Loading
5

0

13

Genre : Religi
Penulis : Kimmy ahmad
Bab : 29
Dibuat : 20 Maret 2022
Pembaca : 8
Nama : Mustakim
Buku : 1

Kaidah Cinta

Sinopsis

Kebahagian itu menjadi impian semua pecinta, bersanding dalam ikatan suci di bawah ridha ilahi, pun demikian yang diinginkan oleh Zacky, mahasiswa sederhana yang hatinya sudah tertambat pada Sayyidah, mahasiswi shalihah di tempat belajar yang sama. Hati yang begitu mendalam dan perasaan cinta yang kuat, membuat perjalanan cinta mereka begitu indah untuk disaksikan. Badai dan ombak menjadi penghalang cinta mereka namun terlalu kuat untuk dihadang. Bagaimana yang terjadi antara Zacky dan Sayyidah, sungguh sayang apabila tidak dibaca dalam novel " Kaidah Cinta " ini. "Cinta denganmu aku bahagia dan tampamu aku bersabar dengan angin rindu"
Tags :
#Sarapankata #KMOBacth43 #Kelompok12 #Whitepaper #Jumlahkata971#Day2 #Sarkatjadibuku

Kisah 1: Zacky, sang penabur benih cinta

0 0

Judul : Kaidah Cinta

Penulis: Kimmy ahmad

PJ: Miftah nur jannah

Ketua kelas: Min adadiyah

Kisah 1: Zacky, sang penabur benih cinta

Abad 21 gaya hidup manusia banyak dipengaruhi oleh pertemanan - pertemanan yang biasanya ditemukan di arisan emak - emak rempong berganti menyasar pada remaja yang paling senang dianggap gaul dan update sehingga mereka dapat gelar anak jaman now. Ashaabul ilmi, nama komunitas itu, berisi 6 pemuda pemudi yang menebarkan ilmu dan inspirasi.

Di sinilah cerita itu dimulai ; Tokoh utama adalah Zacky nama lengkapnya Muhammad Tengku Zacky syah, pemuda shalih dari tanah rencong Aceh. Dia selalu mengalah dan baik hati terkadang karena kebaikannya dia sering mengorbankan dirinya sendiri. Didukung hobinya senang mendengar curhat dari orang lain.

Tokoh - tokoh lain Sayidah, Meutia, Riska, Galang dan Hendrik. Sayidah gadis pendiam, cantik, suka menolong, berkemauan kuat dan perempuan rumahan bukan murahan.

Meutia gadis lucu dan ceria, kulitnya khas aceh manis dia tidak suka pada kucing..aneh..he..he, kalau bisa selama hidupnya tidak berjumpa dengan kucing.

Riska gadis yang satu ini lebih fleksibel sehingga fisiknya juga ikut fleksibel kadang terlihat cantik kadang jelek, sifatnya juga kadang diam kadang tertawa ceria, selalu kepo dengan kondisi teman - temannya. Punya kebiasaan yang lucu kalau ngomong nggak nyambung.

Galang rambu anarki, bukan itu anak penyanyi legenda indonesia yg sudah meninggal.Galang disini adalah cowok gagah eksklusif suka pada pilihan yg terbaik, yang paling “wah” tidak mau setengah - setengah. Keinginan terbesarnya adalah bertemu idolanya yaitu Cristiano ronaldo. Dia ingin jd Next generation CR7 mungkin karena pengaruh hobi sepak bolanya.

Hendrik, pemuda terakhir ini kalem hitam manis yg anti pada fakta dan realita. Berpikirnya selalu ironis dan paradoks. Sangat sulit percaya pada orang lain tapi kalau sudah percaya dia siap menyerahkan jiwa raganya untuk kekasih hatinya. Keenam pemuda dan pemudi dipertemukan sama Allah dalam satu pendidikan yang sama di Universitas Islam Aceh jurusan Tarbiyah program studi Bahasa Arab.

Pada hari senin seperti biasa hari yg paling membosankan , kelas waktu pelajaran Linguistik dosennya Mr. Gladiator, wah kok ada dosen bernama Mr.Gladiator usut punya usut karena dia terkenal tegas dan keras. Kalau boleh menyebut juga galak seperti lagu yg lagi booming “dosen galak”, 5 menit sudah berlalu tapi Mr.Gladiator juga belum datang? Ada apa gerangan? Apa pasalnya..he..he..kayak KUHP atau kenapa belum nongol? Apa asbabun nuzulnya?? Ha..ha..ha..kayak Al- Qur’an. Tapi itulah bahasa suatu rangkaian kata indah yang mengandung sejuta makna sama dengan jam pelajaran kuliah sekarang yaitu linguistik.

Galang,tiba - tiba bersuara lantang, "paling Mr.Gladiator terlambat lagi gara-gara dimarahin sama bininya lagi. Dia kan kekuatannya cuma di Kampus, kalau dirumah kayak ayam sayur..haa..haa..haa” sambil tertawa dia menirukan gaya ayam kedinginan.

“Huzz...jangan gitu lang kita harus menghormatinya, Dia itu dosen” Timpal Zacky gak terima. “Zack..zack..kamu itu orangnya baik sekali sampai bela - belain dosen yang galaknya minta ampun itu, ingat 3 hari yg lalu kamu habis kena hardikan harder itu". Jawab Galang masih sama pendiriannya.

“Lang..jangan berlebihan kamu ngasih panggilan pada orang yang mengajarkan ilmu kekita, Q.S Al hujurat ayat 11 melarang itu” tegas Zacky pada galang.

“Memang apa isinya ayat yang kamu sebutkan tadi”..tanya Riska dengan wajah keponya di sebelah galang?

Zacky menjawab..”Allah melarang kita mengolok - ngolok orang lain bisa jadi yang diolok - olok lebih baik dari kita, tidak boleh mencela dan tidak boleh memberi gelar buruk karena seburuk-buruk gelar adalah fasik”.

“Zacky...kamu memang baik." Galang mengacungkan jempol kanan ke arahnya. Tapi tunggu dulu lang, Aku ada pertanyaan lagi ke Zacky kalau bisa menjawab berarti dia baik, Hendrik ikut dalam obrolan tersebut. “Tanya apa kamu akhi"? kata Zacky.

“Zack...ayat tadi memihak pada satu pihak,bagaimana kalau menegakan kebenaran sedangkan kita diejek,dihina,diinjak apakah diam saja? Bagaimana amar ma’ruf nahi munkarnya? Galang menyebut Mr.Gladiator dg ayam sayur, harder karena dia sering memanggil - manggil kita dg sebutan jelek, aku saja di panggil “Beo kejepit”..kamu juga dapat julukan “Kancil stupid”. Hendrik berargumentasi kepada Zacky.

Zacky membalas pertanyaan Hendrik. “laisal kadzalik akhi..surat Al-Hujurat tersebut bermakna saling atau ada dua golongan yang dilarang oleh Allah untuk tidak membalasnya. Dalam ajaran islam yang lain apabila ada orang menyakiti kita,maka kita harus memaafkan atau menasihatinya”

Di tengah - tengah obrolan serunya, tiba - tiba mahasiswa yang diluar berhamburan masuk dengan berdesak - desakan rupanya Mr.Gladiator telah datang. Benar dia datang 25 menit terlambat dari jadwal. Dengan langkah tegap bak tentara berbaris Dia memasang muka andalannya mata melotot alis berdiri dan wajah merah menyala seperti batu bara.

"Waduch...Danger ini pasti dia habis ada masalah sama bini nya kebiasaan yang sudah terbaca". Gumam Zacky dalam hatinya.

Tanpa perasaan bersalah karena terlambat, Mr.Gladiator berkata : “Assalamu alaikum wr.wb, selamat hari ini kalian dapat hadiah dariku, hadiahnya adalah kalian kerjakan tugas linguistik membuat sebuah terjemahan kitab karangan Imam Ghazali “Ihya’ Ulumuddin”.

Suasana kelas seketika hening, sambutan dosen seperti badai puting beliung itu menciutkan nyali dan menenggelamkan muka ke dasar lantai seolah olah hanya bayangan saja yang tersisa. Pantas dia mendapat julukan Mr.Gladiator, tubuh tinggi besar, kulit sawo matang dan suara menggelegar. Semua mahasiswa di kelas seolah - olah menjadi ayam sayur tinggal ditemani nasi bisa dijadikan santapan makan siang.

“Saya berikan kesempatan pada kalian untuk membuat kelompok,setiap kelompok anggotanya enam mahasiswa”. Nyerocos Mr.Gladiator.

Tiba - tiba dalam tubuhku ada dorongan untuk protes walaupun aku ngerasa lemah sekali kalau ngomong di hadapan Mr.gladiator, tapi aku harus berani,

"pak tugas menerjemahkan karangan sang fenomenal Imam Ghazali itu sangat sarat dengan nilai yg nilai - nilai sufi dan kesastraan yang tinggi, Apakah kami mampu melakukannya? Tanyaku dengan nafas ngos - ngosan.

“Kamu pintar,pertanyaan kamu itu betul” jawab Mr.Gladiator. “ makanya tugas ini bapak berikan kepada kalian supaya kalian bekerja keras dan bekerjasama dalam tim, paham!.

Kelas masih terasa hening tapi situasi sudah agak mencair, wajah - wajah pucat dan tegang para mahasiswa sudah mulai tenang karena Mr.Gladiator sudah menurunkan nada bicaranya.

“Sekarang cepat kerjakan perintah saya yang pertama bentuk kelompok" Mr.Gladiator menyuruh seluruh mahasiswa.

Aku langsung tersadar dengan perintah Mr.Gladiator, secepatnya juga melirik kanan kiri mataku tertuju pada Galang dan aku panggil,

“ lang ta'al..! Galang menghampiriku.

"Na’am zack" Sautnya.

Kisah 1 : Zacky, sang penabur benih cinta ( lanjutan )

0 0

Judul: Kaidah Cinta                              Penulis: Kimmy ahmad                                PJ: Miftach nur jannah                            Ketua kelas: Min adadiyah

Kamu satu kelompok denganku, kita sudah saling mengetahui kekurangan dan kelebihan masing - masing" jawab Zacky.

“Oke aku mau” spontan Galang berkata.

“Sekarang kita cari empat lagi”.

“Aku ingin mengajak Sayyidah menjadi tim kita coba kamu panggil” jawab Zacky.

Zacky memilih sayyidah karena dia tahu Sayyidah sangat pandai Ilmu tata bahasa Arab seperti Nahwu,sharaf sebagai alat menerjemahkan Ihya’ Ulumuddin, tapi dia khawatir Sayyidah tidak mau menjadi tim nya.

Galang memanggil Sayyidah “Ukhty Sayyidah ta’al ? Sayyidah menolehnya dengan tersenyum, cantik sekali senyum itu membuat hati yang gersang menjadi teduh.

Subhanallah engkau memang Indah dan menciptakan keindahan seluruh makhluk.

Sayyidah mendekati kami berdua langkahnya begitu semampai juga sopan sebagai suami dia masuk kriteria istri idaman.Wanita cantik tersebut ada dihadapanku, tidak kuat mata memandang tatapannya yang super jelita, akhirnya bibirku ini meluncur berkata, “ Ukhti maukah satu kelompok dengan kami berdua"? dengan jantung dag dig dug kutunggu jawaban dari bibirnya.

Na’am akh ana uridu” jawab sayyidah dengan suara lembutnya.

“Alhamdulillah saya senang sekali Ukhti mau”kataku. Hatiku girang sekali gak tahu kenapa, Galang aku lihat juga senang dengan bergabungnya Sayyidah.

“Oke teman - teman sekarang kita sudah tiga anggota, masih kurang tiga siapa lagi ayo pilih” sergah Galang tiba - tiba.

Sayyidah menjawab “aku ingin memilih Meutia menjadi anggota keempat kelompok kita” suaranya merdu sekali.

Aku bertanya“ kenapa kamu memilih Meutia Ukhti, kutahu dia tidak pandai Muhadatsah, aku ingin mencari yg pandai muhadatsah”.

Sayyidah menjawab pertanyaanku “ Meutia memang tidak begitu pandai Muhadatsah tapi jangan salah akh, dia rajin dan pintar mengedit nanti soal Muhadatsah biar aku merangkapnya” sayyidah meyakinkanku.

Dan untuk kesekian kali aku diam setuju, aku yang biasanya frontal dan kritis tidak bisa menolak dihadapan cewek satu ini.

Akhirnya Sayyidah berteriak kecil “Meutia kesini” sambil mengayunkan tangannya. Meutia gadis manis di prodiku mendekati kita bertiga. Langkah - langkah ceria itu sangat jelas terlihat dari setiap gerakan tubuhnya, dia memang tidak begitu tinggi seperti Sayyidah tapi proporsional bagi gadis Aceh.

Jilbab berwarna ungu membuat dia sangat menawan tapi aku lebih suka sayyidah dari meutia.

“Ada apa Sayyidah kau panggil kesini” tanya meutia.

"Kamu mau bergabung dengan kita dalam kelompok ini” jawab Sayyidah.

Meutia diam kayaknya dia menimbang nimbang, dahinya sedikit berkerut.

“Aku tidak paham materinya, kalau aku bergabung dengan kalian bertiga yang pintar - pintar aku minder” penolakan itu mengagetkan kita bertiga tapi ia sudah jujur.

Sayyidah berkata lagi “ Ukhti, siapa yang merasa pintar, disini semua masih tahap belajar” mendengar jawaban Sayyidah, aku tambah kagum, betul - betul jawaban yang bijak.

“Kamu pintar mengedit,nanti tugasmu membetulkan tulisan - tulisan yang salah”. Jelas sayyidah.

Meutia akhirnya menjawab “Na’am, aku bisa gabung dalam kelompok kalian”.

Dieng..!Jawaban itu melegakan kami bertiga. Galang, Sayyidah dan aku ditambah Meutia sudah empat anggotanya.

“Kawan - kawan kita sudah empat anggota masih kurang dua, hayo siapa lagi yang kita tunjuk langsung panggil dua lagi”. Aku sudah bisa memimpin kelompok ini, sempat ku lirik Mr.Gladiator yang sibuk dengan laptop kesayangannya wajahnya sudah tidak setegang tadi.

“Aku ingin memilih Riska” kata Meutia, “karena dia bisa mencari bahan untuk keperluan kelompok kita,dia punya sepeda motor sedang aku dan sayyidah tidak punya".

“Ya sudah tidak apa apa silahkan dipanggil Riska" jawabku.

Karena alasannya masuk akal juga untuk cewek - cewek yang punya sepeda hanya Riska. Sedangkan dari cowok yang punya sepeda Galang, tidak mungkin membonceng para ukhti karena terhalang peraturan syariat di Aceh, dilarang berboncengan laki dan perempuan yang bukan mahramnya.

“Satu lagi siapa dari laki laki”. Tanyaku. Teman - teman pada melirik kanan kiri, seluruh mahasiswa dan mahasiswi sudah mendapatkan kelompoknya masing - masing. Tapi ada satu mahasiswa yang belum dapat kelompok, Hendrik yang tadi bertanya kepadaku surat Al-hujurat ayat 11. Paling semua mahasiswa tidak ada yg memilihnya gara - gara Hendrik cara berpikirnya anti mainstream, kritisnya sudah kelewat tinggi sampai menolak realita dan kebenaran itu sendiri. Aku coba tawarkan kepada teman - teman untuk mengajak Hendrik gabung ke tim. Pertama yang menolak Sayyidah, alasannya Hendrik over logic.

Kucoba meyakinkan Sayyidah “kita butuh orang seperti Hendrik karena kitab Ihya Ulumudin banyak terdapat pemikiran - pemikiran yang keluar dari teks pemikiran manusia” kataku tegas.

Dengan suara yang begitu mantap akhirnya Sayyidah melemah juga tapi aku perhatikan dia masih sedikit menolak, biarlah nanti dia akan betul - betul menerima kalau tahu kualitas Hendrik. Sehingga tim ku sudah komplit ada enam, laki laki tiga dan perempuan tiga, Mereka semuanya sekarang ada di depanku.

“Kawan -kawan kita sekarang satu kelompok tugas linguistik, bagaimana apakah kalian sudah klop”? tanyaku pada mereka semua. Mereka kompak menjawab ya.

Sip, berarti tim ku sudah selesai. Aku maju menghadap Mr.Gladiator menyerahkan nama - nama grup. Dia memandangi kertas yang kuserahkan dengan tatapan tajam dan dingin, kemudian menyuruhku kembali.

Waktu pelajaran linguistik dimulai, aku bingung dengan langkah - langkah kerja tim ku sehingga tidak fokus dengan materi yang diterangkan Mr.Gladiator dengan suaranya yang menggelegar seperti petir yang bersahutan.

Akhirnya bel berbunyi pertanda jam linguistik sudah habis. Ditengah obrolan tadi aku sudah menyuruh kelompokku untuk berkumpul di serambi masjid setelah shalat dhuhur untuk koordinasi dan mematangkan konsep lagi.

Aku, Galang dan Hendrik sudah selesai shalat berjamaah,kami tidak meninggalkan masjid tapi langsung menuju ke serambi depan.

Kisah 1 : Zacky, sang penabur benih cinta ( lanjutan )

0 0

Sambil menunggu para akhwat kita ngobrol ringan, Hendrik memulai pembicaraan,

"Zack, menurut kamu gimana kitab Ihya Ulumuddin itu?

Langsung aku jawab “sebuah mahakarya karangan Masterpiece dunia Islam Imam Ghazali".

Kalau menurutmu lang” tanya hendrik ke arah Galang.

“Ihya adalah kitab yang berisi nilai sufi yang tinggi dan mendalam sehingga orang yang selesai membaca isinya langsung tergila - gila" Jawab Galang.

"Maksudmu" ? tanyaku pada Galang.

"Ok zack...karena isinya memisahkan kehidupan dunia dan sang pencipta dalam segi kebahagiaan akhirat, Allah yang menjadi tujuan mahabbah manusia bukan harta dan dunia, sehingga ketika mendalami isinya dengan kontemplasi yang dalam maka hakikatnya Allah, wujudnya, sifatnya mengajak sang pembaca tergila - gila pada Allah" jawab Galang.

"Sip, kayaknya sudah ada modal ini kalian sudah mahir” kataku dengan tersenyum.

Dari kejauhan aku melihat Sayyidah berjalan gontai, menuju ke arah kami.

Dan sekali lagi setiap aku ketemu kehadirannya detak jantungku ada yg salah. Dia Sayyidah memang beda.

Assalamualaikum akhwan”...katanya lembut menyapa kami.

Afwan, membuat kalian menunggu”.

Waalaikumsalam, tidak Ukhti kami bertiga tidak lama menunggunya lagian Meutia dan Riska belum gabung” jawabku.

Sayyidah duduk di sebelahku tapi agak ke belakang tidak sejajar. Dia bisa menempatkan diri dalam menjaga khalwat, betul - betul shalihah.

Aku ingat cerita nabi Musa ketika diajak jalan bareng bersama putrinya nabi Syuaib.Puteri nabi Syu'aib berkata,

“wahai pemuda aku mau mengajakmu mampir ke rumah karena engkau telah menolongku, saya mau memperkenalkan kepada bapak tapi aku jalan dibelakangmu karena apabila aku jalan di depanmu bisa menimbulkan fitnah dari gerak gerikku”.

Masyaallah betul - betul diterapkan perilaku puteri nabi Syu'aib oleh Sayyidah.

Selanjutnya juga kami bersama melihat meutia dan Riska berboncengan naik motor dan memarkir di samping masjid. Mereka berdua menuju ke tempat kami sudah diduga oleh mereka kalau kehadirannya sangat ditunggu kami, berbarengan mereka berdua mengucapkan salam,

“ Assalamu alaikum, lama ya nunggu". Sorry kata Meutia.

“Waalaikumsalam..tidak ukhti aku juga baru datang” jawab sayyidah,sejurus kemudian Meutia dan Riska duduk disebelah Sayyidah.

Dengan kedatangan Meutia dan Riska maka sudah komplit kelompokku, maka aku awali untuk berbicara,

“Teman - teman karena sudah lengkap mari kita mulai rapat kecil ini, pertama grup kita ini harus diberi nama ada yang punya ide?".

Hendrik berkata "aku punya ide bagaimana kalau diberi nama grup sapu jagad berasal dari doa sapu jagad dan Undang undang omnibus law?.

Wuihh, Hendrik mulai out of the box tapi disanggah sama Riska 

“Tidak setuju, nama adalah doa aku takut kalau diberi nama sapu jagad nanti kita disuruh membersihkan seluruh dunia pasti pegal",

Teman - teman semua tertawa mendengar sanggahan Riska, betulkan dia tidak tidak nyambung kalau berkata tapi dia unik dan lucu.

“Ada ide lain?" Aku tawarkan.

“Kalau aku  setuju nama ini identik dengan kita sendiri tidak usah jauh - jauh” Kata Sayyidah.

"Bagaimana kalau diberi nama  Ashaabulilmi memberikan inspirasi pada kehidupan berisi pengetahuan dan persahabatan yang membawa pada kebahagiaan".

Semua terpanah cara sayidah menjelaskan dan memberi nama grup termasuk aku.

"OK, teman - teman ada yang tidak setuju? Tanyaku.

Semua diam. “Berarti setuju ya semua dengan nama kelompok Ashaabulilmi karena diam itu mau" Aku tersenyum dengan puas.

“Selanjutnya, kita bentuk panitia kecil siapa yg menjadi ketua, wakil, sekretaris, bendahara dan tim penerjemah" lanjutku.

“Aku lebih setuju ketuanya Zacky, dia selama ini sudah menunjukkan kepemimpinannya”, kata Galang di sebelah kiriku.

Aku kaget kenapa galang menunjukku. “Tidak Galang kamu juga mampu menjadi pemimpin, kau itu gagah dan berani bisa menjadi pemecah kebuntuan apabila kelompok kita ini deadlock” ucapku.

"Tidak aku orangnya ambisius untuk mengakomodir suatu pekerjaan tidak bisa sabar,kamu saja Zack lebih luwes" tanggap Galang.

“Begini saja supaya lebih demokratis kita serahkan pada teman -  teman yang lain siapa yang dipilih” usulku.

“Oke aku setuju” kata Hendrik.

Selanjutnya dibuatlah voting dengan kandidat aku dan Galang dan cara penghitungannya siapa terbanyak dia pemenangnya. 

Hendrik kamu pilih siapa” pemilihan dimulai aku menanyakan yang pertama.

“Galang” kata Hendrik

Wow..wow..kalah 1- 0 aku, kamu Ukhti Sayyidah pilih siapa?" tanyaku pelan.

“ Aku pilih kamu ”.

Ya Allah begitu merdunya suara itu dan dia memilih aku apa tidak salah, apakah hatinya juga, tidak ini pemilihan ketua kelompok bukan pemilihan hati, hati tidak bisa dipilih, hati bebas menentukan kemana cinta berlabuh yang tidak bisa dipaksa bahkan dibunuh.

Sekeras - kerasnya orang tua memisahkan laila dan majnun tapi tetap saja tidak bisa membunuh cintanya laila.

cinta adalah anugerah dari yang kuasa tanpa terbelenggu oleh ruang dan waktu  ia mengalir damai dalam hati dan tenang dalam sanubari.

Sudah dua suara yg memilih dan skornya sama 1- 1 tinggal dua orang lagi yang belum yaitu Meutia dan Riska.

Aku langsung menunjuk Riska "Ukhti kamu pilih siapa?"

Riska menjawab “ aku tidak memilih, kalian berdua sama sama hebat”.

“Berarti ukhti abstain” kataku.

"Iya” jawabnya.

Tidak ada suara yang bisa dipungut, dalam azas demokrasi pemilih abstain juga dilindungi undang undang.

Terakhir pemilihnya tinggal meutia.

Aku langsung bilang “ kamu ukhti pilih siapa? Agak lama Meutia tidak menentukan pilihannya.

“Aku pilih kamu Zack” katanya.

berarti 2 - 1 skornya aku dua dan Galang satu.

Setelah itu aku lalu bilang “ teman teman azas demokrasi sudah kita lakukan dalam pemilihan ketua kelompok ini, dan kita semua sudah tahu hasilnya akulah pemenangnya.

"Bagaimana pendapat kalian?"

Ya kami setuju” kompak mereka menjawab.

“Berikutnya karena aku ketua kelompok maka aku menunjuk siapa saja yang menduduki struktur  - struktur  panitia kecil ini, wakil aku menunjuk Galang, sekretaris aku pilih Sayidah,  bendahara Meutia dan tim penerjemah adalah Hendrik dan Riska juga kita semua, semoga tugas ini berjalan lancar” kataku membuat pidato pertama sebagai ketua kelompok.

“Untuk memudahkan komunikasi sekarang juga aku membuat group whatsapp aku minta no handphone kalian japri saja ke saya" kataku lagi.

“Group itu berfungsi untuk membuat progress laporan kegiatan kita”

Kisah 2 : Ashaabul Ilmi

1 0

 

  • Sarapan kata
  • KMO Bacth 43
  • Kelompok 12
  • White paper
  • Day 4
  • Jumlah kata 1153
  • Sarkat jadi buku
  •  

Semua diam dan mungkin sudah lelah aku disuruh menutup rapat kecil ini kalau keputusan dari rapat sudah dihasilkan.

Setelah ditutup dengan salam dan doa akhirnya rapat buyar.

Aku pulang jalan kaki sendiri ku lihat Sayyidah masih ngobrol- ngobrol dengan Meutia dan Riska, tidak tahu ngobrolin apa itu ranah wanita.

Galang dan Hendrik berboncengan naik motor katanya makan siang karena mulai tadi belum di isi perutnya. termasuk saya juga belum makan.

Jam tangan menunjukkan pukul 15.00, aku juga belum shalat Ashar, langkah kakiku semakin kupercepat untuk pulang tinggal satu belokan lagi aku masuk gang kosan. Sampailah aku di kosan langsung ku lepas sepatu dan tas yang berisi buku buku  kuliah yg maha berat.

Tidak mengapa berat sekarang, daripada beratnya nanti sewaktu tua aku tidak bisa apa apa akan hina rasanya hidupku. seperti yang disampaikan Imam Syafi’i “ seseorang yg tidak pernah merasakan lelahnya belajar maka dia akan merasakan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya”

Wuuihhh..ngeri mendengar dawuhnya Imam Syafi’i tersebut, tapi sekali lagi perutku tidak  mau sama Imam Syafi’i maunya sama Imam Nasi'i..eh nasi..he..he..

Ternyata salah satu makan enak itu adalah makan saat perut lapar, walau lauk ala kadarnya asal jangan batu..he..he.

Perutku sudah anteng sekarang tidak cerewet lagi, aku langsung masuk kamar mandi mengambil wudhu untuk shalat Ashar, setelah shalat aku rebahan sebentar sambil tangan kanan memegang buku yang ku pinjam dari Perpustakaan

Aku baca buku tentang metode menerjemah kitab kuning kulihat handphone ku juga belum ada WA masuk, akhirnya mataku sudah tidak mau diajak melek dan aku terlelap. Tiba - tiba handphone ku bergetar nyaring terdapat panggilan telpone masuk, Galang membangunkan aku dengan suaranya di telepon.

“Zacky..kamu tidur ya, Wa ku tidak kamu balas”..katanya keras membuyarkan mimpiku juga mimpi bertemu dengan wanita yg membuat perasaanku tidak tenang setiap kali bertemu, tapi wanita di dalam mimpi ku tadi diam menangis dengan kesedihan yang teramat pilu, aku melihat tetesan air mata yang jatuh berlinang, hanya saja dia menyembunyikan kegalauan tersebut dengan senyum dan canda.

“Zack...kamu masih bernafas”..suara telpon Galang mengembalikan lamunanku.

“Oh ya lang..aku masih bernafas, ada apa akh menelpon ana” tanya ku, rasa kantuk perlahan mulai hilang.

“Wa aku kamu buka” tanyanya lagi

Di tengah panggilan,wa dari dia aku buka “ Zack..!! nanti malam nongkrong di warung Mak peng yuk, ngobrolin tugas ” Wa Galang

Aku kembali ke panggilan telepon.. “Ok Lang..tapi ba’da isya’ ya, aku ada tahlilan setelah magrib, tujuh harinya almarhum pak. Badrul” jawabku di telpon.

“Baik kawan nanti kamu aku jemput di kosan”..Galang memastikan rencananya nanti malam,setelah telpon dia matikan panggilannya.

Selesai juga aku dengan Galang, selanjutnya aku ingin memikirkan mimpi yang barusan kualami, apakah benar perempuan itu Sayyidah karena dalam mimpiku tersebut samar samar tidak jelas. Kemudian kalau benar Sayyidah kenapa dia menangis sedih bukankah dalam dunia nyata dia kelihatan ceria terus.?

Aku teringat tugasku kepada teman-teman untuk mengirimkan nomor WA nya untuk saya masukkan ke grup, aku buka WA yang masuk notifikasinya banyak sekali, pertama ada WA dari no yang tidak aku kenal paling dari teman kelompok setelah aku buka, ya betul hendrik sang antimainstream telah mengirimkan no WA nya, kemudian aku melihat WA dari no asing lagi, aku berharap ini Sayyidah, kenapa hatiku mengharapkan demikian padahal ada Meutia dan Riska. Aku buka no asing tersebut ternyata bukan milik sayyidah tapi Meutia, aduh meleset keinginan hatiku. Tidak apa - apa Meutia memang memenuhi janjinya mengirim no wa kepadaku, kemudian masih ada satu lagi no tidak kukenal aku berharap yang ini adalah Sayidah dan cepat aku buka ternyata bukan punyanya Sayyidah tapi wa dari Riska, dia mengirim no WA kepadaku dan minta aku juga menyimpannya aku lakukan permintaannya dan selesailah nomernya aku simpan. Selanjutkan aku buat group, aku masukkan satu persatu no WA teman - temanku tadi jumlah lima anggota bersama aku adminnya kurang satu dan ini yang membuatku penasaran mulai tadi Sayyidah belum mengirim no WA nya. Paling dia masih sibuk di kosan mungkin setelah ini dia mengirim kepadaku, harapan hatiku sangat besar sekali padanya untuk segera mengirim WA ngarep banget kalau orang jawa bilang.

Langkah berikutnya aku beri nama group itu sesuai di rapat tadi sudah diputuskan untuk nama kelompok disepakati idenya Sayyidah yaitu grup Ashaabul ilmi makanya aku tulis di judul grup kata “Ashaabul ilmi”. Kemudian aku  kasih display picture tadi di serambi masjid sudah mengambil foto dengan selfie. Teman - temanku sudah memintanya dijadikan display group. Aku buka galeri tempat menyimpan foto kemudian aku pilih yang terbaik dan lagi - lagi aku memilih Sayyidah yang fotonya paling cantik yang kujadikan display, dia di sebelah kiri Meutia, mukanya tersenyum manis dengan percaya dirinya dia berfoto, cantik sekali, Meutia juga manis dan Riska juga dalam fotonya dia juga cantik tapi mereka berdua tidak bisa mengalahkan kecantikan Sayyidah. O la la kenapa aku mulai membanding - bandingkan, setelah selesai aku buat display grup maka selesai sudah aku membuat grup, tapi ada satu anggota yang belum masuk anggota yang sangat aku harapkan, dialah Sayyidah tapi kesabaran memang diperlukan dalam saat - saat seperti ini, bukankah Allah akan selalu bersama orang -orang yang sabar termasuk juga sabar menanti keinginan hati ini kepada hadirnya Sayidah, sekilas kulihat display group dan mataku secara otomatis melihat Sayyidah lagi..sayyidah lagi..stop!!

Aku lihat jam handphone ku sudah menunjukkan 17.00 sudah saatnya aku mandi karena maghrib sebentar lagi. Aku keluar mengambil handuk buat mandi, tidak sengaja di tempat jemuran aku bertemu dengan anak perempuan bu.kos ku, Sindy dia kelas 12 SMA, menyapaku dengan ramah.

"Mas zacky..mau ambil jemuran ya”? katanya.

“Tidak dik sindy, mas hanya ambil handuk” jawabku.

 Aku bertanya balik "dik sindy ngapain, ambil jemuran mama ya”? basa basiku.

“Ya mas, jemurannya banyak maklum satu minggu tidak pernah nyuci jadi sekali nyuci langsung banyak”..jawab sindy sekenanya.

"Matanya memandang aku dengan perhatian lebih, ada apa ini?? Apakah benar yg dikatakan Galang kemarin kalau anak perempuan bu.kosku suka sama aku? wah bahaya ini kalau benar, aku sudah semester enam dan dia adik kelasku jauh. Tapi tidak ada yang salah dalam cinta mencintai.

Segera aku tidak mau memikirkan hal itu, cepat - cepat aku ambil handuk mau cepat mandi.

“Dik sindy, mas duluan ya mau mandi” kataku sambil pamitan.

Dia menjawab dengan lancar “ya mas”.

Setelah mandi aku persiapan ke Mushala untuk melakukan shalat berjama’ah, sampai di Mushala adzan sudah selesai. Jama'ah disitu menunjuk ku jadi imam shalat karena imam biasanya berhalangan karena sakit. Aku menjadi imam shalat magrib, kulafadkan surat pendeknya dengan bacaan yang paling aku suka yaitu surat Al-insyirah, ayat 5 dan 6 "inna maal ushri yushroh"..sesungguhnya setiap datang kesulitan pasti ada kemudahan”.

Ayat yang tepat sekali dengan statusku sebagai mahasiswa, jauh dari rumah atau perantauan menimba ilmu untuk masa depan, bercita - cita  mulia membalas kebaikan kedua orang tua.

Dan untuk surat pendek yang kedua aku baca surat surat Al- Furqan ayat kedua yang menjelaskan bahwa kehidupan di dunia sudah ditentukan oleh Allah dzat yang mengatur dan menetapkan takdir bagi alam semesta dan juga isinya termasuk manusia.

Kisah 2 : Ashaabul Ilmi ( lanjutan )

1 0
  • Sarapan kata
  • KMO Bacth 43
  • Kelompok 12
  • White paper
  • Day 5
  • Jumlah kata 1079
  • Sarkat jadi buku

 

Setelah shalat magrib aku membaca wirid kemudian berdo’a.

Aku tidak langsung pulang tetapi langsung menghadiri acara tahlil almarhum Pak.Badrul, beliau wafat mendadak terkena serangan jantung, keluarganya sangat schok.

Aku juga kaget karena orangnya sangat baik, setiap ketemu pasti menyapa dan kadang memberi nasihat,

“Kuliah yang rajin mas, supaya sukses dan buat orang tua bangga” katanya almarhum masih terngiang ditelingaku.

Sekarang pak.Badrul sudah wafat, benar tiada yang tahu kapan ajal kematian datang, manusia cuma berusaha tapi takdir hidupnya dikendalikan Allah SWT.

Satu jam, tahlilan selesai. Langsung dilanjutkan shalat isya’ berjama’ah.

Aku bisa kembali ke kosan setelah shalat Iysa’. Dan tidak lupa ku bawa pulang juga berkatan tahlilan tadi, Alhamdulillah rizki anak kos dapat suplemen tambahan.

Siapa bilang tahlil bid’ah buktinya saya dapat berkat untuk keberlangsungan hidupku. Yang menganggap tahlilan, bid’ah syai’ah adalah mereka yg tidak tahu isi tahlilan dan warisan budaya walisongo, ajaran sunan kalijogo.

Sunan kalijogo mengajarkan kepada umat Islam untuk tidak meninggalkan budaya jawa agar Islam lebih mudah diterima di Indonesia. Jimat kalimasodo senjata prabu punta dewa mempunyai arti dua kalimah syahadah sehingga gamelan, angklung dipakai dalam media dakwah berkat jasa sunan Kalijogo sehingga umat Islam Indonesia menjadi umat terbesar seluruh dunia.

Baru saja tiba dikosan, Galang sudah menunggu di depan rumah, tersedia dipan buat duduk saat teman - temanku bermain.

Aku sapa Galang “sudah lama nunggu akhi ?"

"Ada 5 menitan” kata galang sambil melihat jam tangan merk Seiko.

Galang memang anak orang kaya, apa yang dia beli dan dia pakai barang mahal.

"Sebentar ya Lang aku ganti baju dulu, tidak masuk? tanyaku.

"Tidak Zack aku tungguin disini saja” jawabnya tersenyum.

Aku masuk ke dalam kamar kemudian mengambil kaos warna biru polos dan memakai bawahan hitam pakai parfum sedikit beres.

“Mari Lang kita berangkat” ajakku kepada Galang.

Oke lets go” katanya Galang.

Sepeda motor matic terbaru punya Galang sudah distarter dan aku sudah naik dengan dibonceng Galang.

Warung mak peng dari kosanku sekitar tiga km, tempatnya asyik buat nongkrong mahasiswa, harganya murah cocok dengan dompet anak kuliahan.

Di tengah perjalanan ku ngobrol dengan Galang.

“Lang, teman - teman sudah mengirim no WA tapi Sayyidah kok belum ya” tanyaku.

“Nah itu Zack, rencana aku omongin sama kamu soal Sayidah” jawab Galang.

Aku kaget mendengar jawaban Galang mengapa dia mau membicarakan Sayyidah dengan mengajakku berdua. Rasa penasaran itu muncul di hati karena tadi siang waktu telepon dia mau ngomongin tugas.

Tapi aku tidak boleh su’udzan biarkan nanti Galang bercerita terus terang. Sepeda motor masih menembus jalan - jalan kampung sekitar kampus, tidak begitu besar kampungnya tapi menjadi ramai sudah ditempati oleh mahasiswa.

Dampaknya adalah hubungan mutualisme antara mahasiswa dengan warga, mahasiswa mempunyai tempat istirahat, belajar, mandi sedangkan warga dapat pendapatan tambahan dari mereka.

Allah maha adil menjadikan manusia berbangsa - bangsa dan bersuku - suku saling berkenalan dan bekerja sama supaya memberi keuntungan antara yang satu dengan yang lain innallaha alaa kulli sayi’in qadiir "sesusungguhnya Allah maha berkuasa atas segala sesuatu makhluknya".

Tibalah kami berdua di warung mak peng, warung begitu ramai. Aku turun dari sepeda motor dan bertanya kepada Galang.

“Lang..pesan apa?

"Aku mau makan Zack, lapar belum makan malam” katanya.

"Aku sudah kenyang mau pesan kopi susu saja” pintaku.

“Ok Zack..laba’sa..hayo kita nyari tempat duduk?”

Galang berkata sambil mencari tempat asyik buat ngobrol. Setelah menemukan tempat duduk kita pilih lesehan karena lebih bebas untuk menggerakkan anggota badan.

Galang memanggil pelayan yang wira wiri membawa nampan.

"Mas, kesini” kata Galang.

Dia mendekati kami berdua. "Ya kak, pesan apa?" kayaknya dia sudah tahu sehingga langsung bilang demikian.

“Aku pesan nasi rawon, minumnya jeruk hangat dan temanku ini kopi susu” kata Galang.

“Ok, kakak tidak makan?" tanya mas waiter kepadaku dengan ramah.

“Tidak mas, masih kenyang” jawabku.

Setelah pelayan meninggalkan kami berdua.

“Zack, kamu kan jadi ketua kelompok aku berharap group kita ini kompak” Galang membuka obrolan.

“Ya Lang, pasti itu juga kembali dari komitmen teman teman” jawabku.

“Maka dengan dibuatkan group WA ini sebagai koordinasi dan diskusi online mencari solusi apabila ada masalah, contoh seperti Sayidah yang sampai sekarang belum gabung di group,ada masalah apa dengannya? Ulasku dengan panjang lebar.

Aku sebenarnya tidak enak menyebut nama itu menjadi masalah awal group ini tapi aku pengen tahu kemana wanita itu berada, walau lewat online pun aku senang dengan kehadirannya. Sehingga dengan yang nyata aku masih belum sanggup menghadapi senyumnya maka untuk yang maya aku akan mempersiapkan diri bagaimana cara mengendalikan hati ini supaya belajar arti cinta.

Tiba tiba Galang antusias saat aku menyebutkan nama Sayidah.

“Zack, kamu tahu nggak kalau dia itu mau dijodohkan sama orang tuanya, makanya beberapa hari ini dia kelihatan sedih dan menyimpan duka” terang Galang kepadaku.

Jederrr...suara Galang seperti petir yang menyambar hatiku.

"Aku memiliki sepupu yang kenal dengan keluarganya kebetulan rumah sepupuku dekat dengan rumahnya, kemarin Sepupuku habis sambangan dengan orangtuaku dan bilangnya demikian" Galang masih menceritakan asal usul info perjodohan itu.

"Terus lang, apa hubungannya kamu menceritakan ini semua kepadaku” tanyaku untuk meminta penjelasan.

“Begini Zack..aku mau kamu yang menghibur dia, sebagai sahabat aku tahu Sayidah itu jatuh hati sama kamu, dan kamu juga, kelihatan suka sama dia. Kamu belum pandai untuk menutupi hatimu, kalau soal kuliah kamu pintar tapi soal hati kamu masih perlu banyak belajar dari aku....ha..ha..ha".Galang tertawa penuh percaya diri.

Masih belum kelar kekagetanku soal Sayyidah, Galang sudah banyak tahu juga perasaanku dan juga Sayidah.

"Lang kamu berlebihan menilai antara aku dan dia” sanggahku.

“OK Zack, kalau kamu tidak terima dengan penilaianku, aku yang akan menghiburnya walaupun dia sebenarnya lebih senang kamu yang datang kepadanya” Galang masih meyakinkan diriku dengan mengujiku.

“Gimana akh, apakah kamu ridho dan ikhlas temanmu yang satu ini membuat luka diantara hati yang sudah terpanah, Zack..aku tahu kamu orangnya diam dan pemalu soal cinta tapi kebahagian yang kamu rasakan ini jangan kamu sia-siakan, perjuangkan kawan?" Galang masih terus menatapku dengan perkataannya yang menggedor batin jiwaku.

Kenapa ini terjadi dan begitu cepatnya semua terbuka, Galang apa lagi yang kamu ketahui kebenaran hatiku ini.

Akhirnya aku menyerah dengan analisa Galang yang tajam seperti pisau itu.

"Ok Lang...aku akui aku memang ada rasa sama Sayidah kamu benar, tapi darimana tebakanmu yang kayak paranormal itu, jika Sayyidah ada rasa sama aku?" tanyaku minta bukti.

“Baik Zack, ini buktinya kutemukan surat kecil ini jatuh saat Sayidah meminjam buku di perpustakaan, waktu itu aku dibelakangnya menemukan kertas ini, tanpa sepengetahuan dia ku buka surat ini dan isinya silahkan kamu baca sendiri” kata galang sambil menyerahkan kertas itu kepadaku.

Kisah 2 : Ashaabul Ilmi ( lanjutan )

1 0

 

• Sarapan kata

• KMO Batch 43

• Kelompok 12

• White paper

• Day 6

• Jumlah kata 1010

• Sarkat menjadi buku

 

 

Di tengah rasa penasaran yang begitu menggelayut, segera ku buka surat dari Galang tersebut.                                   

  Dear calon imamku

Enam semester kita bersama menjalani hari - hari menimba ilmu untuk mencetak diri berguna bagi Agama dan bangsa.

Begitu mulianya ilmu yang nanti kita peroleh, untuk menjadi bekal kita saat kita dipertemukan Allah dalam suratan takdirNya.

Aku mengharap engkaulah yang jadi imamku, setiap malam kupanjatkan do’a yang mulia untuk permintaanku.

“Ya Allah jadikanlah dia penuntunku, menjadi imamku karena dia memiliki kejujuran dan kesetiaan".

Perasaan hati ini begitu utuh dan kuat, walau belum terjawab setidaknya hatiku berbisik muslimah yang shalihah akan mendapatkan muslim yang shalih.

Ku bangun sendiri rasa ini dengan amalan - amalan sunahku, puasa senin kamis dan shalat malam.

Aku ikhlas demi kamu supaya cinta ini bisa bersanding bahagia.

Bismillah aku mencintaimu Zack.                                               

Pendoa-MU                                                  Sayyidah

Aku tidak percaya dengan isi surat itu yang begitu menyentuh.Tuhan apa yg harus aku lakukan?.

Kembali aku sadar setelah beberapa menit perasaanku melambung tinggi, setinggi cinta yang kudapatkan  dan merasuk bahagia.

“Lang, bagaimana pendapatmu?" aku tidak bisa mengucapkan kata - kata lagi.

“Hibur dia Zack, beri semangat untuk menghadapi masalah perjodohan yang dilakukan orang tuanya" kata Galang memberi saran.

“OK lang, kau memang sahabat sejatiku, bagaimana cara ku membalas kebaikanmu ini?" tanya Zacky pada Galang.

“Tidak akh, aku ikut bahagia melihat temanku bahagia, apalagi teman yang kutolong dalam kesedihan, maka dengan melihat dia tersenyum kembali maka kebahagiannya melebihi kebahagiaan bertemunya rama dan shinta" jawab Galang.

Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, sudah larut pikirku, maka ku ajak Galang untuk pulang. Aku pengen cepat pulang dan memikirkan apa yang semua terjadi dengan diri sendiri bukan dihadapan orang lain.

“Lang, kayaknya sudah malam pulang yuk!" ajakku pada Galang.

“Baik” Galang langsung mengiyakan.

Kemudian Galang langsung menghidupkan sepeda maticnya dan  melaju di tengah kegelapan tapi tidak dengan hatiku, hatiku bersinar terang seperti bintang - bintang yang menghiasai indahnya malam.

Sekilas handphone berbunyi, tapi aku tidak buru - buru melihatnya nanti saja  di rumah. Saat aku turun terlihat ada sekelompok pemuda kampung yang nongkrong, mereka menyapa kami berdua.

“Zack, aku langsung pulang, perihal surat tadi aku mohon kamu jangan bercerita kepada siapapun?" Kata Galang.

“Ya Lang, pasti aku rahasiakan” jawabku.

"Dan kalau kamu bertemu sayyidah berpura - pura saja tidak tahu, tapi kalau kamu suka simpan saja perasaanmu mengalir saja spt air, ini juga demi kebaikan kelompok kita” Galang berpesan yang kedua sebelum pamitan.

“Siap kawan" kataku.

"Apa yang kamu minta akan aku turuti”.

Setelah itu Galang mengucapkan salam dan sepeda motornya hilang di tengah kegelapan.

Aku masuk rumah segera aku keluarkan handphone, dari siapa WA gerangan, notifikasinya  sekilas dari Sayyidah dengan cekatan ku buka WA tersebut ternyata betul dari Sayyidah.

Hatiku rasanya sangat senang, satu hari penuh dengan degupan jantung dan  perasaan yang bercampur aduk. Bunyi pesannya "assalamu alaikum zacky, afwan saya terlambat mengirimkan no telepon tadi ada orang tua berkunjung di kosan, save ya nomerku".

Aku percaya dia terlambat pasti ada kendala karena Sayyidah wanita yang menepati janji.

Sayyidah hatiku terasa bahagia malam ini tapi satu sisi perkataan Galang tadi menghantui diriku kalau kamu mau diperjodohkan, apakah benar kedatangan kedua orang tuamu membahas masalah itu.

Aku balas WA dari Sayidah : “na’am ukhti, aku simpan no kamu" lalu aku kirim.

Beberapa detik ada typing dari dia : “Syukran Zack, semoga kelompok kita bisa solid dan lancar, sudah malam Assalamu alaikum”. bunyi wa nya.

Waalaikum salam” balasanku sudah terkirim, memang wanita paling jago mengendalikan perasaan, malam semakin Larut aku harus istirahat. Segala peristiwa hari ini yang begitu beruntun terbawa aku bawa tidur, entah apa yang terjadi.

Hari itu aku pulang kuliah lebih cepat, hatiku gundah karena Sayyidah tidak masuk tanpa keterangan. Aku bertanya pada teman temanku tidak yang tahu. hari hariku rasanya tidak bergairah tanpa bertemu kehadiran Sayyidah. Ku beranikan untuk mendatangi kosan dia, minimal melihat tempat tinggalnya gairah ini bisa hidup kembali.

Melewati gang - gang  kampung, Kosan dia di gang dua belas, sedangkan kosan ku gang lima sehingga aku langsung bablas ke kosannya. Ketika semakin mendekati detak jantungku semakin tidak karuan, baru pertama kali aku kesini walau sekarang sudah semester enam.

Kunjungan nekad ku ini mengingatkan, kemarin aku bergulat dengan ilmu dan pemikiran sekarang aku bergulat dengan hati dan perasaan. Lebih berat bergulat yang kedua arahnya kemana susah dikendalikan.

Setelah tiba di kosannya aku melihat kok ramai ada apa ini..ada mobil 2 berjajar disamping rumah..semakin berani aku mendekat..Zacky ada apa denganmu..Setelah aku mendekat aku melihat..Sayidah menangis sedih didepannya ada kedua orang tuanya  dan didepan aku waktu aku masuk rumah itu ada pemuda asing bukan mahasiswa sini... “tiba2 bapaknya bilang pokoknya kamu harus terima perjodohan ini titik.” Bapaknya keras mengatakan... “Aku tidak cinta abah sama dia” Jawab Sayidah.. “ kamu menolak perjodohan ini jangan harap kamu bisa bertemu dg abah dan ummimu” suara bapaknya masih terdengar keras dan mengancam “ Abah tega..demi diri abah abah korbankan perasaan Sayidah”...Sayidah semakin sedih dan pilu menangis.....krinnngggg....krinnnngggg...krinnngggg...bunyi jam walkerku membangunkanku dan membuyarkan mimpi barusan...Masih tertegun aku...jadi yg kualami ini mimpi..oh tuhan begitu menderitanya mimpi itu...semoga nanti tidak menjadi kenyataan harapku. Aku kembali sadar alarm jamku aku setel jam 04.30 menit untuk bangun salat Shubuh..Aku mau bersujud pada sang pombolak balik hati..supaya hatiku ini kuat.aku ambil air wudhu setelah itu langsung aku shalat 2  rokaat shubuh...aku baca Al-Qur’an surat al fatihah,ayat kursi dan 2 ayat terahir surat al – Baqarah..surat2 penenang hati bisa membuat aku tidak gundah dan gelisah dalam menghadapi situasi yg meresahkan jiwa.

Kisah 3 : Terjangan ombak yang keras

1 0

Hari kedua aku kuliah setelah kelompokku sudah terbentuk semua.Semoga kuliah ini ilmu yang kudapatkan lebih banyak dan aku dikuatkan oleh Allah dalam menjalani aktifitas.

La haula wa laa quwwata ila billahil aliyil Adzim, aku berdo'a dalam hati.

Aku melangkah mantap, perjalanan dari kos ke kampus memakan waktu 20 menit. Setiba di kampus aku langsung menuju kelas, jam pelajaran dimulai pukul 07.00 sekarang masih jam 06.40 menit. Aku masuk kelas dan melihat ke dalam betapa kagetnya aku Sayyidah sudah datang dulu, tapi yang membuat aku tidak senang, Dia digoda oleh Brama dan temannya mahasiswa jurusan Bahasa Inggris.

Brama sangat ganjen ke Sayyidah menunjukkan kalau dia suka, stop aku fokus pada diriku dulu, aku harus mengendalikan perasaanku.

masih kuingat pesan Galang kalau aku pura2 tidak cinta..Ok kawan saranmu aku pakai..anaknya belum datang juga nih. “Assalamualaikum”..Hendrik datang mengucapkan salam.. “waalaikum salam” Jawabku..Eh sudah datang dulu kamu Zack” tanyanya kepadaku..Ya akh” jawabku..gimana ini kelompoknya sudah lengkap ya” hendrik masih bertanya2...aku jawab ya..aku masih kepikiran Sayidah yg dipojok didekati Brama dan Siska ada apa ini...makanya kehadiran Hendrik dan pertanyaannya aku jawab singkat..Bro..ada apa denganmu tumben kamu lemes...bukannya kamu itu aktif apakah kamu sakit? Tidak ada apa2 akh...aku baik2 saja kok” jawabku ceria menutupi kecurigaan hendrik..Baik kawan..aku mau tanya nih tentang tugas kita.. “Imam Ghazali dalam mengarang kitab Ihya’ Ulumudin Dia menyerahkan pikiran..perasaan dan totalitasnya kepada Allah...melalui pendekatan sufistik, menurut kamu selain pendekatan Sufi..apa yg bisa dilakukan manusia? Hendrik pagi2 sudah mengajak dialog tentang sufisme.. “Banyak..akhi sebenarnya Imam Ghazali mengajarkan kepada kita bahwa seseorang untuk menuju ke Allah dia harus melewati tahapan2..dan tahapan2 ini tidak bisa dikesampingkan harus dilalui semua yaitu : 1. Syariah adalah hukum Islam Al- Qur’an dan As- Sunah nabi, umat Islam langkah pertama harus mempelajari ilmu syariah seperti ilmu fiqih dari 4 madhab yg masyhur. 2. Thariqah adalah jalan atau metode yg digunakan umat Islam untuk mengimplementasikan syariatnya kepada Allah Swt. 3. Haqiqah adalah sampainya seseorang yang mendekatkan diri pada Allah di gerbang kota tujuan yaitu dg tersingkapnya hijab-hijab dengan pandangan hati dalam proses pengembaraan. 4. Ma’rifah yaitu tujuan akhir seorang hamba yg mendekatkan diri pada Allah (salik) yaitu masuknya seorang salik kedakam istana suci kerajaan Allah Swt ( wusul ilallah Swt)...panjang aku menjawab pertanyaan hendrik...mungkin hatiku terbawa suasana dibelakang..tak terasa sudah pukul 07.00 bel sudah berbunyi... aku lihat brama dan siska meninggalkan Sayidah..dan membuatku tidak suka pandangan Brama ke arahku...adalah pandangan sinis..aku juga cuek tidak begitu perduli. Galang teman sejatiku...juga datang dia memang sering terlambat kebiasaan buruknya belum hilang yaitu tidur malam..dan melanjutkan tidur setelah shalat shubuh..he..he..  “Hallo Zack...belum datang ya dosennya? “ belum Jawabku. “Sekarang waktu mata kuliah apa bro...tanyanya lagi..Ulumul hadis dosennya bu.Nur faiqoh..jawabku...waduch pasti nanti kita disuruh mencari hadis2 dhaif...keperpus lagi ini ceritanya” Galang masih komen ttg mata kuliah yg sebentar lagi akan diterimanya.. Assalamu alaikum”...suara bu..Faiqoh masuk menyapa salam kepada mahasiswa didalam..Waalaikum Salam bu” jawab kami kompak..Bagaimana kondisi kalian sudah siap untuk materi dan tugas?? Terangnya...satu jam lebih bu.dosen menjelaskan hadis dhoif berikut ciri2nya ..cara menerangkan enak..lugas..jadi semua mahasiswa menjadi faham. Teman2 kelompokku masuk semua..termasuk yg spesial dihatiku Sayidah..dia sedikit kulirik sangat antusias mengikuti mata kuliah ulumul hadis. Ok anak2...Ibu sudah menerangkan sudah jelas ttg hadis Dhoif..ada yg ditanyakan? Kata bu.dosen... “saya bu”...katanya...suara itu tidak asing benar Sayidah yg bertanya..jantungku berdetak tidak karuan..ada Sayidah bertanya... “ya Sayidah silahkan..kata bu.Faiqoh. “Bu...kita tahu sumber hadis itu dari Rasulullah nabi Muhammad manusia paling mulia didunia,..sebagai manusia suci kenapa nabi membagi hati..kenapa tidak setia..karena kesucian itu sudah melekat dengan kesetiaan sehingga apa yg ucapkan dan dilakukan menjadi teladan bagi umat islam yg bernama sunnah atau hadis???.... Jederrr....Pertanyaan apa ini...menggugat kesetiaan Rasulullah..poligami rasulullah dikatakan tidak setia oleh Sayidah..Kira2 bagaimana ini jawaban bu.faiqah apakah bisa menjawab.... Baik Sayidah...Ibu jawab katanya bu.Faiqah dengan luwesnya.. “ pertama jangan kamu identikkan kesetiaan itu dg satu pasangan hidup..bagaimanapun orang yg sudah menikah tapi dia masih punya peluang dengan berhubungan dengan orang lain..bisa dg lempar kata2 romantis digroup sosmed atau mengkhayalkan hatimu atau siapapun dikelas ini pada orang yg sudah ada dihatinya tapi dia masih mendua...kedua nabi Muhammad poligami saat siti Khadijah radiyallah anha meninggal dunia pada saat nabi usia 51 tahun..1 tahun menduda baru usia 52 tahun nabi mengkhitbah siti Aisyah artinya nabi selama hidupnya monogami dan poligami lebih banyak monogaminya bersana Siti khadijah..beliau tidak pernah menduakan siti khadijah..ketiga semua istri nabi adalah para janda yg sudah tua hanya siti Aisyah yg perawan ini jelas tujuan nabi nenikah adalah untuk memudahkan dakwah dan nempererat hubungan antar kabilah jadi sangat jauh dari nafsu syahwat..Itu jawaban ibu..Sayidah..apakah faham kamu?? Ya bu...jawab Sayidah. Jangan khawatir untuk pertanyaan kamu apakah ucapan nabi masih bersih dan jujur..pasti masih jujur dan terpercaya, nabi muhammad manusia yg sudah di sucikan hatinya oleh malaikat Jibril dg dibasuh hatinya dg air Zam-zam sehingga segala penyakit hati..takabur..hasud..iri dan bohong..tidak mungkin dimiliki oleh nabi sehingga beliau itu Ma’shum.Demikian kalian semua ada yg menganggap nabi kita itu suci dari dosa.. betul. Tapi beliau juga manusia seperti kita yang perbuatannya sama dengan kita..makan, minum, tidur, kawin bahkan buang hajatpun nabi juga melakukannya..sehingga nabi punya sifat jaiz yaitu A’radhul bashariyah. Ok..waktu ibu sudah habis..semoga kalian faham dg apa yg ibu jelaskan..jangan lupa tugasnya kerjakan..!! sekian waalaikum salam wr.wb..Bu.faiqah menutup mata kuliahnya...jam ke -4 waktu mata kuliah Statistik pendidikan dan diumumkan kalau dosennya kosong..Asyik kataku..wa berbunyi..dr group hamsix..pesan masuk dari Meutia.. “Zack..sekarang kan gak ada dosennya atau kosong ayooo...kelompokmu kamu perintahkan ke perpustakaan” pintanya..aku balas.. “ untuk semua anggota group karena kuliahnya kosong semua keperpus..kita kerjakan tugas disana”..demikian instruksiku..Oke..siap..balas Galang...dilanjutkan wa hendrik..dan Riska...Sayidah belum membalas tp dia langsung menghampiriku..dengan senyumnya yg tidak ada menandinginya kemanisannya... “ke perpus ya Zack..dia sudah tahu wa groupku tp sengaja gak membalasnya...Ya..kita kumpul disana Jawabku...tetap tenang tidak usah grogi..ingat pesan Galang. Baik..kamu berangkat dulu aku bareng Meutia dan Riska katanya...ya Ukhty..jempolku kutunjukkan sbg simbol Ok.

Kisah 3 : Terjangan ombak yang keras ( Lanjutan )

0 0

Kami bertiga Aku, Galang dan Hendrik berangkat dulu ke Perpustakaan, lokasinya paling depan dekat dengan gedung rektorat..tempatnya luas dengan bangunan 3 lantai...kami bertiga naik kelantai 2 karena disitu tempat buku2 agama..sedangkan dilantai 3 buku2 umum dan skripsi kakak2 kelas yang sudah lulus..ketika aku masuk kelantai 2 aku tidak sengaja bertemu lagi dengan Brama dan teman2 nya ada Mario, johan dan Malik..mereka juga membaca2 buku dan melihat kedatanganku ..tiba2 Brama nyeletu “ eh kawan2 ada orang yang tidak tahu diri masuk perpus”....ha..ha..ha.., Aku kaget Brama ngomong spt itu apakah perkataannya ditujukan kepadaku...aku menahan diri, Galang disebelahku juga kaget..Bram Siapa orang yg tidak tahu diri itu...beri tahu dong aku...kepo nih” mario memancing situasi.., “ ya gini bro..orang kalau miskin itu jangan ketinggian kalau mengharapkan apa2 termasuk pacar nanti kalau jatuh ketinggian..sakitnya tuh disini..ha..ha..Bram tertawa sambil menunjuk dadanya...Telingaku sudah panas..ejekannya dia jelas di arahkan ke aku..Bram..to the point saja siapa orang yg kamu maksud tidak tahu diri itu..Johan ikut memanas2 i... “Adalah..sebenarnya aku gak level bersaing sama orang miskin itu..tapi mentang2 dia jadi ketua kelompok kok semakin melunjak”..Bram sudah menyerang aku dalam bahasa verbal dia menyebut ketua kelompok.. Aku berdiri dan mendekati Brama dan kawan2 nya.. “ Apa maksudmu berkata demikian, apa urusanmu dg masalahku” tanyaku ke Bram dengan lantang... “He..he..bisa marah juga dia..ternyata punya keberanian aku pikir masih anak bawang...tambah keras dia menghina aku..Secepat kilat tanganku maju dan kutarik kerah bajunya dia... “ kenapa mulutmu kok tidak punya etika” Bram tidak menyangka “ aku bertindak nekad” karena tidak terima dia langsung mengirim pukulan kemukaku..aku tangkis dengan tangan kiriku rencana aku akan menyerangkan pukulan balasan ..tapi sewaktu tangan kananku mau melayang...ada teriakan memnggil namaku... “ Zacky...sudah hentikan”..aku hapal suara panggilan itu...itu suara Sayidah..suara yang selalu kurindukan kelembutannya...tapi ini keras dan penuh amarah..Akhirnya kuhentikan tindakanku untuk melanjutkan pertengkaran dg Brama...teman2ku juga melerai Galang dan Hendrik, termasuk teman2nya Brama juga melerai..kejadian tersebut banyak yg melihat adik2 kelasku juga menyaksikannya. “ Zack...kenapa kamu bertindak nekad” kata Galang..aku kehilangan kesabaran lang...coba kalau tidak ada Sayidah yang melerai kuhabisi dia..ini kelewatan...Sayidah masih berdiri diantara aku sama Bram..sambil mengatakan.. “ kalian berdua memalukan sebagai insan akademik perbuatan kalian barusan spt orang tidak berpendidikan” ..hatiku tertusuk dg perkataan Sayidah tapi aku laki2 pantang egoku mundur kalau harga diriku di injak2..ya Sayidah katakan pada Zacky anak bawang itu, tahu diri untuk mendapatkan kamu..anak miskin mau mencintai kamu yang mahasiswi tercantik dikampus”..hina Bram belum selesai..Sudah Bram..kamu tidak bisa mengatur dan menghina hidup orang...jangan mentang2 kaya kamu seenaknya mencela orang lain” bela Sayidah didepan ku..adem rasanya hatiku.. “OK...aku akan dapatkan kamu Sayidah apapun caranya..tunggu pembalasan ku Zack katanya juga sambil menunjuk kemukaku...Ayo kita cabut katanya ke cs nya...akhirnya Brama dan kawan2nya pergi meninggalkan aku dan Sayidah dan kelompokku.. Aku mulai cooling down yang tadi terbawa emosi mulai sadar .. “ ma’afkan aku teman2..terutama kamu Sayidah” kataku tulus.Sebenarnta dengan kejadian ini bisa disimpulkan kalau aku ada rasa dengan Sayidah secara kalau aku tidak ada rasa ngapain aku rela bertengkar dimuka umum..tapi biarlah semua kadung terjadi..kalau Sayidah nenyelidiki aku jawab saja karena Bram telah menghinaku. “Sudah lupakan lebih kita membahas tugas kita..kata Sayidah berusaha untuk melupakan peristiwa barusan..Zack sampai mana tugas yg kita lakukan” tanya Hendrik..Baik kawan2 tugas yg disuruh Mr.Gladiator kita menterjemahkan rubu’ ke-4 yaitu rubu’ almunjiyat mungkin ada yg bisa menjelaskan apa artinya rubu’ almunjiyat? Tanyaku pada kelompokku..coba aku jelaskan kata Sayidah..tafadhal ukhty..kataku..rubu’ almunjiyat adalah tempat atau maqamat para sufi dari perbuatan yang melepaskan dosa terdiri dari 10 bab atau pembahasan yaitu : Kitab al-Tawbah, al-Shabr wa al-Syukr, al-Khawf wa al-Raja, al-Faqr wa al-Zuhd, al-Taw?id wa Tawakkul, al-Ma?abbah wa al-Syawq wa al-Ridha, al-Niyyah wa al-Shidq, wa al-Ikhlash, al-Muraqabah wa al-Mu?asabah, al-Tafakkur, dan Dzikr al-Mawt.. “ kamu hebat Sayidah..sudah cantik pandai pula” puji Galang..Sayidah mendapat pujian dibalas dg senyuman.., senyuman yang mengademkan hati dan menyejukkan jiwa..nabi Muhammad sudah mengisyaratkan bahwa senyuman itu adalah sedaqah...dan benar ketika kita berpapasan dg orang lain kemudian orang itu tersenyum pasti hati kita gembira...Apalagi yg tersenyum orang yg tercinta hanya pelukis Leonardo da vinci yg tahu maknanya...spt senyumnya monalisa..berjuta2 orang tidak tahu artinnya..???? Baik Ukhty...sebagai ketua aku akan membagi tugas kelompok kita... “ tadi rubu’ al-Munjiyat terbagi 10 bab..nah kita bagi ber enam dg cara 4 bab 2 orang..3 bab lagi 2 orang dan sama juga 3 bab terakhir 2 orang..sekarang sy kembalikan pada teman2 siapa2 yg menjadi partner kelompok?? Kataku mengarahkan kelompok tugas... “Aku sama hendrik” kata Galang singkat...Sama aku aq sama Meutia” kata riska menyusul..lho...aku sama siapa?? kataku...Sayidah” teman2 kompak menjawab..Sayidah menundukkan pandangan kebawah..aku juga tidak bisa menatap wajahnya..Teman2 sengaja mengarahkan aku berpartner berdua dg Sayidah..Galang kamu..Riska kamu juga..apakah sudah tahu isi hatiku” gumamku... “apakah peristiwa tadi dg bram yg membuka tabir hatiku yg terpendam misteri terbaca oleh teman2”...aku lanjutkan rapat kecil ini.. “ Ok...karena tidak partner lagi ya aku tidak bisa untuk tidak memilihnya” kataku berdiplomasi alasanku berpasangan dg Sayidah...Sayidah masih menundukkan pandangan malu,dg posisi dipasangkan dengan aku apa yg terjadi dg hati dia...apakah sama yg terjadi dg hatiku..oh cinta...debaran hatiku mengalahkan debaran ombak..bergemuruh kencang menerjang batu2 karang...karena cinta kekuatan yg tercipta bisa menghancurkan dunia...Karena Cinta nabi sulaiman rela mengangkat singgasana Balqis dan membangun istana yg megah untuknya..Begitu pula syeh jehan karena cinta dia membuat pemakaman yg megah buat istrinya Mumtaz mahal..Demikianlah Cinta darinya lahirlah kisah2 yg menggoncangkan dunia..Eropa punya romeo-juliet..Arab punya Qais dan Laila dan disini ada Zacky dan Sayidah...???? senyumku bahagia. Setelah itu rapat kecil hening sesaat...baik kalau tidak ada pertanyaan mari kita lakukan tugas kita sekarang..Kataku beranjak mencari kamus arab indonesia untuk mecari terjemahan kitab Ihya’ Ulumudiin..teman2 ku juga sama mereka berdua sesuai pasangan melaksanakan tugas pertama..karena tadi aku sudah dipasangkan dg Sayidah maka Sayidah mengikutiku dari belakang..oh disini kenangan itu muncul..disini juga surat cinta itu terjatuh..dan sekarang disini juga aku berduaan dengan dirinya..Zacky...kamu cari kamus yg punya Mahmud yunus isinya lengkap” saran dia kepadaku..ya..ukhty..ma’afkan kejadian tadi ya” kataku mengulang.. “ tidak apa2 Zack..aku ngerti posisimu karena dihina tapi lebih baik mengalah bukannya nabi menasihati kita kalau orang yg kuat itu orang yang bisa mengendalikan emosi saat dia marah”..katanya adem. “ ya ukhty...aku masih terbawa ego..tangan ku menunjukkan simbol maaf padanya..aku coba bergurau sama dia.. “ ukhty...kamus ini berisi ribuan kata lebih sulit mana dg kamus hati??? Tanyaku..Apa2 an sih Zack..gak ada kamus hati..adanya hanya kamus arab titik. Jawabnya mengelak..aku tidak mengalah... “memang apa bedanya kamus arab dan kamus hati”..Sudah kuberitahu tidak ada kamus hati..katanya lagi... “ aku tahu jawabannya” kataku....apa coba? Penasaran dia... “ kalau kamus arab walau ribuan kata, masih banyak orang bisa membaca dan memahaminya tp kamus hati tidak ada ribuan orang mengerti..yang mengerti adalah hati yg jatuh cinta itu sendiri..kejujuran dan kesetiaan adalah dua mufrodat inti dalam kamus hati”..jawabku memancing...Sayidah wajahnya merona..Zack maa da takallamani..?? ucapnya dg bahasa arab...Ya Ukhti..shahih...kamus Arab ribuan kata mengandung ribuan arti..Kamus hati satu hati mengandung sejuta arti...kataku malah membuat Sayidah tertegun..wajah itu yg kemarin datang dalam mimpiku sekarang wajah itu tersemai bahagia dg candaanku... “ Zacky..kamu jangan berlebihan...katanya dengan memandangku...Degup jantungku berdetak kencang “ apakah ini yg disebut jatuh cinta..ketika mata beradu pandang alampun ikut berhenti menyaksikan keindahan dan romantisnya pasangan”..Siapa yg berlebihan Sayidah? Sekarang kamu tanyakan pada hatimu sendiri apakah arti dari jatuh cinta?? Tiba2 aku berani mengatakan kata2 itu... “Aku tidak tahu Zack susah untuk dimaknai jawabnya polos...berarti benarkan kataku...sambil tertawa aku merasa bisa mempermainkan perasaaannya dia..ya sudah...ayoo kita kembali ke teman2 ajak ku...Sebentar Zack...aku boleh nanya sesuatu nggak” kata Sayidah...tafadhal ukhty...jawabku...Kamu banyak tahu soal hati dan cinta, apakah kamu sudah punya cinta?? Tanya Sayidah...kenapa Sayidah tanya demikian??? Apa yg harus ku jawab..bingung aku ini masih baru jangan diungkap secepatnya biarkan cinta ini mengalir.. “ punya kataku tegas..Siapa pasti beruntung perempuan yg mendapat lelaki sebaik kamu” Sayidah penasaran bertanya... “Kedua orang tuaku adalah cinta yg aku punya”...Jawabku lagi aku tidak mau mengungkapkan perasaan ini begitu cepat..wah kamu Zack...bisa saja” kata Sayidah tertawa kecil.

Kisah 3 : Terjangan ombak yang keras ( Lanjutan )

0 0

Hayo ngapain kalian berdua” tiba2 aku di kagetkan dengan kelompokku..Galang, Hendrik, Meutia dan Riska...semuanya menggoda kami berdua...yang jatuh hati serasa dunia milik berdua yg lain minggir...hendrik kamu minggir...ini wilayah para pecinta” riska menggojloki hendrik...yg lain tertawa. Riska hati2 lho..kamu nanti bisa kecantol sama hendrik” sergah Galang.. “Ogah aku jadi pacarnya hendrik..pasti aku dibuat penelitian..asli atau palsu dia sukanya membuat ujicoba dan eksperimen...mendengar perkataan Riska semua pada tertawa gembira...Ya...betul kamu Riska...kamu tidak akan dikasih makan sama hendrik...karena makanannya di ujicoba dulu pada kucing..kambing...Kata Galang lagi. Sudah2 kata hendrik...riska kamu itu supaya betul2 orisinal harus melalui proses panjang...seperti puncak himalaya maka harus didaki tapi mendakinya pakai helikopter...he..he..Meutia ikut ngomong.. “ btw...Galang nggojloki hendrik, apakah dia sudah punya kekasih”  “aku itu orang yg sulit jatuh cinta kata Galang berkilah...ha...ha..kena kamu lang kata hendrik... “ betul walau idolaku cristiano ronaldo tapi aku tidak gampangan jatuh hati spt dia..aku menginginkan perempuan yg nanti jadi makmum ku seperti ibuku” kata Galang terobsesi pada ibunya...anak yg berbhakti sekali sampai2 calon istri harus mirip dengan ibunya. Obrolan kami asyik...ngomongin soal rasa dan hati..yg menurutku sekarang aku mengali feeling in love..tapi biarkan cinta ini tumbuh mekar seperti bunga yang memberi aroma wangi dalam rindu terbawa angin melayang2 diatara sukma jiwa..Sayidah mulai tadi juga hanya senyum2 sendiri tidak ikut bicara..dia bicara dengan hatinya..hati yg sudah tidak bebas lagi..hati yg sudah jatuh pada tempat terdalam yaitu direlung jiwa.  Tak terasa waktu sudah menunjukkan jam 11.00..sudah waktunya kembali kekelas..kelompokku aku ajak kembali kekelas..kami bertiga berjalan bersama Galang dan Hendrik..tiba2 Galang bicara.. “ Zack..hati2 dengan Brama dia sudah mengancam kamu”..ya lang terimakasih. Aku percayakan hidupku pada Allah Swt..dzat yg berkuasa dan tempat kita berlindung jawabku.. “ nanti..kalau dia mengancam sampai memukul kamu, jgn lupa hubungi aku” Kata Galang melindungiku.. “ aku juga jgn kau lupakan” kata hendrik..betul2 teman sejati kalian berdua..kataku sambil merangkul keduanya..aku berjalan ditengah. Tibalah kami didalam kelas..Jam terakhir waktu pelajaran Sharaf..ilmu tata bahasa arab dosen yg mengajar ada Pak.Mahyudin..cara mengajar sangat textbook sehingga membuat kami monoton mungkin sesuai deengan pelajaran gramar yg lebih pasti sehingga tidak bisa mengalir dan luwes..Bel pulang berbunyi..aku hanya sedikit menangkap pelajaran sharaf tersebut..ya udah nanti aku murajaah dikosan. Aku pulang dengan cepat rasa kantuk menggoda mataku untuk cepat tidur siang..aktifitas kuliah memang menguras pikiran tapi yg lebih menguras ada perasaan didadaku dg Sayidah..begitulah hati semakin didalami semakin jauh terhanyut..20 menit pernalanan aku sampai kosan ku...tiba2 dikosanku banyak gadis2 berpakaian abu ada 5 gadis depan rumah duduk di dipan..selang berapa detik muncul puteri bu.kosku sindy sambil berkata ceria mengenalkan aku kepada teman2nya...teman2 ini lho kak Zacky...gantengkan seperti yg kuceritakan wajahnya mirip fahri pemeran ayat2 cinta...kata sindy menunjukku..hei..apa2 an sindy ini dalam hatiku.aku kok dimirip2 kan dg fedy nuril ..ya sindy...ganteng..kata salah satu temannya Sindy berani memujiku... “ kak Zacky ini baik banget..rajin shalat dan pintar..sekali lagi cindy memujiku..Diriku sudah tidak enak dibuat tempat pujian,yg mana aku masih banyak kekurangan dan salah” akhirnya aku pamitan pada mereka sebelum mereka berlebihan untuk menggoda aku.. “ tapi aku gak tahu apa kak Zacky sudah punya pacar, kalau tidak punya aku daftar? Katanya Sindy lagi...teman2nya yg lain pada tertawa. Akhirnya aku yg mulai tadi diam aku bicara... “ cindy..dan teman2nya kalian masih kecil2 jgn mikiri pacaran dulu..cari ilmu sebanyak2nya buat masa depan kalian” kataku menasihatinya...ya kak aku rajin kok sekolah untuk membagun masa depan bersama kakak”..Cindy masih menjadikan aku cowok idamannya..kutinggalkan saja mereka dg tertawa teman2nya yg mengiringi aku masuk. Setiba didalam kamar aku rebahan sebentar diatas kasur kapuk ukuran 2 pria dewasa..aku mengeluarkan hapeku mungkin ada pesan masuk..ternyata benar ada pesan masuk digroup hamsix...aku buka pesan dari riska.. “ aku ada pertanyaan..bagaimana cara menerjemahkan akal dan hati” karena saat membaca terjemahan karangan Imam Ghazali “ akal harus tunduk pada hati..maksudnya apa itu?? Tanya Riska...waduch aku belum shalat dhuhur kalau membalas sekarang bisa panjang pikirku”..Hendrik typing...berarti dia membalas..aku ketik singkat “ aku shalat dulu” dan send pesan terkirim...setelah Shalat kubaca pesan digroup tadi dan benar Hendrik membalas pertanyaan Riska bunyinya : “ kamu harus memposisikan yang benar antara keduanya ketika manusia sebagai makhluk yg berakal dan manusia sebagai makhluk yang berbudi..Hujatul Islam mengartikan akal adalah salah satu substansi imaterial yang menunjuk esensi manusia. Dengan akal manusia bisa melibatkan diri pada proses inteligensia yg disebut dg intelek..sedangkan hati bagi imam Ghazali ada dua yaitu materi dan spiritual..dalam bentuk materi hati adalah jantung dan sebagian pendapat adalah liver..tapi yg terpenting hati dalam bentuk spiritual, hati ini menunjuk metafisik artinya hati atau qalbun tidak ikut binasa ketika jasad sudah mati kehadirannya seperti roh manusia yg membawa amanah Allah.” Hendrik menerangkan hakikat akal dan hati pada manusia.. “ sangat bagus pendapatnya..aku mencoba menambahi.. “ benar kawan pendapatmu”..aku lengkapi bahwa proses berpikir manusia tidak bisa dipisahkan dari hati atau qalbun..ketika akal menjadi alat mengukur,menganalisa,dan mencari kebenaran yg bersifat metafisik atau gaib akal akan mengalami kebuntuan sehingga dibutuhkanlah hati dengan iman.” Demikian juga akal dengan hati akan berkolaborasi melakukan suatu entitas dalam mengenal dan menyembah Allah..proses yg dilakukan keduanya akan melahirkan sinergitas yg kuat menjadi ma’rifatullah.” Tiba2 ada typing dari Sayidah.. “ Kalau demikian apa pengertian cinta dan benci hubungannya dengan akal dan hati?? tanya Sayidah.. “ semakin dalam diskusi group hamsix..Galang typing..Meutia typing..aku tunggu saja apa yg ditulis Galang.. “ Cinta lahir dari suatu rasa mahabbah sesama makhluk yg diikat dg pernikahan dan kejadian cinta tidak bisa disangka dan diduga..bisa datang karena simpatik bisa juga karena benci yg harusnya ini suatu ironi..tp kenyataannya banyak orang jatuh cinta muncul dari benci..makanya nabi menghimbau pada kita cintailah seseorang sedang2 saja karena dikhawatirkan dia menjadi orang yang kau benci dan sebaliknya bencilah seseorang sedang2 saja karena dikhawatirkan dia akan menjadi orang yang kau cintai”.. Galang membalas cinta dan benci menurut hadis nabi...Sayidah typing...tapi sebelum kubaca aku membaca wa dari Meutia isinya : “ bagaimana menerapkan cinta dan benci dikala kita tersandera dg perasaan yg dalam itu...jangankan mencinta...jangankan membenci...perbedaan keduanya pun sulit ditafsirkan?..waduch...apa2 an ini pertanyaan teman2 ku pada mendalami definisi sejati dari qalbun atau hati...bagaimana ini semuanya sangat dalam dan jauh...sejauh hatiku juga mencintai Sayidah yg tidak bisa kuartikan apa2...tapi hidup memang belajar..dan belajar..dari kebodohan menjadi kepintaran..dari ketidaktahuan menjadi faham..Wa Sayidah sudah terkirim isinya : “ lang...yg kutanyakan hubungan cinta dan benci disaat logika mengatakan bahwa dia tidak baik atau buruk tapi kenapa hati masih tetap mencintai..maka ada sebutan love is blind..cinta tidak bisa membedakan mana haq mana batil..mana ilusi mana kasat mata sehingga orang yg jatuh cinta bisa mengalami suatu sindrom yg dinamakan delusi cinta”...bisa kamu jelaskan Zacky..Galang..atau Hendrik...?? pertanyaan Sayidah mengobrak abrik pemikiranku..disaat hatiku sudah terpasung dengan cinta..disaat itu juga otakku untuk mengartikan cinta yg sangat abstrak dan alam bawah sadarku pun menyadarkan ku kamu tidak bisa menjawab Zack..kamu itu korban cinta sekarang...serahkan pada Galang...sama Hendrik Jawabannya. Ya..Allah..harapanku adalah engkau satu2 nya yg memberi petunjuk..yg merajai semua pengetahuan dan alam semesta...yg terlihat benar oleh hambamu belum tentu terlihat benar oleh mu dan yg terlihat salah oleh hambamu belum tentu salah olehmu..aku husnudzan padamu ya Allah..???? Hendrik typing..bunyi wa nya ; “ kayaknya kita lagi diserang para gadis2 lang...hayoo balas? “Tunggu bro...aku mengatur nafas dulu”..balas Galang..selanjutnya Galang typing bunyinya : “ ya akhwaty...pertanyaan kalian berujung sama maka saya jawab kedua2nya dalam satu jawaban..Untuk membedakan dan menempatkan cinta dan benci pada posisi yang benar lakukan cinta yg kamu berikan karena Allah..karena kalau sudah dipersembahkan kepada Allah maka akan dujauhkan dari perasaan was was yg dibisikan setan..Cintailah karena Allah dan serahkan apapun hasilnya kepadaNya... “Hendrik typing...  “ kalian berdua bisa mengambil contoh dari dua tokoh sufi besar bagaimana memaknai mahabbah yaitu Rabiah adawwiyah dan Imam Ghazali..pertama Rabiah adawiyah mengartikan mahabbah dengan cinta yg dia berikan seutuhnya dan sepenuh pada ilahi rabbi sehingga tidak ada sedikitpun sisa ruang yg dia sediakan bagi manusia..Beliau langsung menuju ke vertikal Allah Swt. Sedangkan Imam Ghazali mendefinisikan mahabbah dengan melakukan cinta sesama makhluk sebagai manifestasi kepada Allah..beliau membagun cinta horizontal untuk mendapat cinta vertikal Allah Swt...intinya keduanya sama tp beda cara..demikian Hendrik menerangkan makna cinta yg mana jawaban dari kedua temanku tersebut berorientasi sama yaitu semua bermuara kepada Allah..bismillah aku juga sama...cintaku yg kuat ini kepada Sayidah aku berikan kepada Allah..jadi dengan mencintai Sayidah menyebabkan hubunganku dengan Allah semakin dekat dan jangan sampai karena cintaku ini bisa menjadi pintu setan membisikkan godaan dan tipuan.

Kisah 4 : Menghidupkan Cinta

0 0

 

 

Sayyidah typing, “kalau cinta itu anugerah tapi mengapa banyak orang jatuh cinta bukan bahagia yang diterima tapi derita, mana yg salah?" Pertanyaannya sangat tendensius, aku typing berusaha untuk menjawab, “jangan pernah menyalahkan cinta, cinta tidak pernah salah tapi yang salah adalah orang yang mencintai, mungkin cinta suci yg dianugerahkan Allah telah dinodai dengan kesesatan manusia dalam menerapkannya karena terjerumus nafsu. Banyak contoh cinta yang ternodai menjadi penderitaan dan tangisan darah. Oleh karena itu mari kita jaga rasa dan hubungan yang ada di hati tetap suci laksana mutiara di tengah samudera yang sulit terjamah oleh tanggan - tangan jahil manusia." Berikutnya Sayidah typing, “Benarkah ucapanmu itu murni dari hatimu Zack?" Oh Sayidah kenapa engkau meragukan jawabanku dalam hati aku bergumam, aku balas pertanyaan Sayidah, “Aku menunjukkan suatu kebenaran bukan dari kata - kata tapi suatu bukti perbuatan karena ia lebih bisa dari dipercaya daripada kata - kata yang banyak berujung pada dusta dan retorika" kalimat itu aku kirim ke Sayyidah. Dia hanya membaca namun tidak membalas WAku. Sekarang aku yang bertanya, “ Sayidah, Meutia, dan Riska, jika ada cinta dihati kalian masing - masing kemudian ada penghalang berasal dari orang tua yang tidak merestui apa yang akan lakukan?" aku tanya lebih dalam supaya tahu apa yang dilakukan Sayyidah, dimana dalam posisi ini pertanyaanku tadi Sayyidah tengah mengalaminya. Lama WA aku tidak terbalas, pasti dia memikirkan sesuatu, lima menit belum dibalas, tiba - tiba Meutia typing, batinku kok meutia, dimana Sayyidah? Bunyi WA nya, “aku tidak tahu Zack karena aku belum punya cinta sekarang" sambil memberi emoji senyum dia tidak tahu. Sepuluh menit yang kutunggu baru Sayidah typing dengan harap - harap cemas WAnya berbunyi, “aku akan memilih cintaku, karena cinta tak bisa dibeli dan aku tidak bisa hidup bersama orang lain yang menjadi suamiku tapi tidak ada cintaku padanya” mantap Sayidah menjawab pertanyaanku. Oh tuhan ternyata dia begitu kukuh kalau cintanya itu betul - betul untukku begitu beruntungnya diriku dan aku rela berjuang bersama, berkorban bersama untuk mendapat cinta ini menyatu. Aku belum selesai membuat pertanyaan yang membuka kejujuran dia, “tapi Ukhty, jika cinta itu dengan segala perjuangan dan pengorbanan tidak mendapatkan restu sehingga menghadapi pilihan sulit apa yang akan kamu pilih orang tua atau cintamu?" Pertanyaanku menyelidik, apakah teman - temanku di group ini menjadi saksi cintaku dan cinta sayidah. Aku berpikir sebagai sahabat mereka pasti menjadi pendengar yang setia. Sayidah typing, “aku tetap memilih cintaku dengan mendatangi orang tua secara baik - baik dan yang kumau kekasih hatiku itu juga berani menunjukkan kesungguhan hatinya dan perjuangannya." Sudah aku percaya, sehingga hatiku mengatakan, "Ya Allah ridhoilah cinta dan hatiku ini padanya, jauhkanlah segala rintangan, ombak dan badai tapi jika ada perkuatkanlah keteguhan hatiku". Tak terasa WA yang ramai di group telah memakan waktu 1 jam, Sayyidah typing, Baik teman - teman aku undur diri, ada kerjaan khusus kaum hawa yang harus dikerjakan” katanya tanpa menyebut pekerjaan apa, kemudian diikuti Meutia dan Riska pamitan. Sebelum mereka pada mengundurkan diri aku memberi pesan terakhir, teman - teman jangan lupa ya, tugas terjemahan ihya’ ulumudiin nya di cicil, biar waktu yang diberikan Mr .Gladiator 1 bulan bisa selesai” tulisku. Semua teman - teman membalas dengan balasan, “Ok siap.” Karena mata mulai tadi mengantuk maka tuntutan untuk tidur siang tidak bisa ku tolak lagi. Aku tidur tapi sebelumnya jam weker aku setel 1 jam untuk bunyi Dan satu jam berlalu tidurku sangat nyenyak sehingga tiba - tiba aku terbangun karena suara sirine, eh alarm wekerku yang terdengar kencang mungkin gara- gara bayerainya baru. Aku bangun, rasa kantukku pelan - pelan mulai hilang.Melihat jam sudah pukul 3 sore habis ini shalat ashar pasti adzan berkumandang dan benar waktu aceh masuk indonesia bagian barat Adzan berkumandang jam 3.10 menit, aku beranjak dari kasur tempat tidurku. Mimpi-mimpiku yang sangat banyak, mimpi ingin menjadi ahli bahasa arab yang bisa menguasai segala kitab, Al-Qur’an, Hadis..mimpi ingin membahagiakan emak dan bapak dikampung..mimpi ingin hidup bahagia bersama istri shalihah pembawa kebahagiaan dunia dan akhirat...semoga mimpi- mimpi itu menjadi terwujud ya Allah..Aamiin. Adzan sudah selesai berkumandang...aku menuju mushala Baitul jannah jaraknya 300 meter dari kosanku..ku biasakan kalau tidak ada kuliah sampai sore aku melaksanakan shalat jama’ah di mushala terdekat karena anjuran nabi bahwa shalat berjama’ah itu lebih baik dari shalat sendiri dengan kelipatan 27 derajat..dan juga peluang diterimanya lebih besar diterima..jika shalat sendiri kita sendiri yg akan menentukan, maka shalat berjama’ah semua yg shalat bisa mewakili untuk diterima shalatnya oleh Allah Swt..begitu istimewanya. Sesampai di Mushala aku bertemu dg ustadz Baihaqi...Ustadz yg sangat kukenal dekat karena sering mengobrol tentang ajaran2 agama..walau beliau tidak lulusan sarjana tapi mondoknya cukup lama sehingga penguasaan terhadap pengetahuan agama juga luas...usianya sekitar 30 an sudah punya anak 2 laki dan perempuan..pas bertemu sebelum shalat dimulai dia mengajak aku bicara... “ mas Zacky..ba’da shalat aku minta waktunya sebentar boleh? katanya.. “na’am ustadz...laba’tsa.” jawabku..Syukran”..lagi katanya...Iqamah dikumandangkan dan semua jamaah yaitu warga kampung berdiri siap mengerjakan shalat..Ustadz Baihaqi bertindak sebagai imam..Allahu Akbar..aku bermuwajahah pada Allah..sesungguhnya shalatku..ibadahku..hidupku..dan matiku kutujukan kepada engkau ya..Allah tidak ada tuhan selain engkau dengan demikian aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang yg berserah diri pada NYA.. Setelah shalat ashar aku masih tetap ditempatku bersujud..sambil menunggu ustadz Baihaqi shalat sunnah aku perbanyak membaca lapadz zikir istigfar, nabi muhammad manusia yg tidak berdosa saja membaca istigfar siang dan malam setelah shalat apalagi hamba ya Allah..setiap saat..setiap hari pasti ada dosa yg kuperbuat maka sudah sewajibnya membaca zikif istigfar...minta ampun pada Allah menghapuskan segala dosa baik yg sengaja atau tidak sengaja..baik yg dhahir atau yg sirri..baik yg kecil atau yg besar. Jangan ada kesombongan sebesar biji dzarroh pun dihati sebab amal baikku karena itu akan menjadi pintu iblis menggodaku dan menjatuhkanku ketempat yg paling durjana yaitu neraka..aku belajar dari kesalahan iblis mengapa Allah murka kepadanya..iblis takabur merasa mulia dari adam dg penolakannya tidak mau menuruti perintah Allah untuk bersujud..sungguh celaka..kesombongan yg hakiki hanya punya Allah..manusia tidak ada yg disombongkan..semua yg melekat pada dirinya adalah kepunyaan Allah..jika Allah mengambil lagi sewaktu2 musnahlah apa yg kita punya. Mas Zacky...mari kita ngobrol2 didepan mushala”..kata ustadz Baihaqi mengakhiri perenungan dan zikirku..na’am ustadz..min fadlik..kataku mempersilahkan...kami berdua duduk didepan mushala..tempatnya sejuk karena ada pohon mangga besar yg menghalangi sinar matahari. “ mas Zacky, maksud sy mengajak ngobrol ini adalah minta tolong untuk mengajar anak2 TPA mengaji karena ustadzah Zahra yg biasa membantuku lagi sakit..Sudah 3 hari dia ghoibah” kata ustadz Baihaqi.. “ Ustadz..bukannya ana menolak tapi ana masih kurang fasih bacaannya sehingga nanti malah membuat anak-anak salah bacaannya” jawabku menolak.. “ mas Zacky tidak boleh merendah.. sy tahu bacaan mas Zacky makhraj dan lagunya sudah benar saat mengimami shalat magrib..kata ustad Baihaqi tetap kukuh..tolong ya mas..Zahra sepupu istri masih sakit nanti kalau sudah sembuh mas Zacky bisa kembali lagi.. aku berpikir sebentar..akhirnya aku tidak bisa menolaknya karena juga sebagai orang yg berilmu wajib hukumnya mengamalkan ilmu seperti disabdakan nabi ballighu anni walau ayah.. “sampaikanlah ilmu walau satu ayat.” Baik pak ustadz sy menyanggupinya tp untuk hari senin saya tidak bisa karena kuliah full sampai sore.. “ ya mas tidak apa-apa sy sudah berterimakasih atas kesediaannya mas Zacky membantu TPA saya...kata Ustad Baihaqi mengulangi ucapan terimakasihnya..tapi pengajiannya mas Zacky mulai besok hari ini anak- anak libur sy liburkan..katanya lagi..Na’am Ustadz..kataku faham...Setelah tidak ada lagi yg dibahas aku pamitan kembali ke kosan..ya Allah..engkau kasih amanah baru lagi aku sambil pulang aku memikirkanmu..kuliah dan tugas-tugasnya..aktif diorganisasi..dan sekarang mengajar anak mengaji tak apalah batinku mengatakan..selagi muda harus banyak aktivitas positif untuk membiasakan diri pada tanggung jawab karena kalau sudah berkeluarga pasti semakin banyak kesibukan-kesibukan yg padat.

Kisah 4 : Menghidupkan Cinta ( lanjutan )

0 0

#Sarkatkata

#KMOBacth43

#Whitepaper

#Kelompok12

#Day11

#SJB

Sampai di kosan aku berniat untuk ke pasar sore, karena bumbu-bumbu dapur sudah habis, ya aku memang memasak sendiri lebih irit, sehingga uang kiriman orang tua jika sisa bisa aku tabung. Mahasiswa dalam menuntut ilmu harus pandai mengelola pengeluaran agar kebutuhan sehari-hari bisa tercukupi selama sebulan. Orang tua di kampung pasti susah payah cari uang demi melihat anaknya sukses dan bahagia, karena itu sebagai anak yang berbakti harus menghemat dan tidak memberatkan orang tua.

Aku rencana pinjam sepeda ke bu kos untuk pergi kepasar sepeda pancal keluaran tahun 90an banyak yang menyebut sepeda jengki. Tapi aku tidak bertemu dengan bu kos, ku panggil lagi, rumahnya berdempetan dengan kosanku seperti rumah kembar. Satunya dibuat tempat tinggal sendiri dan satunya disewakan.

Yang ngekos berjumlah 4 mahasiswa, aku, Toni semester 6 jurusan yaitu syariah, Afif dan Latif adik kelas semester 4 jurusan dakwah. Jumlah kamar kos ada 3 kamar, aku menempati sendiri, Toni sendiri, sedangkan Afif dan Latif satu kamar berdua.

Ketika aku menunggu jawaban bu kos pinjam sepeda tiba-tiba yang keluar adalah Cindy putrinya,

"Ya kak Zacky ada apa? Tanyanya cindy.

“Kakak mau pinjam sepeda buat ke pasar.” Jawabku

“Boleh kak, tapi Cindy ikut ya karena aku juga mau belanja-belanja" pinta Cindy padaku.

"Cindy kamu tahu kan hukum syariat Aceh laki-laki dan perempuan tidak boleh berboncengan kalau tidak mahram" ucapku.

"Kak kita kan tidak naik motor hanya sepeda ontel, aku janji tidak berpegangan pada kakak.” Cindy masih memaksa.

Aku bingung mengiyakan atau menolak, satu sisi aku butuh sepeda untuk belanja tapi sisi lain perda syariah Aceh melarang laki-laki dan perempuan yg bukan mahram untuk berboncengan.

Sebenarnya yang betul adalah mahram bukan muhrim, mahram adalah wanita yang haram dinikahi karena hubungan nasab seperti nenek, ibu, anak perempuan,saudara perempuan, keponakan perempuan, bisa juga mahram karena sepersusuan atau radha'ah dan yang terakhir karena ikatan pernikahan seperti mertua laki-laki atau perempuan. Sedangkan muhrim artinya orang yang sedang berihram ketika masuk miqat dalam penyebutan kata mahram dan muhrim masyarakat telah salah kaprah.

“Kak, bagaimana boleh nggak ikut?” kata Cindy dengan muka memelas, sehingga tidak tega aku menolaknya.

“Baiklah, tapi kamu pakai hijab ya jangan berpakaian seperti itu tidak berjilbab" jawabku dengan memberi syarat.

“Kak, aku belum siap memakai jilbab, kalau di sekolah karena aturan harus berjilbab tapi kalau dirumah aku melepasnya” kata Cindy.

"Ya udah kalau kamu tidak memakai jilbab kakak tidak jadi pinjam sepeda" kataku.

"Jangan gitu kak, aku butuh juga ke pasar, baiklah aku pakai jilbab” akhirnya Cindy mengalah, nanti akan ku terangkan di perjalanan betapa pentingnya menutup aurat dengan memakai hijab atau jilbab.

Selang lima menit Cindy selesai memakai jilbab warnanya biru dongker, dia bertambah manis dan cantik. Terlihat beda kalau memakai jilbab lebih dewasa.

“Bagaimana kak, jelek ya, memang aku tidak pantas memakainya?” katanya sedikit cemberut masih ada keberatan di hatinya.

“Tidak Cindy, kamu semakin cantik” pujiku.

Memang faktanya perempuan berjilbab itu lebih cantik daripada yang tidak memakai jilbab, Sekilas aku terbayang dengan Sayyidah perempuan anggun shalihah yang selalu membayangi hari-hariku.

“Ayo kak kita berangkat?” ajak Cindy aku sedikit kaget karena habis membayangkan Sayyidah

"Ayo” jawabku.

Sepeda ku kayuh jarak antara kosan dengan pasar hampir sekitar 7 km melewati jalan raya. Saat di tengah perjalanan aku melihat kota Aceh sudah mulai bagus dengan bangunan - bangunan yang tertata rapi padahal sewaktu gempa bumi dan tsunami tempat ini juga kena terjangan ombak yang menghancurkan bangunan- bangunan. Tsunami membunuh hampir 300 ribu penduduk tanah rencong dengan gempa bumi berkekuatan 9,1 skala richter. Tapi sekarang bangunan-bangunan yang rusak sudah mulai normal kembali. Manusia tidak boleh menyerah apapun musibah yang diterima dari Allah SWT.

Mereka harus berikhtiar dan mendekatkan pada sang pencipta, mungkin musibah itu datang sebagai hukuman karena telah berbuat dosa dan kerusakan-kerusakan di muka bumi.

“Kak Zacky, aku boleh nanya?” kata Cindy di belakangku lumayan berat juga membonceng dia. Dia menepati perkataannya tidak berpegangan waktu aku bonceng, aku takut dengan terjadinya kontak tubuh bisa menyebabkan nafsu sahwat di antara kita berdua. “ Ya ada apa Cindy” jawabku " Kak, apa sih manfaat dari menutup aurat itu?” tanyanya polos. “Cindy, apabila kamu punya dua permen kemudian jatuh satu masih ada bungkusnya dan yang satu sudah terbuka, mana yang kamu ambil?" tanyaku sebelum memberi penjelasan. “Aku ambil yang masih ada bungkus kak” jawabnya. "Kenapa?" kataku. "Karena masih bersih” jawabnya. "Nah itu alasannya kenapa perempuan harus memakai jilbab atau menutup aurat supaya dia tidak kotor” Jelasku. "Sekarang kakak tanya lagi, dua permen tadi yang terbungkus dan tidak terbungkus kamu taruh di atas meja, kemudian mana yang dikerubuti semut?" tanyaku. “Yang tidak terbungkus kak” jawabnya. “Pintar, kenapa kok dikerubuti?" aku masih bertanya. “ Karena semut mencium aroma manis dan langsung memakannya” Cindy menjawab. “Seperti itu juga perumpamaan perempuan yang tidak menutup aurat seperti permen yang tidak terbungkus akan banyak semut-semut yang mengerubutinya, eh laki-laki" aku jawab dengan sedikit gurau. “Aurat perempuan yang terbuka itu menjadi sumber bencana dan fitnah bagi laki-laki, berapa banyak kasus- kasus pergaulan bebas karena banyak perempuan yang tidak menutup aurat" kataku menjelaskan seperti kakak sama adik. Pasar kurang sedikit lagi sampai. “Cindy, kamu sebenarnya anak baik tapi pergaulanmu dengan teman-temanmu yang nakal bisa membawa pengaruh tidak baik bagi dirimu” kataku. “Tapi kak, kita dalam berteman tidak boleh memilih-milih kan?" protesnya. “Disitu kesalahannya Cindy, berteman itu memilih. Pilih yang benar dan membawa kebaikan pada dirimu, sekarang apabila kamu terjatuh bahkan terpuruk apakah temanmu membantumu?. Sedangkan mereka untuk mengurus dirinya sendiri saja masih salah".Jelasku memberi pengertian. "Terus bagaimana kak cara menolaknya kalau mereka mengajak lagi?" tanyanya. "Kamu tolak dengan halus, kamu harus punya prinsip dalam berteman, awalnya mereka marah tapi lambat laun mereka akan mengerti posisi kamu, tidak usah kamu khawatir tidak punya teman lebih baik punya teman 1 tapi baik dan jujur daripada kamu punya teman 1000 buruk dan munafik" kataku menasihati. Cindy diam tidak menjawab nasihatku mungkin dia masih bingung apa yang harus diputuskan. Sampailah kami di pasar aku langsung memparkir sepeda dan mengajak Cindy masuk ke dalam. Pasar sore ramai banyak ibu-ibu yang membeli keperluan rumah tangga seperti rempah-rempah dan bumbu, aku mencari bawang merah dan bawang putih. Setelah muter-muter baru menemukan bawang yang bagus - bagus. Aku beli masing- masing setengah kiloan, kemudian aku lanjutkan beli ikan tongkol kesukaanku dan terakhir beli sayur sop. Selesai sudah keperluanku tinggal punyanya Cindy aku tanya “Cindy beli apa?" "Mau beli daging ayam dan buah - buahan kak” katanya "Ayo kakak carikan yang bagus-bagus" ajakku. Cindy mengikuti dari belakang, dia senang sekali ada apa di hatinya, hanya dia yang bisa merasakan. Akhirnya kutemukan tempat jualan buah yang bagus-bagus semua jenis buah ada. "Cindy beli buah apa?" Tanyaku. “Aku pengen anggur merah kak, dua kilo” jawab Cindy. "Banyak sekali buat siapa?" kataku. "Buat kakak satu kilo dan aku satu kilo” jawabnya. Aku kaget Cindy membelikan aku anggur merah, tidak kusangka "tidak usah Cindy kamu tabung saja uangnya" kataku menolak dengan halus. “Kakak harus mau karena kakak telah membonceng Cindy dan banyak memberi nasihat pada Cindy, ini sebagai ucapan terima kasih Cindy” katanya memaksaku. Aku tidak tidak bisa menolak karena dia sudah pesan dua kilo. Setelah beli daging ayam satu kilo kami menuju ke parkiran. Selanjutnya kami pulang, ku kayuh sepeda lagi, matahari sudah menampakkan awan merahnya pertanda sebentar lagi senja datang. Cindy di belakang banyak diam tidak seperti waktu berangkat, biarlah dia memikirkan apa yang menjadi cita-citanya.

Kisah 4 : Menghidupkan Cinta ( lanjutan )

1 0

#Sarapankata #KMOBatch43 #Whitepaper #Kelompok12 #Day12 #SJB Judul : Kaidah Cinta Penulis : Kimmy ahmad PJ : Kak Miftah Nur Jannah Ketua kelas : Min Adadiyah Sudarno Sewaktu aku mengayuh sepeda dapat 5 km, aku melihat di depan ada razia satpol PP dan wilayah hisbah bisa disebut polisi syariat. Waduch, pasti ini ada razia tapi aku berusaha tenang sambil berdoa di hati semoga tidak terhadi apa-apa. Semakin mendekat banyak warga yang terkena razia dan akhirnya aku dihentikan oleh polisi syariat. “Berhenti!" Katanya. Polisi yang mencegat berperawakan sedang umurnya sekitar 30 tahun. "Ya pak ada apa?" kataku. Cindy di belakang panik tapi aku suruh tenang biarkan aku yang mengatasi. “Kamu membonceng cewek itu satu mahram apa tidak?” tanyanya mulai menyelidiki. “Tidak pak kami bukan mahram” jawabku jujur. “Kalau gitu kamu melanggar perda syariah, ikut aku untuk ditilang” katanya lagi dengan mengancam. "Pak, sebelum menilang boleh aku bertanya?” kataku. "Tanya apa kamu?" Katanya. "Pak, jika ada orang berniat baik ingin membantu bapak , apa yg bapak lakukan?" Tanyaku. "Ya aku hargai dan hormati orang itu” jawabnya. “Tapi bantuan yang dilakukan itu ada pelanggaran kecil namun kemaslahatannya lebih besar” tanyaku lagi. "Tetap saya terima bantuan itu anak muda” kata polisi syariah itu tegas. "Berarti bapak nggak berhak menghukum saya” kataku yakin. “Lho kok bisa” dia bengong dengan jawabanku. "Pertanyaan tadi adalah contoh yang kuperbuat sekarang pak, aku mahasiswa universitas Islam Aceh, anak kosan ingin membeli kebutuhan dapur di pasar. Sepeda ini adalah kepunyaan adik Cindy yang ikut membonceng karena dia juga membeli kebutuhan orang tuanya, akhirnya aku putuskan memboncengnya bersama ke pasar. Sepanjang jalan kami berdua sopan dan tidak melakukan hal-hal yang melanggar norma.” Kataku membela diri. “Ya tapi kamu melakukan kesalahan membonceng perempuan yg bukan mahram” katanya masih ngeyel. "Ya pak, aku telah memboncengnya tapi perda itu masih belum final dan utuh, kalau ada orang perempuan kecelakaan di tengah jalan kemudian dia membutuhkan pertolongan cepat, hanya ada laki-laki di tempat kejadian yang harus segera membawanya kedokter, apakah lelaki itu di tilang juga" Tanyaku. Polisi syariah itu berpikir sebelum ia menjawab, Aku lanjutkan perkataanku. "Pak, mohon maaf dalam kaidah fiqih ada kalimat yang masyhur bunyinya ad-dharuratu tubiihul mahdhuraat artinya “sesuatu yang dharurat dibolehkan mengerjakan hal yang dilarang.” kataku jelas "Bagaimana pak polisi?" "Begini ya kalau menilang mahasiswa banyak alasan membantah” katanya. "Ya pak tapi yang kubantah benar kan?" Kataku senyum. “Ya udah kamu teruskan perjalananmu, tapi ingat jangan macam-macam dengan perempuan yg bukan mahram?" katanya sambil mengingatkan. "Siap pak walau dia bukan mahram aku menganggap dia seperti adikku akan selalu kulindungi. Selamat, aku dari tilang polisi syariah, Cindy di belakang berkata “kakak hebat bisa lolos dari polisi”. "Cindy, ilmu itu harus dipakai dalam kondisi apapun yang penting jujur dan mengakui kesalahan, lagian kakak sama kamu tidak berbuat macam-macam” kataku. Selanjutnya sampailah aku dan Cindy di kosan.di depan rumah Cindy, ibunya menunggu dan langsung bertanya, “Darimana kamu Cindy sama mas Zacky?" "Dari pasar bu" Jawab Cindy. "Lho, kamu kan bukan mahram tidak boleh boncengan sama laki-laki,nanti kalau ada polisi Syariat bagaimana?" Tanya Ibunya. "Sudah bu tadi kena razia tapi untungnya kak Zacky pintar ngomong akhirnya polisinya melepaskan kita berdua” jawabnya "Kamu itu nakal Cindy, ngapain sich kamu ikut itu, maafkan Cindy ya mas Zacky” Bu kos ramah meminta maaf "Ya Bu, tidak apa-apa kalau gitu saya masuk kamar dulu ya" "Terimakasih ya kak Zacky” kata Cindy masih senyum- senyum penuh arti kepadaku. Aku tinggalkan mereka berdua, Tapi sebelumnya aku taruh belanjaanku di dapur kecuali buah anggur, aku taruh di kamar. Setelah aku masuk kamar, tiba- tiba ada bunyi WA dari Galang, “ Zack..nanti aku sama hendrik mau main ke kos kamu, aku mau mengerjakan tugas Mr.Gladiator di tempatmu.” Aku jawab, ya boleh ba’da isya ya. ”Oke siap.” katanya di WA Nanti malam aku kerja kelompok, Alhamdulillah ada buah yang dibelikan Cindy biar nanti aku suguhkan keteman-teman. Aku melihat jam sudah 17.00 segera siap-siap mandi setelah itu shalat magrib ke mushola baitul jannah. ku laksanakan shalat magrib dengan ustadz Baihaqi bertindak sebagai imam bacaannya merdu, setelah sholat aku baca wirid dan berdoa. Alhamdulillah selesai aku melaksanakan ibadah, sebagai hamba Allah harus memadukan hablum minannaas dan hablum minallah, kedua-keduanya sama penting tidak melulu berbuat baik kepada manusia tapi ibadah kepada Allah ditinggalkan atau ibadah terus-menerus ada saudara yang memerlukan pertolongan tidak dihiraukan. Islam agama yang menyelaraskan perbuatan baik kepada sesama manusia dan Allah. "Mas Zacky, besok jangan lupa ya” sapa ustadz Baihaqi dari belakang. "Na’am ustadz” jawabku dengan tersenyum kemudian aku pamit pulang. Setiba di kamar, Baru mau masuk tiba- tiba ada yang memanggil, "Mas Zacky..aku tanya – tanya boleh?” kata Afif adik kelasku. "Ya fif ada apa” jawabku. "Mas aku ada tugas kuliah yang membuatku bingung, Mas Zacky bisa membantu?" Katanya. “Ya tentang apa?"Tegas kujawab. "Mas, tadi ada pertanyaan mata kuliah filsafat dakwah bahwa fitrah manusia harus berdakwah seberapapun ilmu yang dimiliki tapi kalau ada orang bodoh apakah dia masih berkewajiban berdakwah dan apa akibatnya dakwah dari orang bodoh kepada jamaahnya?" tanya Afif. "Islam itu agama dakwah, nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah dengan langsung perintah berdakwah setelah turun wahyu kedua yang berbunyi "Ya ayyuhal mudatsir, Qum fa’andzir" artinya wahai orang yang berselimut, bangunlah lalu berilah peringatan. Maka setelah itu nabi langsung menyebarkan agama Islam, dengan demikian wajib hukumnya untuk berdakwah tetapi pertanyaan kamu bagaimana dakwahnya orang bodoh?, tidak boleh orang berdakwah tanpa memiliki ilmu karena dengan kebodohannya itu bisa berbahaya dan menyesatkan. Cukup kebodohannya untuk dirinya sendiri jangan ditularkan atau diajarkan pada orang lain." Jelasku "Jika ia tetap berkeinginan kuat untuk berdakwah maka carilah ilmu yang banyak sehingga dia bisa menjadi cahaya yang meneranagi kegelapan. Dan yang terpenting lagi ada dik Afif bahwa kita dilarang membuat orang bodoh itu terkenal dengan masifnya media sosial banyak statemen-statemen bodoh yang mencari sensasi dampak nya adalah kita akan terjebak kabar hoaks. Berita fitnah yang tujuan utamanya adalah membuat suasana tidak tenang dan dia memang ingin terkenal. Jangan kita tanggapi biarkan kalau kita tanggapi maka orang bodoh tersebut semakin berulah seperti ada pepatah arab “Dia mengencingi air zamzam agar terkenal.” Atau ungkapan inggris “stop making stupid people famous” lanjutku. "Bagaimana Afif sudah mengerti kamu penjelasanku?" Sebagai kakak kelas di kosan sering ada pertanyaan dari adik-adik kelas. Begitulah ilmu harus sharing dan diskusi dengan itu akan menguatkan pemahaman dan menambah wawasan. "Sudah mas Zacky terimakasih” ucapnya kemudian kembali kekamarnya. Setelah Afif kembali ke kamarnya, aku lanjutkan menata kamar sedikit berantakan jauh dari orang tua harus mandiri usia 20 tahun semester enam kurang satu tahun lagi aku lulus. Ya Allah lancarkan kuliahku disisa waktu ini, doa ku dalam hati.

Kisah 5 : Nyanyian Sukma

0 0


#Sarapankata
#KMOBatch43
#Whitepaper
#Kelompok12
#Day13
#SJB

Judul: Kaidah Cinta
Penulis: Kimmy ahmad
PJ: Miftah Nur Jannah
Ketua kelas: Min Adadiyah Sudarno

Biasanya waktu wisuda banyak sarjana selain mendapatkan ijazah juga mendapatkan ijab sah alias pasangan hidup.
Sayyidah, apakah nanti kamu yang menjadi teman ijab sahku?.Tiba-tiba aku teringat lagi dengannya walau jauh dari sisiku tapi setiap hari selalu membayangkannya.
Cinta memang tidak butuh fisik, yang dibutuhkan adalah jawaban hati. Anugerah Allah yang maha indah ini membuat dua insan hidup dalam ketergantungan karena perasaan sayang. Cinta sejati menghanyutkan diri pada kepercayaan bahwa dialah satu satunya yang membuat hidupku bahagia bukan orang lain.
Allah menciptakan manusia berpasangan-pasangan untuk menyayangi bukan saling membenci, kalau terjadi pertumpahan darah dan peperangan disebabkan cinta yang menjadi pondasi telah hilang dan musnah. Kemudian beralih menjadi merusak, kesombongan, keserakahan, dan kerakusan menjadi sifat manusia berhamba pada setan.

Kesombongan Kan’an menyebabkan anak berbakti pada orang tua lenyap, begitu juga fir’aun kesombongannya menjadikan dia sebagai Tuhan dan bersikap dzalim kepada rakyatnya serta keserakahan dan kerakusan Qarun membuat dia menguasai semua harta yang dimiliki.
manusia-manusia yg tersesat seperti mereka Allah timpakan adzab sebagai peringatan pada kita.

Kahlil gibran menuliskan arti cinta dengan puisi nya...
                      “Nyanyian sukma”
Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata;
sebuah lagu yang bernafas di dalam benih hatiku,
Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ;
ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya,
dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku.
Betapa dapat aku mendesahkannya?
Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
Kepada siapa aku akan menyanyikannya?
Dia tersimpan dalam relung sukmaku
Karna aku risau, dia akan terhempas
Di telinga pendengaran yang keras.
Pabila kutatap penglihatan batinku
Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
Dan pabila kusentuh hujung jemariku
Terasa getaran kehadirannya.
Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya,
Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan.
Air mataku menandai sendu
Bagai titik-titik embun syahdu
Yang membongkarkan rahasia mawar layu.
Lagu itu digubah oleh renungan,
Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
Dan disingkiri oleh kebisingan,Dan dilipat oleh kebenaran,
Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan,
Dan difahami oleh cinta,
Dan disembunyikan oleh kesedaran siang
Dan dinyanyikan oleh sukma malam.
Lagu itu lagu kasih-sayang,
Gerangan ‘Cain’ atau ‘Esau’ manakah Yang mampu membawakannya berkumandang?
Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:
Suara manakah yang dapat menangkapnya?
Kidung itu tersembunyi bagai rahasia perawan suci,
Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?
Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?
Siapa yang berani membandingkan deru alam, Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian?
Siapa berani memecah sunyi
Dan lantang menuturkan bisikan sanubari
Yang hanya terungkap oleh hati?
Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan?
Begitu dahsyatnya kekuatan cinta yang menebarkan keselamatan dan kedamaian alam semesta..harapan itu sangat sulit diharapkan dalam dunia fana ini..satu-satunya tempat yang luhur dan agung adalah di jannahNya.
Allahu Akbar...Allahu Akbar..terdengar suara Adzan berkumandang waktu shalat isya’ telah datang..aku berangkat lagi ke Mushola untuk melaksanakan shalat Isya’. Aku masuk kedalam dan kulihat para jama’ah sudah berdiri semua setelah Iqamah..Mas Zacky silahkan menjadi imam shalat karena ustadz Baihaqi udzur.” kata salah satu jama’ah memintaku jadi imam..aku agak kaget sewaktu diminta jadi imam tapi karena dipilih berarti aku dipercaya..baiklah akhirnya ku menjadi imam. Imam artinya adalah pemimpin, dalam konteks negara imam adalah presiden atau raja yang mengatur dan membuat kebijakan yang memihak kepada rakyatnya makanya seorang imam harus bijaksana dan adil dengan demikian rakyat yang dibawahnya akan merasa aman dan terlindungi, bukan sebaliknya pemimpin yang dhalim dan bertindak semena-mena. Dalam shalat imam adalah orang yang memimpin shalat tanggung jawabnya shalat yang dilakukan harus benar baik dari segi bacaan ataupun gerakan makanya seorang imam syaratnya harus alim, fasih dan lebih diutamakan yg masayikh atau kalangan orang tua.
Selesai kulaksanakan shalat isya’ 4 rekaat kulanjutkan membaca dzikir dan berdoa. Habis itu aku pulang rencananya tadi siang Galang dan Hendrik mau ke kosanku untuk mengerjakan tugas kelompok. Sebelum kedatangan mereka aku kedapur untuk mengambil makan malamku, tadi aku masak alakadarnya yaitu menggoreng ikan tongkol dan sambal tomat. Bismillah aku bersyukur terhadap rizky yang Allah berikan sehingga sampai detik ini masih bisa makan walaupun makanannya tidak lezat..aku bandingkan dengan orang-orang yang kelaparan tidak bisa makan. Nabi mengajarkan kepada umatnya untuk semangat hidup kalau melihat dunia kita dianjurkan kebawah betapa masih banyak orang yg hidupnya masih kekurangan tapi kalau urusan akhirat seperti beribadah dan menuntut ilmu kita dianjurkan keatas. Kita harus lebih giat dan rajin dalam mengejar kebaikan-kebaikan tersebut seperti yg diperintahkan oleh Allah juga dalam alqur’an “fastabuqulkhoirot” berlomba-lombalah dalam kebaikan.
Tiba-tiba hape ku berbunyi suara pesan wa masuk dan ternyata dari Sayidah..Dag dig dug perasaanku membukanya ada apa gerangan dia mengirim pesan..tumben dia mendahului ditengah perasaan yg campur aduk kubuka pesan dia bunyinya.. “ Assalamu alaikum Zack..katanya Galang sama Hendrik mau mengerjakan tugas kelompok dikosanmu, betul nggak.? “na’am ukhty betul” jawabku. Zacky..nanti ditengah-tengah kalian mengerjakan bisakah kita online dengan video call karena aku juga pengen gabung tapi tak bisa datang ketempatmu..Meutia dan Riska bisa diajak juga” kata Sayidah.Baik ukhty nanti bisa gabung” jawabku.. “Terimakasih Zack” katanya lagi. Ternyata Sayidah sudah tahu rencana Galang dan Hendrik kekosanku dan sebagai anggota tim sangat bertanggung jawab sekali dia ikut gabung walaupun lewat video call. Sungguh semakin kagum aku dengan sifat-sifatnya.

Kisah 5 : Nyanyian Sukma ( lanjutan )

0 0


#Sarapankata
#KMOBatch43
#Whitepaper
#Kelompok12
#Day13
#SJB

Judul: Kaidah Cinta
Penulis: Kimmy ahmad
PJ: Miftah Nur Jannah
Ketua kelas: Min Adadiyah Sudarno

Biasanya waktu wisuda banyak sarjana selain mendapatkan ijazah juga mendapatkan ijab sah alias pasangan hidup.
Sayyidah, apakah nanti kamu yang menjadi teman ijab sahku?.Tiba-tiba aku teringat lagi dengannya walau jauh dari sisiku tapi setiap hari selalu membayangkannya.
Cinta memang tidak butuh fisik, yang dibutuhkan adalah jawaban hati. Anugerah Allah yang maha indah ini membuat dua insan hidup dalam ketergantungan karena perasaan sayang. Cinta sejati menghanyutkan diri pada kepercayaan bahwa dialah satu satunya yang membuat hidupku bahagia bukan orang lain.
Allah menciptakan manusia berpasangan-pasangan untuk menyayangi bukan saling membenci, kalau terjadi pertumpahan darah dan peperangan disebabkan cinta yang menjadi pondasi telah hilang dan musnah. Kemudian beralih menjadi merusak, kesombongan, keserakahan, dan kerakusan menjadi sifat manusia berhamba pada setan.

Kesombongan Kan’an menyebabkan anak berbakti pada orang tua lenyap, begitu juga fir’aun kesombongannya menjadikan dia sebagai Tuhan dan bersikap dzalim kepada rakyatnya serta keserakahan dan kerakusan Qarun membuat dia menguasai semua harta yang dimiliki.
manusia-manusia yg tersesat seperti mereka Allah timpakan adzab sebagai peringatan pada kita.

Kahlil gibran menuliskan arti cinta dengan puisi nya...
                      “Nyanyian sukma”
Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata;
sebuah lagu yang bernafas di dalam benih hatiku,
Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ;
ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya,
dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku.
Betapa dapat aku mendesahkannya?
Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
Kepada siapa aku akan menyanyikannya?
Dia tersimpan dalam relung sukmaku
Karna aku risau, dia akan terhempas
Di telinga pendengaran yang keras.
Pabila kutatap penglihatan batinku
Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
Dan pabila kusentuh hujung jemariku
Terasa getaran kehadirannya.
Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya,
Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan.
Air mataku menandai sendu
Bagai titik-titik embun syahdu
Yang membongkarkan rahasia mawar layu.
Lagu itu digubah oleh renungan,
Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
Dan disingkiri oleh kebisingan,Dan dilipat oleh kebenaran,
Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan,
Dan difahami oleh cinta,
Dan disembunyikan oleh kesedaran siang
Dan dinyanyikan oleh sukma malam.
Lagu itu lagu kasih-sayang,
Gerangan ‘Cain’ atau ‘Esau’ manakah Yang mampu membawakannya berkumandang?
Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:
Suara manakah yang dapat menangkapnya?
Kidung itu tersembunyi bagai rahasia perawan suci,
Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?
Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?
Siapa yang berani membandingkan deru alam, Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian?
Siapa berani memecah sunyi
Dan lantang menuturkan bisikan sanubari
Yang hanya terungkap oleh hati?
Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan?
Begitu dahsyatnya kekuatan cinta yang menebarkan keselamatan dan kedamaian alam semesta..harapan itu sangat sulit diharapkan dalam dunia fana ini..satu-satunya tempat yang luhur dan agung adalah di jannahNya.
Allahu Akbar...Allahu Akbar..terdengar suara Adzan berkumandang waktu shalat isya’ telah datang..aku berangkat lagi ke Mushola untuk melaksanakan shalat Isya’. Aku masuk kedalam dan kulihat para jama’ah sudah berdiri semua setelah Iqamah..Mas Zacky silahkan menjadi imam shalat karena ustadz Baihaqi udzur.” kata salah satu jama’ah memintaku jadi imam..aku agak kaget sewaktu diminta jadi imam tapi karena dipilih berarti aku dipercaya..baiklah akhirnya ku menjadi imam. Imam artinya adalah pemimpin, dalam konteks negara imam adalah presiden atau raja yang mengatur dan membuat kebijakan yang memihak kepada rakyatnya makanya seorang imam harus bijaksana dan adil dengan demikian rakyat yang dibawahnya akan merasa aman dan terlindungi, bukan sebaliknya pemimpin yang dhalim dan bertindak semena-mena. Dalam shalat imam adalah orang yang memimpin shalat tanggung jawabnya shalat yang dilakukan harus benar baik dari segi bacaan ataupun gerakan makanya seorang imam syaratnya harus alim, fasih dan lebih diutamakan yg masayikh atau kalangan orang tua.
Selesai kulaksanakan shalat isya’ 4 rekaat kulanjutkan membaca dzikir dan berdoa. Habis itu aku pulang rencananya tadi siang Galang dan Hendrik mau ke kosanku untuk mengerjakan tugas kelompok. Sebelum kedatangan mereka aku kedapur untuk mengambil makan malamku, tadi aku masak alakadarnya yaitu menggoreng ikan tongkol dan sambal tomat. Bismillah aku bersyukur terhadap rizky yang Allah berikan sehingga sampai detik ini masih bisa makan walaupun makanannya tidak lezat..aku bandingkan dengan orang-orang yang kelaparan tidak bisa makan. Nabi mengajarkan kepada umatnya untuk semangat hidup kalau melihat dunia kita dianjurkan kebawah betapa masih banyak orang yg hidupnya masih kekurangan tapi kalau urusan akhirat seperti beribadah dan menuntut ilmu kita dianjurkan keatas. Kita harus lebih giat dan rajin dalam mengejar kebaikan-kebaikan tersebut seperti yg diperintahkan oleh Allah juga dalam alqur’an “fastabuqulkhoirot” berlomba-lombalah dalam kebaikan.
Tiba-tiba hape ku berbunyi suara pesan wa masuk dan ternyata dari Sayidah..Dag dig dug perasaanku membukanya ada apa gerangan dia mengirim pesan..tumben dia mendahului ditengah perasaan yg campur aduk kubuka pesan dia bunyinya.. “ Assalamu alaikum Zack..katanya Galang sama Hendrik mau mengerjakan tugas kelompok dikosanmu, betul nggak.? “na’am ukhty betul” jawabku. Zacky..nanti ditengah-tengah kalian mengerjakan bisakah kita online dengan video call karena aku juga pengen gabung tapi tak bisa datang ketempatmu..Meutia dan Riska bisa diajak juga” kata Sayidah.Baik ukhty nanti bisa gabung” jawabku.. “Terimakasih Zack” katanya lagi. Ternyata Sayidah sudah tahu rencana Galang dan Hendrik kekosanku dan sebagai anggota tim sangat bertanggung jawab sekali dia ikut gabung walaupun lewat video call. Sungguh semakin kagum aku dengan sifat-sifatnya.

Kisah 5 : Nyanyian Sukma ( lanjutan)

0 0

#Sarapankata
#KMOBacth43
#Whitepaper
#Kelompok12
#Day15
#SJB

Judul: Kaidah Cinta
Penulis: kimmy ahmad
PJ: Miftah Nur Jannah
Ketua kelas: Min Adadiyah Sudarno

Hallo teman-teman, mulai tadi kita membahas mahabbah atau cinta sekarang aku tanya pada kalian semua untuk menerangkan al-syauq?Tanya galang tiba-tiba.

Hendrik menjawabnya “ al-Syauq menurut al -Ghazali adalah sikap kesederhanaan yang mengandung ketaatan, kepatuhan dan rasa syukur sehingga dalam hatinya terdapat rasa rindu (syauq ) untuk selalu merasakan ingin bermesraan dengan Allah (al-Uns ), sama dengan kita saat kita jatuh cinta maka kerinduan itu berapi-api dalam dada menyimpan bara kalau tidak bertemu maka akan menjadi bom waktu yg siap -siap meledak..seperti dua teman kita ini..he..he..Hendrik melirikku

Teman-teman yang lain juga sama menggojlok diriku, aku berkelit “ memang siapa yg kamu maksud itu akh.” Tanyaku pada hendrik.

“Wah, Zacky pura-pura tidak tahu teman, dia pandai bersandiwara” Hendrik masih buat penasaran suasana.

“Sayidah, kamu suka makanan apa, Zacky mau membelikan untukmu besok dikampus” kata hendrik.

Aku kaget Hendrik berucap seperti itu..aku lihat Sayidah wajahnya merona..Hendrik kamu jangan asal ngomong ya..kapan aku mau membelikan Sayidah makanan? Sergahku. Teman-temanku pada tertawa. “ Aku suka makan yg tidak pedas hendrik, bakso atao soto” jawab Sayidah..Zack, Itu lho sayidah suka sama bakso bisa kamu traktir besok”..Galang ikut-ikutan menggojloki. Pasti enak rasanya makan pentol berasa mahabbah nanti akan menimbulkan syauq tapi tidak boleh uns lho! karena belum halal..he..he.lanjutnya.
“Sudah-sudah kalian pada ngaco..aku sama Sayidah tidak ada apa-apa.” Belaku. “ ya..sudah kalau Zacky tidak mengakui aku boleh mendekati Sayidah besok aku yang mentraktirnya” Jawab Galang..Bagaimana Ukhty,mau tidak besok ke bakso mang Ucup samping kampus?? Galang menawarkan ke Sayidah. “Aku mau tapi bukan berdua tapi rame-rame” jawab Sayidah. Bisa tekor kalau rame-rame bandar.” Kata Galang..teman-teman pada tertawa semua, suasana diskusi kali ini sangat asyik tidak serius saja dengan tugas Mr.Gladiator tapi guyon dengan suasana penuh keakraban. Sempat hatiku deg-degan tadi sewaktu Galang menawarkan bakso ke Sayidah, jangan-jangan dia mau.tapi betul tebakanku Sayidah bukan cewek gampangan Kekagumanku bertambah.
Teman-teman sangat semangat dalam diskusi malam ini, tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 20.00 masih panjang untuk para pegadang, mahasiswa juga sama sering tidur malam untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah. Galang, Hendrik, Sayidah, Meutia dan Riska adalah teman seperjuangan yang masih setia dalam pejuang malam. Waktu adalah pedang apabila kita tidak bersahabat maka ia akan menebas kepala kita. Al-Qur’an sudah mengajarkan pada kita tentang pentingnya waktu lewat surat al- Ashr “Demi waktu sesungguhnya manusia itu pasti merugi kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih dan mereka yang menasihati dalam kebenaran dan kesabaran” .
Aku kembali bertanya keteman-teman “ bagaimana kawan-kawan apa kita sudahi diskusi kita malam ini?.” Riska dari video call menjawab pertanyaanku “ jangan dulu Zack, mengingat tugas Mr.gladiator kurang satu minggu kita teruskan sampai jam 9 malam..aku masih siap kok asal ada camilan ini..he..he..” terdengar suara tertawa riska dari layar virtual sambil makan kripik melinjo kesukaannya.Meutia menjawab “ gitu kamu ya Ris..tidak bagi-bagi sama teman”.. besok aku bawakan kekampus kebetulan kemarin orang tuaku sambangan membawa banyak. “Kamu baik dech Riska aku tunggu besok ya”. Jawab Meutia.
Diskusi sudah 2 jam berlalu jam dinding kamar kosanku menunjukkan pukul 9 malam..sesuai kesepakatan teman-teman maka ku akhiri.. “teman-teman diskusi tugas kita kurasa sudah cukup sekarang tinggal editing saja, nah yang ahlinya mengedit ini adalah Meutia, bagaimana Meutia sanggup ya” tanyaku tersenyum. Meutia dari layar Virtual menjawab pertanyaanku “ siap Zack..aku paling jago dalam hal ini..he..he..tapi dalam menerjemahkan kaidah kaidah bahasa arabnya Sayidah lah yang paling ahli” Sayidah menangkalnya “ ah kamu berlebihan ukhty..semua dikelompok ini jago semua.. Zacky, Galang, Hendrik,Riska semuanya andil dalam mengerjakan tugas ini,semoga saja dapat nilai A” Sayidah sekali lagi merendah pembawaan yg super kalem dan tidak sombong membuat perasaan kagumku tidak ada habis-habisnya.
Galang menyambung kata penutupku “ Baiklah kita akhiri diskusi malam ini, Zack kamu pimpin doa supaya tugas kita ini lancar dan berkah.” Aku berkata kepada teman-temanku “ Mari kita tutup dg doa ya “ Ya Allah yang maha memudahkan jalan dan perkara sulit, berilah hambamu ini jalan yg tidak ada hambatan..Ya Allah yang maha meninggikan derajat kebaikan kalau kelompok kami ini banyak mengandung kebaikan karuniakanlah keberkahan, jauhkanlah perasaan sombong dan Ego masing- masing pada diri kami dan jadikanlah hati kami selalu istiqomah di jalan yg engkau ridhoi dan rahmati..Aamiin.Teman-temanku mengamini semua doaku dan akhirinya semuanya berpamitan..Riska..Meutia dan Sayidah yg menggunakan layar virtual hape berbarengan mengucapkan salam. Suara suara yang penuh semangat dan persahabatan hilang dari penglihatan dan pendengaran kami bertiga.

Terutama Sayidah yang begitu spesial bagi diriku sekilas tadi sebelum menghilangkan jejak digital, senyum manisnya begitu menenggelamkan hatiku ini pada dalamnya cinta.


Kisah 6 : Cuek demi prinsip

0 0

#Sarapankata
#KMOBatch43
#Whitepaper
#Kelompok12
#Day16
#SJB

Judul: Kaidah Cinta
Penulis: Kimmy ahmad
PJ: Miftah Nur Jannah
Ketua kelas: Min Adadiyah Sudarno

Hari kamis, aku kuliah 3 pelajaran yaitu Statistik, Psikologi pendidikan dan Linguistik.

Gawat pikirku, nanti ada jamnya Mr. Gladiator bisa tegang nanti kuliah hari ini. Aku datang jam 06.40 kurang 20 menit dimulai pembelajaran, kelas masih sepi hanya aku dan 2 mahasiswa Arman dan Saiful dari mahasiswi yg sudah datang 3 yaitu Siska, Zahra dan Elena.

Dari kejauhan kulihat Siska ngobrol serius dengan Zahra dan Elena sesekali matanya memandang kearahku, pandangan yang penuh motif dan tujuan, kira-kira apa ya?.

Aku tahu mereka gengnya Brama walaupun Brama mengambil jurusan Bahasa inggris tapi dia bisa mengendalikan mahasiswa dan mahasiswi diluar prodinya karena Brama merupakan putera dari pembantu rektor 3 kampusku yaitu bapak Prof. Dr.Nur Ilham.M.Pd. Makanya dia sok berkuasa karena bokapnya orang yang punya jabatan.

Tiba- tiba saat pikiranku lagi “ngerasani” Brama, mahasiswa super jagoan itu masuk kekelasku bersama gengnya Mario, Johan dan Malik. teman - teman yang menjadi pesuruh majikannya, apapun dikerjakan asal dapat keuntungan sungguh watak penjilat. Brama melihatku sudah datang langsung berkata “ Siska, kamu tahu nggak dikelas kalian ini ada play boy tengil.play boy gak tahu diri, modal pas-pasan tapi hatinya seperti buaya semua cewek diberi harapan.”

Sungguh aku kaget Brama bicara seperti itu siapa yang dimaksudnya jangan- jangan aku.Siska menimpali “ Siapa yg kamu maksud bram..beri tahu kami-kami dong..cowok model gitu kok ada dimuka bumi ini.” Brama melanjutkan nggacornya “ cowok itu dengan pede nya menggombali cewek satu kelompoknya, puteri bu.kosnya dan lain lain..wah pokoknya bahaya dia memainkan kesempatan dalam kesempitan, bersandiwara seperti sinetron..kamu juga hati- hati Siska bisa kena jebakan rayuannya.” Aku terhenyak dengan kata-kata Brama dia menyebutkan semua yg diomongkan itu kearahku..wah dia mencari gara-gara lagi.Sabar Zack..kamu sudah berjanji tidak mudah tersulut emosi..janji yg sudah ku ucapkan pada Sayidah perempuan perenggut hati dan kepada Galang sahabat sejatiku.Aku biarkan Brama ngoceh ngalor ngidul dia dengan gengnya berkumpul jadi satu Johan, Mario, Malik, Siska,ketambahan lagi Zahra dan Elena serius ngomongin sesuatu..aku tidak peduli yang mereka rencanakan.Brama kelihatan marah sama aku karena keinginannya memancing suasana hatiku marah tidak berhasil.
Tidak berselang lama terdengar bunyi salam merdu sekali dan suara yg tidak asing bagiku, “Assalamu alaikum”?. “Waalaikum salam jawabku. Sayidah datang dengan memakai baju blouse berwarna ungu dipadukan dg rok span hitam dan jilbab orange. Sungguh teramat cantik jantungku langsung berdetak dag dig dug.. “Hallo Zack, sudah datang ya”? tanyanya menyapaku. “ ya ukhti, aku datang 10 menit yang lalu” jawabku. “ wah, hebat kamu memang rajin” pujinya. Sayidah berlalu dari depanku dia langsung menuju kursi favoritnya tempat duduk mahasiswi yang paling depan. Aku terpesona akan keanggunannya sungguh beruntung aku kalau dia nanti jadi istriku dan ibunya anak- anak kelak, pikiranku jauh melayang kedepan..tiba- tiba brama maju kedepan mendekati Sayidah, hatiku panas. “ Sayidah, nanti ikut aku ya makan bakso mang Ucup sama sama teman-temanku itu dibelakang” Brama mengajak Sayidah sambil menunjuk keteman- temannya. Sayidah menjawab “ Terimakasih Brama, tapi aku bawa bekal sendiri” Sayidah menolak ajakan Brama dengan halus. Tapi Brama tidak menyerah dia masih merayu Sayidah, Siska ikut bergabung “ Sayidah, kamu cantik pintar tapi kamu tidak pintar memilih teman” Siska menyudutkan Sayidah. “ maksudmu apa Sis? Sayidah tidak faham. “ kamu itu cocoknya berteman dengan geng kami lihat ada Brama anak pembantu rektor, ada Zahra, Elena semua anak pejabat kota ini, masak kamu bergaul dengan Zacky cs anak kampung”..Siska menjelekkan aku dan teman - temanku didepan Sayidah. “ Siska kamu tidak boleh melihat status orang dari jabatan dan harta” Sayidah tidak terima. “ aku berteman dengan siapa saja yang penting dia baik” lanjutnya. “ kamu itu dimanfaatkan tahu” kata siska lagi. Sayidah tidak terima “ Sis..kenapa kamu menilaiku seperti itu kita tidak boleh su’udzan pada teman sendiri, Zacky juga temanmu.”. “ Sorry ya..aku memilih teman seperti Brama dkk nya daripada Zacky Cs”. Siska sinis terhadap aku dan teman-temanku. “ Sudah sis, aku nggak mau ngomongin hal yang tidak penting seperti ini” Sayidah memilih menghindari pembicaraan dengan Siska dan Brama.


Kisah 7 : Usaha tidak mengkhianati hasil

0 0

#SarapanKata
#KMOBatch43
#Whitepaper
#Kelompok12
#Day17
#SJB

Judul: Kaidah Cinta
Penulis: Kimmy ahmad
PJ: Miftah Nur Jannah
Ketua kelas: Min Adadiyah Sudarno

Teettt...teett..teett...Bel berbunyi pertanda jam kuliah dimulai, Galang dan Hendrik juga sudah datang. Tahu bel sudah berbunyi Brama cs pergi keluar ruanganku dia menatapku dengan sinis tidak suka, aku santai saja dia marah karena usahanya merayu Sayidah gagal. Kayaknya geng nya dia sudah menabuh genderang perang perebutan si cantik sayidah. Aku percaya bahwa hati Sayidah telah memilihku tapi kalau cara Brama mendekati Sayidah dengan serangan bertubi-tubi apakah Sayidah tidak berpaling. Apakah aku harus mengungkapkan isi hati juga karena dengan mengatakan cinta berarti sayidah tahu aku cinta padanya karena perasaan sayidah menilai diriku masih menggantung, kebingugan itu menyelimutiku apa yang harus ku perbuat. Cinta keindahanmu betul betul membuatku menjadi pemuda yang tertawan dengan emosi yang mengaduk-aduk.
Jam pertama sudah kulalui Statistika pelajaran yang sangat rumit, menghitung dan mengumpulkan data sebagai bahan laporan atau membuat skripsi semua jurusan kuliah pasti mempelajarinya. Saat bu Kamila menjelaskan otakku malah bermain dengan angka-angka yang menari – nari seperti hatiku yang terbelenggu dalam cita dan cinta. Keduanya penting bagiku tidak ada yang bisa kukalahkan. Cita untuk masa depanku, kedua orangtuaku sedangkan cinta untuk kebahagianku dan anak-anakku kelak. Ganti mata kuliah kedua Psikoligi pendidikan dosen yang menerangkan sangat kaku Pak Burhan beliau seusia Mr. Gladiator tapi gaya mengajarnya sangat membosankan.
Kulirik Galang disebelah kiriku jarak 2 bangku yang memisahkan sambil membuat gerakan tangan mengatup ke mulut kayaknya dia ngantuk, Tapi mataku ada dorongan untuk melihat kejauh yaitu Sayidah yg duduk didepan gadis itu masih bersemangat walau dosen yang mengajar tidak enak..betul betul mahasiswi yang menghargai gurunya batinku. Aku sendiri sebenarnya malas saat mendengarkan tapi aku harus menghargai juga. Apapun itu dia adalah guruku yang menjadikan aku pintar dan faham terhadap masalah masalah dikehidupan ini. Sebenarnya mahasiswa itu sudah bisa membangun paradigma sendiri dengan membaca literasi yang seabrek diperpustakaan tapi bimbingan dan arahan dari seorang dosen pasti masih dibutuhkan. Tet..tett.. Bel berbunyi pertanda habis waktunya pak Burhan dan tiba saatnya dosen yang menjadi momok semua mahasiswa dikampus Mr.Gladiator, Semua mahasiswa pada sibuk berkumpul dengan kelompok yang dibentuknya dulu termasuk juga aku dan teamku..Galang, Hendrik, Sayidah, Meutia dan Siska mendekati bangkuku sebagai ketua kelompok aku harus bertanggung jawab terhadap tugas yang disuruh Mr.Gladiator translate Ihya’ ulumudin karangan Imam Ghazali. Sepuluh menit sudah berlalu tapi beliau belum datang aku yakin semua mahasiswa berharap dia absen..apakah ada masalah lagi ya dengan istrinya kok terlambat. Kutanyakan kehendrik yg suka menganalisa.. “ Akh..mana ini kok belum datang biasanya kamu yang sok tahu”.. “wah kalau saat ini aku lagi off bro pikiranku buntu” jawab hendrik. “ memang kenapa dengan otakmu” tanya galang sambil memegang dahinya Hendrik..yang lain tertawa melihat gerakan mereka berdua. “ Aku belum sarapan tadi kesiangan bangun tidur” hendrik memegang perutnya sambil cengar cengir...
“Hai itu Mr.Gladiator datang” tunjuk Siska kearah luar kampus yang tembus pandang karena temboknya terbuat dari kaca. ALAMAK..dia masuk siap-siap ini terjadi pertempuran antara Mr.Gladiator dengan kami para kurcaci..semua yang dikelas pada tegang dan ciut, Segera para mahasiswa duduk rapi teratur sesuai kelompoknya. Aku masih berusaha tenang walau jantung yang kurasakan terasa copot, memang dosen satu ini bisa menghancurkan 1000 prajurit. Masuklah Mr.Gladiator tanpa menaruh tas jinjingnya dia langsung menyapa kami para kurcaci.. “Anak anak sudah waktunya tugas translate ihya ulumudin dikumpulkan sekarang bawa kedepan semuanya?”..Mr.Gladiator langsung menyuruh kami mengumpulkan tugas yg kami kerjakan dua minggu. Keadaan kelas langsung ramai para ketua kelompok seketika maju kedepan termasuk aku. Satu kelas terbagi lima kelompok masing – masing ketuanya aku, Faqih, Adib, Wahyu,dan hanif sudah menyerahkan tugas yang sudah diprint.waktu giliranku menyerahkan, Mr.Gladiator tertegun melihat tugasku ada apa gerangan? Zack...tugasmu siapa yang bagian penerjemah? Tanyanya.Aku tidak menyangka mendapat pertanyaan seketika aku berdiri didepannya kakiku bergetar. Sayidah pak” jawabku singkat pengen segera selesai dan kembali kebangkuku berhadapan dengan dosen killer satu ini kejantananku seketika lenyap. “Sangat bagus dan puitis bahasa yang digunakan” pujinya.Aku lega sekarang dia memuji tugas kelompokku bukan menegur. Beruntung aku sekelompok dengan Sayidah karena keahliannnya tugasku dipuji.


Kisah 8 : Kecelakaan tragis

0 0

#Sarapankata
#KMOBatch43
#Whitepaper
#Kelompok12
#Day18
#SJB

Judul: Kaidah Cinta
Penulis: Kimmy ahmad
PJ: Miftah Nur Jannah
Ketua kelas: Min Adadiyah Sudarno

Mr.Gladiator setelah mengecek tugasku nenyuruhku untuk kembali, tenang rasanya. Sayidah dari pojok mengamatiku saat aku maju, bola mata ku juga tidak bisa untuk tidak meliriknya sambil memberi senyuman aku berikan tanda jempol padanya kalau tugas kelompokku sangat bagus. Dia membalas senyuman balik..senyum yg sulit diberikan pada semua mahasiswa, senyuman yang khusus padaku karena dia bukan perempuan yang mudah ditaklukan. Senyum itu sudah dikorbankan pada orang yang dicintai tapi hati dan lisan belum berani berkata, Sehingga cinta yang ditahan menjadi rindu tak bertuan. Kata siapa tidak bertuan, aku yang akan menjadi tuannya. Tuan yang memperjuangkan hatinya dengan kesabaran. Cinta tidak bisa di kendalikan dengan teori yang agung atau sistem yang mumpuni, ia hanya berlutut pada hati yang terhanyut kedalam derasnya rasa dan asmara. Riak dan ombak yang akan menjadi gelombang mengantarkan tuan semakin cepat menahkodai bahtera berlayar ketujuan. Dieng...ngapain hatiku berpuitis..aku kembali duduk sebelah Galang dan Hendrik..kayaknya kedua temanku juga penasaran penilaiannya Mr.Gladiator ,Sang kepo hendrik bertanya.. “ gimana Zack komentarnya?” matanya menunjuk ke Mr.Gladiator. Bagus akh...tugas kita berkat Sayidah menerjemahkan karya monumental Imam Ghazali ihya ulumudiin bahasanya lebih puitis.jawabku..Galang ikut menimpali..sudah jangan kau lepas bidadari itu.cepat katakan kalau kau cinta dia”..sekarang saingan kamu semakin banyak” Galang menegur kelambatanku. Ah...tapi aku bukan pengen cepat – cepat, aku masih mengatur nafas dan hati untuk mengucapkannya. Karena bagiku hati yang sudah mengucapkan kata cinta telah membuat pertanggungjawaban besar pada hati lain, hati yang sudah mengikat hati lain menjadi satu ikatan sehingga akan menjadi tawanan. “Sabar lang...aku pasti memberinya dia kepastian tapi aku akan persiapkan diriku juga dengan tuhan...karena anugerah tuhan ini harus dijaga sampai kita sudah tidak mampu lagi berkata apapun...yang penting kalian berdua sahabatku mendukung..he..he.., Dia adalah tujuanku untuk masa depanku kelak dan tak akan kulepaskan walau sesaat”.
Bel pulang kuliah berdering kencang mengagetkan semua mahasiswa..tapi mereka malah bersorak ceria. Kebosanan itu pasti ada, sekedar melepaskan diri dari mata kuliah yang padat menjadi hal yang ditunggu olehku dan kawan – kawan.
Ku percepat langkahku untuk pulang, kabar yg kuterima membuat kesabaranku lenyap, ya kabar kalau puteri bu kosku habis tabrakan, Cindy!! hidupmu masih panjang semoga tidak terjadi kesedihan yang panjang juga. Entah berapa banyak kerikil yang kutendang berpencaran, sepatu buntutku dengan teganya tendang sana sini..tiba tiba dari belakang bel motor mengagetkan jantungku yg sudah gak tenang. “ Ada apa Zack, kok buru – buru amat pulang” Galang membututi ku dengan motornya dan hendrik dibelakangnya. “Cindy tabrakan” kutunjukkan wa dari bu.kosku. “Oh kasihan ayo zack km naik motorku” segera aku naik. Kami nyampai 5 menit kemudian. Rumah bu kos ku terlihat ramai, banyak warga yang mengerubunginya. Hatiku makin runyam, segera kuturun kusibak kerumunan itu menjadi celah langsung masuk kedalam. Suara tangisan bu.kos menghentikan langkahku untuk maju, apakah Anita mati? Tangisan dalam kamar menggetarkan seisi rumah..tangisan kehilangan. Seketika aku masuk kedalam kamar dan yang kulihat adalah Cindy terkapar dengan kaki yang masih berlumuran darah..matanya terpejam, wajah ayunya seketika biru. Seragam SMA masih menempel dikulitnya, pahanya terlihat luka menganga..sungguh pemandangan yang mengerikan!! Kemarin dia kubonceng kepasar, bergurau bersama, dia yang mau bercita – cita menjadi pramugari karena tingginya 170 cm, berkeliling dunia dengan membawa cerita negeri pizza Italia.. ya Venezia tempat yg dirindukannya .
Kulihat bu.kosku masih menangisi kepergian Cindy, aku berusaha mendekati pelan – pelan sambil ku ucapkan.. “ Ibu yang sabar ya ini sudah menjadi kehendak Allah”. Melihat kehadiranku disebelahnya tiba – tiba bu.kosku langsung memelukku. Aku terkaget saat dia berlaku demikian, Sambil kudekap seperti ibuku sendiri dia berkata “ Cindy..Cindy mas dia sudah mati..dia meninggalkan ibu selamanya”. “ ya bu...Ibu harus kuat menghadapinya, doakan Cindy meninggal dalam keadaan husnulkhotimah”. Kataku. “ Tapi ibu belum siap kehilangan dia mas Zacky.” Tiba – tiba bu kosku pingsan dipelukanku. Aku kaget dengan kejadian itu, sambil minta tolong ke Galang, bu kosku kubopong diatas kasur. Orang – orang disekelilingku pada panik semua, tapi aku mencoba menenangkannya sambil meminta minyak kayu putih, aku suruh salah satu dari ibu – ibu untuk memoleskanya dihidung dan keningnya. Ku tahu kalau bu.kosku sangat menyayangi Cindy, pasti dia sangat terpukul jiwanya dengan kematian putrinya yang sangat tragis. Aku tidak bisa berbuat banyak semua yang ada didepanku adalah peristiwa memilukan siapapun yg melihatnya. Mayat Cindy berlumuran darah masih belum ditutup kain kafan dan dimandikan, sedangkan diatas kasur bu kosku pingsan, tidak kuat menghadapi cobaan yang maha berat ini. Langsung aku berinisiatif mencari bapak kosku dia ada didepan rumah bersama kerumunan bapak – bapak, pasti dia menyiapkan pemakaman Cindy. Setelah kuberitahu kalau bu kos pingsan, pak kos langsung panik dia masuk kedalam kamar, “ Ibu..ibu..” teriaknya sambil memeluk istrinya. Pemandangan yang mengharukan, begitulah jalan hidup manusia semua suka dan duka silih berganti menghiasi hari – hari dan nafas kehidupan ini. Aku mencoba tidak terlalu larut dalam kesedihan yang mendalam ini, Ini sudah Takdir yang maha kuasa. Maka sebagai manusia yang masih diberi akal, seduka – dukanya keadaan masih ada hal lain yang harus dikerjakan. Aku harus membantu untuk memakamkan jenazah Cindy, Galang dan Hendrik aku ajak untuk menyiapkan pemandiannya. Setelah siap bak air besar dan bunga – bunga, juga selang yang berguna mengalirkan air kami bertiga menyuruh ibu – ibu memandikan mayat Cindy...kulihat Cindy sudah dibungkus dengan kain batik sekujur tubuhnya. Ia dimasukan ruang yang tertutup dari kain supaya tidak terlihat oleh lawan jenis, bagaimanapun walau ia sudah mati tapi hukum aurat masih berlaku.
Selanjutnya Jenazah Cindy dishalatkan di Mushala Baitul jannah, Ustaz Baihaqi selaku Imamnya sebelum shalat dimulai, mengajak makmum untuk mendoakan almarhummah semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT dan dosa – dosanya diampuni. Alhamdulillah yang mengikuti shalat jenazah jumlahnya banyak, nabi muhammad SAW mensabdakan “barang siapa meninggal dunia kemudian yang menshalati lebih dari 40 jemaah maka dosa – dosa mayit tersebut akan diampuni”. Rombongan pelayat sudah meninggalkan pemakaman termasuk aku, Galang dan Hendrik. Sekarang bergantian malaikat Munkar dan Nakir yang melayat ke makam Cindy dengan tugas menanya siapa tuhanmu?, siapa nabimu?, apa agamamu?, apa kiblatmu? dan apa nama kitabmu?. Berbahagialah yang bisa menjawab pertanyaan kedua malaikat tersebut dan celakalah bagi yang tidak bisa. Alam kubur disebut juga dengan alam barzah merupakan alam penantian roh manusia yang sudah mati, mereka menanti kedatangan yaumul ba’ts yaitu alam kebangkitan. Saat dunia dan seisinya hancur dg datangnya hari qiamat maka setelah itu Allah membangkitkan lagi semua manusia dan mengumpulkan di padang Mahsyar. Aku pulang merenungi semua kejadian yang begitu tak terduga dan berjalan begitu cepat. Cindy kamu sudah meninggalkan dunia fana’ ini padahal barusan kemarin kamu menawarkan aku jalan – jalan ke pasar lagi, ingatanku kembali berjalan bagaimana kamu membonceng aku. Kamu yang kuanggap seperti adikku sendiri begitu senangnya naik sepeda ontel berduaan sehingga lupa sampai ada cegatan polisi syariah, bahwa menurut undang – undang di wilayah Aceh tidak diperbolehkan laki – laki dan perempuan yang bukan mahramnya berboncengan. Tapi aku jawab jujur kami berdua tidak ada hubungan apa – apa, kami hanya kakak dan beradik yang berbeda orang tua dan kami masih bisa menjaga dari hubungan yang terlarang dalam agama.
Tak terasa aku dan teman – temanku sudah sampai di kosan. Terlihat beberapa warga masih ada yang membereskan sisa pengurusan jenazah, seperti mengembalikan keranda dan alat – alat pemandian yang semuanya milik masjid di kampung kami, Kulihat bu kosku sudah siuman kembali tapi ia masih tampak lemas. Di sebelahnya bapak duduk sambil memberikan bujukan dan wejangan supaya ibu bersabar, Kematian Cindy sudah takdir Allah manusia manapun tidak ada yang bisa menghalangi. Ku ingat firman Allah dalam surat Al – A’raf 34 “ maka jika telah datang waktu ajal manusia, Mereka tidak dapat mengundurkan barang sesaatpun dan mereka tidak dapat memajukannya”. Galang dan Hendrik pamit kepadaku untuk kembali kekotrakan mereka, beberapa menit kemudian aku masuk kamar, disebelah kamar terlihat juga adik kelas ku yang sudah pulang dari kuliah, mereka pulang sore dan dengan wajah penasaran, mereka bertanya kepadaku, “ Kak Zacky, ada apa ini ”? Tanya Afif, “ Cindy kecelakaan dan Allah mengambil dia” jawabku singkat. Afif kaget begitu kujawavb Cindy meninggal “ innalillahi wa inna ilaihi roojiuun”...kapan kak kejadiannya”?. Tanyanya lagi. “ Tadi pagi waktu berangkat sekolah. Akhirnya Aku menceritakan kronologis kecelakaan Cindy pada Afif dan Latif, setelah mereka manggut – manggut mengerti aku lanjutkan masuk kamar. Mereka berdua kupesan untuk membantu meringankan kesedihan bapak kos dan bu kos, siapa tahu perlu bantuan. Nanti malam juga jangan kemana – mana, ikut tahlilan.


Kisah 9 : Rahasia terbongkar

0 0

#Sarapankata
#KMOBacth43
#Whitepaper
#Kelompok12
#Day19
#SJB

Judul: Kaidah cinta
Penulis: Kimmy ahmad
PJ: Miftah Nur Jannah
Ketua kelas: Min Adadiyah Sudarno

Satu tahun sudah berlalu, Kelompokku memang sudah bubar tapi pertemananku masih tetap berjalan, Galang dan Hendrik masih setia denganku. Sehingga waktu ujian Skripsi aku dan Galang mati – matian mencari bahan. Referensi yang ada di Perpustakaan sudah kubaca semuanya. Dan Alhamdulillah sidang Skripsi sesuai keinginanku berhalan lancar, Dosen pengujinya Mr.Gladiator, Satu hari sebelum maju sidang, aku dipanggil ke ruangannya, Dia menanya tentang cita – citaku kedepan dan yang tidak kusangka Ia bertanya juga tentang Sayyidah. Dalam hatiku mengapa Mr.Gladiator ngomongin Sayyidah? Apakah Dia tahu soal hubunganku sama Sayyidah, apakah dia tahu ada ketertarikan hati diantara aku sama dia. “ Zacky, setelah lulus apa yang kamu lakukan”? Tanya Mr.Gladiator. “ Saya masih belum mempersiapkan pak” Jawabku, “ Gimana ini Mahasiswa aktif sepertimu belum punya planning?”. Protes Mr. Gladiator. “ ya pak, rencana memang sudah ada di kepalaku tapi aku tidak berani berharap lebih” Jawabku berdiplomasi. “ Apa rencana di kepalamu? Tanyanya serius. Memang beliau ini orang yang tegas, tidak suka basa – basi makanya semua mahasiswa segan padanya. Sambil ku hirup nafas aku jawab pertanyaan Mr.Gladiator “ Aku ingin menjadi penulis bahasa Arab dan menjadikan bahasa Arab mendunia pak” jawabku juga tegas. “ Bagus” jawabnya sambil mengacungkan jempol. Tatapan matanya yang tajam menaruh harapan padaku bahwa bahasa Arab waktunya berkibar di kancah Internasional. Sejarah pernah mencetak pada zaman keemasan Islam melahirkan tokoh – tokoh hebat dunia seperti Imam Ghazali, Al – Khawarizmi, Ibnu Sina, dan lain – lain. “ Zacky, bapak ini terkenal galak di kampus, sebenarnya pengen kamu dan teman – temanmu berhasil”. Katanya lagi. “ Mahasiswa sekarang ini lebih banyak yang hedonis, hura – hura padahal tugasnya sangat berat kedepan setelah lulus kalau tidak digalaki dan disiplin mereka akan menjadi generasi yang manja” nasihat Mr.Gladiator sampai saat ini beliau dijuluki Mr. Gladiator sama teman – teman, dimana beliau sendiri tidak tahu mendapat panggilan tersebut.
Aku masih berhadapan dengan Mr.Gladiator tapi suasananya sangat dekat dan akrab bukan seperti di ruang kelas yang keras dan menakutkan, nggak tahu mengapa beliau sangat bijaksana dan adem suaranya. Beliau punya nama asli adalah Profesor DR.Hasan Al Athaillah, merupakan dosen yang sangat pandai dan berwawasan luas. Dihatiku sendiri aku sangat kagum padanya walau galaknya luar biasa tapi beberapa detik yang lalu ia menjelaskan semua mengapa dia bersikap demikian, karena demi kebaikan seluruh mahasiswanya. Aku mencoba bertanya lebih pribadi padanya “ Bapak punya keluarga pasti bahagia?”. “Tidak Zack, ujian itu selalu ada Istri bapak kena kanker hati, sekarang lagi kemo”. Aku terkejut mendengar ucapannya. “Bapak begitu kuat menghadapi cobaan itu, karena kulihat tidak pernah ada kesedihan di raut wajah bapak” sahutku lagi. “Kekuatan itu saat kamu tidak menyerahkan takdir pada manusia, tapi kamu serahkan pada Allah.Yang terjadi pada istri bapak karena sudah menjadi kehendak Allah, bagaimanapun keadaannya kita tidak bisa merubahnya” beliau menjelaskan dengan hati penuh keimanan. Aku makin salut pada beliau. “Oh ya Zack, bagaimana hubunganmu dengan Sayyidah” tanyanya tiba – tiba. Dengan sedikit gugup aku jawab “baik pak”. “Kapan kamu meminangnya” tanyanya lagi. “ bapak tahu darimana saya mencintai Sayyidah”? Tanyaku penasaran sekali. Mengapa cintaku pada Sayidah yang sangat ku pendam erat – erat ini, dosen kebanggaanku juga tahu, apakah teman – temanku membacakannya. Pikiranku melalang buana menuduh yang nggak – nggak, sambil menunggu jawaban Mr. Gladiator. “ Zacky..Zacky kamu lucu sekali” katanya lagi sambil tertawa. Ku heran dalam situasi pertanyaan membutuhkan jawaban jujur, beliau malah menganggapku lucu. “ lucu apanya pak”? Tanyaku lagi dengan kepolosan. “Baik Zack, aku kasih tahu dari mana bapak mengetahui hubungan kalian berdua, Sayyidah yang memberitahu ” jawab Mr. Gladiator. Kekagetan apalagi ini yang kudengarkan, kok Sayyidah yang ngomong ke Mr.Gladiator ada hubungan apa gerangan? Sambil melihat kebingungan wajahku Mr.Gladiator melanjutkan ucapannya “ Ketahuilah Zacky, Sayyidah itu keponakanku anak dari adik perempuan” Jawab Mr.Gladiator lagi. Ku terdiam tidak habis pikir, mengapa rahasia ini bisa disembunyikan oleh Sayyidah bukannya dia bisa ngomong kalau Mr.Gladiator adalah pamannya dan Mr.Gladiator juga pandai sekali menutupi statusnya. Di depan seluruh mahasiswa seperti tidak ada hubungan apa - apa, sambil tertegun aku menyesal telah terlambat kalau Sayyidah adalah saudara Mr. Gladiator. Di tengah kebingunganku Mr.Gladiator menodong pertanyaan berikutnya " Zack, kamu serius sama Sayyidah" ? Maksud bapak apa? tanyaku. "Kamu sungguh mencintai Sayyidah?.Pertanyaan yang sungguh berat ini harus dijawab, aku harus jujur dan berani " sebelumnya saya mohon ma' af kalau saya lancang, tapi perasaan ini tidak bisa dikendalikan demi Allah aku mencintai Sayyidah" jawabku dengan tegas. " bagus, lelaki harus berani memperjuangkan cintanya" Semangat dari Mr.Gladiator. Tidak terasa perbincangan kami berdua hampir satu jam, banyak sekali yang kutahu dari Mr.Gladiator tentang Sayyidah termasuk yang lucu - lucu yaitu waktu kecil Sayyidah pernah bermain ke rumah Mr.Gladiator dan kencing di pangkuan Mr.Gladiator. Saatnya aku unjuk diri dengan membawa perasaan bercampur aduk, kusiapkan diriku menghadapi ujian skripsi walau pengujinya dosen tergalak di kampus namun aslinya Mr.Gladiator orang yang baik dan dusiplin, Apapun yang kulakukan demi masa depanku pantang aku mundur walau satu langkah " rawe - rawe rantas malang - malang putung" semboyan lama ini aku buat pedoman dan walhasil nilai skripsiku mendapat nilai A.


Kisah 10 : Wisuda Hati yang sempurna

0 0

#Sarapankata
#KMOBatch43
#Whitepaper
#Kelompok12
#Day20
#SJB

Judul: Kaidah Cinta
Penulis: Kimmy ahmad
PJ: Miftah Nur Jannah
Ketua kelas: Min Adadiyah Sudarno

Teman - temanku sama semua mendapatkan nilai A, Galang, Hendrik, Meutia, Riska dan yang teristimewa Sayyidah. Aku bahagia mereka mendapatkan nilai sempurna.

Hari Sabtu, wisuda kelulusan dilaksanakan seperti biasa semua orang tua menghadiri hari terakhir anak mereka. Termasuk orang tuaku yang dari kampung datang pagi - pagi ke kosan. Ayah dan Ibu sudah bersiap - siap menyambut hari gembira tersebut dan mereka mengajak adik perempuanku, dia masih sekolah SMA kelas 11. Namanya Nabilah dia semakin besar dan dewasa, aku melihatnya sekilas teringat dengan Cindy, Rasanya hati ini perih karena Cindy sudah meninggal dunia.

Kami berempat berangkat ke kampus, acara wisuda dimulai jam 08.00. Sambil berjalan ayahku mengajakku ngobrol.

"Zack, bagaimana nilaimu bagus - bagus tidak?" Tanya ayah.

Mendapat pertanyaan tersebut aku sungguh kaget. Tapi karena aku mulai semester satu sudah mengetahui nilai IPK ku. Pertanyaan ayah ku jawab.

" Insyaallah bagus yah"

" Ayah berharap kamu menjadi mahasiswa terbaik " lanjutnya.

"Aamin yah" jawabku.

Ayah berharap demikian, karena membuat bangga melihat anaknya maju ke depan mendapatkan gelar cumlaude. Bagiku juga ada kepuasan tersendiri, karena usaha kerasku untuk belajar tidak sia sia. Tapi untuk meraih nilai tertinggi atau cumlaude aku masih sedikit takut dengan Sayyidah. Dia nilai IPKnya selalu tinggi akan menjadi pesaing pada pemberian gelar tersebut.

Tidak terasa sampailah, kami di Auditorium tempat acara wisuda. Hatiku deg degan bercampur aduk dengan segala perasaan, Zacky kamu harus percaya diri, apapun itu keadaannya.

Aku melihat Galang bersama orang tuanya, lalu dia memanggilku. Aku mendekat ke arahnya. Perasaan senang menghiasi wajahnya, kami dikenalkan pada orang tuanya. Orang tua Galang kelihatan seperti orang kaya, setelah selesai bersalaman mereka mengajak masuk dan menempati tempat duduk untuk orang tua.

Aku dan Galang berjalan untuk mencari tempat duduk tapi ditengah perjalanan tiba - tiba Hendrik memanggil kami berdua. Si hitam manis ini bertambah manis setelah memakai toga, begitu juga Galang semakin gagah dan tampan. Aku juga memakai toga berharap sekali aku melihat Sayyidah, tapi dia belum kelihatan. Gerak - gerikku yang melirik kanan - kiri diketahui oleh Galang.

"Zack, cari Sayyidah ya" katanya sambil tertawa.

Betapa kagetnya aku dikatakan demikian, Hendrik ikut menimpali.

" Siap - siap bertemu dengan calon mertua" katanya.

"Ah kalian berdua ada - ada saja" dengan jawaban tidak mengiyakan atau menolak, kedua temanku tertawa melihat gelagat pada diriku.

Cintaku pada Sayyidah sudah memuncak tinggi, apapun yang ku tutupi sebenarnya tidak perlu karena aku sudah menyampaikan pada Mr. Gladiator.

Tiba - tiba dari dari arah barat kami bertiga ada mobil mewah berhenti, setelah itu keluarlah Meutia yang sangat cantik kemudian Riska yang manis kemudian yang ketiga adalah Sayyidah. Hatiku berdegup kencang melihat Sayyidah yang begitu cantik dan jelita bagai bidadari turun dari kayangan turun dari mobil.

Di belakang mereka bertiga ada dua orang tua yang menyusulnya, tidak tahu orang tua siapa, tapi yang membuatku tidak tenang dan selalu muncul pikiran was - was adalah kehadiran seorang pemuda memakai kacamata hitam, gagah seperti Galang dia kayaknya begitu dekat dengan kedua orang tua tersebut.

Mereka bertiga tahu dengan kami langsung mendekati, semua sangat cantik - cantik. Sayyidah menatapku dengan tatapan tidak percaya kalau aku bisa bertemu dengan nya. Ketika mendekat maka Sayyidah mengenalkan pada kami kalau kedua orang tua tersebut adalah ayah dan ibu nya.

Bergetar tanganku bersalaman, selanjutnya tiba - tiba orang tua Sayyidah mengenalkan pemuda yang bersamanya adalah calon suami Sayyidah.

Bagi tertimpa sebongkah batu besar aku mendengar kabar tersebut, tapi raut muka Sayyidah tidak senang ketika ayahnya bilang seperti itu. Galang tahu kabar itu, juga menghiburku dengan cara mengalihkan pembicaraan.

"Ayo - ayo kita masuk, acara sudah mau dimulai" katanya.

"Meutia dan Riska orang tua kalian mana?" Tanyanya lagi.

"Orang tuaku menyusul nanti di belakang masih ada keperluan" Jawab Meutia.

Riska pun sama orang tua masih ada keperluan tapi sudah mau tiba.

Akhirnya orang tua Sayyidah meninggalkan kami berenam sambil mengajak calon suami Sayyidah masuk ke Auditorium.

"He..he..ada yang kepanasan, panggil pemadam kebakaran" kata Hendrik menyuruh Galang.

"Tidak boleh gitu, kita harus mendukung teman kita. Sebelum janur kuning melengkung, jodoh masih milik siapa saja" jawab Galang memberi semangat.

Sayyidah masih terdiam, tapi dia mulai berani berkata.
"Kalian bertiga tampan - tampan" katanya memuji.

" Bukannya yang paling tampan adalah Zacky?" Kata Galang.

Sayyidah tersenyum malu, menambah aura kecantikannya yang membikin hatiku luluh.

Setelah itu Meutia berkata,
"Nanti ada penghargaan mahasiswa terbaik yang mendapatkan nilai tertinggi, kira - kira siapa ya?"

"Zacky, pasti" jawab Sayyidah

"Tidak, kamu ukhti yang pantas?"kataku.

"Kalau bisa keduanya saja menjadi mahasiswa terbaik"celetuk Riska.

"Kita akan bangga dari kelompok kita yang menjadi juaranya" kata Hendrik berapi - api.

Teman - temanku bersemangat semua, betul - betul seperti saudara dan kami saling mendukung. Selanjutnya kami berjalan menuju lokasi calon wisudawan berkumpul. Auditorium kampus sangat luas memiliki kursi kurang lebih 1000 dan tempat duduknya disendirikan untuk orang tua sebelah kanan dan calon wisudawan sebelah kiri.
Kami berenam menuju ke dalam Auditorium, dalam perjalanan Sayyidah disebelahku dia sangat senang dan kami berdua berjalan laksana pengantin.

"Zack, orang tuamu mana?" tanyanya.

"Di dalam, datang dulu tadi" jawabku.

"Kenapa tanya orang tuaku?"gantian aku bertanya.

"Ya aku ingin kenalan"jawabnya.

"Ya nanti aku kenalkan" kataku.

"Zack, kamu memang pemuda yang baik" sambung Sayyidah memujiku.

"Kamu, kenapa hari ini banyak memuji?" Aku masih penasaran.

"Tidak ada Zack, bukan memang demikian" jawabnya.

Aku tidak habis berpikir dengan Sayyidah di tengah kegalauan hatinya.Ia masih pandai menyimpan perasaannya, padahal gerak - geriknya dan tatapan matanya menunjukkan pandangan cinta. Bagaimana ia sangat senang bila dekat dengan orang yang dicintai, namun untuk mengatakannya masih berat. Sehingga cinta apakah perlu dikatakan dengan ungkapan atau cukup bahasa tubuh, maka bila cinta itu untuk berikrarnya dua hati, kata - kata cinta sangat ditunggu kehadirannya dalam sumpah dan janji setia. Bahasa hati masih samar dan membuat perasaan tidak menentu, sedangkan cinta butuh kepastian…?


Kisah 11 : Mahasiswa terbaik

0 0

#Sarapankata
#KMOBatch43
#Whitepaper
#Kelompok12
#Day21
#SJB

Judul: Kaidah Cinta
Penulis: Kimmy ahmad
PJ: Miftah Nur Jannah
Ketua kelas : Min Adadiyah Sudarno

Setelah berjalan beberapa langkah, kami memasuki auditorium. Aku lihat di dalam sangat ramai, wajah - wajah berseri menghiasi tawa dan canda. Hari ini hari bersejarah bagi mahasiswa dan mahasiswi karena penantian panjangnya menyandang gelar sarjana sebentar lagi tercapai.
Aku duduk di sebelah Galang dan Hendrik. Sayyidah, Meutia dan Riska juga duduk berdekatan. Ketika aku masuk bersama Sayyidah ternyata Brama juga mengamati kami, entah apa yang ada didalam hatinya. Aku tidak begitu memperdulikan, kalau dia menaruh hati maka bersiaplah bersaing denganku, dan tidak lupa juga sama pemuda yang menjadi calon suami Sayyidah. Sebenarnya hatiku terbakar melihat dia yang mengaku calon suami Sayyidah, aku harus memperjuangkan cintaku untuk mendapatkan Sayyidah bukannya cinta akan bahagia apabila dipertemukan bukan dipisahkan.
Di dalam Auditorium sudah penuh para orang tua berdatangan , sehingga acara segera dimulai. Maju dua pembawa acara cowok dan cewek, mereka adik kelasku semester empat. Suara MC betul betul menggelegar memecah keheningan yang semula ramai, mereka bersemangat mengumumkan acara wisuda satu persatu.
Setelah sambutan oleh Rektor, maka tibalah acara yang ditunggu oleh semua hadirin. Pengumuman wisudawan terbaik, ya betul gelar tersebut diberikan kepada mahasiswa yang mendapatkan nilai tertinggi. Aku juga deg degan apakah gelar tersebut bisa aku raih, apalagi orang tuaku berharap sekali.
MC memulai membaca 5 besar wisudawan terbaik, dan yang tidak kusangka peraih gelar ke 5 adalah Riska, sahabatku yang satu ini walau tidak nyambung kalau berbicara tapi dia memang rajin dan selalu bertanya bila tidak paham. Kulihat dia senang sekali dan maju kedepan. Berikutnya untuk peringkat ke 4 adalah Hendrik, aku masih tidak percaya, gelar tersebut diperoleh dari sahabatku lagi. Hendrik bagiku mahasiswa yang cerdas sehingga kadang kecerdasannya keluar dari tekstual pemikiran pada umumnya. Tibalah pengumuman peringkat ke 3 dan masih tidak dipercaya lagi yang meraih adalah sahabatku, Meutia gadis cantik membius para hadirin saat maju berjejer untuk menerima penghargaan.
Perasaanku betul - betul dibuat naik turun, pengumuman wisudawan menyisakan 2 mahasiswa lagi, ketika juara 2 diumumkan dan lagi - lagi yang mendapatkan gelar tersebut adalah sahabatku sendiri yaitu Galang. Aku tidak heran kalau dia peringkat 2 Gilang sangat pintar dan sistematis pola pikirnya. Dia sahabat yang betul - betul setia dan peduli kepada kesedihan temannya. Saatnya semua menuju pada juara satu atau wisudawan terbaik, dalam hatiku kalau memang lima besar diraih oleh sahabat - sahabatku, lalu juara 1 nya siapa, sedang yang belum meraih adalah aku dan Sayyidah. Duh..bikin hatiku deg deg an tidak karuan, diriku semakin tidak tenang dan bingung, jika yang juara aku maka pasti kasihan Sayyidah. Tapi apabila yang juara adalah Sayyidah bagaimana dengan harapan orang tuaku. Pasti beliau kecewa, walau diriku tidak mengapa kalah dari Sayyidah.
MC membaca peringkat 1.
" Para hadirin yang berbahagia, untuk peringkat satu nanti dapat hadiah yang luar biasa yaitu liburan bersama keluarga masing - masing ke Bali, dan yang istimewa dari peringkat 1 adalah juaranya ada 2 mahasiswa dan mahasiswi" katanya.
" Juara 1 pertama dengan IPK 39.8 adalah Zacky dan Juara 1 kedua dengan IPK 39.7 adalah Sayyidah "
Tepuk tangan menggema ke seluruh ruangan auditorium, aku begitu kaget disebut juara pertama dan yang membuat aku lebih bahagia adalah Sayyidah mendapat juara 1 juga dengan selisih tipis nilainya dengan ku. Aku menangis bahagia, terasa sempurna hidup mendapatkan sahabat - sahabatku dan kekasihku berjejer di depan untuk mendapatkan penghargaan mahasiswa terbaik.
Sayyidah maju kedepan, kecantikannya mengheningkan semua mata memandangnya, dia memang cantik benar - benar anugerah Tuhan yang luar biasa, Dia memandang padaku tatapan yang sudah melepaskan rasa cintanya untuk didekap dan dipeluk. Dan begitupun aku ingin menjadi panah yang menembus jantungnya. Cinta terpendam ini sungguh sangat menyiksa untuk diterima, saat gelora dan hasrat begitu membuncah terasa ada tembok tebal yang menghadang. Kami berdua maju beriringan, semua mata iri dan takjub. Terlihat Brama yang tidak mendapat gelar terbaik mengutuk dirinya, walau dia anak pembantu rektor jika dia malas maka dia akan gagal total.
Ketika aku di depan aku berpelukan dengan sahabat ku Galang dan Hendrik, mereka mengucapkan selamat padaku. Sambil berbisik Galang mengucapkan sesuatu.
"Zack, kamu serasi sama Sayyidah, cepat tembak dia"
" Sebentar Lang, Aku akan cari hari yang baik" jawabku.
Kupastikan selain harus memantapkan hati, diriku juga harus siap dengan konsekuensinya. Apalagi tadi Sayyidah sudah punya calon suami? Bagaimanapun ombak dan badainya masih belum reda, bahkan semakin besar. Cinta yang menjadi kekuatan kami berdua, cinta sejati tidak pernah mati ia akan abadi.


Kisah 12 : Terimakasih cinta

0 0

#Sarapankata
#KMOBatch43
#Whitepaper
#Kelompok12
#Day22
#SJB

Acara wisuda berjalan sukses, semua gembira ria menyambut hari bersejarah tersebut. Padahal setelah lulus tantangannya sangat luar biasa. Dimana dunia kampus yang manis dan haru biru tidak akan ditemukan di dunia luar yang keras.
Dalam penganugerahan wisuda terbaik, MC tiba - tiba menunjuk aku dan Sayyidah untuk memberi sambutan dan ucapan terimakasih. Aku terkejut menerima tugas tersebut apalagi aku maju bersama orang yang kucintai, ku lirik Sayyidah pun sama wajahnya memerah. Tapi tidak mungkin aku menolak tugas tersebut, akhirnya kami berdua maju. Tepuk tangan hadirin menggema di ruangan auditorium semua mata menatap kami berdua. Aku berdiri diatas podium bersamanya perasaan dag dig dug seperti memompa jantungku. Semakin dekat dengannya aku semakin tidak bisa mengendalikan rasa cinta ini, dia pun punya perasaan yang sama. Betul - betul momen yang sangat sulit dilupakan aku bisa berdiri bersama dengan prestasi terbaik, terasa waktu itu dunia milik kami berdua.
"Zack, kamu dulu yang menyambut" katanya.
"Tidak ukhti, kamu dulu saja" aku menolak.
"Kamu ya, tega sama aku" dia masih berat untuk mulai dulu.
"Baiklah, kalau kamu meminta" aku tidak tega, demi dia apapun kulakukan.
"Bapak ibu hadirin semua yang saya hormati, aku berdiri disini tidak pernah ada jika tanpa kehadiran mereka berdua, merekalah yang menyebabkan aku seperti ini yaitu kedua orang tua yang telah melahirkan aku" kata sambutan pertamaku. Semua hadirin tepuk tangan dan aku melihat begitu bahagianya kedua orang tuaku,semua mata memandang kepadanya.
"Kemudian yang kedua tanpa beliau - beliau yang berjejer di depan ini, guru dan dosen kami yang selalu semangat mendidik dan mengajar. kesabarannya membimbing kami membuat hati kami berkata engkau memang luar biasa" aku berapi - api menyatakan rasa terimakasih kepada dosen yang diikuti tepuk tangan riuh.
" Dan yang ketiga, sahabat - sahabatku di depan, kalian memang luar biasa dan hebat. Berkat jerih payah dan kerja keras kita sebagai tim, kita bisa menjadi mahasiswa terbaik bersamaan. Jangan lengah dan pongah, gelar ini bukan untuk dibangga - banggakan tapi harus diamalkan dan wujudkan sebagai pengabdian kepada masyarakat setelah kita lulus". Tepuk tangan masih riuh mengikuti sambutan terima kasihku.
"Yang terakhir, saya mewakili semua mahasiswa yang mau diwisuda akan selalu mengingat almamater tercinta ini. Segala kenangan yang terjadi tidak mungkin terlupakan, kalian semua tunjukkan kalau mahasiswa itu pengubah wajah bangsa Indonesia menjadi cerah dan bersinar terang di mata dunia" tepuk tangan terakhir dari sambutan membuat hadirin berdiri. Aku tidak menyangka semua ini terjadi.
"Sekarang giliran engkau ukhti" kataku pada Sayyidah.
"Zack, aku bicara apa" katanya dengan malu.
"Katakan, seadanya yang ada di hatimu" tegasku.
Aku membangun kepercayaan pada dirinya, sebenarnya Sayyidah bukan tipe pemalu. Sudah sering dia bicara di depan forum atau kelas. Entah ada apa hari ini dia malu, akhirnya dia maju ke podium aku masih di sampingnya.
" Bapak Ibu hadirin semuanya, pertama kali saya maju di podium ini bagaikan mimpi. Tidak menyangka saya dapat gelar wisudawan
terbaik, mengingat belajar bahasa arab bukan pelajaran yang mudah. Pelajaran seperti nahwu, sharaf, ilmu tafsir dan linguistik adalah pelajaran yang membutuhkan pemahaman yang tinggi. Tapi berkat dosen - dosen yang luar biasa maka bisa memecahkan kesulitan tersebut, terima kasihku
tak ternilai pada bapak ibu dosen semuanya". Kata Sayyidah diikuti tepuk tangan yang menggema.
"Selanjutnya kedua orang tuaku, yang jatuh bangun membiayaiku aku tidak pernah melupakan jasa - jasamu, tapi memang itu sudah menjadi kewajiban orang tua mencerdaskan putrinya sebagai pelita harapan. Semoga kedua orang tuaku bisa bijaksana antara kebahagiaan anaknya dengan pilihan hidupnya" Sambut Sayyidah yang membuat suasana auditorium hening seketika, bukan mengapa karena sambutan Sayyidah menyindir kedua orang tuanya. Dia terang - terangan mengatakan kalau pilihan orang tuanya menjodohkan dengan cowok lain adalah salah. Dia tidak mencintai, Sayyidah gadis pintar bisa menduga - duga bagaimana rasanya rumah tangga tanpa ada cinta di dalamnya.
Sayyidah turun dari podium, wajahnya sedikit tegang tapi dia merasa lega mengeluarkan uneg - unegnya.
Selanjutnya kami berenam setelah dinobatkan sebagai wisudawan terbaik, mendatangi dosen yang luar biasa keras tapi hatinya sangat lembut. Dialah Mr.Gladiator, berkat tangan dinginnya dan cara mendidik kami yang tegas dan disiplin kami bisa menjadi mahasiswa terbaik. Dia terlihat duduk di belakang jajaran para rektor dan pembantu rektor.
Betapa kagetnya Mr.Gladiator mendapati kami mendatangi tempat duduknya, sambil mengucapkan terimakasih kami berpelukan dengannya.
Sewaktu aku berpelukan dengannya, dia berbisik.
"Zack, jaga ya ponakanku"
"Ya pak, aku akan berikan yang terbaik untuknya" jawabku.
Sayyidah memandang kami berdua mulai ada kecurigaan kalau rahasianya sudah terbongkar, tapi segera aku alihkan kalau beliau hanya membisikan kata - kata semangat.
Setelah acara wisudawan terbaik selesai, kami berenam berfoto bareng dengan rektor dan semua dosen. Perasaan bangga dan bersyukur begitu luar biasa dalam diriku. Ternyata usahaku belajar keras membuahkan hasil, menikmati proses dalam kesulitan akan mendapatkan kebahagiaan.
Acara terakhir adalah foto - foto semua wisudawan berfoto dengan keluarganya masing - masing begitu juga diriku. Aku berfoto dengan kedua orang tuaku, setelah selesai dengan orang tua aku ijin untuk berfoto dengan sahabat - sahabatku.
Aku mendatangi Galang untuk berfoto bareng, setelah itu aku panggil teman - temanku yang lain. Semuanya berkumpul kecuali Sayyidah belum datang, terlihat dia dari kejauhan masih berfoto dengan orang tuanya. Begitu juga dia disuruh berpoto dengan calon suaminya, Sayyidah kelihatan tidak suka tapi orang tuanya memaksa sehingga mereka berfoto bersama di depan mataku dari kejauhan.
Galang menghiburku untuk bersabar, cuma sekedar foto.
"Hatinya Sayyidah masih milikmu Zack" katanya.
"Meutia, coba telpon Sayyidah ajak dia berfoto sama kita - kita" Galang menyuruhnya.
"Baik" jawab Meutia.
Aku perhatikan dari kejauhan Sayyidah mengangkat telpon setelah itu dia berpamitan pada orang tuanya. Terlihat orang tuanya melarang tapi Sayyidah memohon untuk kenangan terakhir saja, akhirnya ia diijinkan.
Dia menghampiriku dan semua teman - teman dengan wajah senang. Kelihatan dia bebas dari belenggu orang tuanya. Setelah itu dia berada disampingku lagi, betul - betul seperti merpati cantik yang jinak - jinak terbang. Aku tidak mau dia terbang meninggalkanku, akan aku pasangkan sangkar untuk menjadikan dia jinak di dalam hatiku. Kekuatan cinta terletak pada ketulusan dan kemurnian bukan pada harta dan jabatan. Merpatiku adalah separuh nafasku yang mau mengajak terbang bersama ke angkasa mengelilingi keindahan cinta. Walau terjangan badai menghadang, Dia tetap kukuh menghadapi tanpa melepaskan ikatan yang saling tergenggam. Jika ada yang jatuh secepatnya diangkat lagi, jika ada yang patah segera disambung lagi. Dialah merpati yang setia dengan cinta.


Kisah 13 : Menghapus dendam

0 0

#Sarapankata
#KMOBatch43
#Whitepaper
#Kelompok12
#Day23
#SJB

Judul : Kaidah Cinta
Penulis : Kimmy ahmad
PJ : Miftah Nur Jannah
Ketua kelas : Min Adadiyah Sudarno

Saatnya foto - foto dimulai, semula kita foto ber 6 dengan gaya sebebas - bebasnya. Gaya yang lucu dan gokil tidak segan - segan kami lakukan. Ada puluhan kami jeprat - jepret, baik foto yang yang biasa atau selfie.
"Hayo sekarang foto berpasangan" teriak Riska.
"Zacky sama Sayyidah, Galang sama Meutia dan Hendrik sendirian, aku juga sendirian" lanjutnya.
"Kok, kamu sendirian Ris, tidak adil" Meutia tidak terima.
"Pokoknya semua harus berpasangan" lanjut Meutia.
Akhirnya Riska menerima, dia berfoto sama Hendrik.
Pertama yang foto adalah Riska dan pasangannya sang kritikus Hendrik.
Melihat mereka berdua, sebenarnya ada kecocokan. Hendrik yang sifatnya sangat out of the book berpasangan dengan Riska yang juga sama nyeleneh, pasti seru jika mereka jadian. Mereka berfoto ada 10 gambar yang diambil dan benarkan, banyak gaya yang aneh - aneh yang diambil. Betul - betul lucu.
Selanjutnya Galang dan Meutia, cowoknya gagah dan ceweknya anggun manis. Ini yang tidak dimiliki oleh para wanita, kalau kemanisan Meutia tidak cepat membuat orang bosan, sehingga cowok - cowok terhipnotis. Galang sendiri pernah curhat padaku kalau dia menaruh hati pada Meutia, tapi Meutia sendiri saat masih kuliah tidak mau berpacaran.
Mereka sangat serasi berfoto dengan gaya yang santai dan elegan. Meutia tersipu malu ketika Hendrik bilang.
"Ayo Meutia, kamu gandeng tangan Galang"
"Tenang tidak bersentuhan kok, nanti kalau ada yang menegur bilang kalau mau jadi pengantin" lanjut Hendrik.
Semua tertawa gembira,tidak disangka Hendrik bicara sejauh itu. Galang sendiri hanya tersenyum, menurutku Galang ini cowok yang super keren, kebaikannya dan rasa setia kawannya sungguh luar biasa.
Tibalah saatnya aku yang berfoto dengan Sayyidah.
"Ini calon pengantin beneran, yang mau berfoto" Hendrik berkata dengan keras.
Sayyidah wajah cantiknya tersipu malu,mendengar Hendrik berkata demikian.
"Pengantin sejati berawal cinta lokasi" Riska menyaut
Semua pada menyebut aku dan Sayyidah saling jatuh cinta. Terkadang cinta yang begitu misteri sungguh sulit ditutupi lewat tingkah laku. Walau aku berusaha menahan gelora yang semburat di dada tapi perasaan cinta memang nyata lewat pandangan - pandangan yang mencuri perhatian. Dimana hadirnya perhatian itu keluar dari logika tiba - tiba saja mengalir seperti air tanpa bisa dibendung.
Logika seakan takluk dengan kemauan hati yang ingin bahagia. Kebahagiaan yang memang sangat istimewa, cinta membuat dunia yang gelap bersinar terang, cinta membuat orang hidupnya terasing akan kembali pulang dengan membawa sebongkah harapan baru.
Sayyidah begitu mendekatiku mulai tidak malu lagi, karena dia sudah memberikan kepercayaan cintanya padaku. Sehingga dia tidak canggung lagi.
"Zack, kamu mau foto denganku?" tanyanya.
"Siapa, yang menolak foto dengan seorang bidadari" jawabku.
"Ah, kamu berlebihan" ujar Sayyidah.
" Betul ukhti, ibarat langit gelap tertutup mendung maka dengan melihat wajahmu maka mendung itu menjadi cerah" kataku mulai memberi pujian.
" Zack, kamu memang lelaki sejati pandai membuat hati wanita tersanjung" Sayyidah begantian memuji.
"Eh, kok malah diskusi kapan kalian fotonya?" tukas Meutia.
Kami berdua kaget, karena keasyikan saling memuji. Selanjutnya kami berdua foto dengan berbagai gaya,tapi aku menghormati Sayyidah yang begitu menjaga prinsipnya, foto kami sopan dan tidak bersentuhan fisik.
Selesai mengambil gambar, Galang mendekati kami berdua.
"Kalian betul betul cocok dan serasi, satunya ganteng dan satunya cantik semoga kalian berjodoh" ucap Galang.
Di tengah kebahagiaan kami, tiba tiba Brama cs mendatangi kami. Aku bersikap tenang dan teman - temanku juga aku suruh tenang.
"Hallo Zack, Bagaimana perasaanmu sekarang, pasti kamu lagi bahagia ya?" Tanyanya.
Pertanyaan yang menurutku aneh, seorang Brama tiba - tiba bersikap baik dan tidak garang.
"Ya Alhamdulillah, aku bahagia karena sudah lulus. Bukan karena aku menjadi juara tetapi kita semua sebagai mahasiswa telah selesai menuntaskan kewajiban kuliah" jawabku merendah.
" Ma'afkan atas sikapku Zack, padamu dan tim kamu, kalian semua memang pantas menjadi yang terbaik" Brama meminta ma'af padaku dengan mengulurkan tangan.
Aku tidak menyangka atas perubahan sikap Brama, begitu aku melihat tatapan matanya yang tulus dan penuh penyesalan. Langsung kuterima uluran tangan tersebut, selanjutnya kami berdua berpelukan. Betul - betul pemandangan yang mengharukan, langkah Brama diikuti teman - temannya meminta ma'af dan kami semua bersalaman.
Serasa komplit kebahagiaan yang kuterima pada hari wisuda ini. Tinggal esok aku harus menyusun masa depan yaitu aku harus bekerja untuk membahagiakan kedua orang tuaku. Tadi waktu pengumuman wisuda terbaik aku dapat beasiswa S2 kalau mau melanjutkan kuliah keluar negeri dan begitu juga Sayyidah, Dia dapat beasiswa S2. Aku pikir nanti saja sewaktu di rumah.


Kisah 14 : Goodbye

0 0

#Sarapankata
#KMOBatch43
#Whitepaper
#Kelompok12
#Day24
#SJB

Judul : Kaidah Cinta
Penulis: Kimmy ahmad
PJ: Miftah Nur Jannah
Ketua kelas : Min Adadiyah Sudarno

Setelah kami selesai berfoto- berfoto, buyar sudah acara wisuda dari pagi sampai siang hari. Kami kembali ke rumah masing - masing atau tepatnya kami berpamitan pada semua orang yang membantu kami dengan kelulusan ini.
Tidak lupa juga pesanku pada teman - teman untuk tetap menjalin komunikasi. Grup ashabul ilmi jangan dihapus. Akhirnya aku meninggalkan kampus tercinta ini, selamat tinggal kuucapkan, semoga aku bisa mengharumkan nama almamater yang sangat berkesan bagiku.
Pada waktu membereskan baju - baju untuk pulang, handphoneku berdering ada chat masuk, lalu kubuka ternyata Sayyidah yang mengirim, bunyinya tentang hadiah berlibur ke pulau Bali. Apakah hadiah tersebut diambil? Karena yang menanyakan orang yang sangat kucintai maka ku jawab "ya aku ambil", Sayyidah membalas "sama dia mau berlibur ke bali". Betapa senangnya hatiku bisa bertemu dia saat berlibur nanti, mungkinkah ku ungkapkan saja perasaan hatiku ini, semuanya yang berkaitan dengan Sayyidah adalah besarnya cintaku tanpa sedikitpun yang berkurang.
Semakin aku terhanyut dalam perasaan cinta, maka diriku semakin merasakan makna kebahagiaan yang sesungguhnya. Kebahagiaan yang tidak bisa ditukar dengan nilai apapun, berapapun orang mampu membeli maka aku tidak akan menjualnya, bagiku cinta adalah nilai rasa yang datang sebagai anugerah semesta. Setiap waktu selalu merasakan peristiwa luar biasa, getaran dan gejolaknya begitu menghipnotis jiwa untuk selalu bersamanya. Cinta bagiku adalah menyerahkan semua yang kita miliki untuk berkorban, Rindu bagiku adalah obat untuk menyembuhkan diri dari kesepian. Cukup membayangkan saja maka terasa jiwa mendapat siraman kehangatan, begitu indah dan membius diri pada rasa kasmaran.
"Mas Zacky, mau pulang ya?" Tiba tiba ada suara Bu kos yang masuk ke kamar ku.
"Ya bu, saya sudah lulus" kataku
"Sayang mas Zacky, meninggalkan ibu, jangan lupa untuk main ke sini lagi" kata Bu kos. Ku lihat wajahnya begitu berat aku tinggalkan, aku tahu setelah kematian Cindy, Bu kos masih menyimpan sedih. Cindy anak semata wayang yang ku anggap adik nyawanya melayang karena kecelakaan.
"Ya bu, Zacky kalau ada keperluan sama kampus pasti mampir kesini, Ibu sudah aku anggap seperti Ibu kandung sendiri" sambil berucap demikian Ibu kos aku kenalkan dengan kedua orang tuaku.
Sudah saatnya aku meninggalkan semua yang menjadi tempatku menimba Ilmu, tidak terasa waktu 4 tahun berlalu begitu cepat. Mungkin karena banyak kenangan manis sehingga aku tidak sadar.
Aku naik bis jurusan ke kotaku di wilayah pesisir Aceh. Bekas terjangan tsunami yang sangat dahsyat, masih tampak. Walau sudah diperbaiki oleh manusia tapi pembangunan yang dilakukan masih lambat, aku berpikir apa yang dibanggakan oleh manusia, rumah megah seperti istana, mobil - mobil mewah, seketika lenyap dihantam oleh tsunami. Benar - benar kuasa Tuhan tiada tandingannya.
Sampailah aku dirumah dengan menempuh perjalanan kurang lebih 5 jam. Yang kurindukan saat aku tiba adalah adik perempuanku, begitu melihatku dia langsung lari dan memelukku. Sekarang sudah besar seumuran dengan almarhumah Cindy.
"Kak Zacky, adik kangen sama kakak" katanya.
"Sama kakak juga kangen sama adik" sambil ku pencet hidungnya.
"Untuk bonus rasa kangenmu, kakak ngajak adik liburan ke Bali" kataku
"Asyik, aku liburan ke Bali" Fitri berjoget kegirangan.
"Kakak masuk kamar dulu ya, capek mau istirahat" kataku.
" Ya kak, kamarnya sudah adik bersihkan" katanya
"Pinter kamu" jawabku
Aku masuk kamar, masih terlihat rapi pasti Ibu yang selalu membersihkannya dibantu Fitri. Terimakasih Ya Allah atas anugerah yang luar biasa ini, engkau karunia aku keluarga yang harmonis.
Saat aku merebahkan diri, bayangan Sayyidah belum bisa lepas. Aku harus menyatakan cinta terpendam ini, 2 tahun aku menahan gejolak yang luar biasa, kalau dibilang sanggup jujur aku tak sanggup tapi untuk menghormati kesucian hati, aku memilih setia dengan penantian.
Tadi dia sempat menanyakan tentang hadiah liburan ke Bali, maka kuputuskan akan ku tembak dia di Bali. Sebagai tanda cinta aku buatkan puisi balasan saja, karena puisi Sayyidah masih tersimpan rapi. Puisi yang butuh jawaban kepastian dariku. Sebenarnya Sayyidah tidak mengetahui kalau puisi itu ada di tanganku. Berkat Galang yang menemukan di perpustakaan, akhirnya diberikan padaku.
Sekarang aku tenang untuk merencanakan masa depan cintaku, semoga Allah mengabulkan doaku kalau dia adalah jodohku. Karena walau sulit rintangannya dan berat tantangannya bagi Allah SWT sangatlah mudah. Allah SWT adalah dzat yang membolak balik hati, membuat yang sulit menjadi mudah dan yang jauh menjadi dekat.



Kisah 15 : Sayap yang patah

0 0

#Sarapankata
#KMOBatch43
#Whitepaper
#Kelompok12
#Day25
#SJB

Judul: Kaidah cinta
Penulis: kimmy ahmad
PJ : Miftah Nur Jannah
Ketua kelas : Min Adadiyah Sudarno

Aku berkemas cepat - cepat untuk menuju bandara, tiket sudah kupegang karena hadiah dari kampus cuma dapat dua tiket saja maka aku membelikan satu untuk adikku. Kemarin rembug dengan ayah Ibu yang ikut berlibur adalah Ibu, ayah tetap di rumah.
Pesawat take off jam 8 pagi, maka dengan bergegas aku berangkat pukul 7 supaya tidak terlambat. Setelah sampai bandara kulirik jam tanganku, tepat jam 7 lebih 45 menit langsung aku masuk lobby bandara. Body cek sudah kulakukan dan oleh petugas diarahkan menuju pesawat.

Kami bertiga sudah naik, aku berjejer dengan adikku sedangkan ibu di kursi belakangku. Perasaanku masih tidak karuan karena hari ini sebenarnya janjian sama Sayyidah untuk bersama - sama ke Bali. Tapi sampai detik ini aku belum bertemu dengannya. Aku chat ke handphone belum ada balasan.
Di dalam pesawat aku berdoa semoga tidak ada yang berbahaya baik dengan ku, adik dan Ibuku. Begitu juga dengan Sayyidah, jika dia tidak ada sekarang nanti memberi kabar padaku adalah suatu kabar baik. Karena dalam Pesawat tidak boleh menyalakan handphone maka aku tidak bisa mengetahui kalau Sayyidah membalas chat ku.

Dari jendela pesawat aku melihat ketinggian luar angkasa yang begitu luar biasa. Allah SWT menciptakan bumi ternyata hanya setitik debu yang beterbangan. Bagaimana dari atas ini bumi sangat kecil, yang kita tahu diperebutkan oleh seluruh manusia. Manusia terlalu fokus pada nikmat Allah yang ada di Bumi, padahal kalau mau mencari kenikmatan yang lain sesungguhnya Allah sudah menyiapkan seluas - luasnya. Dalam surat Ar - Rahman 33 dijelaskan jika manusia dan jin mampu terbang keluar angkasa menembus langit maka lakukanlah, kamu tidak akan mampu menembus kecuali dengan sulthon atau kekuatan.
Maksudnya kita disuruh oleh Allah SWT untuk menguasai ilmu setinggi tingginya, sehingga dengan ilmu yang dimiliki manusia bisa mendekatkan diri pada Allah Tuhan seluruh alam semesta.

Akal dan wahyu harus selaras dalam menembus dimensi Allah yang maha gaib. Ketika alam semesta yang begitu hebat dan luar biasa menunjukkan kelebihan yang tiada tara, lalu bagaimana dengan kehebatan sang penciptanya?, Hanya butuh enam hari Allah menciptakan langit dan bumi seisinya. Sangat singkat seperti perjalanan hijrahnya nabi ke madinah yang memakan waktu 10 hari bahkan lebih pendek. Inilah yang dikuasai oleh manusia dalam meyakini bahwa dimensi Tuhan sungguh luar biasa. Manusia hanya butuh patuh dan taat agar keimanan dalam hatinya selalu tertancap.

Saat perenunganku tentang alam semesta yang luar biasa, seketika ada informasi kalau pesawat mau transit ke Bandara juanda untuk mengisi bahan bakar.

Pesawat mendarat di bandar udara Juanda Surabaya pada pukul 10 pagi, aku coba keluar, supaya bisa mengaktifkan handphoneku. Aku tinggal adik dan Ibuku dalam pesawat, ketika aku sudah diluar langsung banyak chat masuk, segera ku buka dan betul ada balasan dari Sayyidah.

Kubaca isi chatnya " Zack, maaf aku tidak bisa berangkat sekarang bersamamu ke Bali"katanya.

Perasaanku langsung dawn mengapa dia tidak menepati janji, apakah ada kendala?.

Kucoba membalas " kenapa kamu tidak jadi ke Bali?" tulisku.

Beberapa detik dia bales chatku " Ya betul Zack, orang tua tidak memperbolehkan aku kesana?"

"Ya, tapi kenapa kamu gak diperbolehkan apa alasannya?" tanyaku

"Ayahku sudah curiga kalau aku janjian sama kamu, dan segera dalam waktu dekat ini aku diajak kerumah calon pilihan orang tua" jelas Sayyidah.

Betapa hancur hatiku mendapat informasi seperti itu, langsung seperti tersambar petir tubuhku.
Sayyidah kamu apakah akan menuruti paksaan orang tuamu, kamu tidak menolak, kamu tidak menuruti isi hatimu, kamu sudah kalah dengan tidak memperjuangkan cintamu lagi. Benakku berpikir macam - macam tentang Sayyidah, aku sudah tidak terkontrol, karena harapanku untuk mengungkapkan semua isi hati ini sudah lenyap dan musnah.
Kakiku rasanya lemas tidak mau meneruskan perjalanan, percuma kalau dia tidak ikut. Untuk apa liburan ke Bali, ingin rasanya ku batalkan tapi ada Ibu dan Adikku yang masih menunggu di dalam pesawat.


Kisah 16 : Perempuan asing

0 0

#Sarapankata
#KMOBatch43
#Whitepaper
#kelompok12
#Day26
#SJB

Judul : Kaidah Cinta
Penulis : Kimmy ahmad
PJ : Miftah Nur Jannah
Ketua kelas : Min Adadiyah Sudarno

Dengan langkah berat kakiku menuju ke dalam pesawat karena sebentar lagi pesawat mau take off.
Wajahku yang muram, tidak bisa menutupi dari pertanyaan adikku.
"Kak, kenapa kok murung" tanyanya
"Sayyidah tidak bisa berangkat ke Bali" jawabku
Fitri sudah mengetahui tentang Sayyidah, perasaanku sama dia ku ceritakan padanya.
"Kak, sabar Allah dzat yang membolak balik perasaan hambanya. Siapa tahu kak Sayyidah berubah pendirian" nasihat Fitri sedikit menenangkan perasaan ku.
"Ya dik terima kasih" sambil ku elus kepalanya.
Fitri mengetahui Sayyidah, adikku sangat mendukung hubunganku karena Sayyidah merupakan sosok yang tepat menjadi kakak iparnya. Begitu juga Ibuku sewaktu melihat Sayyidah yang sopan dan pintar setuju untuk jadi menantu.
Kendala yang menghadang bukan dari keluargaku, tapi dari Sayyidah. Kedua orang tuanya begitu gigih menjodohkan dengan cowok yang ikut waktu wisuda dulu namanya Herman. Anak juragan tambak yang super tajir.
Pesawat kembali terbang membawa perasaanku yang lagi dawn, ingin rasanya saat di ketinggian seperti ini perasaanku juga ikut melayang bukan malah turun. Tapi hati tidak bisa dibohongi, bagaimanapun kesedihan dan kekecewaan telah aku terima. Niatku mengungkapkan cinta yang sudah berteriak keras ini ingin ku ledakkan. Semakin tinggi pesawat, hatiku semakin mengecil aku tersudut dalam kamar cintaku sendiri, dimana perasaan - perasaan kecut, pesimis mulai mengalir deras.
"Wahai Zacky, mengapa kamu tidak setegar dulu. Kamu dulu seorang petarung sekarang menjadi orang yang kehilangan energy" batinku mengatakan, tidak terima dengan tuannya yang lemah.
Memang untuk urusan kuliah atau pekerjaan banyak kesulitan - kesulitannya bisa dihadapi. Tapi untuk urusan hati sedikit sekali yang bisa menyelesaikan. Kaidah cinta lebih sulit dimengerti daripada kaidah akal, cinta arah dan tujuannya mudah terjebak pada hati yang sering berubah - ubah. Sehingga ketika kita meyakini tentang kekuatan cinta, tiba tiba orang yang kita cinta meninggalkan kita terpuruk sendiri. Cinta melibatkan dua rasa yang saling berkaitan, berbeda dengan akal dia bisa mengambil alih sendirian keputusan apapun, walau resikonya besar sekalipun.
Tidak terasa pesawat sampai di pulau dewata. Ia mendarat dengan mulus di bandara ngurah rai.
Aku keluar dari dalam pesawat diikuti adik dan Ibuku. Pertama kali aku menginjak pulau sejuta pesona, luar biasa Bali memang indah sekali pemandangannya. Berjuta - juta wisatawan mengunjungi, walau jauh asalnya tidak peduli yang penting bisa mengunjungi bali. Ada yang sampai ekstrim jika orang seumur hidupnya tidak pernah ke Bali, orang tersebut termasuk orang yang rugi.
Langsung aku menuju hotel yang sudah direservasi, hotel bintang 4 Mercure. Setelah sampai di lobi hotel aku menuju ke front office, menanyakan reservasi ku? Dengan ramah petugas wanita melayaniku. Kamar 305 dan 306 nanti yang akan aku tempati, setelah itu aku mengajak adik dan Ibuku menuju kamar tersebut.
Sambil menyeret koper aku melangkah tegap di koridor hotel, tiba - tiba dari samping waktu di pertigaan koridor seorang gadis menabrak diriku. Dia tergopoh gopoh membawa setumpuk berkas, sehingga berkas tersebut jatuh berserakan. Aku pun terhuyung hampir jatuh karena dorongannya yang keras. Sewaktu aku sadar,dia habis menabrakku. Aku mau menegur tapi sebelum ku tegur dia meminta maaf lebih dahulu. Perempuan tersebut sangat cantik sama dengan Sayyidah berjilbab.
"Maaf kak, aku terburu buru" katanya sambil membungkukkan diri. Melihat kertasnya berserakan aku tidak tega, ku bantu memunguti satu persatu dan dibantu adikku.
Setelah selesai dia mengucapkan terima kasih dan meninggalkan aku. Ku teruskan perjalanan ke kamar, hotel resort yang luas membuat aku menyaksikan pemandangan yang indah. Terdapat swimming pool mengundang untuk berenang. Akhirnya sampai aku di kamar 305 aku pilih kamar ini sedangkan Fitri dan Ibu di kamar 306.
Kugesekkan kunci kamar lalu terbukalah, aku masuk melihat kamar yang begitu rapi dan bagus sangat timpang sewaktu aku kos dulu. Perjuanganku kuliah sekarang terbayarkan dengan hadiah sebagai mahasiswa terbaik. Tapi aku tidak boleh terlena, perjuangan masih panjang. Aku belum bisa membahagiakan kedua orang tuaku.
Kurebahkan tubuhku diatas kasur betul - betul empuk. Sambil menatap - menatap langit kamar, pikiranku kembali teringat dengan Sayyidah. Mengapa engkau tega tidak memilih cintamu? kau tinggalkan aku dengan harapan yang masih butuh kepastian.
Sekilas ku teringat kejadian tabrakan barusan, dia hampir sama dengan Sayyidah usianya dan kecantikannya. Tapi mungkinkah aku dipertemukan dengannya sebagai pengganti dari Sayyidah.
"Ah..aku tidak tahu " pikirku. Kadang rahasia Allah begitu tidak terduga, orang yang dikejar - kejar belum tentu berjodoh dan yang menjadi jodoh kita datang dengan sendirinya.
Kupejamkan sebentar mataku, karena perjalanan yang melelahkan..
Ada apa di esok hari??


Kisah 17 : Semakin intim

0 0

#Sarapankata
#KMOBatch43
#Whitepaper
#Kelompok12
#Day27
#SJB

Judul: Kaidah Cinta
Penulis : Kimmy ahmad
PJ: Miftah Nur Jannah
Ketua kelas : Min Adadiyah Sudarno

Aku tidur nyenyak sekitar 1 jaman, begitu bangun sudah pukul 4 sore. Wah belum shalat ashar segera aku ambil air wudhu di shower. Kamar mandi hotel berbeda dengan di rumah, jadi aku harus membiasakan cara menggunakannya. Kalau mau pilih air hangat tinggal pencet tombol merah tapi jangan terlalu keras nanti airnya menjadi panas.
Karena tubuhku rasanya pegal semua, enaknya mandi sekalian supaya pegalnya hilang. Setelah itu baru aku berwudhu di wastafel, betul - betul harus menyesuaikan diri.
Selesai aktifitas di kamar mandi aku mengambil sajadah di koper, kemudian ku gelar ke arah kiblat. Untung di kamar sudah disediakan simbol kiblatnya sehingga tidak perlu bertanya.
Aku bersimpuh memohon kepada Allah untuk diberi petunjuk, soal hatiku yang lagi tersandera oleh cinta. Bagaimanapun cinta ini hadir karena anugerah dariNya, sehingga ketika menghadapi kesulitan jalan keluarnya kembali juga padaNya.
Beres sudah melakukan shalat dan munajat pada Allah, rencanaku habis ini apa ya? Batinku. Mau ke kamar adik dan Ibuku paling masih Istirahat atau shalat juga, ah ntar saja. Aku mau jalan - jalan saja mengelilingi hotel.
Ku melangkah menuju ke lobi sambil melihat pemandangan hotel yang asri, betul - betul menyejukkan mata. Menurutku manajemen hotel pintar sekali memanjakan tamunya.
Sekarang aku sampai di lobi, sambil melihat layar handphone ku mungkin ada pesan dari Sayyidah. Ternyata ia tidak mengirim sama sekali, tiba - tiba hatiku timbul benci sama dia. Karena membohongiku untuk pergi berlibur ke Bali dimana dia tidak menepatinya. Padahal sekali lagi momen ke Bali ini akan aku gunakan sebaik - baiknya menyatakan isi hati ku. Sungguh rencanaku hancur semua. Kepercayaanku juga mulai goyah, cinta yang selama ini aku agung - agungkan seperti terhempas ombak sehingga terpecah tidak tentu arah.
Lobi hotel ini begitu tenang dan damai, dengan diiringi lagu jaz membuat emosiku agak menurun.
"Boleh saya duduk?" kata seorang perempuan berjilbab kepadaku. Sebelum aku jawab aku lihat siapa yang bicara denganku. Betapa aku terkejut ternyata perempuan itu yang tadi menabrakku di koridor.
"Ya silahkan" jawabku singkat.
" Maafkan kejadian tadi ya" bicaranya lagi.
"Aku melihat kamu melamun disini sendirian, kayaknya butuh teman" perempuan itu sangat berani mengutarakan maksudnya.
"Kenalkan, aku Anita kamu siapa" dia minta berkenalan.
Diberondong pertanyaan langsung aku jawab
"Zacky"
"Nama yang keren, seperti orangnya" Anita memujiku.
" Ah..kamu juga cantik" aku memuji balik.
Anita betul betul sosok yang berani dan lugas, penampilan sangat cantik memakai jeans biru dan atasannya baju kotak kotak, rambutnya ditutup jilbab warna senada dengan bawahan. Dan tidak lupa kacamata hitam ada di kepalanya.
"Keren dan cantik apalagi kulitnya putih" batinku
"Oh ya Zack, ngapain kamu ke Bali" tanya lagi
"Liburan" aku jawab ngasal.
"Liburan, kok sedih harusnya bahagia dong" katanya lagi, betul betul dia mengamati semua yang terjadi pada diriku.
"Kamu sok tahu" aku tidak terima
" Zack, kayak aku nggak ngerti saja wajahmu lho menunjukkan kalau kamu seperti patah hati" Anita menertawakanku.
Aku tidak berkutik dengan semua tebakannya, daripada dia mengorek diriku, aku coba mengalihkan perhatian.
" Kamu sendiri, ngapain ke sini?" tanyaku
"Sama denganmu liburan,tapi aku rombongan dengan tim perusahaanku" jawabnya
" Aku dari Aceh, kamu dari mana?" aku masih bertanya
"Kota kembang" dia menyebut nama julukan suatu kota
"Bandung" jelasku
" Ya, kamu dari Aceh makanya seperti orang Arab" kata Anita
" Kalau gadis Bandung, aku tidak heran memang cantik - cantik" ku balas memuji.
Aku tidak tahu mengapa, kehadiran Anita yang begitu ceria sedikit menyemangati hidupku yang sedih. Ketika aku ditinggal oleh Sayyidah, maka Anita yang begitu akrab dan pengertian membuat aku menjadi nyaman.
Setelah saling berkenalan, tiba - tiba dia mengajakku ke pantai nanti malam. Katanya pantainya sangat indah kalau untuk melepaskan segala kepenatan hidup, dia mengerti dengan raut wajahku yang murung, mengapa Anita begitu peduli dengan diriku.
Aku belum mengiyakan ajakannya, setelah aku minta nomor kontaknya, aku janjikan jawabannya habis shalat magrib.


Kisah 18 : Petunjuk kehidupan

0 0

#Sarapankata
#KMOBatch43
#Whitepaper
#Kelompok12
#Day28
#SJB

Judul: Kaidah Cinta
Penulis: Kimmy ahmad
PJ: Miftah Nur Jannah
Ketua kelas: Min Adadiyah Sudarno

Anita kutinggalkan sendirian di lobi karena ada chat dari Fitri memintaku untuk masuk ke kamarnya.
Ku pencet pintu hotel, kemudian Fitri membukakan pintunya. Aku bertanya ada apa kakak di suruh ke sini. Dia meminta tolong membetulkan kran wastafel yang copot, tadi Ibu keliru memutarnya terlalu keras. Setelah dibetulkan aku bertanya pada Fitri.
"Dik, kamu tidak lapar"?
"Ya kak, lapar" jawabnya
"Ibu juga lapar Zack" Ibuku ikut juga menjawab
"Baik, ini ada orderan room service, kamu pesan apa" tawarku pada Fitri
"Enaknya apa ya kak" Fitri malah bingung
"Bagaimana kalau nasi goreng" jawabku
"Ya boleh kak, pasti enak" Fitri setuju pada pilihanku, Ibu juga mengiyakan.
Segera ku telepon room service,memesan nasi goreng 3 porsi dan minumannya teh hangat.
"Zack, gimana hubunganmu dengan Sayyidah" tiba tiba Ibu bertanya Sayyidah.
Kujawab dengan lemas, "Tidak tahu bu, dia tidak datang kesini".
" Apakah kamu sangat mencintainya?" tanya Ibu lagi
Aku terdiam beberapa saat, bagaimanapun aku tidak bisa membohongi perasaanku kalau aku sangat mencintai Sayyidah, tapi dengan peristiwa yang kuhadapi sekarang apakah cinta itu masih harus kuperjuangkan?
"Ya bu, aku masih mencintainya" jawabku
"Kalau hatimu masih mencintainya, teruskan kemauan hatimu nak" kata ibu memberiku semangat
"Sampai betul - betul dia bukan jodohmu" lanjutnya
"Tapi bu, apakah tidak takut sakit kalau nanti dia bukan jodohku" kataku
"Kamu harus siap Zack dengan apapun yang terjadi, cintailah dia karena Allah dan bencilah juga karena Allah" nasihat Ibuku
"Ibumu selalu mendoakanmu, semoga kamu mendapat jodoh yang terbaik atas pemberian Allah SWT" pungkas Ibuku.
Tidak seberapa lama pintu hotel ada yang mengatakan "room service". Orderanku telah datang, kubukakan pintu hotel setelah bayar billnya aku bawa ke dalam.
Alhamdulillah, kami bertiga makan dengan bersyukur atas nikmat Allah SWT. Walaupun keluargaku tidak begitu kaya kami sudah merasa cukup atas semua nikmat ini.
"Anita, insyaallah aku bisa dengan ajakanmu" aku kirim chat tersebut.
Anita membalas " asik, baiklah kita keluar dari hotel jam 8 malam ya! Jemput aku di kamar 205" isi chatnya.
Setelah shalat Isya' aku sudah dandan rapi untuk menemani Anita di pinggir pantai, karena pikiranku masih suntuk ajakan Anita ku setujui. Dan aku sudah izin sama adik dan Ibuku.
Kakiku melangkah menuju kamar 205, sesuai permintaan Anita. Ku pencet bel, tidak terlalu lama keluarlah perempuan yang buat aku terdiam dan terpaku. Begitu cantik dan jelita dialah Anita, mengapa dia dandan terlihat sempurna. Apakah dia membutuhkan perhatian dariku, aku kan barusan berkenalan? Kalau memamg dia tampil cantik untuk mengharapkan pujianku, secepat inikah dia percaya pada diriku.
"Kamu kok, dandan cantik sekali Anita" pujiku.
"Ah kamu mulai tadi, selalu memuji nanti habis kosakata pujianmu" jawabnya sambil mengajak ku berjalan.
Sambil berjalan kami berdampingan, perasaanku sedikit deg degan. Anita wanita yang tidak suka bertele - tele, tegas dan apa adanya.
"Naik apa kita ke pantai" tanyaku
"Jangan kuatir, aku sudah memesan grab" jawabnya
Kami berdua memasuki lobi hotel, melihat kami berjalan beriringan banyak tamu hotel yang menoleh, sehingga kami berdua menjadi pusat perhatian. Apakah kami di sangka pacaran ya? ini karena sikap Anita yang begitu manja padaku, dia tidak menjaga jarak bahkan aku yang sungkan.
Kami duduk di sofa hotel menunggu mobil grab, 5 menit berlalu datanglah mobil yang ku tunggu.
Kami masuk, pikirku aku mau duduk di depan tapi Anita menarik tanganku.
"Zack, duduk dibelakang temani aku" ajaknya
Untuk yang kesekian kali aku tidak bisa menolak, aku duduk di tengah mobil.
Kami duduk sangat berdekatan, Anita begitu percaya diri dan betul betul penampilannya menggoda kaum Adam.
Di tengah perjalanan dia mulai mengajak ngobrol.
"Zack, boleh nggak aku tanya - tanya" katanya
"Ya..Nit boleh" jawabku
"Kamu kelihatan muram, ketika duduk di lobi apa yang kau pikirkan?" tanyanya.
Karena sudah serasa dekat, kujawab pertanyaan Anita "Aku ke Bali ini tujuannya selain berlibur adalah mau mengungkapkan perasaan hatiku" Jawabku.
"Tapi sayang dia tidak bisa datang" lanjutku
"Siapa cewek yang beruntung itu" tanyanya lagi
"Namanya Sayyidah, teman satu kampusku dulu"
"Ini fotonya" kutunjukkan gambar Sayyidah di handphone ku.
"Cantik sekali Zack, khas cewek Aceh" puji Anita
Mobil melaju pelan memecah jalanan Bali. Bukannya tambah sepi kalau malam semakin ramai. Inilah yang disebut surga dunia. Lalu lalang bule membawa pasangannya, aku membaca istigfar berkali - kali ketika bule - bule itu hanya memakai celana pendek dan tank top.
"Lalu, mengapa dia nggak datang" Anita bertanya
Anita memperhatikanku dengan jelas wajahnya yang ayu itu menatapku berkali kali, Dia cantiknya tidak kalah dengan Sayyidah sama di atas rata - rata.
"Dia dilarang sama orang tuanya, karena mau di jodohkan" jawabku
" Oh gitu, lalu dia mencintai kamu kan?" Anita bertanya
" Ya, dia menulis puisi cinta pada ku" jawabku
"Sebentar Zack, kok dia mengirim puisi cinta. Cewek itu tabu mengungkapkan perasaannya dulu" Anita menjelaskan.
Sebelum ku jawab pertanyaannya mobil sudah sampai ditujuan, kalau dari lokasi pantai yang dituju Anita adalah Sanur. Aku tadi melihat gawai driver yang terpasang di sebelah setir mobil menunu kesana google mapnya.
Anita mengajakku turun, setelah itu kami menuju ke bibir pantai yang sudah disulap menjadi cafe yang sangat romantis. Banyak pasangan muda mudi berpacaran, sesekali suara deburan ombaran menambah suasana semakin indah.
Anita memilih tempat duduk yang sangat dekat dengan laut, di belakang kursi ada batu karang. Hanya kami berdua, pasangan lainnya dekat dengan cafe. Aku juga heran, mengapa dia mengajakku di tempat terpojok ini?
" Zack, supaya tidak kotor terkena pasir dan air aku lipat ya celanaku" Anita memberi tahuku
Dia melipat celananya sampai di bawah lutut, aku yang belum mengiyakan terbelalak dengan perlakuan Anita. Betisnya terlihat putih mulus, "Zack kamu harus kuat, jadikan ini ujian imanmu" batinku.


Kisah 19 : Melawan godaan nafsu

0 0

Malam yang panjang adalah saat kita menghabiskan waktu dengan orang yang kita cintai, memandang indahnya langit dengan bintang - bintang berkelipan, yang sesekali angin meniupkan pesan cinta. Hembusan hangatnya menciptakan suasana terasa teduh dan syahdu. Cinta sangat mudah untuk menghanyutkan orang ke dalam lautan asmara, kekokohan iman belum mampu menghadapinya? Karena setiap manusia punya hasrat dan setiap jiwa punya desire, siapa tidak ingin berhasrat bahagia?. Siapa yang tidak ingin merasakan nikmat indahnya cinta dibawah pantulan cahaya purnama?.

Kala manusia sudah terlena pada dunia yang menjebak tersebut, maka apapun bisa dilakukan termasuk melakukan hubungan yang terlarang, Sudah banyak pemuda dan pemudi berpacaran sampai melebihi batas, mereka melakukan atas nama cinta. Cinta baginya adalah meluapkan kasih sayang dengan berciuman, berpelukan sampai naik ke ranjang.

Lalu bagaimana dengan Zacky, dia sekarang terjebak pada situasi diatas. Anita betul - betul lepas kontrol. Melihat Zacky, yang keren dan ganteng dia ingin dipeluknya, padahal di antara mereka belum ada kata jadian. Bagi Anita bahasa tubuh sudah cukup untuk mewakili isi hatinya, kalau dia mengagumi Zacky.

Anita, selain memancing Zacky dengan membuka celananya sehingga kelihatan auratnya. Dia mulai berani menggoda dengan memegang tangan Zacky.

Zacky yang dari awal terkagum dengan kecantikan Anita, berharap Anita seperti Sayyidah yang shalihah dan alim. Dia mau diajak Anita di pinggir pantai bukan untuk menikmati tubuhnya, tapi dia mau membagi perasaan yang lagi kacau karena Sayyidah tidak menepati janjinya.

Ternyata Anita, sama dengan cewek pada umumnya yang mudah menyerahkan kehormatannya pada cowok asing yang bukan suaminya.

"Tunggu Anita, kita kesini bukan untuk melakukan hal yang diluar batas kan?" Protes Zacky

" Zack, kau jangan munafik tatapan matamu mulai tadi melihat bodiku, kalau kau mau menikmatiku" jawab Anita

" Kamu salah Anita, aku betul mengagumi kecantikanmu tapi aku bukan cowok yang seperti kamu pikirkan" Zacky menjelaskan

"Aku dididik mulai kecil dengan agama, agama kita melarang berhubungan yang melampaui batas seperti mendekati zina" lanjutku.

"Kita lanjutkan obrolan kita yang taksi, sekarang aku bertanya padamu" pintaku.

Sekilas Anita marah ketika aku menolaknya. Tapi berhubung bahasa penolakanku halus dan sopan, dia tidak jadi marah.

Wajah cantiknya yang tadi memerah kembali normal. Sungguh beruntung jika cowok yang mendapatkan dia, namun yang kurang dari Anita adalah keshalihannya. Dia begitu berani sebagai wanita yang seharusnya menjaga kehormatannya.

"Kamu sendiri, apakah tidak mempunyai cowok?" Tanyaku

"Jujur, aku juga habis patah hati" jawabnya

"Siapa cowok yang meninggalkanmu itu" tanyaku lagi

Anita mengatakan kalau cowoknya adalah teman kerja satu perusahaan, tapi sekarang dia panggil orang tuanya kembali pulang. Dia mau dipertemukan dengan pilihan orang tuanya. Seperti cerita siti nurbaya, tapi yang buat aku kaget kejadiannya sama persis dengan ku. Bahkan cowok yang di maksud oleh Anita itu berasal dari daerahku.

Apakah ini kebetulan yang disetting oleh Tuhan, dan apakah cowok yang dimaksud itu calonnya Sayyidah. Kalau memang Iya aku harus mengembalikan cinta yang retak tersebut.

Tuhan apakah ini jawabanMu, mempertemukan aku dengan Anita. Masih banyak misteri yang belum aku ketahui.

Tidak terasa waktu sudah menunjukkan jam 10 malam, aku mengajak Anita pulang. Dia langsung mengiyakan, sebelumnya dia juga mengucapkan terimakasih kepadaku karena mau dengan ajakannya.

Jauh di dasar hatinya aku lihat Anita masih mencintai cowok tersebut karena dari ungkapannya dia berkali kali menyebut nama cowok tersebut.

Sambil berjalan beriringan, Anita menuju cashier Cafe untuk membayar tagihan. Sewaktu aku mau mengeluarkan dompet dia mencegah sambil berkata.

"Aku yang bayarin, kamu masih belum bekerja kan?" Katanya polos

"Iya" jawabku tersenyum

Berikutnya tidak terlalu lama datanglah mobil yang dipesan Anita, kami berdua naik kembali menuju ke hotel. Anita betul - betul berubah, tidak agresif seperti tadi. Dalam hatiku semoga dia menjadi lebih baik, sayang perempuan cantik seperi dia kalau perilakunya bebas pasti dia akan dirusak oleh kumbang kumbang mata keranjang.

Setengah jam berlalu sampailah kami di hotel tempatku menginap, aku langsung turun dan mengantarkan Anita ke kamarnya. Setelah di depan kamarnya aku pamitan untuk menuju kamarku tiba - tiba dia nyeletuk.

"Zack, gak ikut masuk" katanya.

" Eih..tidak boleh" jawabku tersenyum

" Baik pemuda baik, daaahh" dia masuk dulu kemudian ditutup pintunya.

Lega rasanya aku bisa mengendalikan hasrat yang mulai tadi menggodaku. Disaat ada kesempatan terkadang nafsu menuruti untuk dipuaskan. Tapi alhamdulillah aku selamat dari jeratan nafsu tersebut.


Mungkin saja kamu suka

Salisatur Rosik...
WASAL
Amalia Amraini
Sembilan Tahun
Sistamul qoniah
Siang Tanpa Matahari
Khay Ryyahniswa...
Dibawah Langit Kehidupan
Azzahra Aulia M...
Semua Serba Daring
Choco Raein
Cinta Dalam Kisah

Home

Baca Yuk

Tulis

Beli Yuk

Profil