Apabila seseorang memalingkan keimanannya dan memutuskan untuk murtad atau keluar dari iman dan Islam, maka ketahuilah sesungguhnya orang tersebut tidak tergolong orang0orang yang beriman.


Pernahkah kamu mendengar sabda Rasulullah yang berbunyi “Tidak akan masuk surga jika tidak ada dari kalian yang beriman,” kemudian beliau melanjutkan sabdanya “Dan tidak sempurna iman kalian sehingga kalian saling mencintai satu dengan yang lainnya”? Maksud dari sabda rasulullah tersebut adalah sesama muslim harus saling mencintai, menyeru kepada kebaikan, menyeru kepada iman dan Islam yang haq dan sesuai dengan apa yang sudah Allah tetapkan, bukan saling menjatuhkan satu sama lain dengan celaan yang menghinakan.


Berdasarkan salah satu hadist riwayat Thabrani menyebutkan bahwa tali keimanan yang paling kuat adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah. Ketika melihat saudara yang seiman menyimpang dari ajaran Allah dan berbuat dosa, maka kewajiban orang yang berilmu adalah mengingatkannya, menyeru mereka untuk kembali kepada Allah dengan dilandasi oleh rasa cinta. Itulah salah satu bukti dari kecintaan.


2.1.13 Mengatasi Jatuh Cinta

0 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 420

Day 13

*****

Pelajaran yang dapat diambil adalah rasulullah menjelaskan bahwa perbuatan yang dapat menyempurnakan iman yang merupakan syarat iman seseorang menjadi sempurna ialah dengan mencintai sesama muslim karena Allah SWT. Artinya, bangunlah persaudaraan sesama musllim ini berlandaskan cinta karena Allah, bukan karena hal-hal yang bersifat duniawi ataupun materi.


Selanjutnya, tidaklah seseorang akan masuk surga-Nya apabila orang tersebut tidak beriman kepada enam tiang agama. Oleh sebab itu, janganlah menjadi manusia yang kufur terhadap semua yang menjadi kewajiban beriman seorang hamba untuk mengimani-Nya.

           


BAB 2 : Agar Tidak Mudah Jatuh Cinta

Terkadang cinta datang tanpa menunggu kesiapan jiwa, tanpa sebab dan alasan. Tapi, Ada juga cinta yang datang karena terbiasa seiring terjalinnya komunikasi dan interaksi, seperti pepatah Witing Tresno Jalaran Saka Kulino. Pepatah yang harus diwaspadai, bukan dihindari. Hati-hati, jangan terlalu sering memberi angin surga, nanti bisa membuat orang terluka.


Untuk sebagian orang, merasakan jatuh cinta itu mudah bahkan terlalu mudah. Kondisi ini disebut Emophilia. Seseorang mengalami emophilia yang tinggi dapat merasakan jatuh cinta pada waktu yang bersamaan meskipun dengan orang yang berbeda. Sayangnya, dampak negatif akan terjadi sebab emophilia mengakibatkan hubungan asmara yang tidak sehat karena sering berganti pasangan.


Lalu, adakah cara agar tak mudah merasa jatuh cinta kepada seseorang? Sebelum menyimpulkan jatuh cinta, pahamilah dirimu. Tanyakan pada diri, bagaimana perasaanmu? apakah ini perasaan cinta atau memang hanya rasa tertarik saja? Jangan menyalahartikan perhatian seseorang sebagai tanda cinta. Sebab, cinta tidak hanya tumbuh dengan sekadar perhatian, melainkan juga menerima segala kekurangan dan kelebihannya.


Salah satu langkah untuk memahami diri adalah dengan mencintai diri. Bahasa kerennya Love yourself. Kenali apa yang disukai, yang tidak disukai, kelebihan, kelemahan, sampai potensi apa yang dimiliki. Dengan mencintai diri sendiri, maka akan mudah mengenal perasaan yang dialami dan mudah merasakan cinta yang diberikan orang lain.


Selanjutnya, penting untukmu memprioritaskan diri sendiri. Ketahuilah, mengutamakan diri sendiri artinya memfokuskan diri dan pikiran dengan hal yang tak kalah penting dibanding perasaan. Misalnya pendidikan dan karier. Bukan hal yang salah jika seseorang fokus terhadap pendidikan dan karier karena itu adalah pilihan hidupnya.


Menetapkan batasan juga tidak kalah pentingnya sebagai upaya dalam menciptakan kendali atas perasaan. Pasalnya, mudah jatuh cinta sama artinya dengan mudah mempermainkan perasaan. Luangkan waktu untuk diri sendiri dengan meditasi atau merenung. Merenung yang dimaksud bukan untuk galau, tetapi untuk menjernihkan pikiran.


Setelah pikiran jernih, habiskanlah waktu dengan orang terdekat yang dapat membuat lingkungan lebih positif sehingga berdampak sangat baik untuk kebutuhan fisik dan mental. Aktivitas menyenangkan bersama teman atau keluarga, seperti liburan di waktu senggang dapat menjadi pilihan yang bisa meningkatkan hubungan kekeluargaan dan juga dapat mengatasi masalah emophilia.

2.2.14 Bahaya Cinta

0 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 427

Day 14

*****

Ketika Wanita Jatuh Cinta

Ketika wanita mulai merasakan cinta, maka ada persaaan yang asing dalam dirinya. Ia seakan telah dikuasai dan dimabukkan oleh cinta. Cinta juga bisa membutakan hati yang memilikinya. Namun, apakah ini adalah suatu yang salah?


Coba kita lihat bagaimana kisah cinta di zaman dahulu, orang-orang yang juga sangat dimabuk oleh cinta. Cinta ini sangat berbahaya jika tidak dilandaskan atas cinta kepada Allah. Sebab, cinta kepada lelaki yang bukan suaminya merupakan buah dari banyaknya pelanggaran yang terakumulasi dalam waktu yang singkat atau lama.


Kisah Abdah bin Abdurrahman, seorang pejuang di barisan umat Islam untuk melawan bangsa Romawi, seorang pemuda yang selalu menghabiskan waktunya pada siang hari dengan membaca al-quran serta berpuasa dan malam harinya beliau lewati dengan melakukan qiyamul lail. Banyak yang berkata bahwa pemuda ini termasuk kategori orang yang paling berilmu tentang hukum fiqih dan warisan.


Saat perjalanan dalam medan perang, terlihat suatu benteng yang harus dilewati dan mereka mendapatkan perintah untuk tidak singgah di benteng itu. Namun, Abdah bin Abdurrahman pergi menuju sudut benteng untuk berkemih. Ketika ia turun dari kudanya, ia menengadah ke atas dan terlihat ada seorang wanita cantik nan memesona yang memikat hatinya.


Tanpa basa-basi, pemuda itu menghampiri dan mengutarakan bahwa ia ingin memiliki wanita tersebut. Sang wanita menerima apabila pemuda itu bisa memenuhi persyaratan yang diinginkannya. Syaratnya adalah si pemuda harus menjadi seorang nashrani sama seperti dirinya, dengan begitu wanita tersebut akan mudah membukakan pintu untuk pemuda menuju hatinya.


Pemuda itu menyanggupi syarat yang diberikan. Ia segera masuk ke dalam benteng untuk melaksanakan persyaratan dari wanita itu. Rombongan pasukan perang yang melihatnya merasa sedih karena Abdah keluar dari jalan Allah (murtad). Mereka terpaksa melanjutkan perjalannannya untuk bertempur tanpa Abdah bin Abdurrahman.


Seusai bertempur, mereka melanjutkan pertempurannya menuju medan tempur lain. Mereka harus melewati benteng yang sama ketika meninggalkan Abdah. Di lihatnya Abdah keluar bersama kaum Nashara. Penasaran dengan keadaannya sekarang menuntun mereka untuk bertanya kepada Abdah bin Abdurrahman perihal apa yang terjadi dengan bacaan qurannya, sholat, dan puasanya.


Pemuda malang itu menjawabnya dengan bersedih hati, ia lupa dengan seluruh ayat dalam al-quran kecuali dua ayat dalam quran surah Al-Hijr ayat 2 dan 3. Arti kedua ayat dalam surah tersebut yaitu orang-orang kafir akan berharap seandainya dulu mereka adalah muslim. Biarkanlah mereka makan dan bersenang-senang serta lalai oleh angan mereka. Sungguh nantinya mereka akan mengetahuinya.


Hati-hatilah dengan cinta. Virus ini memang tak mengenal kepada siapa ia harus hinggap di hatinya. Jika tidak dikontrol dengan diri sendiri, maka akan sangat membahayakan. Seorang yang banyak hafalan qur’annya, menjaga sholat dan puasanya pun akan kehilangan segala yang dimilikinya karena salah dalam memilih cinta.


2.2.15 Muslimah Jatuh Cinta

0 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 411

Day 15

*****

Muslimah, Lakukanlah ini

Problematika yang sulit dikendalikan seorang wanita adalah ketika ia memiliki perasaan jatuh cinta kepada seorang pria. Sebab, perasaan jatuh cinta pada hakikatnya merupakan anugerah terindah dalam setiap makhluk hidup terutama manusia yang memiliki hati, jiwa dan raga. Namun, seperti yang telah banyak diketahui oleh manusia dalam agama Islam tidak ada istilah pacaran sebelum menikah. Islam mengajarkan seorang yang dilanda jatuh cinta untuk segera melakukan pernikahan atau menahannya dengan berpuasa.


Bukanlah suatu yang tercela atau hina jika seorang wanita meminta pria untuk menikahinya. Itu adalah kehormatan seorang wanita karena mengerti solusi syar’i terhadap masalah percintaannya. Jika memang tak ada jalan yang memungkinkan terjadinya sebuah pernikahan, maka seorang muslimah wajib berserah diri dan bertabah hatinya sampai Allah mewafatkan perasaan itu dan menggantikannya dengan yang lebih baik. Tak elok terus memendam perasaan cinta karena akan menimbulkan pengharapan sehingga muncul penyebab zina hati.


Kisah Khadijah, seorang wanita mulia yang mengetahui secara persis kepada siapa yang pantas menjadi imamnya dapat menjadi contoh kepada wanita lain yang belum berani bersikap tegas atas cintanya. Beliau tidak ingin mengotori hatinya dengan angan-angan kosong. Apalagi sampai memendam rasa sambil berfantasi kan semakin mendekatkan diri dengan pelanggaran syara’. Oleh sebab itu, Beliau menawarkan diri lebih tegas dan jelas sikapnya kepada rasulullah untuk menikah.


Namun, dalam melakukannya tidak boleh ada unsur paksaan untuk menikahinya kepada pria yang dituju. Sebab, pria juga mempunyai hak untuk memilih siapakah yang akan menjadi istrinya kelak. Sama hal nya dengan wanita yang memiliki hak untuk memilih calon suaminya. Libatkanlah Allah dalam setiap urusan termasuk dalam hal memilih pasangan hidup.


Memang tidak ada dalil yang dapat menunjukkan bahwa seorang pria memiliki kewajiban untuk menikahi wanita yang dicintainya. Buktinya terdapat dalam kisah cinta Al-Mughits kepada Bariroh. Nabi Muhammad tidak ingin memaksa Bariroh untuk menikah dengan Al-Mughits walau beliau mengetahui betapa besarnya cinta Al-Mughits kepada Bariroh.


Jatuh cinta bisa saja berbeda makna dengan rasa kagum. Datang yang tanpa diundang kehadirannya ialah jatuh cinta, sering kali jatuh cinta juga datang tanpa persiapan. Berbeda dengan rasa kagum yang datang dengan sebab atau alasan yang jelas. Bisa saja karena ia baik hati, pintar, memesona, dan rupawan menjadi salah satu penyebab datangnya kekaguman.


Apa yang harus dilakukan jika rasa kagum itu datang? Lagi-lagi jika tak ada proses untuk mencapai sebuah pernikahan, alangkah lebih baik untuk tetap mengagumi dalam diam serta bersabar hati. Cukup sampai mengagumi, tidak mencintainya. Hal ini dilakukan dengan maksud menjagamu dari rasa sakit yang disebabkan oleh cinta. Dengan cara ini, seorang muslimah juga akan senantiasa dalam keadaan beramal.

2.2.16 Menjaga Kesucian Cinta

0 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 420

Day 16

*****

Menjaga Kesucian Cinta

Dr. Abdullah Nashih Ulwan menjelaskan dalam bukunya yang berjudul Cinta dalam Pandangan Islam (versi terjemah) bahwa cinta ialah perasaan jiwa yang menggetarkan hati, pancaran naluri, dan terpaut hati seseorang orang mencintai dengan yang dicintainya dengan penuh semangat dan menggelora yang selalu ditampilkan melalui keceriaan di wajahnya.


Oleh karena cinta yang tumbuh berkembang dalam hati, hendaknya seseorang harus mengetahui bagaimana cara merawatnya agar terjaga kesucian cintanya. Cara pertama untuk merawat cinta adalah dengan meluruskan niat. Setiap perbuatan yang akan dilakukan harus memiliki niat yang sempurna, niat karena Allah semata. Hal ini bertujuan agar setiap tindakan yang dilakukan berbuah ibadah dan diridhoi Allah SWT.


Sudah muttafaq alaih (sesuatu yang disepakati) bahwa segala amal itu tergantung kepada niatnya dan setiap manusia hanya akan mendapatkan balasan dari Allah sesuai dengan niat seorang hamba-Nya. Jika seseorang ingin hijrah kepada Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya akan sampai kepada Allah dan rasul-Nya. Tetapi, apabila hijrahnya seorang hamba dengan niat karena orang yang dicintainya atau tertuju hanya kepada kesenangan dunia, maka ia akan sampai pada apa yang diniatkannya.


Cara kedua adalah dengan mencintai secara proposional. Dalam qur’an surah Al-Baqarah ayat 216 menjelaskan bahwa boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu sedang Allah Maha Mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. Maksud dari ayat ini adalah sebagai hamba-Nya, jangan terlalu benci atau terlalu menyukai akan suatu hal (sewajarrnya saja). Sebab, Allah yang paling mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-Nya.


Dalam hadist riwayat Bukhari, nabi Muhammad s.a.w berpesan untuk mencintai kekasihmu sejadarnya saja karena bisa saja suatu hari nanti ia akan menjadi seseorang yang kamu benci, dan bencilah sesuatu yang tidak kamu sukai sekadarnya saja karena bisa saja suatu hari nanti ia akan menjadi suatu hal yang kamu cintai.


Cara ketiga merawat kesucian cinta adalah dengan memproklamirkan cinta. Sebuah hadist riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi menjelaskan bahwa ketika seseorang telah mencintai seseorang, hendaknya memberitahukan apa yang dirasakannya kepada orang tersebut. Keempat adalah dengan memandang dengan pandangan cinta yang dipenuhi rasa kasih sayang. Allah akan memberi ampunan kepada seorang hambanya jika ia memandang orang yang dicintainya dengan tatapan penuh kasih sayang.


Kunjungan cinta menjadi cara kelima untuk merawat kesucian cinta. Berdasarlkan hadist riwayat Baihaqi menyebutkan bahwa kunjungan ini bertujuan sebagai pupuk yang bertujuan untuk tanaman cinta akan bertambah pertumbuhannya. Cara keenam berkesinambungan dengan cara kelima. Setelah memberikan pupuk, berilah tanaman cinta itu air secara berskala hingga cinta itu berbuah manis dengan mengucapkan salam, memanggilnya dengan nama yang ia sukai dan melapangkan tempat duduk untuknya.

2.2.17 Pa.ca.ran

0 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 410

Day 17

*****

Mengukuhkan cinta dengan doa menjadi cara terakhir untuk merawat cinta dengan baik. Nabi Muhammad mengajarkan sebuah doa dalam hadist riwayat Ahmad yang berbunyi “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu anugerah cinta-Mu dengan usaha yang dapat mengantarkan aku kepada cinta-Mu. Ya Allah jadikanlah cinta-Mu sesuatu yang paling aku senangi”. Dengan demikian, kesucian cinta ini akan tetap terjaga dan ua akan terbebas dari kungkungan cinta yang menyengsarakan.

 

Pacaran Bukanlah Media Penyaluran Cinta

Islam merupakan agama yang sempurna telah mengatur semua aspek yang bisa dijadikan pedoman kehidupan, termasuk dalam aspek percintaan. Bagaimana cara yang tepat untuk menyalurkan fitrah manusia dalam mencintai sesama manusia sesuai syariat yang rahmatan lil’alamin. Namun, fenomena yang terjadi dihampir sebagian anak muda saat ini adalah penyaluran cinta dengan cara yang tidak syar’i. Penyaluran cinta ini lebih dikenal dengan istilah pacaran.


Allah berfirman dalam quran surah Al-Isro ayat 32 yang artinya “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan jalan yang buruk”. Untuk mendekatinya saja tidak boleh, apalagi sampai melakukan zina, tentu jelas lebih terlarang dan tentu saja tujuannya juga haram. Dapat disimpulkan bahwa setiap jalan yang ditempuh menuju pada zina adalah suatu yang terlarang.


Berjabat tangan, memandang, berduaan dan bentuk perbuatan lainnya yang dilakukan dengan lawan jenis (tidak dalam ikatan suami istri) adalah sebuah perantara kepada zina yang terlarang. Menundukkan pandangan ketika melihat lawan jenis diperintahkan Allah untuk kaum muslimin.


Allah SWT berfirman dalam quran surah An-Nuur ayat 30 yang artinya “Katakanlah kepada laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” Dan dilanjutkan dengan ayat 31 yang artinya “Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.”


Dari ayat tersebut, jelaslah bahwa Allah SWT memerintahkan kepada hamba-Nya yang beriman untuk menundukkan pandangannya dari hal-hal yang diharamkan, kecuali pada hal-hal yang dihalalkan untuk mereka lihat (yaitu pada istri dan mahromnya). Apabila tidak sengaja melihat sesuatu yang haram itu, maka hendaknya mereka segera memalingkan pandangannya.


Ibnu Katsir menafsirkan surah An-Nuur ayat 30 dan 31 dengan jelas bahwa firman Allah SWT menyuruh mereka (laki-laki dan wanita-wanita yang beriman) untuk senantiasa menundukkan pandangannya dari apa yang Allah haramkan dengan melihat selain suami atau istri atau mahramnya. Mayoritas ulama juga berpendapat dengan dasar yang sama bahwa tidak boleh seorang wanita melihat laki-laki lain selain suami dan mahramnya. Begitupun dengan laki-laki tidak boleh melihat wanita-wanita lain selain isri dan mahramnya. Namun, sebagian ulama lainnya berpendapat boleh melihat lawan jenis dengan syarat tanpa syahwat ketika memandangnya.


2.2.18 Menutup Aurat

0 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 408

Day 18

*****

Keutamaan dari menundukkan pandangan tertuang dalam surat An Nur ayat 30 yang artinya “yang demikian itu adalah lebih baik bagi mereka” dengan menundukkan pandangan, maka akan lebih bersih hatinya dan lebih terjaga benteng agama orang-orang yang beriman. Inilah yang menjaga hati dan agama selalu terjaga kesuciannya.


 

Menutup Aurat

“Wahai Muhammad, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka,” yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenal, dan karena itu mereka tidak di ganggu. Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”  (QS. Al Ahzab [33] : 59)


Kemudian, Allah berfirman dalam qur’an surah An Nuur ayat 31 yang artinya “Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” Tafsiran Ibnu Abas, Ibnu Umar, dan Atho’bin Robbah menjelaskan maksud dari yang boleh ditampakkan dalam surat tersebut adalah  wajah dan telapak tangan


Dalam buku yang berjudul Jilbab:Pakaian Wanita Muslimah karya Prof Quraish Shihab menjelaskan bahwa kata aurat berasal dari bahasa Arab, sedangkan banyak ulama yang menyatakan kata aurat diambil dari kata awara yang artinya hilang perasaan.


Apabila kata awara dikaitkan dengan mata, maka bisa diartikan sebagai hilangnya potensi pandangan atau buta, tetapi makna tersebut hanya digunakan kepada orang yang buta sebelah. Sedangkan jika kata tersebut disandingkan dengan sebuah kalimat, maka dapat diartikan sebagai ucapan kosong yang tidak mendasar dari sebuah kebenaran. Hal ini merupakan suatu yang buruk dan dapat mengundang amarah bagi yang mendengarnya.


Pakar hukum Islam berpendapat bahwa aurat merupakan bagian dari tubuh manusia yang pada dasar prinsipnya tidak boleh terlihat, kecuali dalam keadaan darurat atau kebutaan yang mendesak. Menurut Prof Quraish Shihab kata aurat banyak disamakan dengan sau’ah. Secara harfiah, sau’ah dapat diartikan dengan sesuatu yang buruk tetapi tidak semua aurat itu buruk.


Tubuh manusia adalah salah satu contoh aurat yang tidak buruk tetapi harus ditutupi. Apalagi tubuh seorang wanita, jika ia terlihat dan dipandang oleh yang bukan mahramnya maka akan berdampak buruk. Aurat tersebut dapat menimbulkan rangsangan berahi yang bisa saja berdampak pada kecelakaan, aib dan malu. Inilah aurat yang dapat dikategorikan dengan aurat dalam arti rawan.


Dengan demikian, maka bahasan mengenai aurat dalam ajaran Islam yang meliputi bagian-bagian tubuh atau sikap maupun perilaku yang dilakukan akan rawan mengundang kedurhakaan dan bahaya. Berdasarkan makna-makna yang telah dipaparkan dan dijelaskan tersebut dapat dipahami bahwa kata aurat cenderung pada sesuatu hal yang buruk. Oleh sebab itu, hendaklah ditutupi dan diawasi karena aurat dapat menimbulkan rasa malu dan bahaya.

2.2.19

0 0

Sarapan Kata
KMO Club Batch 45
Kelompok 12 Yokina
Jumlah Kata : 561
Day 19
*****
Larangan antara Laki-Laki dan Perempuan
Agama Islam yang merupakan agama yang rahmatan lil alamin telah mengatur bagaimana batasan-batasan interaksi antara laki-laki dan perempuan. Hadist riwayat Bukhari, no. 5233 Nabi Muhammad s.a.w bersabda: “Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita tanpa dibersamai mahromnya”


Dalam hadist riwayat Ahmad no. 15734 sabda nabi Muhammad s.a.w berbunyi “Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang belum halal baginya karena sungguh syaitan adalah orang ketiga di antara mereka kecuali ada mahrom bersamanya. Syaikh Syu'aib Al Arnauth mengatakan hadist tersebut merupakan hadist yang shohih ligoirihi.

Al-Munawi menjelaskan bahwa setan akan senantiasa menjadi orang ketiga di antara seorang laki-laki dan seorang wanita yang berkhalwat dengan cara membisikkan mereka untuk melakukan perbuatan yang maksiat. Menjadikan syahwat diantara mereka berdua semakin bergejolak, menghilangkan rasa malu yang ada pada diri mereka dan rasa sungkan di antara keduanya, serta menghiasi kemaksiatan itu hingga tampak indah di hadapan mereka berdua.

Sampai akhirnya, setan pun dapat menyatukan mereka berdua dalam kenistaan (yaitu berzina) atau minimal setan akan menjatuhkan mereka kepada perkara-perkara yang lebih ringan dari zina –yaitu perbuatan yang menjadi jalan pembuka zina—yang hampir saja menjatuhkan mereka dalam perzinaan.” (Faidhul Qadir, 3:78).

Diriwayatkan dari Abi Umamah radiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Jauhilah bersepi-sepian (berduaan) antara laki-laki dengan wanita. Demi Allah yang nyawaku berada dalam kekuasan-Nya, tidaklah bersepi-sepian (berduaan) antara laki-laki dengan perempuan kecuali di antara keduanya masuk setan. Sesungguhnya, seorang laki-laki berhimpitan dengan seekor babi yang berlumuran lumpur itu jauh lebih baik untuk lelaki itu daripada menyenggolkan pundaknya kepada pundak seorang perempuan lain yang tidak halal baginya.” (HR. Thabrani).

Berdasarkan ketiga hadist tersebut, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telah mewanti-wanti umatnya untuk tidak melampaui batas dengan bersentuhan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya, kecuali melalui jalan pernikahan. Perumpanaannya, lebih baik mencari jalan lain meskipun harus berhimpitan dengan babi yang kotor daripada menempuh jalan yang berpotensi untuk berhimpitan dengan seorang wanita. Sebab, ketika berhimpitan dengan babi akan terkena najis yang bisa dihilangkan dengan hanya bersuci sedangkan jika berhimpit dengan wanita akan meningkatkan hasrat untuk melakukan zina yang diharamkan Allah SWT dan melahirkan dosa besar.

Bersumberkan dari hadist riwayat Thabrani dan Baihaqi, nabi Muhammad rasulullahu alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya jika kepala di antara kamu ditusuk-tusuk dengan jarum besi itu jauh lebih baik bagimu daripada harus menyentuh perempuan yang belum halal bagimu”

Larangan ini tentunya memiliki alasan yang baik untuk hambaNya dan terdapat hikmah yang terkandung di dalamnya. Secara ilmiah terdapat bahaya yang akan timbul apabila seorang laki-laki dan perempuan berkhalwat. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Universitas Valencia menjelaskan bahwa akan terjadi kenaikan sekresi hormon kortisol apabila seorang laki-laki berkhalwat dengan seorang wanita. Hormon kortisol ini dapat menyebabkan stress dan dalam tubuh yang dibutuhkan tubuh dalam proporsi rendah.

Namun, jika hormon kortisol ini terus menerus meningkat dan berulang-ulang, maka hormon kortisol ini akan menjadi penyebab berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes, jantung, dan penyakit lainnya. Uniknya, hormon ini hanya akan terus meningkat ketika laki-laki berkhalwat dengan wanita asing atau wanita yang bukan mahramnya. Hormon kortisol ini tidak akan terus meningkat apabila laki-laki bersama dengan saudara perempuan atau saudara dekat maupun ibunya sendiri.

Sebab, ketika laki-laki bersama dengan wanita yang bukan mahramnya, ia akan membayangkan bagaimana cara membangun hubungan dengan wanita tersebut secara berulang-ulang yang akan berdampak pada timbulnya penyakit kronis dan masalah psikologi lainnya seperti depresi. Inilah yang menjadi penjelasan mrngapa nabi Muhammad memberikan penegasan atas larangannya mengenai berkhalwat dengan lawan jenis.


2.2.20 Pacaran Islami?

0 0

Sarapan Kata
KMO Club Batch 45
Kelompok 12 Yokina
Jumlah Kata : 427
Day 20
*****
Apabila laki-laki dan perempuan yang bukan mahram berkhalwat, mereka akan menyebabkan terjadinya perbuatan zina. Terdapat larangan yang secara pasti diatur Allah dalam kitab suci umat Islam untuk menjauhi perbuatan zina yaitu pada surah Al Isra ayat 32.

“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina merupakan suatu hal perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” ( QS. Al Isra’: 32 ).

Dari penjelasan yang terlah dipaparkan di atas, tentu membuat kita semakin yakin bahwa apapun yang dilarang oleh Allah SWT tentunya memiliki alasan dan hikmah yang kuat di dalamnya. Alasan mengapa berkhalwat antara laki-laki dan perempuan itu dilarang tentunya untuk menjaga diri dari dosa dan berbagai bahaya atau penyakit yang akan datang mengancam. Hikmah tersebut tentunya membuat kita harus terus mematuhi segala perintah serta menjauhi segala larangan-Nya.


Fenomena Pacaran Islami
Setelah meninjau dari pemaparan yang telah disampaikan pada pembahasan sebelumnya, terlihat bahwa fenomena pacaran saat ini sudah menjadi hal yang banyak dilakukan oleh sebagian besar kaula muda yang pastinya memiliki perbuatan-perbuatan yang dilarang. Kegiatan dalam berpacaran itu ada yang mengandung unsur mendekati zina.

Bermula diawali dengan bertemunya mata dan saling memandang. Kemudian pandangan itu mengendap di hati yang terdalam. Lalu, timbullah hasrat untuk sekadar menikmati jalan berdua. Setelah berani untuk berdua-duan di tempat yang sepi karena tidak ingin banyak yang mengganggu, mereka melanjutkan dengan bersentuhan tangan sebagai bentuk kasih. Kemudian berciuman dan akhirnua berzina sebagai pembuktian cinta. Naudzubillahi min dzalik.

Pintu mana lagi kah yang paling lebar dan paling besar serta paling dekat dengan ruang perzinahan melebihi pintu pacaran? Apa memungkinkan pacaran secara Islami atau syar'i? Renungkanlah kalimat ini! “Sesungguhnya fenomena pacaran yang terjadi dan banyak dilakukan saat ini atau bahkan dilabeli dengan ‘pacaran Islami' tidak menutup kemungkinan bisa terhindar dari larangan-larangan yang telah dijelaskan di atas”

Ada sebuah kisah dari salah seorang dai terkemuka yang pernah ditanya oleh anaknya yang telah meranjak remaja, “Dulu sebelum menikah apakahBapak dengan Ibu sempat berpacaran?”

Sang dai pun menjawab dengan diplomatis, “Bapak dengan Ibu dulu juga berpacaran, tetapi berpacaran yang Islami. Gimana caranya? Bapak dan Ibu tak pernah sembunyi-sembunyi untuk berduaan ketika berjalan-jalan ke tempat rekreasi, tidak pernah melakukan perbuatan yang tidak-tidak seperti ciuman, pelukan, apalagi wal'iyyqdzubillqh berzina.”

Tampaknya, nuansa berpikir seperti itu bukanlah hanya dimiliki dai tersebut. Masih sangat banyak kaum muslimin yang berpandangan bahwa pacaran itu sah-sah saja untuk dilakukan, asalkan bisa menjaga diri. Ungkapan tersebut bisa diibaratkan dengan kalimat “Mandi boleh, asal jangan basah” yang maknanya tidak berwujud karena pacaran itu sendiri tidaklah dibenarkan dalam Islam, maka mustahil ada pacaran Islami.

2.2.21

0 0

Sarapan Kata
KMO Club Batch 45
Kelompok 12 Yokina
Jumlah Kata : 415
Day 21
*****
Kecuali jika sekadar melakukan nadzar atau ingin melihat calon istri sebelum menikah, tentunya dengan didampingi mahramnya. Itulah yang bisa dianggap dan diistilahkan dengan pacaran. Namun, itu hanyalah sebuah istilah saja. Berbeda dengan istilah pacaran saat ini, banyak dipahami sebagai hubungan yang diaplikasikan dengan chat tia, jalan-jalan bareng, makan bareng, nonton, dan bebagai hal lainnya. Secara tidak sadar hal tersebut disisipi oleh banyak hal yang haram seperti saling pandang, bayangan haram, dan lainnya.

Apabila ada istilah pacaran Islami, sama halnya dengan memaksakan kehendak untuk meminum minuman keras yang Islami. Bisa saja dengan alasan “Kan, minumnya di dalam masjid” Atau akan ada di masa mendatang istilah lainnya seperti judi Islami, zina Islami, dan sejenisnya. Dalam buku Sutra Asmara karangan Udtaf Abu Umar Basyir mengatakan bahwa kalaupun ada aktivitas tertentu yang haram, tetapi dilabeli dengan kata-kata halal jelaslah itu suatu hal yang terlalu dipaksakan dan sama sekali tidak ada manfaatnya.


Pengaruh Pacaran terhadap Kecintaan Allah
“Kalaupun ada orang yang sedang dilanda mabuk asmara itu disuruh untuk memilih antara pujaan hatinya itu dengan kesukaannya kepada Allah, pastilah ia akan memilih pilihan yang pertama yaitu pujaan hatinya atau pasangannya. Ia akan lebih merindukan perjumpaan dengan pasangannya daripada kerinduan untuk berjumpa dengan Allah yang Maha Kuasa dalam ibadahnya. Artinya angan-angan untuk selalu dekat dengan pujaan hati akan selalu lebih besar dari keinginannya dekat dengan Allah SWT”

Islam yang sempurna telah mengatur hubungan dengan lawan jenis dalam syariat suci ialah pernikahan. Pernikahan yang dibenarkan dalam Islam pun bukanlah pernikahan yang diawali dengan pacaran, tetapi dengan mengenal karakter calon pasangan tanpa adanya perbuatan yang melanggar syariat. Pernikahan yang dilalui inilah yang akan membuat perbedaan rasa antara percintaan yang hakiki atau hanya sekadar percintaan yang cintanya hanyalah cinta bualan.

Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani hadist riwayat dari Ibnu Majah no 1920 bahwasannya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Kami tidak pernah menemukan solusi untuk dua orang yang saling mencintai selain pernikahan” Kalaulah dirasa masih belum mampu untuk menikah, maka jalan terbaik adalah menahan diri dengan berpuasa.

Hal tersebut sesuai dengan hadist riwayat Bukhari dan Muslim tentang sabda Rasulullah yang berbunyi “Barangsiapa yang mampu untuk menikah, maka segeralah untuk menikah. Sebab, itu lebih baik baginya untuk menundukkan pandangan dan menjaga kemaluannya. Namun, apabila belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagaikan kebiri”

Sungguh, cinta sejati akan ditemui dalam pernikahan yang dilandasi atas rasa cinta kepada Sang Pencipta. Sebab, cinta itu akan memudahkan kita dalam menjalankan perintah-Nya dan mudah untuk menjauhi segala yang dilarang-Nya. Allahumma inna nas’aluka ’ilman nafi’a wa rizqon thoyyiban wa ’amalan mutaqobbbalan.


3.1.22 Rasulullah dengan Siti Aisyah

0 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 410

Day 22

*****

Siapa yang tidak tahu kisah cinta Romeo dan Juliet? Kisah cinta yang banyak dikenal karena kisahnya yang tragis juga begitu romantis. Tapi, apakah kamu tahu bahwa ada kisah yang jauh lebih romantis daripada kisah cinta Romeo dan Juliet? Mari kita mencari tau dengan membaca ini. Selamat membaca..

 

Kisah Cinta Nabi Muhammad dan Siti Aisyah

Nabi Muhammad ialah sebaik-baiknya suri tauladan untuk menuntun umat manusia di dunia. Bahkan dalam urusan kisah cintanya pun dapat memberikan teladan terbaik. Bagaimana tidak, salah satu kisah cinta Rasulullah dengan Siti Aisyah dipersatukan dalam kisah pernikahan dan Allah menjanjikan mereka akan kembali berkumpul di surga. Apalagi yang indah selain bisa berkumpul dengan belahan jiwa di dunia dan di surga?

 

Kisah cinta Rasulullah dan Siti Aisyah ini memang menuai pro dan kontra. Mereka, para pembenci Rasulullah akan mengatakan bahwa sungguh teganya seorang nabi Allah menikahi gadis kecil yang masih sangat belia. Sebab, usia Siti Aisyah dikala memikah dengan Rasulullah adalah 18 tahun.

 

Namun, di dalam bahtera rumah tangganya bersama dengan Rasulullah, tak pernah sekalipun Siti Aisyah mengeluh. Dari sekitar 2200 hadist yang secara khusus diriwayatkan kepadanya, tidak pernah ditemukan pembicaraan atau hal buruk mengenai suaminya, Rasulullah. Bahkan, saking setianya Siti Aisyah kepada Rasulullah, selama hidupnya ia tak pernah terbersit untuk mencari penggati suaminya walau Rasulullah telah wafat. Ia merasa bahwa Rasulullah masih hidup dan selalu menemani perjuangannya.

 

Sebagai seorang suami, nabi Muhammad s.aw, Rasulullah pun sangat cinta dengan Siti Aisyah. Beliau memanggil istrinya dengan nama panggilan sayang Humaira. Panggilan yang sesuai dengan paras Siti Aisyah yang cantik, berkulit  putih, dan pipi yang kemerahan.

 

Dalam Hadist Riwayat Muslim dan Bukhari, Siti Aisyah berkata “Rasulullah adalah orang yang paling lembut dan selalu menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit” Siti Aisyah merasakan kehangatan cinta dari seorang Rasulullah ketika menyadari bahwa suaminya selalu mampu meluangkan waktu untuknya, walaupun Rasulullah dalam keadaan yang sangat sibuk untuk berdakwah maupun berperang.

 

Bahkan hingga akhir kehidupannya, Rasulullah memilih untuk tetap tinggal di rumah Siti Aisyah dan menghembuskan nafas terakhir di pangkuan wanita yang amat dicintainya itu. Siti Aisyah memang tumbuh menjadi dewasa dibawah pengasuhan manusia yang paling dicintai oleh Sang Pencipta Cinta.


Mereka dipersatukan oleh keluarga yang menginginkan agar tali silaturahmi antar keluarga terikat erat. Sang Ayah Abu Bakar As Siddiq lah yang meminta langsung agar Rasulullah menikahi anaknya. Tidak ada drama kebencian antar keluarga layaknya Romeo dan Juliet. Namun mereka dipersatukan oleh kasih sayang keluarga.


Bahkan saat bersamanya Allah SWT sering menurunkan wahyu kepada Rasulullah. Keduanya kemudian dijanjikan Allah berkumpul di surga kelak.


3.2.23 Rasulullah dengan Siti Khadijah

0 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 410

Day 23

*****

Kisah Cinta Nabi Muhammad dan Siti Khadijah

Kisah Nabi Muhammad dengan Siti Khadijah tak kalah romantisnya dengan kisah cinta nabi Muhammad dengan Siti Aisyah. Sebab, mereka dipertemukan dan dipersatukan karena Allah. Usia nabi Muhammad kala itu adalah 25 tahun sedangkan Siti Khadijah berusia 40 tahun. Perbedaan yang cukup jauh ini tidak menjadi jurang pemisah diantara keduanya untuk membina bahtera rumah tangga.

 

Siti Khadijah menjadi satu-satunya Istri nabi Muhammad yang tidak pernah merasakan dimadu. Tidak ada wanita lain dalam kehidupan pernikahannya. Bahkan, nabi Muhammad sangat menderita ketika orang yang dicintainya (Siti Khadijah) meninggal dunia. Tahun itulah nabi menyebutnya tahun duka atau Aamul Huzni.

 

Bagaimana tidak? Siti Khadijah adalah orang pertama yang mendukung Rasulullah ketika banyak yang mendustakannya. Ia juga rela memberikan seluruh harta yang ia punyai kepada Rasulullah untuk berjuang di jalan Allah. Bahkan, Siti Khadijah menyerahkan hidupnya untuk sang suami tercinta.

 

Memiliki isrri yang mulia seperti Siti Khadijah merupakan anugerah terindah dalam kehidupan cinta Rasulullah. Ialah wanita yang sangat istimewa dan dicintai Rasulullah. Wanita yang selalu mendampingi tanpa selama seperempat abad tanpa mengeluh, penghapus resah, penglipur lara di saat krisis di tengah intimidasi kaum kafir Quraisy, menopang finansial da’wah, dan membelanya dengan kemuliaan nasab.

 

Ketika cinta sudah bersemayam dalam diri, apapun yang berkaitan dengan orang yang dicintainya pasti sang pecinta akan mengenalinya. Begitu pula dengan Nabi Muhammad. Ketika suatu hari saudara perempuan Siti Khadijah bernama Halah ke Madinah untuk berjumpa dengannya, sesampainya di pekarangan rumah, Rasulullah langsung mengenali perbedaannya. Padahal banyak yang berkata bahwa suara Halah sangat mirip dengan suara Siti Khadijah. Melihat hal tersebut, Halah mengetahui betapa setia dan cintanya nabi Muhammad kepada Siti Khadijah.

 

Begitu pun ketika Fathu Makkah. Pada hari itu, Nabi Muhammad membuat kemah di satu lokasi dekat dengan bekas rumah Sayyidah Khadijah—karena rumah itu sendiri sudah tiada. Di saat pasukan umat Islam tengah sibuk, Nabi Muhammad menyendiri dan tengah berbincang-bincang dengan seorang perempuan tua. Sayyidah Aisyah yang melihat wajah Nabi berseri-seri ketika bercakap-cakap dengan wanita tua itu menjadi penasaran. Setelah ditanyakan sana-sini, maka diketahui kalau wanita tua itu adalah sahabat dekat Sayyidah Khadijah. Tema obrolan Nabi dan wanita tua itu seputar kenangan manis beliau dengan Sayyidah Khadijah.

 

Apa kisah paling sedih selain ditinggal belahan jiwa yang selalu menemaninya setiap hari? Bahkan Nabi tidak berniat menikah lagi sepeninggal Khadijah. Namun Allah memerintahkannya untuk menikah. Setelah pernikahannya pun, Nabi tetap menjalin tali silaturahmi kepada teman-teman Khadijah. Bahkan Aisyah pernah diliputi rasa cemburu terhadap Khadijah karena kecintaan Rasul kepada istri pertamanya tidak pernah hilang.


3.3.24 Ali bin Abi Thalib dengan Fatimah Az-Zahra

0 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 410

Day 24

*****

Kisah Cinta Ali bin Abi Thalib dan Fathimah Az-Zahra  

Kisah cinta lainnya yang tak kalah hebat datang dari perjalanan cinta seorang Ali bin Abi Thalib kepada Fatimah Az-Zahra. Ali bin Abi Thalib sudah sejak awal mencintai seorang sahabatnya yaitu Fatimah Az-Zahra yang merupakan putri kesayangan nabi Muhammad s.a.w. Kecantikan yang dimiliki putri dari Rasulullah ini tidak hanya jasmaninya saja, bahkan kecantikan ruhaniahnya bisa melintasi batas hingga langit ke tujuh

 

Namun, Ali bin Abi Thalib merasa tak berdaya dan rendah diri. Apakah ia mampu membahagiakan seorang putri kesayangan nabi Muhammad dengan keadaannya yang serba terbatas? Apalagi banyak pria lain yang lebih berkelas dari dirinya yang juga mencintai Fatimah Az-Zahra dan menginginkannya untuk mempersunting putri Rasulullah itu.

 

Mulai dari sahabat terdekat Rasulullah yang bernama Abu Bakar As-Siddiq, Ummar bin Khatab yang begitu disegani hingga Sa’ad bin Mu’adz yang paling tulus dan sayang kepada umat Nabi Muhammad. Lamaran dari pria yang memiliki pengaruh dalam hidup Rasulullah tersebut tetap saja ditolak oleh nabi Muhammad s.a.w. Rasulullah justru menunggu dan menginginkan pinangan untuk putri kesayangannya itu dari pria yang merasa dirinya biasa saja dibanding dengan pria yang melamar sebelumnya.

 

Mereka dipersatukan dengan sebuah ikatan pernikahan yang begitu indah karena ternyata Rasulullah mendapat petunjuk dan perintah-Nya langsung dari Allah SWT untuk menikahkan putrinya Fatimah Az-Zahra dengan Ali bin Abi Thalib. Begitu indahnya Allah langsunglah yang memberikan restu kepada mereka untuk menjalin ikatan dalam bahtera rumah tangga mereka.

 

Malam hari setelah dihalalkan oleh Allah SWT, terjadi dialog antara Fatimah Az-Zahra dengan Ali bin Abi Thalib yang sangat menggetarkan jiwanya. Fatimah Az-Zahra berkata kepada Ali bin Abi Thalib “Maafkan aku karena sebelum aku menikah denganmu, aku pernah satu kali merasakan jatuh cinta kepada seseorang dan aku menginginkan pemuda itu”

 

Ali bin Abi Thalib pun bertanya kepada Fatimah Az-Zahra “Mengapa engkau tidak mau menikah dengan pemuda yang engkau cintai itu? Apakah engkau menyesal menikah denganku?”

 

“Ketahuilah suamiku, pemuda yang aku maksudkan itu adalah dirimu” Fatimah Az-Zahra mengatakannya sambil tersenyum.

 

Pujian yang terbaik disampaikan Fatimah Az-Zahra kepada suaminya Ali bin Abi Thalib ini sangat membahagiakan hatinya. Ternyata, selama ini mereka saling mencintai dalam diam. Bahkan, malaikatpun tak tahu jikalau mereka saling mencintai. Cintanya terjaga hingga Allah satukan dalam ikatan suci pernikahan.


3.4.25 ACTDH

0 0

Sarapan Kata

CMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata: 412

Day 25

*****


ANTARA CINTA, TAKUT DAN HARAP (part 1) 

Namaku Cinta, aku senang melihat orang bahagia dan hari-hariku selalu dipenuhi perasaan positif. Beruntungnya, aku memiliki dua sahabat yang unik bernama Takut dan Harap. Kedua sahabatku mempunyai karakter yang berbeda. Takut sering merasa gentar terhadap sesuatu yang dianggapnya menimbulkan bahaya dan menjadikan dia pribadi yang was-was. Sedangkan Harap, penuh dengan keyakinan, tidak gelisah dan merasa tenang dalam berbagai situasi. Perbedaan ini membuat kami mengerti bagaimana cara memahami satu sama lain.


Persahabatan kami dimulai ketika aku berkunjung di salah satu masjid terindah di dunia yaitu Masjid Agung Sheikh Zayed yang berada di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. “Masyaallah” ucapku ketika melihat keindahan keajaiban arsitektur dengan hasil yang sangat menakjubkan. Warna dominannya adalah putih, dengan ornamen emas dan kubah bergaya Maroko yang amat indah. Banyak pilar-pilar bermotif bunga-bunga di dalamnya. Luasnya 22.412 meter persegi. Sehingga bisa menampung 40 ribuan jemaah. Di ruang utama masjid itu terdapat 96 pilar yang dilapisi oleh mutiara. Dan di sana lah aku bertemu dengan Takut.
Takut bertanya kepadaku “Apakah kamu mencintai Allah?”
“Tentu saja, aku mencintai Allah” jawabku, rasanya setiap muslim akan menjawab seperti itu pikirku.
“Lantas, apa buktinya? pernyataan tanpa bukti tidaklah bermanfaat kan” tanyannya.
Sejenak pertanyaan Takut membuatku terdiam, bagaimana cara untuk menjawabnya? “Ayo ikut aku” sambil menggenggam tangan Takut aku pun berdoa kepada Allah untuk dimudahkan lisanku menjawab pertanyaan Takut. Takut mengikutiku dalam hening.
”Cinta kepada Allah juga mengharuskan membenci segala sesuatu yang dibenci-Nya. Dimana jika seorang hamba mencintai Allah, maka dia akan rela untuk melakukan seluruh hal yang diperintahkan dan menjauhi seluruh hal yang dilarang oleh yang dicintainya” ujarku memecah keheningan yang terjadi dan memulai kembali percakapan kami.
“Memang Allah tidak membutuhkan pernyataan belaka, Allah menginginkan kita membuktikannya. Bukti kecintaan kita kepada Allah adalah dengan mengikuti Rasulullah dalam segala hal. Bahkan kecintaan kita terhadap beliau harus lebih dari kecintaan kita terhadap diri sendiri dan keluarga. Beliaulah teladan baik dalam aqidah, ibadah, akhlak, muamalah dan sebagainya. Maka jika kita mencintai Allah, mari kita buktikan dengan menjadikan Rasululloh sebagai panutan kita” lanjutku menjelaskan, Takut mendengarkan penjelasanku tentang mahabbah (cinta) sambil menganggukkan kepalanya.
  Di saat kami sedang asyik melanjutkan perbincangan, seseorang datang menghampiri kami. “Assalamualaikum kakak-kakak, maaf mengganggu waktunya. Perkenalkan nama saya Harap. Saya murid yang belajar di sini dan mempunyai tugas bertanya kepada pengunjung perihal khauf (takut). Apakah kakak-kakak bisa membantu saya?” tanya harap kepada kami

3.4.26 ACTDH2

0 0

Sarapan Kata

KMO Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata: 408

Day 26

*****

“Memang Allah tidak membutuhkan pernyataan belaka, Allah menginginkan kita membuktikannya. Bukti kecintaan kita kepada Allah adalah dengan mengikuti Rasulullah dalam segala hal. Bahkan kecintaan kita terhadap beliau harus lebih dari kecintaan kita terhadap diri sendiri dan keluarga. Beliaulah teladan baik dalam aqidah, ibadah, akhlak, muamalah dan sebagainya. Maka jika kita mencintai Allah, mari kita buktikan dengan menjadikan Rasululloh sebagai panutan kita” lanjutku menjelaskan, Takut mendengarkan penjelasanku tentang mahabbah (cinta) sambil menganggukkan kepalanya.
  Di saat kami sedang asyik melanjutkan perbincangan, seseorang datang menghampiri kami. “Assalamualaikum kakak-kakak, maaf mengganggu waktunya. Perkenalkan nama saya Harap. Saya murid yang belajar di sini dan mempunyai tugas bertanya kepada pengunjung perihal khauf (takut). Apakah kakak-kakak bisa membantu saya?” tanya harap kepada kami.
  Kulihat mata Takut berbinar ingin segera menjawab dan menjelaskan kepada adik kecil itu. “Waalaikumsallam adik kecil, sahabatku Takut akan membantumu menjelaskan” aku menjawab salam sambil tersenyum ke arah Takut sebagai tanda mempersilahkan Takut untuk menjawab pertanyaan Harap.
  “Baiklah adik manis, dengarkan aku!” ucap Takut memulai penjelasannya.
  “Khauf atau takut itu ada bermacam-macam, namun yang takutnya seorang muslim ialah takut akan pedihnya sakaratul maut, rasa takut akan adzab kubur, rasa takut terhadap siksa neraka, rasa takut akan mati dalam keadaan yang buruk (mati dalam keadaan sedang bermaksiat kepada Allah), rasa takut akan hilangnya iman dan lain sebagainya. Rasa takut semacam inilah yang harus ada dalam hati seorang hamba” lanjut Takut menjelaskan.
  “Dimana dengan adanya rasa takut, seorang hamba akan termotivasi untuk rajin mencari ilmu dan beribadah kepada Alloh semata agar bebas dari murka dan adzab-Nya. Selain itu, rasa takut inilah yang juga dapat mencegah keinginan seseorang untuk berbuat maksiat” ucap Takut mengakhiri penjelasannya.
  Harap tersenyum setelah mendengarkan, mencatat point-point penting dari penjelasan Takut dan berkata “Terima kasih kak atas penjelasannya”.
Sebelum meninggalkan kami, Harap memberikan kata mutiara dari Ibnu Qayyim Al-Jawziyya yang diperoleh dari gurunya pada pelajaran yang didapatnya hari ini.
”The heart on its journey towards Allah, the Exalted is like that of a bird; Love is its head, Fear and Hope are its two wings. When the head is healthy, then the two wings will fly well. When the head is cut off, the bird will die. When either of two wings is damaged, the bird becomes vulnerable to every hunter and predator”
  Setelah pertemuan pertama kami, pertemuan selanjutnya tetap terjalin dan kami pun menjadi sahabat sejati. Kini ku sadari antara Cinta, Takut dan Harap merupakan satu paket yang komplit. Seperti hal nya seorang mukmin memiliki keimanan yang benar, secara otomatis dia akan cinta kepada Rabb-nya. Barang siapa yang cinta kepada Rabb-nya, di dalam hatinya pasti ada rasa takut untuk melakukan suatu perbuatan yang dilarang sehingga merasa ditinggalkan oleh Rabb yang dicintainya. Maka seorang mukmin hendaknya menjalani kehidupan dengan penuh ketakwaan, berharap kepada satu-satunya tempat bersandar yaitu Allah ta’ala. Lihatlah bagaimana cinta, takut dan harap memang menjadi satu paket yang komplit. Dan aku berharap persahabatan kami tidak hanya di dunia, tetapi sampai nanti di jannah-Nya.

3.5.27 Zainab dengan Abil Ash bin Rabi'

0 0

Sarapan Kata

KMO Club Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata : 412

Day 27

*****

Kisah Cinta Zainab dan Abil Ash bin Rabi

Kisah cinta Zainab yang merupakan putri Rasulullah s.a.w meninggalkan kisah cinta yang begitu mendalam. Seperti kebanyakan wanita pada umumnya, ketika wanita dianggap telah memasuki usia menikah, keluarganya khawatir melihat belum ada laki-laki yang meminangnya. Begitu juga dengan Zainab, sang bibi Halah binti Khuwaid yang merupakan saudara dari Ummul Mu’minin Khadijah menjodohkan puteranya Abil Ash bin Rabi’ kepada Zainab putri nabi.

 

Pihak yang terlibat pun setuju dengan perjodohan ini. Saat pernikahan Zainab dengan Abil Ash bin Rabi terlaksanan, Siti Khadijah yang merupakan ibu dari Zainab memberikan kalung sebagai hadiah dan ungkapan tanda sayangnya untuk Zainab.


Pernikahan ini terjadi sebelum masa kenabian. Kemudian, setelah Rasulullah diangkat menjadi Nabi dan Rasul, Zainab pun beriman dan memeluk Islam. Namun tidak demikian dengan sang suami yang memilih untuk tetap teguh pada kepercayaan sebelumnya. Maka kedua suami isteri itu merasa bahwa kekuatan yang lebih kuat dari cinta mereka berusaha memisahkan antara keduanya.


Abil Ash bin Rabi masih membangkang dan tidak mau meninggalkan kepercayannya, sedangkan Fatimah, juga tidak ingin meninggalkan Islam. Bahkan Zainab secara tegas meminta suaminya agar menyerahkannya kembali pada sang ayah.


Hari-hari berlalu dalam keadaan ini setelah Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Pasukan Quraisy berangkat menuju Badr untuk memerangi Rasul SAW dan di antara mereka terdapat Abil Ash bin Rabi’, bukan untuk menyatakan ke-Islamannya, tetapi untuk memerangi Rasul SAW. Situasi menjadi kritis ketika Abil Ash jatuh menjadi tawanan di tangan kaum Muslimin di bawah pimpinan Rasulullah SAW di Madinah.


Kemudian kaum Quraisy mengutus orang untuk menebus tawanan-tawanannya. Zainab pun mengirimkan harta dan sebuah kalung untuk menebus tawanannya, Abil Ash bin Rabi’. Ketika Rasulullah SAW melihat kalung itu, beliau merasa iba hatinya dan bersabda :”Jika kalian tidak keberatanmelepaskan tawanan dan mengembalikan harta miliknya, maka lakukanlah.”


Mereka menjawab :”Baiklah, wahai Rasulullah.” Kemudian mereka melepaskannya dan mengembalikan harta milik Zainab. Di sini Rasulullah SAW mendapat janji dari Abil Ash untuk membebaskan Zainab dan mengembalikannya kepada beliau di Madinah.


Ash kembali ke Mekkah dan di dalam jiwanya terdapat gambaran yang lebih cemerlang dari isteri yang berbakti dan mulia ini. Namun Ia tetap pada tekadnya untuk mengembalikan Zainab kepada ayahnya.


“Kembalilah kepada ayahmu, wahai Zainab.”


Tentu saja Abil Ash tidak kuasa menahan tangisnya mengingat bahwa Ia tahu jika pertemuan tersebut adalah yang terakhir bagi keduanya. Akhirnya Zainab diantarkan untuk bertemu Rasul dengan perasaan campur aduk.


Meski lama terpisah karena agama, keduanya kemudian dipersatukan kembali oleh agama. Abil Ash kemudian masuk islam dan keduanya hidup kembali seperti suami istri. Sayang, tidak berselang lama mereka kembali terpisah karena Zainab meninggal dunia.[]

3.6.28

0 0

Sarapan Kata

KMO Batch 45

Kelompok 12 Yokina

Jumlah Kata: 415

Day 28

*****


Dikisahkan setelah hari pernikahan Handzalah, ia meminta izin kepada Rasulullah untuk bermalam bersama istinya. Rasulullah pun mengizinkan.

Layaknya pasangan yang baru menikah Handzalah dan Jamilah diselimuti rasa bahagia dengan menyandang status baru sebagai suami-istri.

Akan tetapi suasana kota Madinah saat itu memang tengah mencekam karena isu peperangan. Sejumlah prajurit Muslim banyak bersiaga di berbagai sudut kota.

Meski mencekam, di malam itu juga Handzalah sedang menikmati malam pengantin bersama istri tercinta.

Malam kebahagiaan telah berlalu setelah terbitnya fajar. Handzalah pun melaksanakan salat Subuh namun ia segera kembali ke pelukan istrinya.

Di saat bersamaan terdengar sayup-sayup suara yang menyerukan "Mari Berjihad" sebagai pertanda dari Rasulullah untuk memerintah perang.

Berat sekali pilihan Handzalah kala itu karena harus memenuhi perintah Rasulullah dan meninggalkan istri tercintanya seorang diri tepat pada malam pernikahannya yang pertama.

Namun karena keteguhan hati, pendirian, serta kepatuhannya kepada Rasulullah dan agama, ia pun bergegas memenuhi panggilan perang tersebut.

Begitupun dengan istri Handzalah. Jamilah sangat mendukung suaminya untuk ikut dalam peperangan karena rasa cinta keduanya kepada Allah juga lebih tinggi.

Jamilah hanya bisa memeluk dan menatap Handzalah sebagai tanda perpisahan melepas kepergian sang suami untuk berjihad melawan kaum Quraisy pada Perang Uhud.

Sebuah pedang dibawa Handzalah untuk berperang. Keadaan dirinya saat pergi tidak sempat mandi junub.

Dalam keadaan junub Handzalah segera bergabung dengan para prajurit Muslim Rasulullah, sambil menghadap musuh dari kaum kafir Abu Sufyan.

Pada sesi pertama prajurit Muslim mampu mengalahkan musuh, namun kawanan Muslim kembali diserang dari belakang.

Saat itu juga Handzalah dihantam pedang dan belati oleh kaum kafir Quraisy sambil dilempari anak panah serta tombak. Tubuh Handzalah terbujur dan meninggal.

Setelah peperangan Rasul mulai mencari tahu satu per satu prajurit Muslim yang gugur dalam perang Uhud.


Tidak berselang lama Rasul melihat jasad Handzalah dalam keadaan bersih dari bercak darah. Bahkan rambutnya basah, padahal kondisi Bukit Uhud gersang tanpa air.

Semua yang melihat takjub, namun sahabat Nabi memberitahu bahwa Handzalah baru saja menikah dan ia dalam keadaan junub.

Nabi pun mengatakan, "Aku melihat dia telah dimandikan oleh para malaikat di antara langit dan bumi."

"Handzalah meninggal dengan status syahid dimuliakan oleh para malaikat karena keteguhan membela Islam," tulis Muhammad Nasrulloh dalam buku Kisah-kisah Inspiratif Sahabat Nabi tentang Handzalah yang Dimandikan Malaikat.

Kabar meninggalnya Handzalah sampai pada Jamilah yang tengah menanti kepulangan suaminya usai berperang.

Rasa sedih mendalam menyelimuti hati Jamilah, ia tidak pernah menyangka akan menjanda secepat itu setelah hari pernikahannya yang baru digelar.

Kepergian Handzalah memang sangat cepat dan mengukir sebuah kisah cinta sahabat Nabi yang mengharukan. Namun Jamilah tetap bersabar serta ikhlas melepasnya ke pangkuan Allah.

Sejak saat itu Handzalah tidak sekadar dijuluki mujahid melainkan mendapat sebutan Ghasilul Malaikah, yakni orang yang disucikan makhluk Allah yakni para malaikat.

3.7.29

0 0

Sarapan Kata
KMO Batch 45
Kelompok 12 Yokina
Jumlah Kata: 415
Day 29
*****
Habdzalah-Jamilah, Kisah Cinta Sahabat Nabi yang Mengharukan

Perjalanan asmara antara Handzalah dan Jamilah disebut sebagai kisah cinta sahabat Nabi yang mengharukan karena mengutamakan rasa cinta kepada Allah.

Handzalah bin Abi Amir merupakan sosok pemuda Anshar yang tangguh dari Kabilah Aus. Ia juga menjadi salah satu sahabat Nabi yang sangat tunduk kepada perintahnya.
Suatu hari, Handzalah menikah di Madinah dengan seorang perempuan yang dicintainya bernama Jamilah binti Abdullah.


Perjalanan asmara antara Handzalah dan Jamilah disebut-sebut sebagai kisah cinta sahabat Nabi yang mengharukan karena harus mengutamakan rasa cintanya kepada Allah.


Dikisahkan setelah hari pernikahan Handzalah, ia meminta izin kepada Rasulullah untuk bermalam bersama istinya. Rasulullah pun mengizinkan.

Layaknya pasangan yang baru menikah Handzalah dan Jamilah diselimuti rasa bahagia dengan menyandang status baru sebagai suami-istri.

Akan tetapi suasana kota Madinah saat itu memang tengah mencekam karena isu peperangan. Sejumlah prajurit Muslim banyak bersiaga di berbagai sudut kota.

Meski mencekam, di malam itu juga Handzalah sedang menikmati malam pengantin bersama istri tercinta.

Malam kebahagiaan telah berlalu setelah terbitnya fajar. Handzalah pun melaksanakan salat Subuh namun ia segera kembali ke pelukan istrinya.

Di saat bersamaan terdengar sayup-sayup suara yang menyerukan "Mari Berjihad" sebagai pertanda dari Rasulullah untuk memerintah perang.

Berat sekali pilihan Handzalah kala itu karena harus memenuhi perintah Rasulullah dan meninggalkan istri tercintanya seorang diri tepat pada malam pernikahannya yang pertama.

Namun karena keteguhan hati, pendirian, serta kepatuhannya kepada Rasulullah dan agama, ia pun bergegas memenuhi panggilan perang tersebut.

Begitupun dengan istri Handzalah. Jamilah sangat mendukung suaminya untuk ikut dalam peperangan karena rasa cinta keduanya kepada Allah juga lebih tinggi.


Jamilah hanya bisa memeluk dan menatap Handzalah sebagai tanda perpisahan melepas kepergian sang suami untuk berjihad melawan kaum Quraisy pada Perang Uhud.

Sebuah pedang dibawa Handzalah untuk berperang. Keadaan dirinya saat pergi tidak sempat mandi junub.

Dalam keadaan junub Handzalah segera bergabung dengan para prajurit Muslim Rasulullah, sambil menghadap musuh dari kaum kafir Abu Sufyan.

Pada sesi pertama prajurit Muslim mampu mengalahkan musuh, namun kawanan Muslim kembali diserang dari belakang.

Saat itu juga Handzalah dihantam pedang dan belati oleh kaum kafir Quraisy sambil dilempari anak panah serta tombak. Tubuh Handzalah terbujur dan meninggal.

Setelah peperangan Rasul mulai mencari tahu satu per satu prajurit Muslim yang gugur dalam perang Uhud.


Tidak berselang lama Rasul melihat jasad Handzalah dalam keadaan bersih dari bercak darah. Bahkan rambutnya basah, padahal kondisi Bukit Uhud gersang tanpa air.

Semua yang melihat takjub, namun sahabat Nabi memberitahu bahwa Handzalah baru saja menikah dan ia dalam keadaan junub.

Nabi pun mengatakan, "Aku melihat dia telah dimandikan oleh para malaikat di antara langit dan bumi."

"Handzalah meninggal dengan status syahid dimuliakan oleh para malaikat karena keteguhan membela Islam," tulis Muhammad Nasrulloh dalam buku Kisah-kisah Inspiratif Sahabat Nabi tentang Handzalah yang Dimandikan Malaikat.

Kabar meninggalnya Handzalah sampai pada Jamilah yang tengah menanti kepulangan suaminya usai berperang.

Rasa sedih mendalam menyelimuti hati Jamilah, ia tidak pernah menyangka akan menjanda secepat itu setelah hari pernikahannya yang baru digelar.

Kepergian Handzalah memang sangat cepat dan mengukir sebuah kisah cinta sahabat Nabi yang mengharukan. Namun Jamilah tetap bersabar serta ikhlas melepasnya ke pangkuan Allah.

Sejak saat itu Handzalah tidak sekadar dijuluki mujahid melainkan mendapat sebutan Ghasilul Malaikah, yakni orang yang disucikan makhluk Allah yakni para malaikat

3.8.30

0 0

Sarapan Kata
KMO Batch 45
Kelompok 12 Yokina
Jumlah Kata: 418
Day 30
*****
Kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha: Bertemu di Waktu yang Tepat
Melalui kisah ini, kita mendapatkan pelajaran bahwasannya Allah sudah menyiapkan jodoh terbaik untuk hambanya. Jangan risau dan gelisah, karena jodoh yang tepat akan datang di waktu yang tepat pula.

Mengutip Islami.co dari karya Imam Al-Qurthubi yaitu al-Jami’ li Ahkam Al-Qur’an, berikut kisah cinta Nabi Yusuf dan Zulaikha.

Semasa belum menjadi Nabi, Yusuf menjadi budak dari seorang bangsawan bernama Qithfir, yang kemudian mengangkatnya menjadi anak. Sang majikan mempunyai istri bernama Zulaikha yang saat pertama kali melihat Yusuf, terpesona dengan ketampanan dan kehalusan budi pekerti budak belian suaminya.


Zulaikha gencar merayu Yusuf, yang lama kelamaan pun terpedaya dengan pesona istri majikannya. Dalam masa itu, Yusuf nyaris melakukan hal yang terlarang dengan Zulaikha, namun tiba-tiba bayangannya ayahnya, Ya'qub melintas.

Sambil menggigit jarinya, Ya'qub berkata; “Wahai Yusuf, janganlah kamu melakukannya (berbuat mesum dengannya), karena perumpamaanmu selama kamu tidak melakukannya adalah seperti burung di langit yang tidak memiliki kekuatan, dan perumpamaanmu jika kamu melakukannya adalah seperti ia mati dan jatuh ke bumi karena tidak mampu mempertahankan dirinya. Perumpamaanmu jika tidak melakukannya adalah seperti sapi yang tidak jinak, yang tidak bisa dipekerjakan. Perumpamaanmu jika melakukannya adalah seperti sapi yang mati, maka semut masuk pada ujung dua tanduknya, dan ia tidak bisa membela dirinya sendiri.


Peristiwa itu membawa fitnah dan menjadikan Yusuf di penjara. Tak berapa lama, suami Zulaikha meninggal, dan dirinya menjadi miskin. Meratapi nasib malangnya, Zulaikha pun kehilangan penghilatannya.

Setelah Yusuf As bebas dari penjara dan menjadi pejabat dengan jabatan yang mulia, Yusuf suka berkeliling negeri yang dipimpinnya dengan mengendarai kuda yang diiringi para punggawa kerajaan dengan jumlah kurang lebih 1000 orang, dalam seminggu sekali.

Waktu pun berlalu dan saat Yusuf berada dalam arak-arakan kudanya, Zulaikha datang dan berkata; “Maha Suci Allah SWT yang mengubah seorang raja menjadi budak karena dosa yang dilakukannya, dan mengubah seorang budak menjadi raja karena ketaatannya.”

Yusuf berkata; ”Siapa itu?.”

Orang-orang membawa Zulaikha ke hadapannya. Dan Zulaikha berkata; ” Aku pernah mengurusmu dengan sepenuh hati, menyisir rambutmu dengan tanganku, dan membesarkanmu di rumahku. Aku telah memuliakanmu. Akan tetapi, kebodohanku telah mengubah semuanya, sehingga aku hancur. Hartaku habis, kemuliaanku hancur, kehinaan menguasaiku dan pengelihatanku hilang. Setelah aku jatuh dari kedudukanku, kini aku menjadi orang yang dikasihani. Aku meminta-minta belas kasihan orang-orang. Ada yang kasihan melihatku, dan ada yang tidak. Inilah balasan bagi orang-orang yang membuat kerusakan.”


Mendengar itu, Yusuf menangis dan sedih. Kemudian Yusuf berkata kepada Zulaikha, “Apakah masih ada yang tersisa dari rasa sukamu kepadaku sedikit?” Zulaikha berkata; “Demi Allah SWT, sekali memandang wajahmu lebih aku sukai daripada dunia dengan segala nikmatnya. Ulurkanlah kepadaku kepala cemetimu.” Yusuf kemudian mengulurkan cemetinya. Dan Zulaikha meraihnya serta menaruh di dadanya. Yusuf AS merasakan ujung cemeti yang dipegangnya bergetar karena gejolak hati Zulaikha.”

Yusuf AS lalu menangis dan berlalu pulang ke rumahnya. Kemudian Yusuf AS mengutus seorang utusan menemui Zulaikha untuk menyampaikan; “Jika kamu mau, kami akan menikahkanmu dan membuatmu menjadi kaya.” Seketika itu Zulaikha berkata kepada utusan tersebut, “Aku berlindung kepada Allah SWT dari ejekan raja kepadaku. Aku sudah tua, hartaku habis dan kemuliaanku sudah sirna. Apakah dia berkeinginan kepadaku sedangkan aku sudah tua.” Mendengar hal tersebut, sang utusan itu kemudian kembali dan mengabarkan apa yang dikatakan Zulaikha.


Selanjutnya orang-orang suruhan Yusuf membawa Zulaikha dan memandikannya lalu membawanya kepada Yusuf. Saat itu, Yusuf As bangkit mendirikan shalat dan duduk berdoa kepada Allah SWT, dan Zulaikha duduk di belakang Yusuf As berdoa meminta agar kemudaannya, kecantikannya dan pengelihatannya dikembalikan seperti muda.”

Allah SWT kemudian mengabulkannya, Zulaikha kembali muda, cantik, dapat melihat dan kembali dengan penuh pesona sebagaimana dahulu dia pada waktu merayu Yusuf.

Demikianlah Allah SWT memuliakan Yusuf karena telah menjaga apa yang diharamkan Allah SWT. Pada akhirnya Yusuf dan Zulaikha menikah. Begitulah cinta karena sebuah nafsu, sebagaimana kupu-kupu. Semakin dikejar akan semakin menjauh.


Mungkin saja kamu suka

Faqihah Nur Zah...
Dalam Hidup
Indah Wulan
Perempuan Terbuang

Home

Baca Yuk

Tulis

Beli Yuk

Profil